
di perusahaan mondro company mark sedang di sibukkan dengan para pelamar yang bersedia menjadi asisten pribadi alex . malam tadi setelah alex mengirim kan pesan untuk mencarikan asisten untuk nya , mark langsung membuat pengumuman di laman browser bahwa alex mencari asisten pribadi.
para wanita yang melihat berita tersebut pun berbondong-bondong untuk melamar pekerjaan tersebut .
" siapa sih yang nggak mau jadi asisten pribadinya tuan alex , selain gaji nya yang mahal kita juga dapat melihat wajah tampan tuan alex setiap hari " ucap salah satu pelamar wanita kepada teman nya yang juga melamar pekerjaan tersebut.
"aku jadi nya seperti sedang belajar menjadi istri idaman tuan alex " balas pelamar tersebut .
sedangkan mark sampai sekarang masih belum mendapatkan kriteria pilihan alex , ya alex meminta mark mencarikan asisten terutama wanita yang tidak berpakaian seksi , tidak centil dan ya yang terakhir tidak banyak bicara . dan kalian bayangkan saja betapa susahnya mencari kriteria seperti itu . tapi mark tetap berusaha supaya sang tuan bahagia.
di depan perusahaan mondro company clea dan juga sahabatnya sedang bertanya kepada satpam. " pak disini lagi ada nerima pekerjaan nggak pak " tanya clea dengan ramah kepada sang satpam.
"oh ada neng tapi kalo sekarang yang lagi rame itu orang-orang terutama gadis teh banyak yang ngelamar jadi asisten pribadi tuan alex neng , tapi kalo yang lain teh kaya nya ada atuh kalo eneng mau kerja lain " jelas si satpam kepada clea dan juga sahabatnya.
" oh gitu ya mang , ya udah kalo gitu saya permisi masuk dulu ya mang siapa tau keterima " ucap clea seraya berpamitan pada si satpam .
disaat clea dan sahabatnya masuk , mereka pun langsung mendaftar untuk melamar pekerjaan . setelah itu mereka duduk di kursi tunggu .
berkas clea dan sahabatnya pun sampai pada mark , disaat mark yang asik mengkoreksi CV pelamar lain tidak sengaja mark melihat CV milik clea , yang bertepatan CV milik clea berada di paling atas tumpukan yang baru datang tersebut . dengan segera mark pun mengambil nya.
𝘬𝘶𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘤𝘰𝘤𝘰𝘬 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘨𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘱𝘦𝘭𝘢𝘺𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘧𝘦 𝘪𝘯𝘪 , 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘶 𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘱𝘦𝘴𝘰𝘯𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘵𝘶𝘢𝘯 . 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘮𝘢𝘳𝘬
entah kenapa mark pun langsung memanggil clea yang berada di luar .
" alexa clea lucia silahkan masuk " ucap mark mengatakan kepada clea , para pelamar yang dari tadi menunggu pun seketika melihat ke arah clea.
clea yang merasa nama nya pun di sebut pun saling pandang kepada sahabatnya.
" gue dipanggil nih ? " tanya clea seperti orang ling lung kepada sahabat nya , yang langsung di iya kan sahabatnya .
"ya udah sana buruan lo masuk , semoga sukses " ucap mona pada clea . dengan cepat clea masuk kedalam ruang interview yang dimana mark berada.
didalam ruangan suasana terasa mencekam dan dingin diwaktu bersamaan , clea sebenarnya takut dan gugup hanya saja ia masih bisa menguasai dirinya untuk bersikap senormal mungkin.
"silahkan duduk" ucap mark dengan dingin. dengan cepat clea duduk.
"apakah kah kau mau melamar pekerjaan untuk menjadi asisten pribadi tuan alex" ucap mark seraya menatap tajam clea.
clea yang mendengar pernyataan itu pun bingung. 𝘩𝘢𝘩 𝘥𝘪𝘴𝘪𝘯𝘪 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘦𝘯 𝘯𝘨𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘳 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘬𝘢𝘳𝘺𝘢𝘸𝘢𝘯 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘤𝘭𝘦𝘢𝘯𝘪𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘳𝘷𝘪𝘤𝘦 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘥𝘪 𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢𝘶 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘢𝘴𝘪𝘴𝘵𝘦𝘯 𝘱𝘳𝘪𝘣𝘢𝘥𝘪 𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘢𝘭𝘦𝘹 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘦𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 . 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘭 𝘴𝘪 𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘢𝘭𝘦𝘹 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘦𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬. 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘤𝘭𝘦𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢-𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢.
" ah tuan saya sebenarnya ingin melamar pekerjaan jadi karyawan atau cleaning service sama teman saya , saya nggak ada niat mau jadi asisten tuan alex" ucap clea dengan lembut dan hati-hati.
mark yang mendengar pernyataan dari clea tersebut pun sebenarnya terkejut. 𝘢𝘥𝘢 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘶 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘢𝘴𝘪𝘴𝘵𝘦𝘯 𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘢𝘭𝘦𝘹 𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢 , 𝘬𝘢𝘭𝘰 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘪𝘭𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘱𝘢𝘵 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘩 𝘯𝘰𝘯𝘢 𝘪𝘯𝘪. 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘢𝘭𝘦𝘹.
" disini sedang tidak menerima karyawan baru " ucap mark dengan wajah papan datarnya .
"kau di terima menjadi asisten pribadi tuan alex " ucap mark dengan penuh penekanan terdengar jelas kata tersebut seperti mengandung bahwa tidak ada penolakan.
"a a apa tuan saya Jadi asisten pribadi tuan alex" ucap clea kaget mendengar penuturan mark . mark pun hanya mengangguk dengan wajah datar nya yang mana bisa membuat orang jengkel melihat ekspresi wajahnya.
𝘰𝘩 𝘵𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘳 𝘱𝘦𝘬𝘦𝘳𝘫𝘢𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘴𝘪𝘯𝘪 , 𝘣𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘥𝘪𝘱𝘢𝘬𝘴𝘢 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘵𝘢𝘳 𝘪𝘯𝘪 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘢𝘴𝘪𝘴𝘵𝘦𝘯 𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘢𝘭𝘦𝘹 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘭 . 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘤𝘭𝘦𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘳𝘪𝘵 𝘩𝘪𝘴𝘵𝘦𝘳𝘪𝘴 .
"maaf kan saya tuan saya tidak bisa menerima pekerjaan ini , kerena saya membutuhkan pekerjaan yang dimana saya dan teman saya sama-sama bekerja di tempat yang sama" ucap clea dengan hati-hati kepada mark .
"baik lah jika begitu teman mu di terima bekerja menjadi asisten teman tuan alex " ucap mark kepada clea .
"tapi teman saya ada 2 tuan dan lagi saya dan teman saya sama-sama lulusan SMA bagaimana bisa menjadi asisten pribadi tuan alex dan teman nya tuan alex tuan dan juga saya tidak mengenal tuan alex" ucap clea dengan panjang lebar kepada mark . lagi -lagi mark terkejut mendengar bahwa clea tidak mengenal tuan nya .
𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘩𝘭𝘶𝘬 𝘥𝘪 𝘯𝘦𝘨𝘢𝘳𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘯𝘢𝘭 𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘢𝘭𝘦𝘹 , 𝘱𝘢𝘯𝘵𝘢𝘴 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘪𝘬𝘦𝘳𝘢𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘰𝘭𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘸𝘢𝘳𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪 . 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘮𝘢𝘳𝘬
mark yang mendengar kejujuran serta melihat kepolosan clea pun bertambah yakin dengan pilihan nya .
" teman tuan alex pun juga 2 dan berarti kau sudah menerima pekerjaan ini , oh ya tidak ada penolakan jika kau menolak maka nama mu masuk dalam 𝘣𝘢𝘭𝘤𝘬𝘭𝘪𝘴𝘵 yang mana kau tidak akan di terima di perusahaan manapun. " ucap alex panjang lebar disertakan ancaman
clea yang mendengarnya pun hanya bisa menangis dalam hati . 𝘩𝘪𝘬𝘴 𝘦𝘯𝘵𝘢𝘩 𝘪𝘯𝘪 𝘬𝘦𝘣𝘦𝘳𝘶𝘯𝘵𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘬𝘦𝘴𝘪𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘮𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘳𝘪𝘬𝘶. 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘤𝘭𝘦𝘢 .
"ah baik lah tuan" ucap clea dengan lirih . kemudian mark berdiri dari duduk nya seraya berjalan keluar.
"kau ikut aku menemui tuan alex " ucap mark dengan wajah datar nya
𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘪 𝘬𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘯𝘪𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘫 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘢𝘳𝘶𝘬 𝘸𝘢𝘫𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘵𝘢𝘳 𝘯𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘣𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬 𝘯𝘺𝘢 𝘪𝘵𝘶. 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘤𝘭𝘦𝘢 . clea pun hanya dapat menggerutu dalam hati seraya mengikuti mark di belakang.
"panggil teman-teman mu " perintah mark kepada clea . dengan cepat clea memanggil sahabatnya .
"mona kaysa ayo ikut gua keruang ceo perusahaan ini " ucap clea dengan terburu-buru sambil menarik tangan kedua gadis tersebut . kaysa dan mona sebenarnya bingung untuk apa mereka di bawa keruang CEO tersebut.
"kita ngapain keruang ceo nya clea " tanya kaysa pada clea.
"nanti lo juga tau kaysa " ucap clea dengan tergesa-gesa berjalan , sampainya di depan mark kaysa terpana pada ketampanan mark.
𝘰𝘩 𝘢𝘴𝘵𝘢𝘨𝘢 𝘵𝘢𝘮𝘱𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘢𝘢𝘢𝘩𝘩𝘩𝘩𝘩 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶 𝘰𝘱𝘱𝘢-𝘰𝘱𝘱𝘢 𝘬𝘰𝘳𝘦𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘳𝘪𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘮𝘪𝘮𝘱𝘪 𝘬𝘶 . 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘬𝘢𝘺𝘴𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘨𝘶𝘯𝘤𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘵𝘢𝘮𝘱𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘳𝘬 .
sambil berjalan ke arah lift kaysa tak henti-hentinya memandang punggung mark yang tinggi tegap tersebut. sedangkan clea dan juga mona hanya saling pandang kemudian serempak menggeleng-geleng kan kepala mereka .
𝘱𝘦𝘯𝘺𝘢𝘬𝘪𝘵 𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘶𝘯𝘤𝘶𝘭 . 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘶𝘢 .
ok sampai di sini dulu ya cerita jangan lupa like and vote ya ❤
selamat membaca 💗