
"Kamu kenapa sih Yer...,,?"
Araa bertanya pada yeri yang sedari tadi sedang makan dengan wajah cemberutnya....,,
"Menurut kamu, apa yang lagi dipikirin orang yang tadinya baik tiba tiba jadi cuek?
Yeri bertanya dan menghentikan aktivitas makan siangnya....,,
"Kenapa? Saka lagi?"
Ara bertanya mencoba menebak isi kepala Yeri dan Yeri mengangguk mengiyakan pertanyaan Araa...
"kemarin dia baik banget araa...,, terus cuma dalam waktu semalam dia berubah jadi dingin lagi..."
"Itu tandanya dia gak suka sama kamu..."
Ara berbicara tanpa berfikir panjang dan yeri menanggapi dengan kesungguhan,, mencerna perkataan Araa yang mungkin saja benar adanya dan sesaat Kesedihan sudah memenuhi Raut wajah Yeri...
Lamunan Yeri buyar saat ponselnya bergetar...,,
"Morgan Calling"
"Hallo....,, kenapa Morgan?"
"Sudah Makan?"
"Aku Sedang Makan sama Araa"
"Yasudah,, pulang kantor nanti aku Jemput"
Morgan mengakhiri percakapan mereka tanpa menunggu balasan dari Yeri,, membuat yeri menatap heran kearah ponselnya...., heran dengan sifat morgan sedari pagi tadi,
"Kenapa?" Araa bertanya dan mengamati ekspresi Yeri...
"Morgan,, katanya pulang kantor nanti dia mau jemput aku..." yeri berkata sambil melanjutkan Makan siangnya dengan tidak bersemangat....,,
"Ooh...,, "
"Yer...,, Kayaknya morgan memang Benar benar suka sama kamu,, Waktu kamu liburan Morgan sempat panik sampe nanyain keberadaan kamu....,, kalo aja Saka gak nyusul kamu aku udah kasih tau alamat kamu sama morgan...."
"Kamu Tau Saka nyusul aku?" Yeri terkejut mendengar pengakuan Araa,,
"Taulah...,, Saka nyariin kamu sampe ke studio aku..., dia juga beli lukisan aku,,, lukisan yang aku buat karena terinspirasi sama kamu...,,"
yeri semakin tidak mengerti dengan ucapan Araa, ia mengingat lagi perlakuan saka kemarin dan hari ini...,, berfikir apa ia berbuat salah tapi tetap saja yeri tidak menemukan alasan kenapa sifat saka berubah....,
Makan siang berakhir dengan aman meski kali ini tidak banyak tawa yang disajikan Yerii untuk Araa dan Araa memaklumi itu...,,
Yeri selalu terjebak dengan apapun menyangkut Saka,, dan Araa selalu bisa mengerti perasaan Yeri....,,
****
"Ya Tuhan...,, sekarang dia juga memberiku pekerjaan sebanyak ini..." Yeri mengeluh menatap kearah pintu ruangan Saka kemudian duduk dan membawa dirinya larut dengan pekerjaan di hadapannya....,,
Tak terasa sekarang jam kantor sudah selesai,, yeri membereskan pekerjaannya,, dan bersiap untuk pulang sampai ia dikagetkan dengan keberadaan Morgan yang sudah menunggunya di depan pintu kantor menatap Yeri Sambil tersenyum....,,
"Sudah selesai?" morgan tersenyum kearah Yeri...,,
"Sudah...." Yeri menanggapi dengan senyuman,,
Saat mereka saling menyapa, pintu ruangan Saka terbuka membuat Yeri spontan Menatap kearah Saka yang sedari tadi mengurung diri dalam ruangannya....,,
pandangan mereka beradu,, Alis Saka mengkerut saat melihat Morgan Berjalan kearah Yeri....,,
Saat ini ingin Rasanya Yeri berlari kearah Saka, menghapus semua kegelisahannya hari ini,, namun tatapan dan ekspresi yang Saka berikan mengurungkan niat Yeri....,,
"Ayo pulang..." Morgan menatap lekat kearah yeri saat melihat yeri sedang memandangi Saka...,
tanpa berfikir panjang Yeri berjalan kearah morgan meninggalkan Saka yang sedang berdiri di tempatnya meghujani yeri dengan tatapan tidak suka....,,
"Satu langkah lagi,, jika kau mengikutinya aku akan mengakhiri semua yang ingin aku mulai..." Saka berguman dalam hati dan memandangi Yeri yang sudah berjalan pergi bersama morgan....,,
Diluar harapan saka bahwa yeri akan berbalik dan menemuinya,, yeri malah memilih pergi bersama morgan membuat saka bertambah kesal....,, dirinya kemudian berjalan cepat mendahului Morgan dan Yeri saat ingin masuk kedalam lift,, tatapannya Tajam seakan membenci perbuatan Yeri dan Yeri menyadari itu....,,
"Kenapa dia menatap benci seperti itu" Yeri bertanya dalam Hati saat memperhatikan langkah Saka saat meninggalkannya dengan morgan....,,
****
"Kenapa...?" morgan bertanya membuyarkan lamunan Yeri saat sedang menatap jalan lurus di depan mereka....,,
"Tidak Apa apa" Lagi lagi yeri menyembunyikan perasaannya kepada morgan,,
"Besok malam kita makan malam Yuk..."
"Makan malam? besok?"
"Iyaa... besok,, kamu sudah janjikan?
Yeri sejenak berfikir dengan ajakan morgan,, besok adalah hari spesial untuk Yeri,, hari spesial setiap tahunnya...,,
"Morgan.... akuu..." Suara Yeri terbata saat ingin menolak ajakan morgan,,
"Ayolah...,, Kamu sudah janji...." morgan menatap yeri penuh ketulusan,, terlihat sudah raut wajah permohonannya dan itu sukses membuat Yeri Luluh.....
"Baiklah..." Yeri tersenyum mengiyakan Ajakan Morgan,,
"Yees.....,, besok malam Jam 7,, tunggulah di apartment nanti aku jemput..." Morgan tersenyum menanggapi persetujuan Yeri....