My Lovely CEO

My Lovely CEO
Malam Pertama



Clary masih menikmati wangi aromaterapi dari soap body wash nya di bathup hingga tak menyadari jika ada orang yang membuka pintu kamar.


David masuk lalu menutup pintu. Ia melihat sekeliling ruangan namun tak melihat keberadaan istrinya.


"Kemana dia pergi?" Tanya David dalam hati merasa sedikit khawatir.


David berjalan menuju kasur dan mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi.


"Oh, ternyata mandi." Ucap David lega.


Beberapa menit kemudian, Clary keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk putih yang melilit di dadanya. Saat Clary menutup pintu kamar mandi dan hendak mengambil pakaiannya di lemari, Clary terkejut melihat keberadaan David yang telah duduk di kasur sambil selonjoran memainkan ponselnya.


Clary sontak masuk ke dalam kamar mandi setelah mengambil pakaiannya sebelum David melihatnya.


"Mengapa Pak David disini?" gumam Clary dalam hati.


"Apa jangan-jangan malam ini akan terjadi? Tidak mungkin kan yang disebut "Malam Pertama" itu akan benar-benar terjadi? Arrghhh.. Tidak tidak tidak." pekik Clary dalam hati menggeleng-gelengkan kepalanya.


Clary memberanikan diri mengintip dari balik pintu kamar mandi.


"A-apa yang Bapak lakukan disini?" Tanya Clary gelagapan.


"Oh, Kau sudah selesai?" David mengalihkan pandangannya dari ponselnya menatap Clary lalu beranjak dari duduknya dan berjalan mendekati Clary.


"Eh eh eh, Apa yang Bapak lakukan? Saya belum selesai." Panik Clary langsung menutup pintu kamar mandi lalu dengan cepat memakai pakaiannya.


"Cepat, aku juga ingin mandi." Teriak David dari luar tersenyum melihat tingkah istrinya.


Beberapa menit kemudian, Clary keluar menggunakan piyama tidurnya.


David pun masuk ke dalam kamar mandi.


"Mumpung dia sedang mandi, aku akan menggunakan senjataku agar nanti tidak terjadi hal yang tidak dinginkan." Batin Clary lalu mengambil beberapa pakaian tebal dan memakainya.


Clary merangkak naik ke kasur dengan pakaian tebal yang berlapis-lapis, sekali-kali melihat ke arah pintu kamar mandi untuk berjaga-jaga jika David keluar.


Beberapa menit kemudian pintu kamar mandi terbuka, Clary pun segera menarik selimut sampai menutupi kepalanya.


David yang melihat hal tersebut hanya bisa bertanya-tanya dalam hatinya.


"Dia sudah tidur?" Batin David lalu memakai pakaiannya.


Sementara Clary tengan was-was dibalik selimut takut jika nanti David benar-benar melakukan sesuatu. Clary merasa ada orang yang ikut naik ke kasur yang Ia yakini pasti itu David.


"Mati aku. Ini juga baju, kenapa malah membuatku kepanasan?!" gerutu Clary dalam hati. Ia berusaha memejamkan matanya berpura-pura tidur.


"Hey, apa kau sudah tidur?" Tanya David menarik sedikit selimut agar Ia bisa memakainya juga.


Namun saat Ia menarik selimut, Ia tetkejut melihat penampilan Clary.


"Apa yang kau lakukan. Kenapa pakaianmu begini?" David mengernyitkan dahinya.


"Mm.. Pak. Saya sepertinya meriang. Jadi Saya memakainya agar tidak kedinginan." Ucap Clary beralasan mengerjap-ngerjapkan matanya seolah seperti orang yang benar-benar telah tertidur.


David yang melihat tingkah istrinya tersenyum karena tahu apa yang ada di pikiran Clary. Ia pun memikirkan rencana untuk mengerjai Clary. Diambilnya Remote Control AC dan mematikan AC nya lalu ikut berbaring di sebelah Clary.


Bersambung...


Jangan salah paham dulu ya Guys...


Aku kan udah bilang, alur ceritanya lambat, jadi semoga kalian bisa enjoy it ya🙏😂