
Saat ini Yeri sedang Merias diri di kamarnya,, Satu jam dari sekarang Ayahnya akan menjemput Yeri dan membawanya kesebuah acara penghargaan yang dihadiri oleh pengusaha pengusaha sukses di kota ini....
Perusahaan yang dibangun Ken juga sudah cukup besar tapi Yeri tidak mau bekerja di bidang yang sama dengan Ken... dan seperti biasa Ken dan Jihoo menuruti keinginan putri semata wayang mereka....
Saat ini Yeri mggunakan Dress panjang Berwarna Hitam berkilauan yang menampakkan sebagian kulit putih punggungnya... terlihat sangat sempurna dengan Rambut yang di tata Rapi seperti seorang Princes....
Bell Apartmen berbunyi sesaat setelah Yeri selesai Dengan persiapannya...
Yeri membuka pintu dan melihat ken berdiri Menatap Yeri seolah terpukau dengan kecantikan putrinya...
"Sepertinya Papa Harus Extra menjaga putri Papa malam ini..."
Ken Menggoda Yeri dan Yeri menanggapi dengan senyuman...
*****
Saat Ini mereka sudah sampai disebuah Gedung Besar tempat dilaksanakannya malam penghargaan Untuk para Pengusaha yang sudah sukses membangun kerajaan bisnisnya....,
Dan seperti dugaan Ken, Banyak yang sudah menatap Yeri dengan tatapan takjub melihat kecantikannya...
Ken mengeratkan pegangan menandakan dirinya melindungi Yeri...
Beberapa saat setelah Sampai, Ken disibukkan dengan perbincangan antar sesama pengusaha sukses sebelum acara di mulai...,
Yeri yang melihat percakapan itu sudah merasa bosan dan meminta ijin untuk pergi berjalan mengambil makanan....
"Pantas saja Mama Gak mau ikut... Acaranya membosankan Sekali..."
yeri berbicara dengan dirinya sendiri.... dan beberapa saat kemudian Suasana hatinya berubah saat melihat Dessert menggiurkan yang disajikan diatas meja makan Untuk Tamu..
Ditempat Yang Lain, Saat ini Saka sedang berdiri dengan gagahnya turut menikmati acara penghargaan ini bersama dengan Pak joo yang baru saja ditemuinya...
Tiba Tiba Ekspresi Pak Joo barubah Saat ia melihat Ken sedang berjalan kearah mereka...
"Tuan Ken....? anda benar Tuan Ken..?"
Saka yang melihat tampak bertanya tanya dengan tingkah Pak Joo yang sedang menyapa seorang pria paruh baya yang lewat di depan mereka...
Ken tersenyum dan menghentikan langkah menyambut uluran tangan Pak Joo...
"Senang bisa bertemu Lagi..." ucap Ken saat menjabat tangan Pak Joo...
Pak Jo kemudian menyenggol tangan Saka,, menyuruhnya untuk menyapa... dan Saka mengikuti instruksi Pak Joo kemudian memberi Salam dan berjabat tangan dengan Ken....
"Tuan Ken adalah orang yang sangat berjasa untukmu Saka...,, Dia yang membantumu 5 tahun yang lalu... saat semua org meninggalkanmu....,,"
mendengar penjelasan Pak Joo, seketika menjawab rasa penasaran Saka terhadap pria dihadapannya saat ini...
Saka kemudian Tersenyum menandakan ia sangat beterimakasih atas bantuannya 5 tahun silam... akhirnya terjawab sudah rasa penasarannya untuk Bertemu orang yang membantunya....
"Terimakasih sudah mamu membantu Saya..., kuharap suatu saat bisa membalas kebaikan Tuan"
Saka berkata dengan rendah hati dan ken tersenyum menanggapi Saka...
"Kau harusnya berterimakasih kepada putriku,, dia sangat menyukaimu dan bersusah payah membujukku agar membantumu..."
Tawa menghiasi perkataan Ken...
Dan Saka kembali berfikir tentang perkataan Pak Jo mengenai Gadis yang sangat menyukainya sampai rela meminta ayahnya untuk membantu Saka....
"Sampaikan Terimakasihku kepada putrimu"
Saka berkata dengan sopan....
Ken kemudian mengangkat tangannya mengisyaratkan panggilan kepada seseorang yang ada di belakang Saka....
Yeri yang melihat lambaian tangan Ken dengan segera menghampirinya tanpa sempat melihat siapa yang sedang bersama dengan Ken...
"Ini dia Putriku..."
Ken menunjukan dan Saka berbalik menatap Yeri yang sedang berjalan kearahnya...
Saat melihat Saka, Langkah Yeri sedikit terhenti,, jantungnya berdetak kencang kepalnya berfikir apakah ia harus melanjutkan langkahnya atau tidak,, tapi belum selesai berfikir Ken sudah manarik Yeri mendekat dan memperkenalkannya....
"Kenalkan Ini Yeri Putriku..."
"Nona Yeri...."
Pak Jo tidak kuasa menahan Rasa terkejut yang akhirnya lolos dari bibirnya...,,
Yeri kemudian menyapa dengan senyuman hangat...
"Apa Kabar Tuan Johan, senang bertemu denganmu..."
Saka masih menatap Lekat kearah Yeri...,, mencerna semua fakta bahwa Yerilah yang membantunya saat terpuruk 5 tahun lalu...,
Jantungnya berdetak cepat beradu dengan fikirannya terhadap Yeri....
"Apa kalian Saling mengenal?"
Ken bertanya pada Putrinya...
"Aku mengenal mereka Paa..., Ini Tuan Johan, aku sudah lama mengenalnya...., Dan Ini Tuan Saka, dia atasan Yeri di kantor..."
Ken terkejut mendengar penuturan Yeri...,, dan membuat Yeri berfikir bagaimana kalau sampai Ken tahu Jihoo pernah menjodohkannya denga Saka dan Saka menolaknya....
"Untung Saja Papa tidak Tahu" Batin Yeri...
Ken Tertawa menanggapi semua perkataan Yeri...., begitu juga Pak joo yang merasa takjub dengan kebenaran bahwa Yerilah yang Membantu Saka 5 tahun lalu, namun tidak dengan Saka yang sedari tadi terpaku memandang Yeri....
Rasa bersalah tiba tiba menjalar di dalam dirinya... mengingat kembali perbuatan dan kata kata buruknya terhadap Yeri membuat dadanya sedikit sesak....
semua perlakuan buruk itu berputar bagaikan Film di Fikirannya... sampai perkataan pak joo menyadarkan Saka dari lamunannya....
"Berterimakasihlah pada Yeri.... dan kau tidak boleh memberi pekerjaan yang sulit untuknya..."
Pak Joo mencoba menggoda Saka dan disusul dengan tawa pak joo dan ken namun tidak dengan saka yang sekali lagi masih terpaku memandang Yeri....
setidaknya kau harus berterimakasih...,, Pak joo menyenggol tangan Saka menyadarkannya dari lamunan....
"TERIMAKASIH..."
Saka berucap Lirih berterimakasih kepada Yeri...
yeri kemudian menatap Saka,, melihat ekspresi tidak biasa dari pria yang selalu ia sukai dan pria yang sudah membuatnya menangisi semua kebodohannya karena sudah menyukai pria yang sama sekali tidak menyukainya....
"Sudahlah,, lupakan saja, itu semua hanyalah masa lalu"
Yeri tersenyum menanggapi perkataan Saka,, dan entah kenapa saat ini ia ingin mendengar sebuah permintaan Maaf daripada ucapan terimaksih....
Yeri segera mengajak Ken untuk Duduk di kursi yang sudah disediakn karena acara akan segera di mulai..., kemudian berlalu meninggalkan Saka dan Pak joo yang masih takjub memandangnya, entah karena fakta bahwa Yeri yang sudah membantu Saka atau karena kecantikannya malam hari ini....
Saka dan Yeri duduk terpisah, namun dalam posisi tempat duduk mereka, Saka masih bisa melihat kearah Yeri...
dan malam itu Saka habiskan dengan menatap wanita yang sudah ia sakiti persaannya tanpa tahu ketulusan yang sudah ia berikan untuk dirinya....