My Idol

My Idol
Identitas Blue Sky



Mata Yeri bersitatap dengan Saka yang sedang berdiri di ruangan lain yang hanya di batasi dengan Kaca di Depannya, menatap Yeri penuh arti... seakan memendam sesuatu untuk Dikatakan....,,


"Sejak Kapan dia berada disana..." Gumam Yeri dan membalikkan Badannya,, Kalah saat beradu pandang dengan Saka...


Yeri berjalan Keluar, menghampiri Juan Yang sedari tadi memberikan Tawa bahagia dan Tepuk Tangan Meriahnya...


"Apa Sudah Selesai"


Terdengar Suara Dari belakang Saka,, Dan spontan membuat Saka Berbalik menatap Pria di belakangnya yang sudah mendapat senyuman Manis dari Yeri saat Dirinya Bertanya...


"Sedang Apa Kau disini?"


"Menemui Yeri.... Apalagi?" Tawa menghiasi saat ia menjawab Pertanyaan Saka...


"Apa Keamanan Di Perusahaan Ini Sudah Tidak Berfungsi? Kenapa Orang yang bukan Karyawan Bisa masuk Seenaknya...?"


Saka bertanya menatap Morgan Dan mengalihkan Pandangan menatap Tajam Kearah Juan yang sedang menunduk tak mampu menjawab kemudian menatap Yeri yang sudah berjalan kearah Morgan....,


Morgan Mengangkat Bahu dan tersenyum Saat Yeri mendekatinya...,,


"Ayo Pergi,, sudah kubilang tunggu saja di depan pintu"


Yeri menarik tangan Morgan mengajaknya keluar Namun langkahnya terhenti Saat Saka menarik Tangannya....


"Mau Kemana?" Cemberut menatap Yeri...


"Tidak kemana Mana... Kami hanya akan duduk Di Caffetaria, ada yang ingin kami bicarakan..." Yeri menjawab Sambil berusaha melepaskan genggaman Saka


"Aku Ikut" Saka melepaskan tangan Yeri dan menatap Tajam kearah Morgan,,


Pemandangan Ini mendapat perhatian dari Juan dan beberapa orang di dalam Studio Rekaman Yang tampak Heran menatap adegan aneh di depan mereka....


setelah saling menatap penuh ketegangan Meraka Berlalu menuju ke Caffetaria perusahaan....,


Saka berjalan mendahului Yeri dan Morgan, nampak dirinya sedang menetralkan Suasana Hatinya dengan berjalan sedikit menjauh dari mereka berdua....


Saka memgambil Posisi Duduk Berhadapan dengan Yeri saat sampai di caffetaria perusahaan dan Morgan mengambil posisi Duduk disamping Yeri...,


Yeri dan Morgan memesan 2 Cup Coffe latte, dan Saka memesan Americano Tanpa Gula,,


Saka menatap Tajam kearah Yeri dan Morgan Yang sedang Duduk berdekatan dan sesekali morgan membuat Yeri Tertawa Saat dirinya Mengeluarkan beberapa leluconnya yang menurut Saka tidak Lucu....,,


Saka Meminum Americanonya dengan Kasar dan alisnya seketika mengkerut menyesali kebodohannya kenapa sampai memesan Americano Tanpa Gula...


Yeri tahu Saat ini Saka sedang menatapnya lengkap dengan Alisnya yang mengkerut tapi Yeri memilih tidak menghiraukannya....


"Sedang apa Mereka Disini....,," Morgan berkata sambil menatap Beberapa Wartawan Yang sedang berlalu lalang Di Lobi perusahaan...,,


Saka membalikkan Badannya dan Ikut merasa heran dengan keberadaan beberapa Wartawan yang sedang berada di perusahaannya....


Dering Ponsel Yeri membuat Saka dan Morgan Mengalihkan Pandangan mereka...


"Araa Calling"


*hallo..... Araa,, ada Apa?


Apa kau sudah membaca berita online pagi ini?


blue Sky sedang ada di daftar pencarian Utama....,, Apa kau benar mengisi soundtrack di film terakhir sutradara Ben?


berita sudah menyebar dan saat ini orang orang penasaran denganmu*....


Telfon dari Araa menjawab rasa penasaran Yeri terhadap beberapa wartawan dihadannya...


Saka menyadari perubahan Raut Wajah Yeri...


"Kamu Kenapa?" tanya Saka khawatir dengan perubahan Raut Wajah Yeri....


Belum sempat yeri menjawab dan Juan Sudah bergabung dan duduk bersebelahan dengan Saka..., Juan Berusaha menormalkan Nafasnya untuk menyampaikan sebuah informasi...., diambilnya Ponselnya dan mengetikkan sesuatu, dengan cepat beberapa judul berita online tentang penyanyi misterius bernama Blue Sky Berjejer di pencarian Utama....


"Apa Ini...." Saka mengambil Ponsel Juan, dan sedikit terkejut dengan berita online yang dibacanya....,,


Saka menatap Yeri yang nampak kebingungan Melihat kearah beberapa wartawan yang haus akan berita tentangnya...


"Morgan Bawa Yeri Pulang aku akan mengurus mereka"


Saka memberi perintah dan Morgan segera menuruti....,, membawa Yeri kedalam mobilnya dan berlalu pergi meninggalkan Saka yang masih duduk dengan Juan...


"Apa yang terjadi?" Saka bertanya alisnya mengkerut menatap Juan...


"Mungkin ini salah satu strategi pemasaran Dari Tim Sutradara Ben...., mereka juga punya tim dalam menjalankan Setiap proyek mereka..."


"Mereka menggunakan Yeri sebagai promosi, mereka tahu pasti bagaimana antusiasnya Masyarakat ingin mengetahui tentang Penyanyi yang menjuluki dirinya dengan nama Blue Sky"


Saka sempat mencerna perkataan Juan dan membuat sebuah keputusan...,,


Saka berdiri berjalan dengan Gagahnya menghampiri wartawan yang Haus akan penjelasan...,,


sudah terdengar Para wartawan berbisik bisik tentang Saka yang sedang berjalan kearah mereka.... dalam waktu 5 tahun, ini pertama kalinya Saka kembali berhadapan dengan beberapa wartawan....


Dengan spontan Kamera menghadap kearahnya, menghadiahi Saka dengan Flashlight Kamera dan membuatnya sedikit tidak nyaman...


"Apa ada yang bisa Saya bantu...,, Saya CEO di Perusahaan Ini..." Saka bertanya dengan Gagahnya di hadapan Wartawan...


Mendengar perkataan Saka para Wartawan dengan cepat mengajukan beberapa Pertanyaan salah satunya sejak kapan dirinya menjadi CEO di Blue Sky...


Saka memang menjaga dirinya agar tidak terlibat dengan para wartawan untuk menghindari berbagai berita yang dapat mempengaruhi kinerjanya....


Tapi hari ini adalah pengecualian..,, ini untuk Yeri Yang beberapa saat lalu memasang wajah Tidak Suka atas kehadiran beberapa Wartawan ini....


Mendengar pengakuan Saka, Para Wartawan melupakan Penyanyi misterius mereka dan kembali memberikan beberapa pertanyaan yang membuat Saka sedikit tidak nyaman tapi dirinya memaksakan diri untuk menjawab sebaik mungkin....


Dan tidak butuh waktu lama, berita tentang kembalinya Penyanyi Terkenal yang pernah terlibat Skandal melembung tinggi di mesin Pencarian utama menenggelamkan Berita tentang Seorang Penyanyi Misterius....


Menjawab Serangan pertanyaan Dari beberapa Wartawan membuat Saka sedikit lelah, suasana hatinya memburuk, Saka memasuki Ruangannya dan Nampak sangat kesal dengan kejadian hari ini...., belum selesai rasa kesalnya saat melihat Yeri bercanda dengan morgan sudah harus bertambah dengan kejadian para wartawan itu....,


Saka bersandar lusuh di tempat duduknya..., Memikirkan Yeri......,,


"Apa aku harus mengunjunginya Malam ini?"


"Dirinya baru saja pergi dan aku sudah merindukannya...."