My Idol

My Idol
Penasaran



Saka berjalan menyusuri Perusahaan untuk mencari Yerii...


Ada banyak pertanyaan yang harus ditanyakan secara langsung....


bagaimana bisa Yeri adalah Penyanyi Yang sangat ia kagumi... suara merdu Yeri bahkan selalu menemaninya di saat saat tertentu....,


Yeri selalu mengejutkannya dengan Semua Fakta baru tentang dirinya...,


Setelah lama mencari dan tidak menemukan Yeri, Saka memutuskan untuk menemui Juan yang saat ini sedang berada di Caffetaria perusahaan Menurut Penuturan karyawan Lain...


Benar Saja, Saat ini Juan sedang duduk menikmati secangkir Kopi dan Saka mendekatinya, Duduk tepat dihadapan Juan...


"Apa kau melihat Yeri?"


Juan sedikit Terkejut melihat kehadiran Saka...,


"kenapa CEO mencari Yeri...,, Apa karena Yeri meninggalkan Kantor sebelum jam bekerja selesai?"


Juan Berbicara Dalam Hati,, banyak pertanyaan memenuhi kepalanya dan karena mengingat semua kebaikan Yeri, Juan rela Berbohong agar Yeri tidak dihukum karena meninggalkan kantor sebelum jam Pulang....


"Yeri... Tadi dia Sedang Tidak enak Badan,, dia izin pulang agar tidak bertambah Sakit... tadi badannya sudah sangat lemas..."


Juan berbohong mendramatisir keadaan...,,


Saka panik mendengar penjelasan Juan, dan seketika rasa penasarannya hilang di ganti dengan rasa Khawatir...


"kau punya nomor ponselnya...?"


"Aaah... aku punya tapi Ponselku ketinggalan di rumah..."


Juan berbohong sebisa mungkin karena menganggap Saka pasti akan memarahi Yeri... dan sudah kewajibannya melindungi Yeri yang selalu membantunya...


Yeri jugalah yang membuat karirnya sebagai produser musik di perusahaan melejit karena juan sukses membawa penyanyi soundtrack untuk film Tuan Ben saat penyanyi yang seharusnya menyanyikan soundtrack itu pergi menghilang dihari Perekaman....


Juan Sudah sangat mengenal Yeri saat Satu Universitas,, Juan menyelamatkan Yeri yang masih berstatus mahasiswa baru Dari kejaran Beberapa Agensi yang mengejarnya saat meminta yeri menjadi seorang penyanyi...,


saat itulah Juan menyadari potensi Yeri... dan Saat dirinya mulai bekerja di blue Sky Yeri juga mendapat kesempatan untuk magang bersamanya tanpa disangka Yeri menjadi pengisi soundtrack Film yang sangat Terkenal dimasanya setelah juan membujuk Yeri dengan membawa karirnya dan Membawa masalah hidupnya kalau saja dirinya gagal dalam proyek ini dirinya tidak bisa menikah karena akan dipecat perusahaan...


keputusan Yeri menyelamatkan karir juan sekaligus membuat Yeri cukup terkenal dan ikut dicari beberapa wartawan untuk mepertanyakan Identitasnya dan disaat itu pula Juan memutuskan Untuk memberi nama samaran Blue Sky kepada Yeri dan melindunginya dari kejaran wartawan...


Saka beranjak pergi setelah mendengar jawaban Juan..., berniat mengunjungi Yeri di apartmennya....


Saka panik memikirkan jika benar Yeri Saat ini sedang sakit...,,


Tak butuh berapa lama Saka sudah sampai di depan pintu apartmen Yeri setelah bertanya pada Resepsionis di apartment ini....


beberapa kali dirinya membunyikan bell apartmen tapi tidak mendapat jawaban...


setelah lama menunggu,, Saka memutuskan untuk Kembali kekantor dengan rasa khawatir dan penasaran yang memenuhi kepalanya...


di tempat lain, Saat ini Yeri sedang membaringkan diri di sofa kecil dalam ruangan Araa...,, menatap sebuah lukisan senja yang menempel didinding ruangan itu...


sesekali Yeri memikirkan Ekspresi wajah Saka siang tadi....


"Kenapa wajahnya seperti itu..."


Yeri berkata lirih dan membuat Araa yang sedang duduk di meja kerjanya tidak bisa mengabaikan sahabatnya itu...


"Morgan mengajak Untuk makan malam..., dia menghubungimu tapi tidak diangkat..."


Yeri melirik ke jam tangan yang ia kenakan,, dan tersadar sekarang sudah malam...


"Kenapa waktu berjalan begitu cepat"gumamnya


"Bersiaplah...., Morgan akan menjemput,, isi perutmu supaya sel sel otakmu bisa bekerja..."


Araa berjalan dan menarik Tangan Yeri untuk berdiri...


Setelah menunggu beberapa Saat, morgan tiba menjemput kedua sahabtnya untuk pergi makan malam...


"Kenapa Kau tidak mengangkat Telfon dariku"


Morgan bertanya kesal pada yeri yang memilih duduk di bangku belakang...


"Sudahlah jangan bertanya,, saat ini otaknya sedang kosong..."


Araa menjawab dan tertawa kearah Morgan menunjukan kecantikannya... sesaat morgan terpaku dan ikut tertawa mencairkan suasana...


mereka sampai disebuah restoran di pinggir jalan tidak terlalu mewah tapi terkenal dengan dessertnya yang sangat lezat.... seakan Mereka tahu apa yang diinginkan Yeri saat sedang tidak bersemangat....,,.Dessert cantik yang manis tentunya...


Mereka turun dan memasuki restoran, duduk di meja untuk 4 orang...,


Yeri dan Araa duduk berhadapan dengan morgan dan kemudian Ara berjalan kearah counter pemesanan untuk memesankan makanan..., menyisahkan Yeri dan Morgan di meja makan...


Morgan memilih diam karena lelah tidak mendapat jawaban setiap kali dirinya bertanya...


dan dalam keheningan, tiba tiba seorang pria memecah suasana...


"Apa orang yang sedang tidak enak badan bisa jalan jalan untuk makan malam?"


Morgan dan Yeri menatap pria yang sedang berdiri di samping meja,, bertanya dengan nada Sinisnya...


betapa terkejutnya Yeri saat menyadari pria itu adalah Saka.....,


berdiri disampingnya lengkap dengan pandangan tajam dengan alis mengkerut seperti siap melahap dirinya hidup hidup...,,