
Saka terbangun dan mendapati dirinya sedang terbaring di tempat tidur....
kepalanya pusing tubuhnya lemas dan ingatannya sedikit kacau....
Saka membuka matanya perlahan....
Aku dimana??
suaranya Parau, ia melihat tempat yang tampak asing baginya, kepala saka terasa sangat sakit, perlahan saka menggerakan Tangan berniat menyentuh Kepalanya...
Ada apa ini... Apa yang menahan tanganku...
Saka melirik dan terkejut melihat Borgol menahan pergelangan tangannya...
Apa kau sudah Sadar??
Pak joo yang melihat pergerakan Saka menghampiri saka dengan Cemas...
Ditekannya Tombol disamping tempat tidur Saka dan tak berapa lama kemudian Dokter dan perawat sudah ada diruangan Saka...
jadi ini rumah sakit...
tanya saka dalam hatinya,,
Sesaat kemudian dokter menjalankan tugasnya dan memberitahukan keadaan Saka pada pak joo....
Tuan Saka sudah kembali sadar,, Syukurlah dia tidak mengalami Overdosis... tapi mungkin sekarang Tuan Saka akan mengalami sakit kepala berat dan harus beristirahat beberapa hari drumah sakit...
Pak joo menatap Saka... nampak sebuah kebingungan di wajahnya Saat ini...
Apa Pasien sudah sadar?
beberapa orang berpakaian Kurang rapi masuk kedalam ruangan Saka,,,
kami polisi yang menangani kasusnya...
polisi itu menatap tajam saka,, Dan Sudah tak bisa disembunyikan lagi betapa terkejutnya Saka....
Saat ini Tuan saka Sudah Sadar,, tapi jangan memaksakan Tuan Saka untuk menjawab pertanyaan yang sulit ia jawab...
pesan Dokter pada polisi tersebut kemudian berlalu meninggalkan ruangan....
Syukurlah kamu sudah sadar..... Polisi itu mendekat kearah Saka....
aku sudah menunggumu sadar dari semalam aku membawamu kemari setelah kau pingsan di sebuah kelab malam....
Namaku Evan.... Kau di tangkap dengan Tuduhan Pelecehan Sexual dan Pemakaian obat terlarang....
mendengar itu Saka tak bisa menahan keterkejutannya,, ingin sekali ia berdiri dan menanyakan omong kosong apa yang sudah pria itu katakan tapi tubuhnya lemah tak berdaya...
ia hanya mampu menatap kearah Pak joo yang sedari tadi menundukan wajah dengan sedih.
Baiklah... kita akhiri saja perbincangan malam ini... cepatlah sembuh agar penyelidikan berjalan lancar....
pria itu tersenyum kecil kemudian berlalu meninggalkan Saka yang terdiam tak mampu membantah....
Apa yang terjadi??
Saka menatap pak joo...
istirahatlah... kau harus cepat pulih...
pak joo mendekat kearah saka memerbaiki selimutnya....
aku bertanya apa yang terjadi??
Ia sedikit berteriak karena kesal...
Pak joo marah menatap Saka...
Apa yang kau lakukan di Kelab malam sendirian dan menggunakan obat obat terlarang itu... sejak kapan kamu menggunakannya.... dan apa yang kau lakukan pada wanita bernama Sofi...
Apa yang kau Katakan....
Saka bertanya heran,,
Aku tidak sendirian... Aku bersama Alex dan Yunaa...
Dan Kau Tahu sendiri aku tidak mengkonsumsi Obat obatan seperti itu...
Dan siapa Sofi....
Saka tidak mampu menyembunyikan emosinya namun perlahan ia mengingat apa yang ia lakukan malam itu dan emosinya tiba tiba bertambah....
Aku dijebak... percayalah aku tidak melakukan semua itu...
Saka menatap Pak Joo... terlihat amarah diwajahnya...
istrirahatlah dulu.. aku sudah menelfon ibumu... kita akan memikirkan solusi untukmu saka....
*****
Di tempat yang lain Saat ini Yeri sedang duduk mematung menatap layar TV... seharian ini berita tentang Saka disiarkan diseluruh Siaran TV,, Yeri menonton setiap potongan berita dan sesakali meneteskan Air Mata dengan sedihnya....
Jihoo merasa khawatir dengan tingkah putrinya,, Hari ini Yeri tidak berangkat sekolah dan membuatnya tambah khawatir...
Papa....
yeri teringat sesuatu,,
Aku bisa minta tolong Papa untuk Membantu Saka...
Yeri beranjak dari tempat tidur, keluar kamar berlari keruang tamu dan mendapati papanya baru saja pulang kerumah...
Papa.... Bantu Yeri,,,
Dengan wajah memohon, Yeri menggenggam tangan Ken...
Ken sudah Tahu apa yang di risaukan anak Gadisnya... Jiho sudah menjelaskan apa yang terjadi....
Papa Akan Bantu apapun itu,, Asal kamu mau Makan... Kata Mama kamu belum Makan...
Yeri mengikuti perintah Ken dan Kemudian Makan dengan lahap berusaha secepat mungkin menghabiskan makanan....
sekarang Yeri sudah Duduk disamping Ken,,
Paa... Bantu Yeri....
Tangannya kembali memegang erat tangan Ken
Bantu apa Nak...
Papa tolong Bantu Saka... Saka sedang Kesulitan...
Begitukah...??
Baiklah akan coba papa Bantu....
yeri tidak percaya ayahnya akan semudah itu mengiyakan permintaanya tanpa bertanya kenapa harus membantu Saka....
yeri mendekat dan memeluk Ken...
air matanya jatuh,, ia bersyukur karena dalam keadaan seperti ini Ayahnya bersedia membantu Saka...