
Pagi ini seperti biasa Saka dan Yeri berjalan memasuki perusaahan dengan mesranya saling berpegangan tangan dan mengumbar senyum bahagia untuk setiap karyawan yang menyapa mereka...,,
ada banyak karyawan yang memuji penampilan saka dan yeri yang nampak sangat serasi meski dilihat dari sisi manapun...,
Mereka menaiki Lift yang nampak cukup sepi karena para karyawan tidak ingin mengganggu dua org yang sedang jatuh cinta ini...,
sesaat kemudian saka dan yeri sampai di ruang kerja mereka, perhatian Yeri teralihkan saat melihat para karyawan sedang berkumpul dan memandangi sesuatu di depan pintu ruangan saka...,,
"Ada apa Ini?" Saka bertanya saat beberapa karyawan terlihat sibuk sampai menutupi jalan masuk kedalam ruangan kantor...,,
"Aah..., maaf...Selamat pagi pak..." salah satu karyawan yang menyadari kehadiran saka segera meminta maaf karena tidak menyadari kehadirannya...,,
para karyawan yang sudah menyadari kehadiran pemimpin perusahaan dengan segera berjalan kembali kemeja kerja mereka...,
Saka menatap heran kearah para karyawan kemudian kembali menggenggam tangan yeri dan mengajaknya masuk ke dalam ruangan...,
Saka dan Yeri berjalan masuk dengan santainya, tiba tiba langkah mereka terhenti saat melihat isi ruang kantor....,,
ada begitu banyak Bunga, Hadiah, dan poster poster cinta bergambarkan saka berhambur di depan pintu ruangan saka...,
Mata yeri terpaku melihat itu semua...,
"Ulah siapa ini?" Saka melirik kearah para karyawan yang sedang berpura pura fokus dengan pekerjaan....
"Maaf Pak..., tadi banyak sekali fans bapak datang berkunjung ke perusahaan untuk bertemu bapak dengan membawa ini semua..." Juan menjawab Pertanyaan Saka...,
"untung saja bapak datang terlambat, security bisa membubarkan mereka setelah menjamin semua pemberian mereka akan di letakkan di depan pintu ruangan Bapak" Juan melanjutkan penuturannya....,
Saka melirik Yeri yang nampak sedang terkejut...,
Hari ini mereka terlambat datang kekantor karena saka ingin makan pancake buatan yeri saat ia menjemputnya tadi pagi...,
ternyata keputusannya untuk sarapan di apartment yeri bisa menyelamatkan mereka dari fans fans yang datang ke perusahaan...,,
"Tolong panggil security dan bersihkan semua ini" saka memberi perintah kepada juan.., ia tidak ingin yeri merasa terganggu dengan ini semua...,
"Jangan....,, jangan sengkirkan semua ini" yeri menarik lengan saka saat saka ingin berjalan mendekati benda benda asing di dalam ruang kantornya...,
"Apa ini tidak mengganggumu?" saka menatap dan bertanya kepada yeri...
"Aku tidak terganggu..., ayo kita bereskan saja dan letakkan sebagian di ruanganmu..., ada banyak benda lucu disini...., bahkan makanan juga banyak..." Yeri tersenyum mencoba membujuk saka..., ia salah satu orang yang sangat mengerti perasaan Fans saat sedang mengagumi seseorang..., yeri hanya berfikir ada banyak fans yang tidak seberuntung dirinya...,,
"Juan..., ayo bantu aku membereskan" Yeri berjalab memdekati tumpukan benda dan dengan segera membereskan secara perlahan meski saka melarangnya....,
"Kau tidak perlu melakukan ini sayang" Saka berbisik lembut saat mendekati yeri yang sedang asik dengan benda benda yang tidak ia mengerti...,
"Tidak apa apa, kau masuklah keruanganmu, pekerjaan harus segera di mulai" Yeri tersenyum membujuk saka....,
Saka masih menatap yeri, mencoba mengerti apa yang dirasakan yeri saat ini..., apa yang terlihat aneh baginya pasti tidak dengan yeri karena yeri juga sering mengirimkan beberapa hadiah untuknya...,
"Baiklah..., jangan terlalu lelah, panggil saja beberapa staff untuk membantu.." saka masih menatap dan berkata dengan lembut kepada yeri yang sedang asik melihat semua benda di tangannya...,
"Baiklaah... cepat masuk ke ruanganmu" Yeri tersenyum menampakkan betapa semangatnya ia melihat semua hadiah ini...,
Saka kemudian berlalu meninggalkan yeri setelah ia cukup lama memandangi yeri yang sedang asik dengan pekerjaannya....,
"untung saja kalian datang terlambat..., kalau tidak mereka bisa merebut saka darimu.." Juan memulai pembicaraan dan menggoda Yeri...,
"Apa separah itu?" Yeri memasang wajah takut untuk memuaskan Juan yang sedang menjahilinya...,
Juan mengangguk dengan semangat mengiyakan pertanyaan Yeri..., melihat tingkah Juan yeri sedikit tersenyum....,
Yeri membereskan tumpukan benda yang tidak ia kenali....
fikirannya mengingat kembali kejadian saat mereka pulang semalam...., penampilan saka menjadi Tranding Topik, itu sebabnya para fans menggila saat mengetahui keberadaannya...., semalam yeri juga menghabiskan banyak waktu untuk membaca setiap komentar cinta yang ditujukan untuk saka membuatnya sedikit risih tapi ia tidak menyangka para fans saka bisa mengejarnya sampai ke perusahaan dan membawa swmua ini....,
Fikiran yeri buyar saat ia menemuka sebuah surat dari dalam bucket bunga yang sangat indah....,
"Tampaknya ini surat cinta" Yeri bergumam dalam hati, dan entah kenapa ia merasa cemburu pada surat yang tidak jelas asal usulnya...,
Yeri kembali membereskan semua hadiah yang berserakan sampai rapi..., dan kemudian menuju meja kerjanya untuk memulai aktivitas...,
yeri menyimpan surat cinta itu kedalam tas kecilnya, ia akan menunjukan surat itu saat makan siang bersama saka, pikir yeri...,
sebenarnya yeri tak sebaik hati itu untuk memberikan surat cinta dari seorang wanita untuk kekasihnya, tapi rasa penasaran pada isi surat cinta ini membuatnya tidak punya pilihan untuk menyerahkan kepada saka dan ikut membaca apa yang dituliskan di dalamnya...,
selama bekerja yeri nampak tidak bisa berkosentrasi, fakta bahwa Kekasihnya diinginkan banyak orang membuatnya cemburu....,
untuk sesaat yeri larut dalam pekerjaannya, tak terasa hari sudah beranjak siang..., tiba tiba perhatian yeri teralihkan oleh seseorang yang masuk kedalam kantor....,,
terlihat seorang pria sedang berjalan dengan gagahnya menuju keruang kerja saka, dan berlalu masuk kedalamnya...,
"Siapa mereka..." Pikir yeri dalam hati....,
di dalam ruangan, saka terlihat senang saat menyambut seorang laki laki yang baru saja masuk kedalam ruangannya...,,
"Apa kabar Kak..., lama tidak bertemu" Saka menyambut lelaki itu dengan pelukan....,
"Aku baik baik saja" lelaki itu tersenyum dan membalas pelukan saka...
Namanya Rey, Ia Salah satu pembantu produser musik di setiap konser milik saka..., dan saat ini ia sudah menjadi salah satu produser yang sudah cukup terkenal...,
"Ayo..., duduklah..." Saka mengajaknya duduk dan ia mengututarakan maksud kedatangannya...,
"Maaf jika aku menggannggumu..."
"Sudahlah,, sejak kapan kakak menggangguku..." saka tersenyum menanggapi pernyataannya, bagi saka ia adalah salah satu teman dekatnya setiap konser di gelar...,
"Kenapa kakak datang kesini" Saka bertanya memastikan maksud tujuannya menemui saka...,,
"Aah..., ini,, maaf mengganggumu, tapi aku datang kesini karena aku sedang bekerja..." Rey mencoba tersenyum saat mengutarakan maksudnya....,
"sudah kubilang kau tidak mengganngguku kak, jadi cepat katakan apa yang ingin kau bicarakan..." saka kembali tersenyum dan meyakinkan Rey....,
"Begini....,, saat ini aku sedang menjalankan sebuah acaran, Judulnya "Idol Life" Di mana aku dan para staff akan mengunjungi beberapa Idol Secara tiba tiba dan melihat bagaimana mereka menjalani keseharian mereka...." Rey terlihat sedikit gugup saat menjelaskan kepada saka, karena ia tahu saat saka berkata tidak mau maka tidak ada yang bisa membujuknya....,
Saka nampak berfikir dengan perkataan Rey...,
"Ini..., Ini adalah kontrak kerjanya, tenang saja kami hanya akan menanyakan sedikit pertanyaan untukmu...., dan semua sudah tercatat di kontrak ini" Rey mencoba meyakinkan saka yang sudah terlihat sedikit tidak suka dengan acara yang dimaksud Rey...
saka meraih dan membaca kontrak itu, terlihat bayaran yang cukup banyak dan seperti kata rey, pertanyaan untuk saka juga tercatap disana, acara ini hanya berlangsung 15 menit wawancara, jadi tidak butuh banyak pertanyaan...., saat membaca saka menyadari sesuatu...,
"Apa ini disiarkan secara langsung?" Saka bertanya memastikan apa yang ia baca...,
"Iya..., ini acara yang disiarkan secara langsung, dan acaranya akan dimulai 20 menit lagi, tepat acara makan siang..., acara ini cukup diminati banyak orang saat makan siang" Rey sekali lagi mencoba meyakinkan Saka....,
Saka nampak berfikir..., jika ia melakukab ini, ia tidak bisa makan siang bersama yeri, pikirnya...., tapi melihat betapa rey sangat mebutuhkannya mengisi acara hari ini maka saka memutuskan untuk setuju dengan permintaan Rey....,
"Baiklah Kak...., ayo kita lakukan" Saka meraih pena dan mnggoreskan tanda tangannya pada kontrak yang di bawa Rey...,
Rey tersenyum dan dengan segera ia bersyukur dengan keputusan Saka....,,
Diluar ruangan yeri sedang duduk sambil melihat pintu ruangan saka, lagi lagi perhatiannya teralihkan pada beberapa orang yang berlalu di hadapannya,, mereka terlihat sangat sibuk dengan segala perlengkapan yang mereka bawa...., Yeri sudah bisa menebak, mereka pasti kru sebuah acara TV..., pikir yeri,
"apa yang mereka lakukan" yeri nampak berfikir saat sebuah notiv pesan di ponselnya berbunyi....,
"Sayang, siang ini aku tidak bisa makan siang denganmu..., ada pekerjaan yang harus di selesaikan..., maafkan aku..., aku akan menebusnya dengan makan malam denganmu..."
Pesan dari saka membuat yeri mengerti namun ia tidak menyukai keputusan saka...,
ia harus makan siang sendirian tanpa tahu apa yang saka lakukan di dalam sana...,