My Idol

My Idol
Honeymoon Island



Pesta pernikahan Sudah selesai, para tamu undangan diberikan pelayanan terbaik sebagai tamu di Resort mewah ini, mereka mendapat kesempatan untuk menginap dan menikmati segala fasilitas VIP sebagai tamu penting di pernikan Saka dan Yeri....,


Berbeda dengan para tamu, saat ini Saka dan Yeri sedang bersiap menuju sebuah Pulau yang tak Jauh dari resort yang sedang mereka tempati sekakarang....,


Sebuah pulau untuk Bulan madu yang hanya bisa di kunjungi pengantin yang menikah di resort mewah ini menjadi salah satu alasan mengapa Saka dan Yeri memilih resort ini sebagai tempat mereka menikah....,


Pulau itu menyajikan Tempat bermalam yang sangat indah bagi setiap pasangan pengantin baru, Tidak ada yang mengunjungi pulau ini selain pengantin yang baru saja menikah membuat pulau yang akan mereka kunjungi selalu terjaga Keindahannya....,


Saka dan Yeri Naik ke atas Kapal mewah yang akan membawa mereka menuju pulau yang dinamakan Honeymoon Island itu....,


Para tamu undangan melepas Saka dan Yeri dengan senyum bahagia, lambaian tangan mereka mengiringi kepergian dua pengantin baru yang sedang sangat berbahagia sedari pagi tadi...,


Kapal berlayar, membawa mereka ketengah laut lepas, lautan biru menyambut mereka, hari masih sore dan angin sejuk menerpa lembut ke tubuh Yeri yang sedang berdiri memandangi betapa indahnya pemandangan laut sore hari ini....,


terpaan angin membuat Dress putih yang dikenakan Yeri terbang kesana kemari menari seperti perasaan bahagia yang tak mampu ia kendalikan....,


Saka menatap Yeri yang sedang asik berdiri menikmati pemandangan indah di depannya...,


Hanya dengan melihat tubuh Yeri yang sedang di terpa angin lembut Gejolak dalam diri saka bangkit entah dari mana....,


Saka berjalan dan memeluk pinggang ramping Yeri dari arah belakang..., Yeri yang menyadari perlakuan Saka hanya bisa tersenyum dan memejamkan Mata, menikmati perasaan bahagia yang sedang saka bagi melalui sebuah pelukan...,


untuk sesaat jantung Saka berpacu menanggapi penerimaan Yeri atas pelukannya yang ia berikan secara tiba tiba...., harum tubuh Yeri masuk kedalam dirinya membuat nafas saka berhembus kasar mengenai Leher jenjang Yeri....,


"I Love You So Much Istriku" Suara Serak Saka menyadarkan Yeri dari Lamunannya...


"I love You Too Suamiku..." Balas Yeri dengan suara merdunya membuat Saka semakin menginginkan Yeri....,


Yeri memutar Tubuhnya tanpa melepaskan pelukan Saka..., menatap erat wajah Lelaki yang sangat ia idolakan itu....,


"Lalu aku harus menatapmu Seperti apa?"Goda Yeri...,


"Maksudku jangan hanya menatapku Saja..." Saka memeluk erat tubuh Yeri dan segera mencium Bibir indah yang sedari tadi tak pernah berhenti tersenyum kepadanya...,


Yeri memerima ciuman lembut Saka, mengikuti setiap gerak lembut yang diciptakan saka Saat berciuman dengannya....,


ciuman kecil perlahan menjadi sebuah ciuman yang menuntut...., Saka Melancarkan aksinya, menciumi Yeri dengan hasratnya yang sudah lama ia pendam...., Saka melumat Bibir indah Yeri tanpa jeda sedikitpun, desahan yang keluar dari mulut Yeri hanya menambah gejolak di dalam dirinya...., mereka larut dalam ciuman panas di atas kapal yang sedang berlayar diatas lautan lepas....,


Saka melepaskan ciumannya hanya sekedar untuk membiarkan Yeri menarik nafas dalam dalam dan kembali melumat bibir indah Yeri....,,


Aksi berciuman panas yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya mewarnai perjalanan mereka kali ini, cahaya keemasan Matahari yang sedang meninggalkan lautan menambah keromantisan mereka....,


"kapten..., berapa jam lagi kita sampai?" Saka berteriak tanpa melepaskan pelukannya di tubuh yeri...,


"Kita sudah hampir sampai Tuan" jawab kapten yang sedang tersenyum manis melihat dua pengantin baru yang sedang mabuk cinta di hadapanya....,


"Kiss Me Again" Pinta Yeri lirih saat menatap Saka Yang terlihat begitu tampan dihadapannya....


Tanpa menunggu waktu lama, Saka kembali melumat bibir indah Yeri, desahan dan tarikan nafas yang memburu membuat Saka semakin menginginkan sesuatu yang lebih...., Saka menyentuh lembut setiap inci Tubuh Yeri...., Pakian halus yang Yeri kenakan membuat sentuhan Saka terasa begitu nikmat saat mengenai kulit lembutnya....,


Detak jantung mereka berpacu, tidak bisa menahan lebih lama lagi pikir saka, kapan kapal ini akan sampai pikirnya Dalam hati...,


seakan Alam mendengar keluhan Saka, Tanpa terasa, Kapal sudah berhenti di sebuah dermaga...,


"Kita sudah sampai Tuan..., Selamat Datang Di Honeymon Island"