
Yeri Berlari Sekuat tenaga sesaat setelah turun Dari Taxi yang ia Tumpangi.... Saat ini Yeri sedang berada di Bandara....
setelah pengakuan Sofi bahwa Saka tidak bersalah, Saka dibebaskan dari semua tuntutan namun fakta bahwa Star Entertainment memutuskan kontrak secara sepihak membuat Saka Tidak menerima kembali tawaran untuk bergabung kembali....
Saka memutuskan pergi keluar negeri mengikuti ibunya...
Saat ini di bandara sudah dipenuhi lautan manusia yang menunggu Saka...
mereka melepas kepergian Saka...
begitu juga Dengan Yeri yang tak mampu menahan kesedihannya....
berlarian menyusuri bandara yang begitu luas cukup menguras tenaganya....
sesaat ia tersadar dengan jeritan kerumunan manusia yang sedang menyambut Saka.....
yeri berlari berusaha menerobos Kerumunan itu... namun tubuhnya yang tidak cukup besar membuatnya harus terjatuh berkali kali....
keinginannya bertemu Saka untuk terakhir kalinya harus sirna sudah....
Saka Pergi......
Air matanya Jatuh,, Ia duduk disebuah kursi pengunjung bandara.... menatap papan penerbangan yang sudah mengumumkan kepergian pesawat Saka....
Sesat kemudian Yeri melihat Manager Saka sedang berjalan kearah tempat ia duduk....
entah apa yang dipikirkan Yeri,, Ia menarik tangan Pak Joo... membuat pria itu terkejut....
Apa yang kau lakukan....
Pak,, Anda.... anda manager Saka Kan??
Bolehkah Saya meminta Alamat Saka?
yeri menatap lelaki paruh baya itu dengan tatapan memohon dengan segenap hatinya...
Maaf Nona,, Itu hal pribadi Saka,, kau tak perlu Tahu....
Pak Joo menepiskan Genggaman Yeri Namun yeri Tak mau menyerah, kembali ia menggenggam tangan itu dengan tak kalah kuatnya membuat langkah pak joo terhenti....
Tolonglah... Aku tidak akan mencelakakan Saka....
Kini mata yeri berkaca kaca.... ia menahan tangisnya sekuat tenaga...
melihat perlakuan Yeri, Pak Joo marah dan menepiskan tangannya sekuat tenaga....
Kau tidak perlu Tau nona... itu urusan pribadi Saka,, apa kau tidak mengerti....
kali ini pak joo tidak segan membentak yeri
Yeri terdiam,, tangannya gemetar namun niatnya masih tetap sama... Ia masih ingin berusaha mendapatkan alamat Saka... entah apa yang dipikirkannya saat ini.... tapi baginya Mengetahui keberadaan Saka adalah satu satunya hal yang bisa membuatnya tenang....
Yeri mengikuti Mobil Pak Joo,, ia sengaja memberitahu Sopir Taxi untuk mengikuti mobilnya....
tak butuh berapa lama mereka berhenti di sebuah gedung....
yeri menatap gedung mewah itu.... "STAR ENTERTAIMENT"
dia berjalan mengejar pak joo... dan sekali lagi yeri menggenggam Tangannya....
saat pak joo berbalik Yeri sudah melepaskan tangannya kemudian bermohon....
Kumohon,, Aku hanya meminta alamat saka saja aku tidak akan berbuat apapun... aku janji...
berapa kali aku harus memberitahumu....
Itu hal pribadi Saka.... tolong hargai itu...
kau hanya penggemarnya, satu dari ribuan orang yang tidak terlalu penting... tolong mengertilah...
nada suaranya meningkat membentak yeri....
mendengar itu air mata yeri jatuh....
ia tak mampu berbuat apa apa,, bahkan ia tidak pernah di bentak sekalipun selama hidupnya....
pak Joo meninggalkannya tanpa peduli Sedikitpun....
******
1 minggi berlalu,,
Yeri sudah sedikit menyerah memikirkan bagaimana caranya mendapatkan alamat Saka....
Hari ini sepulang sekolah Yeri dan Araa berjalan di dekat taman Kota...
mereka berdua berencana Makan bersama sebelum pulang....
Yerii yang sedang Asik Melihat Bunga bunga yang ada di tepi Taman tiba tiba di kagetkan dengan seorang anak yang sedang berlari kejalan mengejar bolanya, dari arah berlawanan ada sebuah mobil yang sedang melaju kencang....
Awaaaass......
Yeri berteriak dan berlari memeluk anak itu
dia menjatuhkan dirinya menjauh dari kendaraan yang hampir saja menabrak mereka berdua....
Yeri perlahan bangun melihat anak yang sedang ketakutan itu.... mereka berdua terjatuh di tepi jalan....
kau tidak apa apa??
anak itu menangis ketakutan
sudahlah.... kau baik baik saja....
anak itu menatap Yeri...
tak jauh dari arah mereka berdua, terlihat Araa yang sangat terkejut dengan kejadian yang baru saja terjadi....
dia berlari mendekati Yerii dan mendekapnya....
Kamu gak apa apa Yerr??
Tangan Araa Gemetar ekspresinya ketakutan saat menatap Yeri....
Jinaaan.....
terlihat seorang Wanita berteriak dan berlari menghampiri Yeri dan anak itu....
kau tidak apa apa Nak??
Wanita itu berlutut memeluk anak itu... terlihat kekhawatiran diwajahnya....
Ada Apa ini....
seorang pria membuat mereka tersadar,,
Kau.....
Apa yang kau lakukan kepada anakku....
pria itu menatap Yeri yang masih duduk kesakitan....
Yeri menatapnya.... ia mengenal pria itu...
Manager Saka.... Ucapnya dalam Hati...
Apa yang kau lakukan pada anakku.....
pak Joo kembali bertanya dengan nada kasar....
Apalagi yang Tuan Lihat.... Temanku menyelamtkan anak anda Tuan
Ara menjawab dengan kesal
Sayang... apa yang kau lakukan,, mereka menyelamatkan Jinan...
Wanita itu menenangkan suaminya yang sudah salah paham....
ayoo... Aku bantu kamu membersihkan luka...
wanita itu membantu yeri berdiri, mengajaknya duduk disalah satu bangku taman....
sekarang wanita itu sedang membersihkan luka di tangan Yeri....
sesekali Yerii merintih kesakitan saat wanita itu mengusap lukanya....
sudah selesai.... apa kau mau kami antarkan pulang?
tidak usah.... kami bisa pulang sendiri...
terimakasih sudah membersihkan luka saya nyonya....
yeri sedikit tersenyum....
tidak... akulah yang harus berterimakasih....
aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada jinan jika kamu tidak menyelamatkannya....
senyuman tulus menghiasi kata kata istri pak Joo...
kalau begitu... Kami pamit...
Ara membantu Yeri untuk berjalan....
Tunggu sebentar....
yeri dan Araa menatap Pak Joo
Ini terimalah.... Ini alamat Saka...
Anggap saja sebagai ucapan terimakasihku padamu....
Yeri Menerima kertas kecil itu...
dan senyuman terukir di bibirnya....
Terimakasih.....
Air matanya Jatuh menatap pak joo....