
setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan, terlihat beberapa orang sedang menunggu kedatangan Sky...,,
diseberang sana terlihat seorang pria Tampan dengan wajah manisnya tersenyum kearah mereka yang sedang berjalan kearah yang sama...,,
Saka menatap pria itu,, ia mengenalnya namanya Leo,, keponakan Paman Sky dari sisi isterinya....,, Saka pernah bertemu sekali dengan Leo saat Leo berkunjung ke kota tempat saka tinggal....,,
Leo menyambut Sky dengan pelukan hangat dan kemudian bersalaman dengan Saka sampai akhirnya ia menatap yeri yang sedang tersenyum kearahnya...,,
"Yeri....,, Lama tak berjumpa" Leo mendekat dan memeluk yeri,,
Yeri membalas senyuman dan pelukan leo dan terlihat sangat senang dengan pertemuannya kali ini...,,
seketika saka terpaku melihat adegan pelukan hangat dihadapannya...
"Ayo Paman,, Client sudah menunggu kita" Leo mengajak Sky menuju tempat pertemuan mereka..,,
saat keluar bandara mereka sudah dijemput dua mobil mewah berwarna hitam....,,
"Paman ikut denganku saja...,," Leo menawarkan dan Sky dengan cepat mengiyakan dan masuk kedalam mobil leo...,,
leo menatap Yeri dan Saka yang sedang berdiri di sampingnya,, yeri sedang tersenyum menatap leo memperlihatkan betapa bahagianya ia bertemu leo saat ini tapi tidak dengan Saka yang sedang memasang Ekspresi tidak suka...,,
"Kalian ikut denganku juga,, silahkan" leo membuka pintu mobil dan mempersilahkan Saka dan yeri masuk terlebih dahulu....,,
Saka masuk bersama yeri dan duduk dengan gusar di bangku belakang....,, yeri menyadari ada perubahan ekspresi dari saka saat ini,, dan bahkan Saka belum menggenggam tangannya lagi saat mereka sampai dan bertemu Leo...,,
"Lama tidak bertemu...,, apa kau baik baik saja yeri?" Leo memulai pembicaraan memecah kesunyian di dalam mobil...,
"Aku baik baik saja...,, Kamu?" Yeri menjawab dan saka spontan menatap tajam kearahnya...,
"Kamu bisa lihat, aku baik baik saja" Leo tersenyum saat menjawab pertanyaan Yeri...,
"Kalian masih saja Akrab seperti biasanya" Sky Tersenyum saat melihat Interaksi Yeri dan Leo...,,
Tanpa mereka sadari, dari semua perbincangan menarik yang membuat semua orang tersenyum ada Saka yang sedang duduk cemberut sambil menerka nerka apa sebenarnya yang terjadi di hadapannya ini..., wanita yang ia cintai sedang berbincang akrab dengan pria lain dan saka tidak menyukainya....,,
Yeri melihat ada yang lain dengan Saka,, diraihnya tangan lembut saka dan di genggam lembut di tangannya,, Yeri tersenyum menatap saka yang sedang cemberut....,,
perjalanan terhenti pada sebuah Restoran Mewah di tengah kota bangkok,, mereka berjalan keluar mobil dan memasuki restoran mewah itu...., dengan segera mereka disambut oleh pria tua yang sedari tadi sudah menunggu kedatangan mereka....,,
Pria tua itu adalah direktur sebuah perusahaan ternama di Bangkok,, dia adalah sahabat Paman Saka....,,
Mereka berjalan dan duduk di sebuah tempat Private untuk tamu VIP dengan pemandangan halaman Luas dengan danau kecil di sampingnya...,, sejuk sekali pikir Yeri....,,
Perbincangan soal pekerjaan dan perusahaan menghiasi pertemuan kali ini,, kesepakatan terjalin tanpa ada masalah, Teman paman Sky terpesona dengan penjelasan Saka yang bisa meyakinkannya untuk menjalin kerjasama dengan Blue Sky..., kali ini Yeri juga terpesona dengan kemampuan Saka....,,
Perbincangan mengenai pekerjaan sudah selesai, Client mereka sudah pamit pulang setengah jam yang lalu setelah meneken kontrak ekslusif dengan blue Sky,, dirinya pamit karena mempunyai pekerjaan yang tidak kalah penting, kemudian membawa mereka menuju meja makan mewah yang sudah dipenuhi berbagi macam makanan....,,
Mereka menikmati makan siang setelah pekerjaan selesai,, sangguh waktu yang sangat pas, pekerjaan selesai dan sekarang waktunya makan siang....,,
Yeri berdiri dari meja makan setelah menyantap beberapa makanan utama dan kemudian melangkah ke meja dessert di seberang meja....
"Kau masih sangat suka Dessert?" Leo bertanya saat melihat yeri berjalan menuju meja dessert....,,
"Tentu saja" Yeri tersenyum menjawab pertanyaan Leo...,,
Saka yang melihat adegan ini seketika berhenti dari aktivitas makan siangnya..., perasaannya Gusar, ia beberapa kali melonggarkan dasi yang ia pakai,, entah perasaan apa yang sedang ia rasakan kali ini....,,
"Apa kau sudah selesai?" Yeri bertanya saat melihat saka menyingkirkan makan siangnya,,
Saka mengangguk dengan malas dan yeri sudah menyadari ada yang salah dari saka....,,
Makan siang selesai, Leo mengantarkan mereka kesebuah Villa keluarga,, villa ini tidak terletak di tempat terpencil, melainkan terletak di pusat kota bangkok dan di buat senyaman mungkin untuk dijadikan tempat bersantai,, halamannya luas dan dipenuhi rerumputan hijau dan pepohonan rindang, membuat yeri merasa nyaman dengan suasana villa ini....,,
"Silahkan beristirahat, aku pamit dulu masih ada pekerjaan di kantorku..." Leo pamit meninggalkan Mereka,, dan kembali lagi satu pelukan hangat mendarat sempurna di tubuh yeri membuat saka tidak mampu menatap kearah mereka, matanya terpejam,, kali ini ada perasaan panas di dalam dirinya....,,
Sky dan Saka masuk kedalam rumah mewah bergaya klasik dengan cat putih bersih disekeliling ruangan dan mendudukan diri mereka di soffa lembut dalam ruangan itu....,,
Saka menghela nafas panjang,, memikirkan beberapa kejadian tidak menyenangkan tadi, dan lebih tidak menyenangkan saat ia beranggapan Yeri tidak menyadari bahwa ia sedang Kesal....,,
"Yeri dan Leo Sangat Akrab,, Paman mengira mereka sudah tidak saling mengenal,, hahaha" Sky memulai pembicaraan dengan Saka namun tidak mendapatkan balasan apapun, Saka diam tidak mau ikut membahas sesuatu yang tidak ia suka...,,
"Paman fikir mereka cocok....,, Paman ingin menjodohkan mereka,, lagipula Yeri wanita yang cantik dan pintar"
perkataan Pamannya membuat Saka tersentak,,, seketika ia memposisikan tubuhnya menghadap Sky....,, tak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan Pamannya...,,
"Apa yang membuat paman berfikiran seperti itu? Saka membantah, ekspresi wajahnya berubah tak seperti biasanya,, kali ini Saka sedang marah.....,,
" Kenapa aku tidak bisa berfikiran seperti itu? lagipula yeri wanita lajang, siapapun bisa menyukainya... leo juga pria yang baik, paman ingin menjadikan Yeri bagian dari keluarga paman"
saka tak percaya mendengar perkataan Sky,, jantungnya berdetak cepat dengan susah payah ia menahan emosi yang sedari tadi mengganggunya....,
"Apa paman tidak bisa melihat bagaimana perasaanku pada yeri?" Saka mencoba melembutkan nada suaranya....,,
"memangya bagaimana perasaanmu padanya? Sky memperbaiki posisi duduknya seakan penasaran dengan apa yang akan dikatakan Saka...,,
"Tentu saja aku menyukainya Paman,, Aku bahkan menggenggam tangannya sepanjang perjalanan,, Seharusnya aku perlihatkan pada paman..." Nada suara saka mulai meninggi karena Emosi....,,
Sky terdiam dan tiba tiba saja,, tawa berat khasnya memenuhi seluruh ruangan....,,
"Hahahaha....., Sudah kuduga, sudah kuduga,, tidak ada yang tidak akan menyukai Yeri....,, Hahahaha..., paman hanya heran saat pertama melihatmu menatap yeri...., kau menatapnya seperti seorang musuh..., dan sekarang kau menyukainya....,, hahahaha"
Saka terdiam melihat tingkah Pamannya,, ia tidak mampu membantah, memang benar saat pertama bertemu Saka terlihat tidak akan pernah menyukai Yeri...,
Saka berdiri memilih untuk meninggalkan pamannya,, berjalan keluar villa mencari tempat ternyamannya saat ini...., siapa lagi kalau bukan yeri....,,
Saka terdiam saat menatap yeri sedang berdiri memejamkan mata dan menghirup udara segar di taman bunga...,,
Saka berjalan setengah berlari, detak jantungnya berpacu saat ini memeluk yeri adalah satu satunya yang bisa menengkan hatinya....,
Yeri sedang berdiri menikmati udara sejuk di taman bunga dan tiba tiba,, pelukan hangat dari arah belakang menyadarkan lamunan Yeri....,,
Saka memeluknya dari arah belakang, memenpatkan kedua lengannya di pinggang yeri, memeluknya erat dan menenggelamkan kepalanya di pundak Yeri....,, nafasnya beradu berhembus kasar di tubuh yeri....,,
"Apa marahnya sudah selesai?" yeri meletakkan tangannya diatas lengan Saka,,
"butuh lebih dari pelukan untuk meredakan amarahku..." Saka merajuk nada suaranya sedikit parau....,
yeri melepaskan pelukan, memutar tubuhnya dan menatap saka...,,
satu pelukan hangat di berikan yeri,, ia menempatkan Kepalanya di dada bidang saka...,,
"Leo,, dia temanku saat magang di blue Sky..." yeri mencoba menjelaskan tentang leo yang ia yakini menjadi sebab Amarah Saka....,,
"Kau tak perlu cemburu padanya,, Dia sudah bertunangan....,, aku yang menjodohkan mereka...."
perkataan yeri membuat saka bingung, saka melepaskan pelukannya dan menatap Yeri dan yeri melanjutkan Penjelasannya...,,
"Aku menjodohkan Leo dengan Donna, mereka sudah bertunangan dan mereka pasangan yang sangat serasi,, aku bahkan mendapat kabar kalau mereka akan segera menikah...,, leo hanyaa sangat akrab denganku..." terlihat kesungguhan dimata yeri, sedari tadi ia sudah menyadari saka sedang tidak suka dengan apa yang ia lakukan bersama leo....,,
Saka menarik Yeri kedalam pelukannya....,,
"Maafkan aku....,," Saka berkata dan mengelus lembut Kepala Yeri....,,
"Kau tidak perlu marah dengan hal seperti itu,, aku memimpikanmu selama ini, aku bahkan tak bisa berhenti menyukaimu saat kau belum menjadi milikku..." Yeri mencoba meyakinkan Saka...,,
Saka menarik nafas panjang....,,
"Aku tidak marah sayang...,, Aku hanya sedang tergila gila padamu...."