My Idol

My Idol
RESTU



"Maafkan Aku...,, aku tidak bisa menjemputmu, hari ini ada pertemuan bersama Clien di luar kota..." Saka berbicara lewat telfon dengan Yeri....,


"Baiklah..., Hati hati di jalan" Yeri menjawab perkataan Saka, sedikit kecewa karena Ia sudah menunggu saka sedari tadi di depan apartmen....,


"Aku sangat merindukannya pagi ini" Yeri bergumam dalam hati sambil menatap layar ponselnya setelah panggilan berakhir dan kemudian memutuskan untuk ke kantor secepatnya dengan Taxi....,


Hari ini kantor cukup sibuk mempersiapkan pagelaran Busana yang akan mereka laksanakan malam Nanti...., setelah beberapa Minggu membuat konsep yang tepat, akhirnya hari ini datang juga....., pagelaran busana terbesar tahun ini yang sponsori langsung oleh Blue Sky Group...,


"Yeri..., apa kau sudah mempersiapkan semuanya?" Juan menyapa Yeri sesaat setelah yeri tiba di kantor....


"Sudah..., jangan khawatir" Yeri tersenyum Menjawab Juan yang sedang terlihat sangat sibuk...,


yeri meletakan tas kecilnya dan kembali menatap layar ponsel,, ini bahkan belum sejam setelah saka menghubunginya dan keinginan untuk menghubungi Saka kembali bermain di fikiran yeri....,,


"Yeri, 5 menit lagi kita berangkat Ke hotel, bersiaplah" Juan membuat Yeri tersadar dari lamunannya dan kemudian kembali berjalan mengurusi beberapa hal yang tak ada habisnya pagi ini....,,


Yeri merapikan kembali Tas kecilnya dan bergabung dengan Juan yang terlihat sangat sibuk...,


"Ada yang bisa ku bantu?" Yeri bertanya saat berjalan mendekati Juan....,


"Tidak usah, ini pekerjaan yang cukup berat,, lagipula kamu terlihat tidak bersemangat pagi ini" Juan tersenyum saat menatap Yeri....,


Yeri terlihat sangat lesuh pagi ini, mungkin karena setengah semangatnya pergi bersama Saka...,


Yeri kembali kemeja kerjanya dan berusaha mengingat apa yang harus ia persiapkan sebelum mereka menuju tempat pagelaran....,


Pagelaran busana kali ini di gelar di sebuah Hotel bintang 5 ternama, dan saat ini para karyawan sedang sangat sibuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan..., seharusnya hari ini semangatnya harus Double Pikir Yeri meratapi dirinya yang menjadi sangat tidak bersemangat pagi ini...,


"Apa kau belum sarapan? Juan bertanya saat menatap Yeri..., saat ini mereka sedang berada dalam satu mobil dengan staff yang lain untuk menuju ketempat pagelaran Busana malam nanti...,


"Sudah" Jawab yeri singkat


Juan heran dengan sifat yeri pagi ini, alisnya mengkerut mencoba berfikir apa kira kira yang membuat Yeri jadi tidak bersemangat...,


"Aaah..., aku tahu, pasti kau belum bertemu Saka pagi ini, itu kenapa kau tidak bersemangat" Juan tertawa saat mencoba menebak apa yang ada dipikiran yeri....


"Begitulah..., rindu memang sangat menyakitkan" tambahnya lagi membuat yeri spontan menatapnya...,,


"Apa sangat terlihat sampai Juan bisa menebak dengan benar?" Yeri bertanya dalam Hati dan mengalihkan pandangannya membuat Juan merasa ia sudah menebak dengan Benar....,


Yeri memilih diam sampai mereka tiba ditempat tujuan....


sesaat setelah sampai, dengan segera mereka menuju ketempat pagelaran yang diadakan di aula besar hotel bintang 5 ini....


Yeri kembali memfokuskan diri dengan pekerjaan dan memerintahkan para staff bekerja sesuai dengan arahan....


Tim dekorasi sudah menjalankan pererjaan mereka dengan sangat baik, sekarang giliran tim Yeri yang mengatur semua sound sistem agar bekerja dengan baik saat pagelaran....,


Yeri kemudian masuk kedalam studio hotel dan mengecek semua peralatan apakah sedang dalam kondisi baik atau tidak..., dari dalam studio yang berada di lantai atas, yeri bisa melihat seluruh panggung pagelaran yang sudah tertata dengan sangat megah....,


"Nolan, apa kau sudah menghubungi Manager jackson?" Yeri bertanya kepada salah satu Staff perusahaan yang mengurusi artis yang akan tampil malam ini....,


"Aku sudah menghubungi tapi tidak ada jawaban dari mereka, akan aku coba lagi nanti" Nolan menjawab pertanyaan Yeri....,


"Pastikan semua berjalan lancar dengan mereka, penampilan jackson adalah salah satu yang sangat penting malam ini" Yeri mengingatkan Nolan untuk bekerja dengan baik dan nolan mengiyakan perkataan yeri kemudian berlalu meninggalkannya...


Malam ini selain pagelaran busana akan ada penampilan dari penyanyi yang sedang naik daun namun identitasnya masih disembunyikan selama proses promosi pagelaran agar para pengunjung bisa sedikit penasaran dengan jalannya acara malam ini...,,


Yeri sudah memastikan semua dalam kondisi baik dan tertata sempurna, kemudian dirinya berjalan kembali kedalam Aula Hotel...,


Yeri menatap ponselnya tapi belum ada pesan dari Saka....,


disisi lain, meninggalkan Yeri yang sedang sibuk dengan pekerjaan dan perasaannya, saat ini Saka sedang duduk bersama para petinggi perusahaan di sebuah Restoran mewah, berbincang tentang beberapa proyek yang akan dilakukan bersama sama, dan dengan kemampuan Saka, mereka mempercayakan proyek besar itu kepada Blue Sky....,,


satu pencapaian yang luar biasa bagi Saka, dengan kerjasama ini blue sky bisa menjadi perusahaan yang lebih besar lagi....,


Pertemuan selesai, diakhiri dengan penandatangan perjanjian antar perusahaan yang saling bekerjasama....,


Saat ini saka ingin secepatnya kembali ke kantor, seharian tidak bertemu Yeri membuatnya semakin merindu, tapi masih ada satu hal yang akan ia kerjakan hari ini, membuat saka mengurungkan niatnya untuk kembali secepatnya ke kantor....,


Saka mengambil ponsel genggamnya dan menghubungi Yeri..., hanya pada dering pertama dan yeri sudah menjawab panggilan Saka, membuatnya tersenyum karena memikirkan yeri yang sedang menunggu panggilan darinya...,,


"Hallo..." Suara lembut Yeri menyambut Saka...


"Apa semuanya berjalan lancar?" Yeri bertanya penasaran dengan pekerjaan Saka..


"Tentu saja..., tapi Sepertinya hari ini aku akan sedikit terlambat kembali ke kantor, masih ada satu tempat yang akan aku kunjungi..."


"pulanglah secepat yang kamu bisa" Yeri merajuk mendengar saka yang masih punya banyak pekerjaan...,


"Kenapa? kau merindukanku?" Saka tersenyum, dia juga memiliki kerinduan yang sama...


"Tentu saja..." Suara yeri terdengar tidak bersemangat....,


"Akan kuusahakan, aku tidak bisa menunda pertemuan yang satu ini..., maafkan aku"


"Kalau begitu cepatlah" suara yeri benar benar terdengat sedang merajuk dan saka semakin menyukai perbincangan kali ini sampai ia tersadar untuk segera berangkat ketempat tujuan selanjutnya....,,


Saka berpamitan dan yeri kembali mengingatkan untuk segera kembali....,


Saka masuk kedalam mobil dan melaju di jalanan yang cukup sepi..., tak butuh waktu lama dirinya sampai disebuah perusahaan besar dikota ini...,,


saka masuk dan menuju ke ruang resepsionis kemudian mengatakan maksud kedatangannya....,


staff perusahaan kemudian membawa Saka menuju lantai atas dan mempersilahkan saka masuk kedalam ruangan pimpinan perusahaan...,


"Presdir sedang meeting, silahkan menunggu disini..." seorang wanita muda mengantar saka masuk kedalam ruangan besar di dalam perusahaan ini....,


Saka duduk di sebuah soffa besar dan melirik memindai seluruh ruangan...


di salah satu bagian dinding ruangan terpajang sebuah foto keluarga, Saka tersenyum memandangi foto itu...., foto Yeri bersama kedua orang tuanya..., ternyata saka sedang mengunjungi perusahaan milik Ayah Yeri...,,


20 menit sudah saka menunggu, terdengar suara seseorang melangkah masuk kedalam ruangan, Saka mempersiapkan dirinya dan berdiri menyambut kedatangan Ayah Yeri...,,


Ken memasuki Ruangan, dirinya sudah tahu ada yang sedang menunggu tetapi ia terkejut saat melihat Saka yang sedang menunggunya...,,


"Nak Saka....,, apa yang kau lakukan di perusahaanku, apa blue sky ingin menjalin kerjasama? Ken tertawa saat berjalan dan menyambut saka, baginya mustahil sebuah perusahaan di bidang entertainment bekerjasama dengan perusahaan di bidang pangan...,


Ken berjalan mendekati saka dan memeluknya....,,


"Apa yang membawamu kesini?" ken memulai pembicaraan


"Aku sedang ada pekerjaan disekitar sini dan aku memutuskan untuk mampir" saka tersenyum saat menjawab pertanyaan Ken...,


Saka kembali mengatur posisi duduknya menjadi lebih tegak dan kemudian memulai pembicaraan yang cukup serius dengan Ken...


"Sebenarnya ada hal penting yang ingin saya sampaikan" Saka mulai mengungkapkan maksud dan tujuannya mengunjungi Ken...


"Hal penting apa, silahkan katakan" Ken tersenyum menatap Saka...,,


"Aku ingi meminta Restu...,," Saka menatap lekat kearah Ken, saat ini wajah ken juga sudah berubah menjadi serius mendengar perkataan saka....


"sekarang aku sedang menjalin hubungan dekat dengan Yeri..., yeri wanita yang luar biasa, dan aku tidak bisa menahan diri untuk tidak memilikinya" Saka sedikit tersenyum saat mengingat tentang Yeri meski saat ini ia sedang berbicara serius dengan ken...,


"Apa kau menyukainya?" ken bertanya pada Saka...,


"Sangat..., aku sangat menyukainya om" Saka menatap Ken menampakkan seluruh kesungguhan dari Kata katanya....,


"Baiklah...., aku mengijikanmu memiliki putriku untuk saat ini...," Ken menarik nafas panjang untuk melanjutkan kata katanya...


"untuk saat ini saka, tapi jika kau menyakiti Putriku aku akan mengambilnya kembali dan tidak akan memaafkanmu...," Ken terlihat serius saat memperingatkan saka, sifat Posesif seorang ayah menguasi dirinya...,


"Yeri putriku yang berharga, dia sangat menyukaiku, tapi saat kau hadir dalam hidupnya perasaan sukanya terbagi..." Ken tiba tiba tersenyum mengingat tingkah masa remaja Yeri...,


"Aku tidak bisa menerima saat putriku mulai menyukai seorang pria, dan saat itu juga aku mulai mencaritahu tentang dirimu...., kau pria yang baik dan aku mempercayaimu"


Saka tertegun mendengar perkataan ken....,


"Aku berjanji..., aku akan memberi yeri bagian terbaik dari diriku..." Saka tersenyum, bebannya hilang, ia bahagia dengan permintaan dan pengakuan ken, keinginan untuk bertemu Ken dan meminta Restu sudah tercapai,, saat ini dipikiran saka hanya ingin bertemu yeri secepatnya....,,


Saka berpamitan pada Ken setelah menghabiskan sedikit waktu untuk berbincang bincang, rindunya semakin menjadi saat Ken menyetujui hubungan mereka dan saka tidak ingin berlama lama untuk bertemu Yeri yang sedari tadi sudah sangat ia rindukan....


Saka mengendarai mobilnya, menuju tempat Yeri berada..., saka merindukan pelukan yeri yang bisa menghapus segala kerinduannya saat ini....,