My Idol

My Idol
Keputusan



Yeri Sampai disekolah dengan Wajah Tidak bersemangat....


sedari tadi Ken dan Jiho sempat khawatir dengan putri mereka...tapi saat mereka bertanya,, Yeri tersenyum dan menjelaskan bahwa dirinya sedang baik baik saja....


Saat ini semua anak sekolah sedang berlarian ke arah papan pengumuman entah apa yang mereka lakukan...


Yeriii......


Ara yang berjalan setengah berlari menepuk Pundak Yeri dari arah belakang membuatnya tersadar dari lamunan tak berujung....


Araaa..... Kaget tau...


Yeri menatap kesal pada Araa dan kemudian tersadar melihat teman temanya yang sedang berkerumun di depan papan pengumuman,,


Araa... mereka ngapain?


Yerr.... hari ini pengumuman Audisi,, Jadwal pengumumannya dimajukan...


Ayooo Yerr......


Araa menarik lengan Yeri,, dan Yeri Diam Saja Tak bergerak sedikitpun dari tempatnya berdiri...


Ada apa?? Araa melihat keanehan Dari raut wajah Yeri....


Kamu Gak mau liat Pengumuman?


sebelum Yeri Menjawab Terlihat Morgan Sudah mendekatinya Mengulurkan Tangannya dan Tersenyum di depan Yeri....


Selamat Yerr.... kamu lulus Audisi... Ucapnya sambil tersenyum Bahagia...


Haah?? Aku gimana?? Tanya Araa...


Liat aja Sendiri... aku gak liat nama kamu...


Huuu Dasaar... Padahal tinggal liat aja kan susah amat yaah....


Araa berlalu menerobos Kerumunan Siswa...


Yerr....


Morgan Memanggil yeri yang masih mematung tidak membalas jabatan tangannya...


Tunggu.... tunggu sebentar...


Yeri Memutar tubuhnya membelakangi Morgan dan berjalan meninggalkannya....


Heii... Yeriii mau kemana,,


morgan melambaikan tangannya ke udara...


Aneh banget sih...untung aja kamu imut jadi gak ngeselin... Gumamnya dengan tersenyum...


Yeri mana??


Tanya Araa pada morgan...


Gak Tau tadi dia lari Ke arah Sana...


Menunjuk Arah yeri Pergi tadi....


gimana Lulus Gak??


Rahasiaa..... Jawab Araa masih kesal dengan ulahnya tadi...


Araa kemudian meninggalkan morgan sendirian berjalan mencari Yeri...


tak lama mencari Araa melihat Yeri sedang duduk di taman sekolah....


Yerr... Ngapain?


Kamu kenapa sih?


kenapa kamu gak senang liat hasil Audisi? kamu ada di peringkat pertama Yerr....


Araa menghujani Yeri Dengan kata katanya...


Aku.... Aku....


Yeri Terbata ingin menjelaskan Sesuatu...


kriiiiiiing..... "Alarm Sekolah berbunyi"


Ayo Kita masuk kelas dulu,,, nanti aja jelasinnya.....


Araa menarik lengan Yeri...


Ara sudah tau ada yang tidak beres dengan Temannya Ini....


Jam pelajaran Sudah Selesai...


Yeri dan Araa sedang berjalan Menuju sebuah Caffe Dessert Yang dibicarakan araa kemarin...


mereka duduk di kursi kecil yang nyaman cocok untuk bersantai...


Tak lama setelah memilih menu,, makanan mereka sampai,,


Araa sedikit terpana melihat lucunya Dessert yang mereka pesan sampai pikirannya teralihkan hanya dengan melihat wajah cemberut Yeri....


Yerr... kamu kenapa sih?


ceritain deh.... cemberut menatap yeri


Araa.... Aku gak Mau Jadi Penyanyi....


Ara yang sebelumnya sedang mencicipi minuman milkshakenya Tesedak hampir kehabisan nafas...


Apa.... Aku gak bisa denger... ulang lagi Yerr,, sambil Terbatuk batuk dan Yerii sudah Menepuk Punggungnya dari arah berlawanan.... Yeri mengulangi perkataannya lagi...


Araa tak mampu menyembunyikan keterkejutannya...


Tapi kenapa?


bertanya setengah berteriak


Saka.... Tipe Ideal Saka Hanya wanita biasa biasa aja... bukan wanita yang berprofesi seperti dirinya.....


Yeri menjawab menatap Araa...


Ya Tuhaan Yeriiiiiii...... Dan kamu percaya??


kamu mau buang mimpi Kamu hanya karena wawancara bodoh itu... bagaimana kalau dia berbohong...


Araa... Saka gak seperti itu,, aku melihat ketulusan dimatanya saat itu...


Yerr.... Bisa gak aku mukul kamu??


kayaknya kamu butuh pukulan di kepala biar sadar...


Araa menatap kesal kearah yeri...


Araa....


Yerii menggenggam tangan Ara...


Aku gak bakal lepasin mimpi aku,, aku akan tetap melanjutkan semuanya,, aku akan belajar musik dan bernyayi sesuka aku.... tapi aku gak mau jadi penyanyi terkenal....


aku akan nolak hasil audisi itu... kamu harus dukung aku Araa....


Yerii Memohon dengan wajah Polosnya...


Yerr... aku gak tau kamu itu bodoh atau apa... tapi aku selalu berdoa untuk kamu...


dan kali ini aku berdoa agar saka melihat ketulusan kamu... Kamu bukan hanya menghabiskan waktu untuknya,, tapi kamu menhabiskan tenagamu untuknya...


sudah berapa banyak dukungan untuknya... bahkan kamu sudah mendukungnya saat belum banyak yang mengenalnya...


Araa menatap Yerii dengan Tatapan Lembutnya...


Aku akan bertemu dengannya tenang saja Araa... ini bukan waktu yang tepat,,


tersenyum menatap Araa....


****


sesampainya di rumah...


Yerii.... mama dengar sudah ada pengumuman Audisi hari ini...


Jiho Menyambut Ken dan Yeri kemudian Mengajak mereka duduk Si sofa ruang tamu...


Iya Maa...


Jawab Yeri singkat...


Dan Apa Hasilnya... Ken juga bertnya penasaran...


Yeri Lulus....


Nada suaranya tidak bersemangat....


Baguslah... Jiho tersenyum karena ia tahu ini mimpi anaknya sejak Sekolah menengah pertama...


Tapi....


Yeri Menatap Jiho..


Tapi Yeri Gak Mau Jadi Penyanyi...


ken dan jiho terkejut dengan perkataan Yeri...


Suasana Hening Tidak ada yang bertanya alasan Yeri....


Jiho kemudian mendekat memeluk tubuh putrinya...


Baiklah Kalau itu keputusanmu... Mama akan selalu mendukungmu...


Yeri menatap heran kearah Ken dan Jiho yang tidak mempertanyakan keputusannya...


sekarang kamu istirahtlah.... ucap jiho


Yeri Beranjak dari tempat duduk, berjalan menuju kamarnya...


Ada apa dengannya?


Tanya ken...


Jiho menarik nafas dan mencoba menjelaskan...,,


Dia seperti itu karena menonton Wawancara Saka.... Katanya Tipe idealnya adalah wanita biasa biasa saja,, bukan orang yang berprofesi seperti dia...


Ken yang mendengar penjelasan Jiho menggeleng tidak percaya....


Biarkan saja... ini keputusan pertama yang Yeri ambil dengan berani selama hidupnya...


kita harus menghargai.... Jiho tersenyum menatap ken...


di dalam kamarnya Yeri berbaring dengan lemas menatap poster saka...


Aku sudah Memutuskannya Saka,,


Keputusan Pertama dalam hidupku....