My Idol

My Idol
Pagi Hari yang Berat



Setelah Malam penghargaan Selesai, Saka Kembali Kerumah membawa Piala penghargaan Sebagai salah Satu dari 5 pengusaha Muda yang sukses dalam Karirnya...,,


Bukan baru sekarang Saka memimpin Sebuah perusahaan, Dirinya sudah terlatih selama berada di luar negeri, itu sebabnya Paman Saka mempercayakan Blue Sky Kepadanya....


Saka berjalan di jalan Kota yang lumayan Ramai,, dirinya harus mengendarai dengan Kecepatan di bawah biasanya....


Di dalam mobilnya lagi lagi Saka mendengarkan Lagu dari pemilik suara merdu yang tidak ingin mempublikasikan Dirinya...,,


"Blue Sky"


Saka Tampak Melamun, Memikirkan kejadian tadi, kejadian dimana dirinya mengetahui fakta Bahwa Yeri adalah Orang yang membantunya melewati masa masa sulit....


Kembali teringat dimana Saka selalu tersenyum saat Pak Joo sering berbicara tentang betapa beruntungnya Saka memiliki Penggemar seperti Gadis yang Rela membantunya....


Kembali teringat tentang Paket Yang selalu Dikirimkan Yeri Tepat setiap tanggal 26 setiap bulannya...., Saka selalu mengagumi isi dari setiap paket yang dikirimkan Yeri...., tidak selalu berupa barang yang berharga..., sebuah foto keadaan Kota yang Sangat ia rindukan juga sudah sangat menghiburnya


Yeri sering mengirimkan Paket bersamaan dengan Foto foto indah yang ia sertakan di dalamnya....


Saka selalu mengagumi setiap isi dari paket yang dikirimi Yeri....,


Dan Fikirannya kembali disaat dirinya membentak Yeri Dan berkata tentang hal yang menyakitkan untuknya....


Perlakuan Yeri selama beberapa hari ini Sudah cukup membuatnya Gelisah... di tambah lagi dengan malam ini....,, mungkin dirinya sudah tidak bisa tidur dengan nyenyak....


Saka melajukan mobilnya saat jalanan Lenggang dan dirinya sampai dirumah yang sudah sangat sepi karena ibunya sudah tidur terlebih dahulu....


Saka membersihkan tubuhnya, kemudian merebahkan diri di tempat tidur...


fikirannya beradu... Memikirkan bagaimana cara meminta maaf kepada Yeri...


Setelah beberapa jam berfikir dan tidak menemukan jawaban akhirnya Saka tertidur...


****


Pagi Yang cerah menyambut Saka yang sedang terburu buru menuju Kantornya...


Hari ini Saka berangkat lebih Awal dari biasanya....sepertinya ia merencanakan sesuatu hari ini...


Mirae tidak menghiraukan Saka,, beberapa hari ini Mirae masih marah Karena Yeri menolak perjodohan mereka,, dan dirinya tahu pasti bahwa semua itu permintaan Saka...


"Marahnya Jangan Lama Lama buu"


"Cup..." sebuah kecupan mendarat di pipi mirae saat dirinya sedang asik sarapan,, Saka memang sudah menyadari bahwa ibunya


sedang marah padanya...


Saka berpamitan dan tidak butuh waktu lama dirinya sudah sampai di perusahaan....


Saat ini Saka sedang berdiri di depan lobi perusahaan, dirinya bertekad untuk menunguu Yeri dan mencoba memulai hubungan yang Baik..., meniru Apa yang Yeri lakukan padanya setiap pagi dengan menunggunya di depan lobi kantor, mencari kesempatan agar bisa berjalan bersama ke ruang kerja...


Saka tersenyum sendiri saat mengingat Senyuman Yeri yang selalu merekah saat melihatnya turun dari mobil dan menyambutnya setiap pagi... senyuman yang beberapa hari ini menghilang dan Saka sepertinya merindukan senyuman Yeri...


15 menit berlalu... Saka mematung di depan lobi,, nampak sudah kesal karena Yeri tidak muncul juga...


Terlihat beberapa karyawan sedikit terkejut saat melihat pemimpin perusahaan berdiri di depan lobi....


Tatapan Tatapan Takut dan Sapaan dari karyawan membuat Saka cukup Kesal...


Setelah lelah menunggu, akhirnya Saka menyerah....


dirinya berjalan menuju ruangan... sesekali dirinya berfikir mungkin Yeri tidak masuk karena Sakit.... dan pikiran itu cukup membuat dirinya panik tanpa sebab....


Saka saat ini Sampai di ruangannya memandang kearah meja Yeri dan Betapa terkejutnya dirinya Melihat Yeri sudah duduk Di meja kerjanya....


"Sudah berapa lama kau Sampai Dikantor?"


Saka mendekat dan bertanya pada Yeri yang sedikit terkejut dengan kehadiran Saka...., Nada bicaranya Lembut tapi terlihat jelas Raut wajahnya sedang kesal....


"Aku Sampai 5 Menit yang Lalu"


Yeri menjawab Kikuk di depan Saka....


Saat ini dirinya sudah berdiri untuk menghargai Saka yang ada dihadapannya...


Yeri sedikit heran dengan pertanyaan Saka...


Disisi lain, Fikiran Saka beradu, tidak percaya bahwa Yeri berada disini 5 menit yang Lalu..., dirinya bahkan sudah menunggu selama 20 menit di depan lobi dan tidak melihat Yeri lewat di depannya...


"Apa kau bercanda? kenapa aku tidak melihatmu berjalan di depan lobi?


Saka bertanya, masih sedikit kesal alisnya mengkerut membuat Yeri merasa tidak nyaman...


"Aaah... Tadi aku tidak lewat Lobi,, Morgan mengantarkan aku dan dia menjahiliku dengan menurunkanku di pintu belakang perusahaan jadi aku tidak lewat Lobi depan..."


Yeri menjelaskan sambil mengingat kejadian tadi pagi dan tanpa sadar dirinya sedang tersenyum sedangkan Saka sudah bertambah cemberut....


"Kenapa Dia menjemputmu?"


Saka sudah benar benar kesal sekarang, entah kenapa dirinya sekesal ini...


"Tidak kenapa kenapa,, Dia hanya ingin menjemputku..."


Yeri menjawab sedanya, baginya tidak perlu ada alasan saat morgan ingin menjemputnya....


Saka Bertambah kesal saat mendengar jawaban Yeri.... dan sebelum amarahnya keluar Saka memilih segera masuk ke ruangannya....


Yeri berfikir sejenak melihat tingkah Saka....,,


"Apa itu juga Salah dimatanya? Apa tidak ada kebaikan di dalam diriku....?"


"Baiklah Yerii... menjauhinya adalah Satu satunya Cara menyelamatkan Hatimu agar tidak Hancur berkeping keping...."


Yeri mengambil keputusan atas sikap Saka, dan Saka sudah berhasil membuat pagi harinya Terasa berat...


Didalam Ruangan Saka duduk Dengan Wajah terketuk,, kesal memikirkan tingkah bodohnya saat Yeri malah Asik saling menjahili bersama pria Lain...


dan Yeri juga berhasil membuat pagi harinya Terasa Berat