
Yeri berlari meneruni tangga dan berjalan kebelakang panggung untuk menemui saka setelah penampilannya selesai....,,
Yeri berdiri menunggu saka yang masih nampak sedang berbincang bincang dengan pembawa acara..., dari depan terlihat tamu dan pengunjung tidak henti hentinya mengagumi Saka....,
Saka segera berjalan kebelakang panggung setelah pembawa acara mengakhiri penampilannya malam ini....,
tidak lama Saka berjalan dan ia mendapati Yeri yang sedang tersenyum manis menunggu kedatangannya...,
"Kali ini Aku Tidak melayani Fans Meeting Nona" Saka berbicara sambil meraih lembut tangan Yeri membuat Yeri tersipu malu dihadapannya...,
"Itu penampilan yang sangat luar biasa" yeri tersenyum saat memuji Saka..,
"Apa mampu membuat hatimu jadi tidak karuan?" saka menggoda yeri...
"Sangat....,, aku bahkan sampai kesini karena hatiku menjadi sangat tidak terkendali" Tawa Yeri pecah saat membalas godaan Saka...,
Saka ikut tertawa melihat tingkah Yeri..., kalau saja tidak ada banyak staff bersama mereka saat ini, ingin sekali saka memeluk dan menciumnya....,
mereka masih saling terus menatap saat Morgan tiba tiba menghampiri mereka...,
"Ada apa...? kenapa bukan Jackson yang tampil malam ini? Morgan bertanya sedikit heran setelah melihat Saka bernyanyi diatas panggung...,
yeri memutar tubuhnya kemudian berdiri sejajar dengan Saka..., Saka masih terus menggenggam tangan Yeri meski yeri berusaha melepaskan tapi perlakuan yeri itu malah membuat saka lebih mengeratkan genggamannya membuat yeri sedikit Risih karena morgan sedang menatap mereka....,
"Staffku sudah menghubungi Jackson tapi sampai acara sudah di mulai, Jackson tidak datang..., makanya saka yang menggantikan Jackson...." yeri menjelaskan apa yang terjadi meski ia merasa tidak enak pada morgan...,
Morgan memgerutkan alisnya, tanda bahwa ia sedikit tidak suka...,,
"Kenapa anak itu tidak datang dihari sepenting ini...." jackson melampiaskan sedikit amarahnya...,
"Itulah kenapa aku tidak menyukai penyanyi seperi dia..." Morgan melanjutkan dan menatap kearah Yeri yang nampak terkejut dengan perkataan Morgan....,,
Saka menatap Morgan dengan santainya...,,
"syukurlah dia tidak datang,, akhirnya kalian mendapatkan sesuatu yang lebih baik darinya..." Saka sedikit tersenyum kearah Morgan...,
yeri menatap Saka dan menarik lengan bajunya, menandakan bahwa ia tidak suka melihat dua orang laki laki saling membalas kata kata seperti saat ini....,
saka menatap yeri, ia segera tahu yeri menyuruhnya untuk diam,, ditariknya kembali tangan yeri yang sempat ia lepaskan dan kembali digenggamnya dengan lembut dihadapan morgan seakan ingin memberitahukan Yeri miliknya saat ini....,,
Morgan tak bisa menjawab pernyataan Saka, memang benar suasana jadi sangat hidup saat Saka yang mengisi acara malam ini...,,
Ia memilih kembali keruang ganti setelah staff memberitahu acara selanjutnya Kepadanya...,,
tiba tiba Saka menarik Lengan Yeri....,,
"Kemana?" Yeri terkejut saat saka menarik lenganya, membawanya berjalan sedikit cepat mengikuti langkah kaki saka...,
"ikut Saja..." Saka tersenyum melihat ekspresi yeri kemudian berjalan menuju pintu samping aula hotel...,
Saka dan yeri berjalan di koridor hotel, saka masih menggenggam erat tangan Yeri menuntunnya berjalan ketempat yang ingin ia tuju...,
tak butuh waktu lama mereka sampai disebuah taman kecil yang mewah, seluruh dindingnya terbuat dari kaca,, banyak bunga bunga indah yang menghiasi taman kecil ini...,,
Yeri kagum melihat pemandangan dihadapannya, ia tidak menyangka hotel ini menyediakan tempat seindah ini...,,
bunga bunga yang terpajang tampak sangat indah, ditambah dengan lampu taman yang tampak berkelap kelip seperti bintang....,,
Saka memutar tubuh yeri, membuat yeri tersadar dari lamunannya....,,
Yeri menatap lekat Kearah Saka....,
Saka tersenyum melihat ekspresi syahdu Yeri..., diraihnya tubuh Yeri dan Dipeluk dengan Erat...,
"Aku sangat merindukanmu hari ini" saka bergumam lirih, nafas lembutnya berhembus menerpa tubuh Yeri...,
"Aku juga" yeri tak mau kalah dari saka,, dieratkannya lagi pelukannya ditubuh saka, meresapi setiap kerinduan yang ia rasakan saat saka tidak bersamanya...,
saka melepas perlahan tubuh yeri dan sesaat kemudian sebuah ciuman hangat yang sangat tiba tiba mendarat lembut di bibir yeri...., yeri sedikit terkejut dengan perlakuan saka, tapi hatinya juga menginginkan ini....,
jantungya masih terus berdegub kencang saat saka memperlakukan dirinya dengan sangat lembut...,
untuk beberapa saat mereka larut dengan dunia mereka sendiri, lampu yang berkerlap kerlip membuat suasana jadi lebih romantis....,,
Yeri melepaskan dirinya saat nafas mereka sudah terasa beradu dengan suasana..., tidak bisa lebih dari ini pikir yeri....,,
"aku ingin cinta yang lebih darimu" saka tersenyum saat menatap yeri...., dibelainya rambut lurus yeri dengan lembut...,
"Aku sudah memberikannya sejak dulu, sebelum kau mengenalku" Yeri tersenyum tulus menjawab permintaan saka...,,
Saka kembali menatap Yeri...., sebesar apa rasa cinta yeri untuknya sampai takdir membawanya bertemu dengan yeri...., saka bertanya dalam hati...,
saka meraih kembali tubuh yeri.., dipeluknya dengan erat dan mereka kembali terlarut dalam romansa cinta yang terasa sangat menggebu di dalam Dada...