My Lovely CEO

My Lovely CEO
Sarapan Bersama?



Clary masuk ke dalam apartement dan mengamati setiap sudut rumah tersebut. Saat Clary hendak menuju ke dapur tiba-tiba ART David menghampirinya.


"Pagi, Non. Anda Nona Clary kan?" Sapa Bi Siti.


"Mm.. Iya. Anda siapa ya?" Tanya Clary sopan.


"Saya Art disini, Non. Non Clary secretarisnya Tuan muda kan? Mari Saya tunjukkan bagian-bagian rumah ini." Ucap bi Siti sambil menunjuk arah dengan menunduk hormat.


"Baik, Bi." Senyum Clary.


Clary mengamati setiap bagian apartement dengan baik. Karena kedepannya, selain Ia bekerja di kantor, Ia juga akan bekerja di apartement David. Otomatis, Clary harus tau bagian-bagian rumah David. Seperti kamar Pribadi David, ruang ganti, ruang kerja, ruang baca, dll.


Setelah selesai berkeliling, Clary masuk ke ruang ganti untuk menyiapkan pakaian kerja David.


Perihal sarapan, karena ini hari pertama bagi Clary, jadi yang menyiapkan sarapan adalah bi Siti. Setelah selesai, Clary keluar dari kamar David lalu menuju ke dapur untuk membantu Bi Siti menyiapkan sarapan. Namun , saat Clary sampai di dapur Ia melihat bi Siti hanya menyiapkan beberapa potong roti dan selai di atas meja.


"Bi, kenapa bibi hanya menyiapkan beberapa potong roti? Kenapa tidak menyiapkan nasi dan lauk pauk, Bi?" Tanya Clary keheranan.


"Maaf, Non. Den David memang setiap pagi hanya makan roti dan selai saja untuk sarapan. Den David tidak terbiasa sarapan dengan nasi, Non." Jelas bi Siti.


"Mm... Tapi Bi, mengonsumsi karbohidrat saat pagi baik untuk tubuh. Selain sehat, karbohidrat juga bisa mencegah asam lambung, Bi." Ucap Clary menjelaskan pada bi Siti.


"Oh, begitu, Non?!" Jawab bi Siti mengangguk mengerti.


"Baiklah, Bi. Kalau begitu biar Saya yang siapkan sarapannya . Bibi kerjakan saja pekerjaan yang belum beres." perintah Clary namun tetap ramah.


"Baik, Non." Ucap Bi Siti lalu meninggalkan Clary di dapur.


Clary pun mulai mengotak ngatik dapur untuk membuat sarapan. Setelah beberapa menit, akhirnya Clary selesai memasak.


Clary menata makanan di atas meja. Tak lama kemudian, David keluar menggunakan kemeja putih dan celana hitam, sangat cocok disebut CEO.


Clary tersenyum melihat David.


"Pagi, Pak. Sarapan sudah siap. Silahkan nikmati sarapan Anda." Ucap Clary mengangguk hormat.


David heran saat melihat ke arah meja makan.


"Saya tidak banyak makan jika pagi." Ucap David datar.


"Maaf, Pak. Saya sengaja menyiapkan beberapa makanan sehat dan bergizi untuk bapak. Karena jika hanya memakan roti, perut bapak tak akan cukup terisi." Jelas Clary mengangguk hormat sambil memperlihatkan senyum manisnya.


David hanya mengiyakan ucapan Clary lalu duduk di kursi meja makan. Clary menarik kursi lalu duduk di sebelah David dan menyendok nasi dan beberapa lauk ke dalam piring untuk David.


David pun menyantap makanan ang disiapkan Clary.


"Hmm... Lumayan juga masakannya." Batin David namun tetap memperlihatkan wajah yang datar.


Saat David sedang asik menyantap makanannya, David memperhatikan Clary yang tak menyentuh makanan sama sekali.


"Kenapa kau tak sarapan". Tanya David.


"Lain kali, sarapan di sini saja." perintah David.


Clary menaikkan kedua alisnya,


"Hah? Sarapan di sini? Masa aku semeja makan dengan orang dingin seperti dia?" Gerutu Clary dalam hati sambil menatap David.


"Kenapa menatapku seperti itu?" Tanya David yanv sejenak melirik ke arah Clary kemudian kembali menikmati sarapan.


"Hmm.. Tidak, Pak." Jawab Clary tersenyum canggung.


Setelah selesai sarapan, David bersiap siap menuju ke kantor. Tapi sebelum itu,


"Kancingkan!" perintah David menyodorkan tangannya kepada Clary untuk dikancingkan lengan bajunya.


Clary pun mengancingkan lengan kemeja David. Kemudian memakaikan dasi yang telah Ia siapkan tadi.


"Ternyata Ia memang cantik jika diperhatikan lebih dekat." Batin David sambil menatap Clary yang sedang memakaikan dasinya.


"Baiklah. Sekarang berbaliklah Pak. Saya akan memakaikan jas, Bapak." Pinta Clary.


David pun berbalik membelakangi Clary dengan merentangkan kedua tangannya.


Clary pun memasangkan jas David.


Setelah selesai, mereka langsung berangkat ke kantor bersama menggunakan mobil David. David mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.


Setelah beberapa menit, akhirnya mereka sampai di kantor.


David dan Clary masuk ke ruangan masing-masing.


Clary masuk ke ruangannya untuk menyimpan tas nya dan mengambil beberapa dokumen, kemudian keluar menujj ruangan David.


Di ruangan David, Clary menjelaskan jadwal hari ini kepada David lalu meletakkan beberapa dokumen yang dibawanya di atas meja David. Kemudian Clary pamit undur diri. Saat Clary hendak keluar, tiba- tiba Ken sudah berdiri di ambang pintu hendak masuk ke ruangan David.


"Pagi, Sekretaris Clary." Sapa Ken kepada Clary dengan senyum ramahnya.


"Pagi, Pak Manager." Jawab Clary tak kalah ramah sambil mengangguk hormat.


Ken pun hanya membalas dengan senyuman lalu berjalan masuk untuk menemui David. Clary pun meninggalkan ruangan David dan menuju ke ruangannya.


Bersambung...


Maaf ya Guys. Aku up nya gak teratur. Soalnya banyak urusan yang harus diselesaiin. Tapi aku usahain supaya gak Up kelamaan.


Tolong maklumin ya, Guys😂


Dan jangan lupa like dan Vote nya Guys, supaya author semangat ngembangin Novelnya😁


Terima kasih:)