My Idol

My Idol
Pertemuan



5 Tahun Berlalu dengan Sangat Singkat...


Yeri menyelesaikan Pendidikannya di sebuah Kampus Seni Ternama sebagai lulusan Terbaik....


Setelah dua Tahun Kuliah, Yeri memutuskan Untuk Tinggal di Apartmentnya Sendiri... dengan Alasan Dia Ingin mandiri... dan benar Saja Yerii menjalani Perkuliahannya dengan Sangat Baik, Kampusnya Memberikan Beasiswa Penuh Untuk Yerii sebagai Penghargaan Atas Prestasinya....


Saat ini Yeri sedang Merias Diri di depan Cermin besar di kamarnya....


Ia Mengikat Rapi Rambutnya yang Hitam dan Panjang Membuat Leher Jenjangnya yang putih terekspos sebanyak mungkin....


ia memberikan Blash On Pink di Pipi Putihnya dan menambahkan Lipstik berwarna Pink muda yang nampak sangat cocok dengan Bibirnya yang Kecil dan sedikit berisi...


Yeri berdiri memperhatikan penampilannya di depan Cermin....


ia Terlihat Cantik dengan Tubuh yang sekarang sudah bertambah tinggi dan lebih berisi di beberapa tempat strategis di tubuh wanita....


hari ini ia mengenakan Kemeja Putih dan Rok Pink Cerah Selutut yang menampakkan lekukan indah tubuhnya....


ia meraih Tas, memakai Jam Tangan dan Kemudian Berjalan keluar Kamar menuju Ruangan Kecil yang Tergabung dengan dapur kecil di apartmenya ini....


Apartmen ini memang tidak terlalu luas, meski Ken bisa memberikan Apertment yang lebih luas dari ini tapi Yeri Menolaknya....


Sudah setahun Yeri menempati Apartmen yang menurutnya sangat nyaman ini... Setelah ia Lulus dan bekerja, ia memilih tinggal di dekat perusahaan,, jaraknya tidak membutuhkan waktu lebih dari 10 menit untuk sampai ke Kantor....


Saat ini Yeri sedang Sibuk di Dapur Kecilnya,, Membungkus sesuatu sambil memakan Sandwich yang baru saja dia buat....


Yeri nampak Asik Membungkus sebuah Paket,, sekarang Ia sedang menuliskan Sebuah Alamat Tempat paket itu akan Di kirim...


"Selamat Datang Kembali"


Kata Kata Selamat Datang Menghiasi Paket Tersebut Tepat dibawah Alamat yang Baru saja ia Tuliskan....


"Selesai...."


Yeri Berkata Sambil Tersenyum...


Ia Melangkah keluar meninggalkan Apartmennya Dengan Membawa Paket Kecil itu....


Paket yang dibungkus dengan Kertas Bergambarkan Langit biru yang Cerah....


ia berjalan keluar Apartment dan menuju ke suatu tempat, karena hari masih Pagi Yeri merasa tidak perlu terburu buru ke kantor....


Pagi ini sebelum pergi bekerja ia berjalan kaki menuju Kantor Pos mengantarkan Paketnya terlebih Dahulu....


Kantor Pos Tujuannya tidak terlalu jauh dari apartmennya...


Sesekali Yeri tersenyum Pada orang yang menatapnya saat berpaspasan dengannya di jalan...


Tak sedikit juga Orang Yang Melihat dan mengagumi kecantikan Yeri....


"Selamat Pagii...."


Yeri tersenyum menyapa Petugas kantor Pos yang sedang berjaga....


"Waaah.... Apa ini Sudah Satu bulan dari kunjungan nona Yang lalu...


Rasanya Baru Kemarin,, ternyata satu bulan sangatlah cepat...."


Petugas itu berkata sambil tersenyum Kearah Yeri....


Tapi kenapa Nona Tidak mengirimkannya 2 hari yang Lalu?? Apa tidak Apa apa paketnya terlambat Sampai ketempat tujuan Nona?


Petugas Itu bertanya karena setahun ini Yeri mengantarkan paketnya 2 hari sebelum Tanggal 26 dan selalu meminta pengiriman VIP agar Paketnya sampai tepat di tanggal 26 setiap bulannya tanpa terlewati...


"Tidak Apa Apa...."


Yeri tersentum menanggapi Pertanyaan Petugas Pos yang umurnya sudah jauh lebih tua dari Ayahnya....


"Penerima paketnya sekarang sudah Ada di sini.... Jadi bisakah Tuan Mengirimkannya Hari ini Juga...."


Petugas itu menatap Alamat di paket Tersebut dan sadar bahwa alamatnya sekarang berubah... tidak seperti setahun belakangan saat Paketnya harus di kirim keluar Negeri...


"Baiklah Nona... Aku akan mengurus paketmu dengan sempurna seperti biasanya..."


Petugas itu tersenyum dan Yeri membalasnya sambil berpamitan untuk Pergi Bekerja...


15 menit kemudian ia sampai di kantornya...


sekarang ia Sedang Bekerja di sebuah perusahaan Besar yang menaungi beberapa Agensi Terkenal di kota ini....


ia bekerja di Divisi Perfilman dan Periklanan... di mana mereka mengurus sebuah penerbitan Film dan Iklan....


Yeri bekerja sebagai Pengarah Musik atau Audio untuk sebuah Film, iklan ataupun Program TV yang bekerjasama dengan perusahaan ini....


"BLUE SKY GROUP"


di sekelilingnya terlihat beberapa poster Film dan iklan yang di Sponsori perusahaan ini....


Tempat Yeri bekerja berada di lantai Atas gedung perusahaan... satu lantai dengan Ruangan CEO...


"Yeri.... "


Seorang Pria yang sedikit lebih Tua darinya berjalan melambaikan tangan kearah Yeri....


Yeri Menyambutnyaa dengan senyuman....


"Ini.... Hanna Menitipkan ini untukmu,,


kau harus menghabiskannya...."


Lelaki itu memberikan sekotak Bekal Makan Siang untuk Yeri....


Lelaki itu bernama Juan Dia senior Yeri Saat kuliah dulu dan Hanna Adalah Istrinya....


"Sampaikan terimakasihku untuk Kak Hanna.."


Yeri Tersenyum saat menerima bekal makan siang itu... Ia sudah tau Makanan Hanna Adalah salah satu makanan terbaik yang pernah ia cicipi....


Mereka berjalan menuju Lift yang sudah penuh dengan antrian para karyawan,, Saat pintu lift terbuka, semua orang berebut untuk Masuk.... tak terkecuali Yeri dan Juan...


Semua mata Menatap Pintu Lift yang Tiba tiba terbuka karena kehadian seorang Pria yang dengan cepat menekan tombol Buka dari arah berlawanan...


Pria itu mengenakan Stelan Jas berwarna Hitam Yang sangat Pas Dengan lekuk Tubuhnya....


Saat ia melihat kedalam lift yang sudah penuh, ia mengurungkan niat untuk Masuk...


Tanpa ia sadari Beberapa saat yang lalu ada sepasang mata yang memperhatikan dirinya,, sepasang mata itu nampak terkejut dengan kehadirannya yang secara tiba tiba.....


Saat ini, Jantung Yeri Berdegub kencang matanya berkaca kaca memandang pria di depannya itu....


"Saka....." Gumamnya Lirih Hampir tak terdengat orang di sekitarnya....


Pintu lift Tertutup meninggalkan pria itu,,


tangan Yeri dengan cepat menekan tombol Open beberapa kali namum sia sia...


"Hey kau sedang Apa.... kita berdua belum sampai...."


Juan berbisik kearah Yeri.... dan mengetahui ada yang tidak beres dari Raut Wajahnya....


lift berhenti di lantai tujuan dan saat pintu terbuka, Yeri berlari keluar menatap ke kiri dan kanan seakan memikirkan kearah mana ia akan berlari mengejar sesuatu yang terasa mustahil baginya....


Yeri memutuskan berlari ke arah kanan menuju tangga berniat untuk turun Ke bawah karena saat ini lift sedang Penuh....


Saat ia berlari tanpa sadar ia menabrak seseorang....


Bruuukk....


lelaki itu menangkap tubuh Yeri dengan kedua Tangannya bersusah payah menahan Yeri agar mereka tidak terjatuh kelantai....


"Maaf.... Maafkan Saya,,


Saya Sedang......."


Kata katanya terhenti saat menatap pria itu...


jantungnya berdegub kencang, tubuhnya lunglai dalam genggaman tangan pria itu....


"Saka....."


Jadi Ini benar benar Saka.....


Yeri berkata dalam hati dan menatap Lekat Wajah pria itu yang ternyata benar benar Saka....


Terlihat beberapa orang menatap mereka,, dan Yeri tersadar dengan tarikan Juan di lengannya....


Maafkan teman Saya Pak,,


Juan menunduk saat minta Maaf,,


Yeri masih saja mematung menatap Saka yang sudah memasang ekspresi tidak suka...


"Yeri....,, berilah salam... Ini CEO baru di perusahaan Kita...."


Juan Berkata dengan tersenyum Ramah menatap Saka.....


Yeri menatap tidak percaya kearah Juan


dan kembali menatap Saka yang sudah berlalu pergi tanpa menerima salam dari Yeri....