
Hari masih pagi dan aktivitas diruangan kantor baru saja di mulai..., Saka saat ini sedang berjalan dalam ruangan memindai semua meja kerja dan tidak menemukan Keberadaan Yeri...
"Apa kalian Melihat Nona Yeri?"
Saka bertanya pada beberapa Karyawan yang sedang bersiap untuk bekerja...
"Yeri dan Pak Juan Sedang di Studio Rekaman Pak" Jawab seorang karyawan yang nampak bertanya kenapa CEO mencari Yeri..
"Benar juga, Kenapa bisa sampai lupa kalau hari ini Yeri akan rekaman Soundtrack Film itu..."
Saka berkata dalam Hati sambil menggaruk pelipisnya,, kemudian berjalan hendak menyusul Yeri....
"Pak...,, 5 menit lagi Rapat akan dimulai, sekarang karyawan yang lain sudah standby diruang rapat..."..
Salah satu karyawan menghentikan langkah Saka...,, dirinya kembali berfikir tentang Rapat yang harus ia hadiri dan dengan berat hati harus menunda rencananya untuk menyusul Yeri...
"Baiklah..., ayo keruang rapat, Aku ingin Rapat kali ini tidak lebih dari setengah Jam..."
mereka berjalan menuju ruang rapat...., Saat ini suasana hati Saka sedang tidak baik karena memikirkan Rekaman yeri yang mungkin akan segera berakhir saat dirinya sedang memimpin Rapat...
"Cepat mulai Rapat Ini...,, selesaikan tidak lebih dari 30 menit..."
perintah Saka membuat para karyawan yang sedang duduk di ruang rapat segera bergerak seperti sedang menghadapi bencana alam, dengan sekejap mata mereka sibuk mempersiapkan berkas Presentasi mereka...
10 menit berlalu, Saka sesekali menatap jam tangannya... jarinya tak henti memainkan Pena yang ia selipkan di sela jari,, sangat terlihat bahwa dirinya sedang tidak memperhatikan Jalannya Rapat...,,
Saka melamunkan Yeri yang sedang berada di Studio rekaman...,, melamunkan dan Merindukan Sosok Yeri yang beberapa hari ini mengganggu fikirannya....
"Kenapa Setengah jam lama sekali..., seharusnya aku memberi waktu 15 menit saja..." Gumam Saka dalam Hati
Rapat selesai dan ditandai dengan tepuk tangan yang Menyadarkan Saka dari Lamunan...
Saka tersenyum dan segera meninggalkan ruangan Rapat membuat beberapa karyawan Menatap Saka dengan Tatapan penuh tanya...,, tidak biasanya Saka meninggalkan ruang Rapat secepat ini... biasanya Saka akan menghabiskan sisa harinya untuk menguliti setiap materi rapat yang mereka sajikan...
Sesaat ruangan Menjadi Ramai dengan sorak sorai karyawan yang kali ini lolos dari perhatian Saka....
***
Saka berjalan setengah berlari menyusuri perusahaan menuju Studio Rekaman dimana Yeri berada....,,
Nafasnya beradu saat dirinya berhenti di depan pintu studio...,, Saka mengatur nafas dan penampilannya, kemudian masuk kedalam studio,, membuat beberapa produser musik termasuk Juan Terkejut dengan kedatangan saka...
Mereka spontan menyambut Saka tapi Saka mengisyaratkan kepada mereka untuk Duduk diam seperti semula dan mereka menurutinya...
Saka memandang Yeri yang sedang Duduk bernyanyi di ruang Studio, terlihat sangat cantik saat dirinya sedang menghayati lagu yang ia Nyanyikan...
Saka kemudian maraih Earphone dan meletakkan di telinganya...,,
Suara merdu Yeri memenuhi hati Saka dan membuatnya terlarut pada pemandangan indah di depannya... Terpaku pada suara merdu dan Gadis cantik yang sedang duduk bernyanyi mengahayati setiap bait lagu yang cukup sedih untuk di dengarkan,, membuat siapapun larut dalam Sendu yang ingin diutarakan Yeri dalam setiap bait lagu yang ia nyanyikan....
fikiran Saka beradu,, mengingat Saat pertama dirinya bertemu dengan Yeri..., senyum Yeri yang Tak pernah lepas darinya... tatapan penuh arti yang di berikan yeri untuknya....,, perhatian Tulus dari wanita yang bahkan Tidak ia kenal tetapi memperlakukannya dengan Tulus....,, Apa yang Sudah Ia lakukan kenapa bisa menolak wanita setulus Yeri....,,
Tatapannya tak pernah lepas saat ia tersadar Yeri sedang menatapnya penuh arti...,,
Tatapan itu tertuju untuknya,, Dan entah kenapa rasa ingin memiliki Atas Yeri bermain dalam Hatinya....,,
"Bisakah aku masuk dan memeluknya..., Bisa mati Rasanya kalau hanya berdiri disini"
Saka berbicara dalam Hati saat fikirannya terhadap Yeri tak bisa tertahankan lagi....