My Idol

My Idol
Paket Setiap Tanggal 26



Hari ini Yeri berangkat ke kantor membawa sebuah Kotak Cemilan Yang dititipkan Jihoo untuk Saka...,,


Yeri Berharap saat Sampai di kantor Suasana bisa sedikit berubah... berharap Saka bisa melihat keinginan Yeri untuk Bisa saling mengenal dengan Baik....


Saat ini Perusahaan Sudah Cukup Ramai,, Yeri bergegas karena Jam kerja akan segera di mulai...,,


Lift berhenti di lantai Tujuan Yeri, Saat ini dirinya sedang sibuk berjalan sambil memperhatikan pakaiannya, merapikan dan mengatur penampilannya yang bisa di bilang sempurna di pagi yang cerah ini...


Saat berjalan Tiba tiba seorang lelaki paruh baya tak sengaja menabrak Yeri dari arah belakang, membuat tubuhnya sedikit goyah....


"Maafkan Saya..."


Lelaki itu menatap kearah Yeri, sadar sudah menabrak seoarng Wanita saat ia asik dengan ponselnya saat berjalan...


"Tidak Apa Apa..."


Yeri menjawab dan mengangkat wajahnya setelah tadi tertunduk saat mencoba menjaga keseimbangan tubuhnya agar tidak jatuh....


"Nona Yeri..."


Lelaki Itu terkejut saat sadar yang baru saja di tabraknya adalah Yeri...


"Tuan Johan"


Yeri juga tak Kalah terkejut Saat melihat Pak Joo yang akrab ia Sapa dengan sebutan Tuan Johan yang merupakan nama lengkap Pak Joo mantan Manager Saka...


"Jadi Kau bekerja disini?"


Pak Joo bertanya sambil tersenyum kearah Yeri...


"Iyaa saya bekerja disini..., Apa yang Tuan lakukan disini?"


"Aku ingin bertemu Saka..., ada proyek yang ingin Kami Bahas..."


Setelah keluar dari Star Entertainment, Pak Joo memulai Bisnis agensinya sendiri,, dan bisnis yang ia jalankan juga sudah cukup besar dengan beberapa artis ternama yang berhasil ia kontrak...


Tiba tiba Pak joo tersadar akan sesuatu,, Nada suaranya antara terkejut dan Bahagia...


"Jadii.... Apa Nona Sudah Bertemu Saka disini?"


Terlihat senyum diwajah pak Joo, Karena dirinya sudah Tahu bahwa Yeri Sangat mengidolakan Saka dan saat ini Yeri bekerja di tempat yang sama dengan Saka...


Yeri sedikit terkejut Mendengar pertanyaan Pak jo....


"Iyaa... Saya sudah bertemu dengan Saka beberapa kali..."


"Baguslah kalau begitu...,, setelah kebaikan yang kau berikan selama Saka berada di luar negeri, kamu pantas mendapatkan hadiah untuk bisa mengenalnya lebih dekat"


Yeri tersenyum mendengar perkataan pak joo... andai saja dirinya memang pantas mendapatkan balasan seperti itu.... berbahagia di dekat Saka, meskipun hanya sebatas memandanginya saja....


Tapi sekarang untuk memandangpun terasa tidak nyaman saat Saka selalu memasang ekspresi tidak suka saat melihat Yeri...


"aku harap harimu menyenangkan,, Aku terburu buru untuk bertemu dengan Saka...., dan juga terimakasih atas semua hadiah yang kau kirimkan untuk Jinan.... sesekali ajaklah jinan Jalan jalan..., dia sangat mengidolakan kamu..."


Pak Joo tersenyum saat menjelaskan tentang Jinan anaknya yang memang menyukai Yeri saat beberapa kali mereka menghabiskan akhir pekan bersama dengan jalan jalan ditaman bermain.... Yerii juga Cukup akrab dengan Istri Pak joo....


"Baiklah....,, aku akan meluangkan waktu untuk jinan.... sampaikan salamku untuknya..."


Yeri tersenyum saat membahas tentang Jinan karena dirinya sangat menyukai anak tampan itu....


Mereka berjalan bersama memasuki ruangan, dan Yeri menghentikan langkah saat sampai dimeja kerjanya.....,


Yeri menanggapi dengan senyuman dan mengangguk pelan ke arah pak Joo...


"Nanti saja kuberikan Titipan Mama"


Yeri berkata sambil meletakkan Cemilan yang di titipkan jihoo untuk Saka di atas meja kerjanya...


Pak Joo masuk ke dalam ruangan Saka dan disambut dengan pelukan Hangat Dari pemilik ruangan itu....


"Senang bertemu kembali pak Joo"


Saka memeluk dengan erat, sejujurnya dia juga sedikit merindukan mantan managernya itu....


"Kau sudah tumbuh menjadi pria setampan ini,, lebih tampan dari Saka yang dulu..."


Tawa menghiasi pertemuan mereka...


sampai beberapa saat mereka larut dalam pembahasan bisnis yang berakhir dengan kesepakatan....


Saka setuju untuk menjadi sponsor Agensi milik Pak Joo... dan meraka akan menggarap satu acara bersama sama...


Setelah kesepakatan Sudah terjalin, Tiba tiba Pak Joo teringat Saat bertemu dengan Yeri beberapa jam Yang Lalu...


"Saka.... Aku baru saja bertemu dengan wanita yang sangat mengidolakanmu sejak dulu..., aku tidak menyangka akhirnya takdir membawanya untuk bisa bertemu denganmu.."


Pak joo berkata sambil tersenyum dan Saka menanggapi dengan santai tapi sedikit penasaran dengan maksud pak Joo...


"siapa penggemarku itu... Apa dia cantik?"


Saka bertanya sambil menggoda pak Joo...


"Dia Cantik dan baik Hati,, Namanya Yeri..."


Senyum masih menghiasi wajah pak Joo namun tidak dengan wajah Saka yang sekarang berubah tidak suka saat mendengar nama Yeri....


"Kau Tahu,, dia sangat menyukaimu,, dia tidak pernah lupa untuk mengirimu paket setiap bulannya saat kau masih ada di luar negeri...,, dia juga mengirim beberapa untuk Jinan,, dan itu membuat jinan sangat menyukainya..."


"Paket? apa maksudmu Paket yang selalu datang setiap tanggal 26 setiap bulan?


"Iyaa... paket itu yang kumaksud.... dia benar benar sangat menyukaimu,, kau bisa melihat bagaimana dirinya berusaha dengan paket paket kiriman untukmu...."


"Dari mana dia mendapatkan alamatku...?"


"Aaah.... itu,, dia sangat gigih saat membujukku untuk memberikan alamatmu..."


mendengar penjelasan Pak Joo, entah kenapa Saka semakin tidak suka dengan Yeri...,,


setiap paket yang dikirim Yeri selalu diterima saka dengan senang hati,, tapi dirinya tidak menyangka semua itu dari gadis seperti Yeri... Gadis yang sudah terlanjur ia anggap sebagai gadis Aneh di kehidupannya....


"Dasar Penguntit..!!" Saka berkata dalam hati... entah kenapa saat ini dirinya membenci perbuatan Yeri yang awalnya sangat ia sukai...


"Berbuat baiklah kepadanya,, Dia sudah sangat memperhatikanmu selama 5 tahun ini..."


perkataan Pak Joo hanya mendapat Balasan Senyuman kecil dari Saka...,,


Saka kemudian mengantar Pak Joo sampai kedepan ruangan kerjanya...,, dan saat pintu ruangan terbuka, dengan Refleks Yerii menatap kearah Saka dan mendapat Tatapan sinis dari Saka....


"Tatapannya menakutkan" batin Yeri...