
(PART SAKA)
Pagi ini seperti Biasa Saka sedang bersiap ke kantor dan merapikan dirinya di depan cermin,, ia memakai stelan Jas berwarna Navy yang sangat pas di tubuhnya....
di dalam kamarnya Terdengar Lagu dari penyanyi bersuara merdu.... tapi sayangnya Saka tidak mengetahui siapa penyanyi itu karena ia memilih menyembunyikan identitasnya... hanya ada Nama Samaran dari penyanyi wanita misterius itu...
"Blue Sky"
Nama samarannya sama persis dengan Perusahaan yang saka pimpin saat ini dan itu membuat Saka tersenyum dan bertanya mengapa wanita itu memilih Blue Sky dari semua Nama yang mungkin saja bisa ia pilih...
Saka terlarut dengan Lagu lagu Favoritnya.... Lagu lagu yang semula adalah Soundtrack dari beberapa film terkenal,, dan ajaibnya Setiap lagu Dari Wanita Itu tak kalah laris dari setiap Film yang menggunakannya sebagai penyanyi soundtrack....
Lamunan Saka tentang Sosok penyenyi yang memilih nama samaran "Blue Sky" harus terganggu dengan Ketukan di pintu kamarnya...
Tok... tok... tok...
Saka... Apa kau sudah Siap?
Ayo sarapan dulu nak....
Saka membuka pintu dan tersenyum kearah Wanita paruh Baya yang masih terlihat cantik meski usianya sudah Tua.... Wanita itu tak lain Ibunya Saka....
"Aku sudah Siap... Ayoo kita Sarapan"
Saka menggandeng Tangan ibunya berjalan kaarah Meja Makan....
Ibunya mengikuti Saka saat Paman Saka memintanya mengurus perusahaan,,
Ia memutuskan untuk tinggal sedikit lama dengan putranya karena ia masih khawatir dengan kejadian 5 tahun lalu.....
Mirae adalah single Parent setelah kematian Suaminya saat Saka masih berusia 5 Tahun....Itu kenapa di rumah yang cukup besar ini hanya ada mereka berdua....
Setelah selesai Menyantap Pancake dengan Selai Stroberi Favoritnya,, Saka berdiri dan berjalan Kedepan Rumah dan diikuti Mirea dari arah samping sambil menggandeng tangan Putra kesayangannya....
"Aku pergi Buu.....,, Hubungi aku Kalau Mau kutemani Jalan jalan..."
Cup... kecupan Hangat mendarat di pipi Mirae
Adegan Hangat ibu dan putranya ini berakhir dengan lambayan Tangan dan senyuman saat Saka mengendarai mobilnya...
****
20 menit kemudian Saka sudah Sampai di kantor....
Saat turun dari Mobilnya, Saka melihat Yeri yang sedang berdiri di depan lobi Kantor... wanita itu tampak menunggu seseorang....
"Sedang Apa dia"
Saka bertanya dalam Hati,, Alisnya mengkerut mengingat kejadian kemarin....,, sangat aneh menurutnya, bagaimana seorang wanita sangat berani menyentuh pria yang baru saja ia temui....
Saka berjalan Menghampiri Pintu Masuk dan dilihatnya Yeri sedang tersenyum Lebar seakan menyambutnya....
"Ada apa dengan ekspresinya itu..."
Saka berkata dalam hati dan mengabaikan Senyuman Yeri, berjalan secepat mungkin namun Yeri dengan cepat mengikutinya dari arah belakang....
Tiba saatnya mereka Masuk Lift,, Saat itu Lift sedang sepi karena ini belum jam masuk kantor, masih ada waktu 10 menit lagi sebelum kantor ramai dengan karyawan...
Saka melirik Heran dengan tingkah yeri yang saat ini sedang berdiri di Belakangnya,, dan lagi lagi tersenyum dengan sangat Aneh menurutnya....
Tiba tiba Saka merasakan pergerakan Yeri...
"Jangan..... Jangan Berani Menyentuhku"
Saka berbalik ingin memperingatkan Yeri untuk tidak sembarangan menyentuhnya dan saat ia berbalik ia mendapati Yeri sedang berlutut memungut Sesuatu....
Heran menatap Yeri yang sedang memungut sesuatu....
Dasar Wanita Aneh.... Gumamnya Dalam Hati...
(PART YERI)
pagi ini Yeri memulai segala aktivitasnya lebih pagi dari biasanya,, Ia ingin cepat sampai dikantor dan menunggu Saka Disana...
Hari ini Rambut Panjangnya yang lebat dibiarkannya terurai ia memakai sedikit Makeup di wajahnya... Yeri terlihat sangat cantik dan beda dari Biasanya....
"hari ini kau harus bisa menjaga sifatmu.... Kau harus menunjukan dirimu yang sebenarnya dan memperkenalkan dirimu dengan Baik dan benar"
Yeri memperingatkan Dirinya di depan Cermin....
Sesaat kemudian Yeri Sampai di kantornya, saat ini hari masih terlalu Pagi,, belum terlihat hiruk pikuk karyawan seperti biasanya....
Yeri berdiri di depan Lobi.... hari ini ia memutuskan untuk menunggu Saka...
20 menit menunggu,, Kakinya terasa Pegal karena berdiri lama saat ia sedang memakai High Heels... beberapa kali yeri melihat jam tangan dan jalan di depannya...
Setelah lama menunggu,, Yeri melihat Saka sudah Sampai......
Tampak Saka yang menggunakan Jas berwarna Navy keluar dari dalam Mobil Hitamnya...
Saka terlihat Tampan dengan Jas yang Sangat Pas di Tubuhnya dan Rambutnya juga Di Tata dengan Rapi... Saka Terlihat sangat Tampan di pagi hari yang cerah ini....
Tak Terasa senyuman Kini menghiasi wajah Yeri,, hanya dengan memandang Saka sudah mampu membuatnya Bahagia....
"Lelaki Tampanku"
Gumamnya Dalam Hati Sambil tersenyum menatap Saka....
Saka berlalu di depannya tanpa menyapa,, dan Yeri menyadarkan dirinya untuk segera mengikuti Saka....
Saat ini mereka berdua sedang berada di dalam Lift,, Jantung Yeri berdegub kencang karena hanya ada dia dan Saka di dalam lift besar ini....
Saat ia ingin mengambil sesuatu dari tasnya,, tak sadar Yeri menjatuhkan sebuah pena,, dan saat ia berniat memungut penanya, terdengar Saka berkata....
"Jangan..... Jangan berani menyentuhku"
Saka berbalik Arah menatap Yeri yang saat ini sedang berlutut di kaki Saka.... alisnya mengkerut menandakan ia tidak suka berada disini bersama Yeri....
dengan cepat Yeri berdiri,, dan menghadap Saka.... senyumnya Hilang,, saat ini ia sedang merasa tidak nyaman dengan perkataan Saka...
"Maafkan aku.... Aku tidak akan menyentuhmu Lagi,, Maaf atas kelakuan tidak sopanku Kemarin,,,
hari ini.... hari ini Aku hanya ingin menyapamu dengan Benar.....
Yeri terbata menjelaskan pada Saka yang Tampak Tak suka dengan kehadirannya....
"Bekerjalah dengan baik... jangan sibuk memperhatikan aku... "
Saka berkata dengan singkat dan membuat Yeri sedikit terkejut...
"Baiklah... Maafkan Aku"
Yeri menunduk meminta Maaf Dan sesaat kemudian mereka melangkah keluar Lift dan masuk kedalam ruangan....
"dasar Bodoh.... kau mengikutinya seperti penguntit..."
Gumam Yeri Saat ia berjalan menjaga jarak dengan Saka....
Hari Masih Pagi Tapi Yeri sudah merakan bahwa ini hari yang sangat berat....