My Idol

My Idol
Merelakan



Yeri kembali ke kantor setelah makan siang dengan Mirae,, Perkataannya untuk bertemu teman setelah makan siang hanyalah sebuah alasan agar dia tidak perlu ikut bersama Saka...,,


Yeri berjalan Tidak bersemangat, entah kenapa dirinya sangat bersedih atas penolakan yang sudah ia sampaikan kepada ibu Saka..., Sedih rasanya merelakan semua usahanya selama bertahun tahun.... tapi bukankah mempertahankannya juga terasa menyakitkan....


Yeri larut dalam perasaan sedih yang tak mampu dibendungnya....


"Kenapa juga harus Saka dari semua pria yang tertarik padamu....,, Kau bodoh,, Cukup jadikan dia idolamu bukan Kekasihmu..., apa yang kau harapkan...,, Dasar kau Hatiku yang Rapuh...."


Yeri berkata dalam Hati saat ia berjalan menuju Ruang kerja...


Yeri yang tidak memperhatikan sekelilingnya saat berjalan tiba tiba menabrak seorang Pria...


"Bruuk..... Aawh...."


"Maaf... Maafkan Aku..."


Kepala Yeri membentur Dada Bidang pria itu... dan tanpa menatapnya Yeri meminta maaf menundukkan kepala...


"Aku akan memaafkanmu asal kau mau makan malam bersamaku...."


Yeri yang baru saja tersadar mengangkat kepalanya,, dan mendapati seorang Pria Tampan dengan postur tubuh tinggi idealnya...


"MORGAN"


Yeri berkata setengah berteriak kearah Pria itu yang ternyata Morgan... dirinya terkejut dengan penampilan morgan Saat ini..., Morgan Tumbuh menjadi pria yang sangat tampan meski dulu morgan memang sudah tampan... tapi untuk sekarang ini Aura ketampanan Morgan jadi lebih bertambah.... dan itu tidak lepas dari karirnya sebagai TOP MODEL....


Morgan tersenyum melihat Ekspresi Keterkejutan Yerii....


"Kau.... Kau sedang apa di Sini"


"Apa kabarmu Baik?"


"Baik... Aku baik,, Kamu sedang apa disini?"


"Apa sudah Makan siang?"


"Sudah....,, aku bertanya sedang apa disini?"


Saat ini Yeri sudah cemberut karena morgan tidak pernah menjawab pertanyaannya dan malah balik bertanya....


Morgan yang melihat Ekspresi Yeri jadi tertawa gemas melihatnya....


"Bagaimana kau masih Secantik ini setelah sekian lama tidak bertemu"


Morgan memuji penampilan Yeri dan membuatnya salah tingkah....,


setelah kelulusan, Morgan di terima sebagai Model Top Teen yang harus berlatih di luar negeri... dan sejak saat itu mereka sudah tidak pernah bertemu bahkan berkomunikasipun tidak...,,


"Aku disini ingin membahas pekerjaan,, Agensiku akan menggelar peragaan Busana Disini dan kami memilih blue Sky sebagai Rekan kerja..."


Morgan Tersenyum saat menjelaskan apa maksud tujuannya berada di blue Sky.....


"Apa kau mau bertemu Dengan CEO?"


"Iyaa... aku disini ingin bertemu dengannya..., Tuan Saka kan?"


Yeri Terkejut saat Morgan Mengetahui Bahwa CEO blue Sky adalaha Saka...


Tapi Yeri hanya mengangguk kecil, tidak ingin membahas Tentang Saka...


Mereka melanjutkan berjalan menuju Ruangan Saka...,,


"Apa kau Bahagia bisa bekerja di tempat yang sama Dengannya?"


"Tidak Jugaa...."


"Tidak...? Apa kau sudah melupakannya? aku harap semakin dewasa kau semakin melupakannya...."


Tawa menghiasi Kata kata Morgan,, dan Yeri baru saja menyadari bahwa sahabatnya ini Tidak berubah sama sekali... masih saja Suka Menjahilinya....


"Aku Kira setelah menjadi TOP model pikiranmu bisa sedikit berubah, ternyata masih tetap saja sama...."


Yeri berkata memutar bola matanya, seakan mengejek Morgan...


Morgan berkata smbil menunjukan penampilannya yang memang sudah banyak berubah....


Yeri menutup mata tidak ingin melihat morgan, membalas kejahilannya...


"Hey... Lihatlaah....,, bagaimana bisa melihat kalau matamu tertutup..."


"Hey....,, Yeri..."


Morgan mencoba membuat Yeri membuka matanya dengan memegang pipi Yeri dengan kedua tangannya menggerakkannya ke kiri dan kekanan...,,


perlakuan morgan membuat Yeri tak mampu menahan Tawa...., Tawanya lepas seiring dengan Wajah morgan yang sudah cemberut memegangi wajah Yeri....


"Kau harus membuka matamu... Ayolaah,,"


Morgan masih sibuk membujuk Yeri dan Yeri masih Menjahilinya sambil sesekali Tertawa..."


"Apa Yang kalian Lakukan?"


Saka tiba tiba mendekat setelah melihat adegan saling menjahili yang sedari tadi ia perhatikan...


Morgan dan Yeri melihat kearah Saka Yang sedang menatap penuh heran,,


Saka menjatuhkan pandangannya pada Morgan yang belum juga melepaskan tangannya dari wajah Yeri...


Yeri tersadar dan melepaskan diri dari Morgan...


"Apa kau tidak punya pekerjaan? kenapa kau malah bersenang senang disini?"


Saka menatap Tajam kearah Yeri yang tidak mampu menatapnya...


"Maafkan Aku...."


"Kau tidak perlu meminta maaf...., Aku client kalian,, sudah sewajarnya kau menemaniku disini..."


Morgan berkata dan Yeri menatapnya dengan tatapan mengancam, mengisyaratkan untuk tidak menjawab Saka... yang malah mendapat Tawa kecil dari morgan....


"Kenapa kamu gemesiiin kayak ginii"


Morgan mencubit hidung Yeri, dan membuat Yeri Spontan Mengaduh... membuat morgan Tertawa melihat tingkahnya....


"Apa sudah selesai?"


Saka kembali bertanya, saat ini wajahnya terlihat sangat tidak suka dengan apa yang dilihatnya...


Yeri menyadari dan kemudian pamit untuk masuk terlebih dahulu kedalam ruangannya...


Saka dan Morgan mengikuti Yeri dibelakangnya...., terlihat sesekali Morgan menggoda Yeri dengan menyentuh rambut panjangnya tapi Yeri tidak menghiraukan dan membuat morgan Tersenyum tidak jelas.... dan saka semakin tidak suka dengan situasi ini....


sesaat ruangan hening melihat dua laki laki tampan yang berlalu di depan para karyawan... terdengar bisik bisik memuji ketampanan mereka..., yeri yang tersenyum mengingat betapa anehnya kedua pria yang mereka puji itu...


Saka dan Morgan kemudian masuk kedalam ruangan, membahas proyek yang akan mereka kerjakan bersama sama...


pembahasan cukup tegang karena Saka masih merasa kesal dengan kejadian tadi.... tapi dengan sifat profesionalnya, kesepakatan terjalin antara Mereka...


Saat ini Morgan keluar ruangan Saka dan mendapati Yeri sedang Asik dengan pekerjaannya....


"Tok Tok..." morgan mengetuk meja Yeri dan membuatnya tersadar akan sosok Morgan yang sudah berdiri di depannya...


"Apa sudah selesai?"


Yeri tersenyum bertanya kepada Morgan...


"Sudah...." Morgan tersenyum menjawab Yeri...


"Jangan lupa... kau berjanji sebuah makan malam untukku...."


Morgan mengingatkan Yeri tentang janji mereka...


Yeri mengangguk pelan dan Morgan Berpamitan dengan senyumnya yang sedari tadi tak pernah lepas saat menatap Yeri...


Disii Lain, Saka melihat Adegan ini dengan perasaan tidak Suka..., ingin rasanya menghentikan mereka tapi ia tidak tahu harus berbuat apa....