My Lovely CEO

My Lovely CEO
Bermesraan



Clary merapikan beberapa dokumen di mejanya. Setelah selesai, Ia pun hendak keluar dari ruangannya untuk pulang. Saat tiba di ambang pintu, tiba-tiba ponsel nya bergetar


Drrtt..


Drrtt..


Clary merogoh tas jinjingnya untuk mengambil ponsel. Dilihatnya layar ponselnya tersebut, ternyata panggilan masuk dari nomor tak dikenal. Clary mengernyitkan dahinya, entah siapa yang menelponnya. Clary pun mengangkat panggilan tersebut.


"Halo?" Jawab Clary.


"Hei, Ini Clary kan?" Tanya si penelpon di seberang sana.


"Iya, Saya Clary. Ini siapa ya?" Tanya Clary mengernyitkan dahinya sambil berjalan ke arah lift.


"Aku Rey." Jawab si penelpon yang tak lain adalah Reyhan Wilson.


"Oh, Hi Rey. Ada apa?" 'Clary


"Apa kau sibuk?" 'Reyhan


"Aku baru pulang kerja. Memangnya kenapa?" 'Clary.


"Ahh.. Tidak. Aku hanya ingin mengajakmu makan malam. Sudah lama kita tidak berbincang. Apa kau punya waktu?" 'Reyhan


"Oh, tentu saja. Kebetulan hari ini tidak ada jadwal lain." Jawab Clary santai karena memang Ia sudah lama tidak berbincang-bincang dengan teman lamanya itu.


"Baiklah. Kalau begitu biar kujemput saja. Kau masih di kantormu kan?" Tanya Reyham memastikan.


"Oke." Jawab Clary lalu masing-masing memutuskan panggilan.


Clary masuk ke dalam lift kemudian menekan tombol ke lantai yang dituju. Beberapa menit kemudian, Clary keluar dari lift menuju ke luar. Clary berdiri di dekat trotoar depan kantor.


Reyhan turun dari mobil kemudian mengitari mobilnya membukakan pintu untuk Clary. Clary pun masuk ke dalam mobil diikuti Reyhan.


Mobil melaju dengan kecepatan sedang diiringi lantunan lagu "Beautiful In White" dari Westlife. Membuat keduanya sesekali ikut bernyanyi mengikuti musik. Kebetulan Clary dan Reyhan sangat suka dengan Boyband tersebut.


Reyhan memarkirkan mobilnya lalu turun mendahului Clary dan membukakan pintu untuknya. Mereka masuk ke dalam Cafe. Reyhan memilih tempat yang dekat dengan jendela. Reyah menarik kursi untuk Clary duduk. Betapa senangnya Reyhan hari ini karena hal yang paling Ia tunggu-tunggu akhirnya tiba juga untuk bertemu dan jalan dengan Clary.


Clary yang diperlakukan seperti itu oleh Reyhan terlihat santai karena memang Clary hanya menganggap hal tersebut wajar.


Reyhan memesan beberapa minuman dan makanan untuk Clary. Ia sudah hafal jelas selera Clary karena dulu mereka dan teman-teman lainnya kadang suka nongkrong di cafe sepulang sekolah dan Reyhan selalu memperhatikan apapun yang dilakukan Clary.


Tak berapa lama, pesanan mereka pun datang. Reyhan dan Clary langsung menyantap makanannya masing-masing sambil menyelipkan joke di selah-selah suasana. Saat sedang asik menyantap makanan, Reyhan melihat ada makanan disudut bibir Clary. Ia pun inisiatif untuk membersihkannya dengan ibu jarinya membuat Clary kaget dan menatap Reyhan lalu tersenyum dan berterima kasih. Namun tanpa sadar, diseberang jalan ada sepasang mata yang memerah terbakar api cemburu. Siapa lagi kalau bukan David.


*David POV


David merasa bosan di apartementnya. Ia pun berencana keluar untuk membeli beberapa cemilan sekaligus menghirup udara segar.


David melajukan mobilnya dengan santai sambil memutar lagu kesukaannya. Kadang Ia mengangguk-anggukkan kepalanya mengikuti iringan musik sambil menikmatinya.


Beberapa menit perjalanan, David menepikan mobilnya di depan Ind*mart. David keluar dari mobil dan masuk ke dalam untuk membeli apa yang ingin dibelinya. Setelah selesai memilih, David pun berjalan ke kasir untuk membayar belanjaannya. David keluar dengan kantung plastik dijinjing ditangan kirinya. Namun saat hendak mambuka pintu mobil, tiba-tiba matanya tak sengaja menangkap sosok wanita yang Ia kenal sedang bermesraan dengan seorang pria. Ia pun mengepalkan tangannya lalu masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan maksimal.


Bersambung...


Maaf kalau masih banyak Typo.


Jangan lupa like, Komen, dan votenya ya Guys supaya aku lebih rajin up nya.


Karena dukungan dari kalian sangat penting untuk author.


Terima kasih😊