
Saka masih terus mencari kepuasan atas diri Yeri, semakin lama permainan mereka semakin Saka bernafsu untuk mencapai titik kenikmatan yang mereka Cari...,
lenguhan dan jeritan kecil Yeri Saat Saka merangkulnya Erat membuat Saka terhipnotis, gerakan cepat dan lembut semakin membuat mereka melayang jauh,,
Nafas Saka beradu, Semakin Cepat, semakin dalam, semakin erat ia memeluk tubuh Yeri...., Saka mengangkat Tubuhnya tanpa menghentikan apa yang sedang ia lakukan...., Ia menatap yeri yang sedang terbaring dibawahnya..., Tubuhnya bergoyang seirama dengan tubuh Saka, Yeri terlihat sangat cantik saat matanya sedang terpejam, bulir bulir keringat menghiasi Tubuh Yeri dan itu membuat Saka sangat Tergoda....,
Saka semakin cepat, nafsunya memburu, sesuatu yang besar yang selama hidupnya belum pernah ia rasakan menuntut sebuah pelepasan...., Saka menambah kecepatan irama tubuhnya dengan lembut dan itu sukses membuat Yeri membuka mata dan menatapnya...,
"Sayang Aku...." Ucap Yeri terbata, nafasnya tersengal mencoba mengimbangi Perlakuan Saka....,
Suara suara lembut Yeri semakin menambah gairah dan kenikmatan Saka....,
"Aku sangat mencintaimu Yeri, kau miliku,," Saka mengakhiri kalimatnya dengan lenguhan yang tak tertahankan lagi..., sebuah pelepasan yang sangat nikmat dan sempurna....., Saka Ambruk Di atas tubuh Yeri....,
Nafas mereka masih tersengal, mencoba berbagi oksigen dari tubuh yang sedang berhimpitan...., Saka mencoba menopang tubuhnya dengan kedua Siku dan menatap Yeri....,
Saka mengusap lembut kepala Yeri, terlihat gurat kelelahan di raut wajahnya, Saka membuatnya Kewalahan selama hampir satu Jam....,
Yeri tersenyum dan memeluk pinggang Saka yang masih berada di atasnya...,
"Aku tidak menyangka akan senikmat ini" Ucap saka lembut dihadapan Yeri....,
"Aku Juga" Jawab Yeri tak kalah lembut...,
Memiliki Saka sampai pada titik paling intim dalam kehidupannya bukanlah sesuatu yang bisa di bayangkan Yeri..., berada disini dengan tubuh yang sedang menyatu adalah satu hal teridah sepanjang hidupnya...,
"ayo kita bersihkan Tubuhmu" Kata Saka...,
yeri mengangguk kecil, dan Saka dengan lembut melepaskan Tubuhnya dari tubuh Yeri...,
Ada sedikit luka disana, dibagian Bawah Yeri, Saka sedikit tidak Tega, tapi Ia bahagia, lelaki pertama yang melakukan keintiman ini bersama wanita yang ia cintai adalah dirinya sendiri....,
Saka mengangkat Tubuh Yeri dari atas tempat Tidur dan membawanya ke kamar mandi....,
Guyuran air hangat dari Shower yang menggantung membuat syaraf mereka menjadi sedikit rilex..., sesekali Yeri Mengaduh saat perih yang ia rasakan sedikit membuatnya terganggu...,
"Apa sangat Sakit?" Tanya Saka Saat membantu Yeri membersihkan tubuhnya...,
"Tidak Juga...., kau melakukannya dengan sangat lembut" Yeri tersenyum Saat menatap Saka...,
Kata kata Yeri sedikit membangkitkan lagi Hasrat Saka, Tapi untuk saat ini bukan ide yang baik untuk kembali merasakan kenikmatan Yeri....,
Saka meraih tubuh Yeri dan memeluknya dibawah guyuran air Hangat...., kegiatan saling membantu membersihkan tubuh menjadi sangat intim saat keduanya saling memberikan sentuhan sentuhan di tubuh pasangan mereka...,
Saka mengarahkan Wajah Yeri, ditatapnya Lama dan sebuah lumatan kecil dibibir Yeri membuat Yeri tersipu malu...,
"Sayang jangan menyentuhku seperti itu, itu bisa membangkitkan Sesuatu dalam diriku" Goda Saka...,
Yeri tersipu malu, dengan segera ia membersihkan tubuhnya dan berjalan keluar meninggalkan Saka di dalam kamar mandi...,
"Sayang... kau mau kemana? Sayang...? teriak Saka melihat Yeri melangkah keluar tanpa megenakan Apapun...,
Saka tersenyum saat dirinya juga keluar kamar mandi dan menemui Yeri di kamar mereka...,
Saat ini Yeri sudah mengenakan pakaiannya, Lingeri yang sangat indah menutupi sebagian tubuh Yeri....,
"Cepat ganti baju, Aku lapar" Kata Yeri sambil mendekati Saka dan membersihkan sisa sisa air ditubuhnya...,
Yeri membersihkan tubuh Saka sebaik Mungkin dan Saka menikmatinya, sesekali Yeri mengalihkan pandangan Saat tatapannya tertuju pada bagian bawah Saka dan itu membuat saka Tertawa...,
"Sayang ini pakaianmu" Yeri memberikan kaos putih dan celana pendek berwarna hitam...,
"Apa ini pakaian malam pengantin kita?" Saka tersenyum saat bertanya pada Yeri...,
Saat ini saka yang sedang mengenakan kaos putih, celana pendek dan rambutnya yang basah tidak tertata membuat Saka terlihat lain dari biasanya, saat Saka sedang seperti ini ketampanannya berada di level yang lain...,.senyuman saka yang mempesona masih saja membuat jantung yeri berdegup kencang, meski beberapa saat yang lalu mereka sudah membagi satu nafas yang sama, berada dalam satu tubuh tak terpisahkan...,
Saka tersenyum melihat yeri yang sedang terpaku menatapnya...., saka berjalan mendekat dan memberikan sebuah pelukan hangat dari belakang tubuh Yeri....,
"kuharap tatapan itu tak akan pernah berubah" saka berkata lembut di telinga yeri...,
yeri tersenyum, ia membalikan badan dan memeluk Saka....,
"Memilikimu disini bahkan terasa seperti mimpi" Yeri memeluk hangat tubuh saka...,
Mereka masih berpelukan hangat saat sebuah dering telfon di kamar itu menyadarkan mereka....,
"Hallo...," Sambut Yeri...
"maaf mengganggu...., Nyonya, pesanan makan malam kalian sekarang sudah menunggu di depan pintu" kata karyawan di seberang sana...,
"Baiklah.." Balas Yeri...,
"Biar aku saja yang menemui mereka" Saka melangkah keluar kamar dan membuka pintu depan....,
Para pelayan sudah berdiri disana, setelah meminta ijin mereka sigap masuk kedalam ruangan dan membereskan tempat makan malam di teras samping Cottage...., mereka mengatur sebuah meja kecil, dua buah kursi kecil dan menyalakan lampu Teras, seketika teras yang terlihat sedikit gelap itu berubah jadi terang dan sangat indah..., Saka tersenyum, yeri pasti menyukainya pikir Saka...,
Hidangan sudah Tersaji lengkap diatas meja, para pelayan pamit untuk kembali ke resort, tak lupa saka mengucapkan terimakasih untuk mereka...,
Saka masuk kedalam kamar dan menggenggam tangan Yeri, mengajaknya keluar ketempat makan malam mereka yang sudah tertata dengan indah....,
Yeri terpaku melihat pemandangan di hadapannya,Teras itu sudah berubah menjadi tempat makan malam yang romantis, ditambah dengan angin laut dan suara ombak yang berderu menemani mereka malam ini...,
Tidak menunggu waktu lama, saka mengajak Yeri untuk duduk disana dan menikmati makan malam mereka....,
Menu makan malam yang super mewah itu menambah acara makan malam mereka jadi sangat nikmat....,, sesekali yeri meneguk anggur yang mereka sediakan sambil memandang lautan yang sedang melepas rindu dengan cahaya bulan...,
Yeri dan saka sangat menikmati makan malam mereka sampai selesai...,
"Sayang, Apa kau mau istirahat? Saka bertanya pada yeri...,
"Tidak..., aku ingin menikmati malam ini bersamamu..." Yeri berdiri dan memandangi lautan lepas dihadapannya...,
saka yang melihat itu dengan segera ikut berdiri dan memeluk Pinggang yeri dari belakang, mereka membagi kehangatan tubuh saat angin laut menerpa tubuh mereka...,
Tiba tiba sebuah Lagu romantis di putarkan entah dari mana..., saka dan Yeri menoleh mencari asal suara dan menemukan sebuah Speaker musik disamping mereka...,.itu lagu romantis yang biasa mereka pakai untuk berdansa...,
"Apa mereka ingin kita berdansa? tanya Yeri sambil tersenyum menatap Saka....,
"Apa kau mau berdansa denganku Sayang?" Saka yang mendengar pertanyaan Yeri dengan segera berlutut dan mengajak Yeri berdansa...,
Yeri tertawa melihat tingkah Saka..., ia meraih tangan saka dan dengan segera Saka berdiri menerima sambutan Yeri,
Saka memeluk pinggang Yeri, menghapuskan Jarak diantara mereka, sedangkan Yeri sudah mengalungkan tangannya di pundak Saka...,
mereka berdansa mengikuti lagu yang sangat romantis itu, tidak menghiraukan terpaan angin laut yang sangat dingin saat menyentuh kulit.....,
"I love You" Ucap Saka lirih saat menatap Yeri
"I Love You Too" Balas Yeri sambil tersenyum
TAMAT