
Hari ini Clary keluar dari rumah sakit. Setelah 3 hari dirawat, akhirnya Ia bisa pulang dengan sehat.
David menuntun istrinya masuk ke dalam kamar. Sunggu romantis kamu Dav. David mendudukkan istrinya di atas sofa lalu ikut duduk di dekatnya.
"Apa kau butuh sesuatu?" Tanya David pada Clary.
"Tidak." Singkat Clary.
Keheningan pun tercipta membuat David kembali membuka mulutnya.
"Apa kau ingin dipijat? Aku bisa memijatmu." Tawar David lalu memegang kedua bahu Clary dan memijatnya.
"Sudah-sudah.. Aku tidk apa-apa. Mas pergilah mandi." Tolak Clary.
"Mandi?" Tanya David dengan senyum penuh arti.
"Iya." Jawab Clary santai.
"Kalau begitu, Ayo mandi bersama." Ajak David.
Clary tersentak mendengar perkataan David yang berhasil membuat wajahnya bersemu merah.
"Apa? Mandi? bersama?" Batin Clary.
"Bagaimana?" Tanya David menaikkan sebelah alisnya sambil mengulurkan tangannya pada Clary yang masih terduduk malu.
"A-a-aku.. Aku.." Clary tak tau apa yang harus Ia lakukan.
Clary pun mulai ingin membalas uluran tangan David membuat Davir tersenyum puas. Namun..
Tok
Tok
Tok
"Lian, Clary, Apa mami boleh masuk?" Teriak Elena dari luar membuat Clary segera beranjak membuka pintu.
"Iya, Mi. Tunggu." Ucap Clary.
Elena tampak berdiri membawa secangkir susu dan makanan di atas nampan.
"Clary, Mami menyiapkan makanan untukmu." Ucap Elena langsung masuk dan duduk di atas sofa memangku nampan yang dibawanya.
"Ayo, duduk. Kenapa malah berdiri disitu?" Elena heran melihat tingkah keduanya yang aneh.
Clary melirik David dengan senyum terpaksa lalu berjalan dan duduk di samping Elena.
"Kenapa Mami malah diam di tempat bukannya prgi? Mengganggu saja." Batin David berdecak kesal.
"Kenapa Mami belum keluar?" Tanya David tak sabar.
"Mami akan menyuapi menantu Mami sendiri. Dan kau, pergilah mandi."😑 Ketus Elena.
"Ayo Nak, buka mulutmu." Pinta Elena menyendokkan makanan yang di angguki oleh Clary.
"Dasar Mami, Haih. Padahal sedikit lagi." Gerutu David dalam hati.
Dengan terpaksa David masuk ke kamar mandi sendiri dengan wajah ditekuk.
"Mi, Biar Clary makan sendiri. Mami pergilah istirahat juga." Ucap Clary setelah Elena menyuapinya beberapa suapan.
"Baiklah. Kau habiskan makananmu ya Nak. Untuk beberapa hari kau tinggal disini saja. Kau harus benar-benar pulih dulu." Ucap Elena mengelus rambut Clary dan tersenyum.
Elena pun berdiri dan berjalan keluar dari kamar.
Clary melanjutkan makannya hingga suapan terakhir.
Setelah selesai makan, Clary menyiapkan pakaian David dan menyimpannya di atas kasur.
Ia pun berjalan keluar untuk menyimpan bekas piring makannya.
***
David membuka pintu kamar mandi, Ia melihat sekeliling namun tak menemukan istrinya.
"Kemana dia pergi?" Batin David.
Ia pun langsung memakai baju yang disiapkan Clary lalu duduk di atas kasur sambil memainkan ponsel.
Ceklek
Pintu kamar terbuka, Clary pun menutu pintu dan berjalan mendekati David.
"Mas, sudah selesai?" Tanya Clary.
"Iya." Jawab David singkat.
Clary pun berjalan dan masuk ke kamar mandi tanpa sadar dengan perilaku suaminya.
Oh David, kenapa lagi kau?😅
Beberapa menit kemudian, Clary pun keluar dari kamar mandi dengan memakai piyama tidurnya.
Ia berjalan menuju kasur lalu merangkak naik dan membaringkan tubuhnya di samping David yang masih terlihat sibuk dengan ponselnya.
Clary meras aneh dengan perilaku David yang terkesan sedang mengabaikannya.
Bersambung...