
Yeri dan morgan sampai di apartmen Yeri,, Morgan tidak berlama lama karena harus segera menyelesaikan Pekerjaannya....
"Yer...,, Aku telfon Araa Yah,, supaya nanti ada yang temenin kamu dirumah..."
"Gak Usah...,, Lagian Gak mungkin wartawan itu sampe kesini..." Yeri tersenyum saat berbicara kepada morgan agar morgan tidak terlalu menghawatirkannya....,
Sebenarnya kejadian hari ini tidak membuat Yeri Terlalu Syok mengingat 2 tahun yang lalu Yeri juga pernah dalam posisi ini dan untungnya ada juan yang menyelamatkan Yeri saat Wartawan tidak henti hentinya bertanya tentang identitas penyanyi yang menarik hati banyak orang...
"Pergilah..., satu dua hari pasti beritanya hilang..., Aku gak SeTerkenal Itu..."
Tawa yeri pecah dan akhirnya Morgan tersenyum melihat Yeri sedang baik baik Saja,,
Morgan pergi dan Yeri memasuki Apartmennya,, Duduk di sofa Ruang tamu kemudian meraih ponsel dan membuka Mesin pencarian...., Berita tentang blue Sky menghilang, digantikan dengan berita tentang Saka...,
Yeri menggeser semua berita berita itu..., foto Saka terpampang Di setiap berita yang ia baca..., ada berita yang positif ada juga yang negativ dengan masih membawa masa lalu Saka...,, Dan entah kenapa Yeri sedikit Sedih melihat berita negativ tentang Saka...,,
yeri kemudian Teringat kedua orang tuanya, Berfikir mungkin untuk saat ini Lebih Baik dirinya mengambil Cuti dan mengunjungi Jiho dan Ken sama seperti Saat ia lari dari masalah seperti ini 2 tahun yang lalu...
"Hallo Nak...,,"
"Hallo Maa..., mama dirumah?"
"Mama Sama Papa lagi di Desa nak, ini bulan Panen Anggur kan...,, Papa ngajak Mama katanya gak Seru kalau gak ada mama,, Hahaha..."
"yeri kesana Yah maa... esok Yeri Cuti...,,"
"Emang boleh cuti....kamu gak ada masalah sama Saka kan...,,"
"Gak Maa....,, setahun ini Yeri belum pernah Cuti....,, lagian Yeri juga udah lama gak kesana..."
"Yasudah...., hati hati dijalan,, nanti mama masakin kesukaan kamu...,,"
"Oke Maa....Mama memang Yang terbaik....,,"
"Oyah.....,,? Mama kira yang terbaik cuman Saka,,"
"Iiiish... Mamaa....,,"
Yeri mengakhiri percakapan dan segera mengemasi Pakaiannya,, ia memutuskan untuk Cuti selama 3 hari...,, pergi ke Desa dan memanen Anngur Adalah salah satu favorit Yeri... sudah terbayangkan Rumah Masa kecilnya dan Perkebunan Anggur luas mereka disana...
"Kak juan.... Aku akan ambil cuti tiga hari,, tolong sampaikan ke CEO"
"Baiklah... bersenang senanglah,, lupakan masalah yang ada... CEO sudah mengurus semuanya..."
Yeri mengirim pesan singkat dan Juan membalasnya dengan cepat sepertinya juan sudah menunggu kabar dari yeri sedari tadi....
Semuanya sudah siap dan Yeri segera memesan Taxi yang kemudian mengantarkannya keterminal...,, Sampai saat ini Yeri tidak bisa mengemudi dan bergantung pada transportasi umum....,,
Yeri Duduk di Bis yang tidak lama lagi akan berangkat, bisnya Nyaman Bersih dan Aman,, membuat Yeri dengan mudah melepas penatnya...,
"Oh Yaa... Araa,, aku sampai lupa menghubunginya..."
"Hallo.... yeri,, gimana keadaan kamu?"
"Baik Baik aja Araa...,,"
"terus kamu dimana, wartawannya udah pergi...?"
"sudah...,, Saka mengurus mereka semua...,"
"iya... aku juga melihat berita Saka, dan berita tentang kamu seperti di telan bumi... sepertinya kamu memang gak Seterkenal pikiran aku.... hahaha...,"
"terus mau apaa..."
"aku mau ngasih Tau,, aku lagi di bis... mau ke Desa Mama sama Papa juga lagi disana...,,"
"berapa harii... ?"
"tigaa....,,"
"aktivin Handphone kamuu..., tiga hari lama banget, udah cukup yang dulu seminggu gak ada kabar dari kamu..."
"apa kamu pacar aku.... ?"
"bukaaaan... sepi tau kalo gak ada teman telfon telfonan...."
"Gak bisa Araa....,, Yaudah kayaknya bis udah mau jalan Byee...."
Yeri memutuskan Telfonnya saat Araa terdengar sedang berteriak tidak puas dengan jawaban Yeri...
Notiv Pesan Masuk....
"Yaudah... Hati Hati Dijalan,, Salam sama Om Dan Tante....,,"
Yeri tersenyum melihat pesan Araa dan kemudian mematikan Ponselnya....,,
Hari sudah Hampir malam Dan perjalanannya kali ini seperti biasa, Yeri mengagumi pemandangan sepanjang perjalanan,, Laut, pegunungan ladang yang hijau sungguh memanjakannya...,,
Setelah Lima jam perjalanan, Yeri sampai di halte desa dan dijemput Ken dan jiho...,,
Yeri bahagia saat berjalan di jalan berbatu dan sunyi senyap hanya ada Suara binatang malam yang saling bersautan....,, kebahagiaannya bertambah saat sampai dirumahnya...,, rumah masa kecil yeri.... tidak ada yang berubah, taman dengan rerumputan hijaunya masih amat terjaga dan satu lagi, kamar masa kecilnya yang masih sama lengkap dengan poster poster Saka....,,
Yeri tersenyum mengingat Masa Sekolah menengah pertamanya, dimana dirinya menghabiskan waktu untuk mengoleksi semua yang berhubungan dengan saka....
Yeri menatap poster poster itu, dan kerinduan menghampiri....., keinginan untuk memiliki Saka datang lagi dan Yeri memilih untuk menikmati kerinduannya...,,
"Merindukan bukan perbuatan kriminalkan,, dan kau juga tidak ada disini jadi apa salahnya...,,, aku akan merindukanmu semauku..."
Yeri berkata tersenyum menatap poster Saka....
****
Disisi lain, Saka mengendarai mobilnya menuju ke apartmen Yeri,, sedari tadi Saka juga merindukannya.....,Bertemu dengan Yeri adalah satu satunya cara agat hatinya bisa tenang....
"Kenapa tidak ada jawaban Dari Yeri..."
Saka berdiri di depan pintu dan tidak mendapat jawaban setelah beberapa kali menekan Bell Apartmen Yeri....
"Apa Yeri bersama Morgan?"
"Sialan Aku bahkan Tidak punya Nomor Yeri..."
Saka kesal memikirkan Yeri bersama Morgan,, dan memilih berjalan kembali ke mobilnya...,,
beberapa malam yang lalu Saka hanya beruntung saat sedang berhenti di persimpangan dan tidak sengaja melihat Yeri di sebuah Caffe...,,
Tapi malam ini Saka mungkin tak seberuntung itu setelah mencoba kembali ke caffe yang pernah yeri kunjungi....,,
Saka sedikit bingung dan memilih pulang kerumah,, mengatur segala rencana mungkin besok Dirinya bisa bertemu Yeri....