
Rezvan pov
Hari ini Grizelle meminta izin padaku untuk keluar, dia juga memintaku menemaninya pergi kebutik untuk membeli gaun, aku turuti saja karna hari ni pun aku juga akan pergi ke pesta dansanya Stave, kali ini aku akan mengajak Zemira, jangan tanya kenapa aku tak mengajak istri sendiri jelas karna disini aku akan bertemu banyak dengan rekan bisnisku. Dia terlihat antusias saat memilih gaun untuk acaranya malam ini, saat ia keluar dari ruang gantinya seolah dia memperlihatkan gaun yang dia pakai.
Cantik dan sempurna harus aku akui saat Grizelle mengenakan pakaian yang menjadi pilihanya, tapi mana bisa aku biarkan dia mengekspos bagian tubuhnya yang bahkan aku sendiri tak pernah mendapatkanya maka dari itu langsung kupilihkan gaun terbaru namun tetap tertutup, mau tak mau tetap akan kubuat dia mengenakan pilihanku malam ini.
Setelah dari butik kami langsung pulang dan bersiap untuk pergi kepesta, saat aku selesai mandi ku lihat Grizelle sedang menata pakaianku yang akan kunekan, perempuan satu ini memang, mau sepedas apapun perkataan yang dia lontarkan padaku tetap saja menjalankan kewajibanya sebagai istri yang baik walau dia bakan tahu aku hari ini pergi dengan Zemi sekalipun.
"tak perlu repot repot segala Zelle"ucapku basa basi
"ini bukan aku menyiapkan untukmu Van aku hanya ingin menunjukan rasa terimakasihku saja" katanya cuek
"oke tak masalah" balasku lagi
tak perlu babibu aku langsungemakai bajuku dan menyiapkan segalanya dari dasi parfum dan jam tangan tapi semua sudah tertata rapi oleh Grizelle lagi aku hanya tinggal memakainya saja luar biasa bukan istriku yang satu ini.
"Zelle aku pergi duluan yah, kalau nanti kamu mau berangkat minta antar supir atau kau bisa pakai mobil sendiri tapi tetap harus hati hati"perintahku
"ya pasti"singkatnya lalu aku langsung pergi meninggalkannya
aku langsung menuju apartemennya Zemi karna aku sudah bilang akan datang jam tujuh tapi karna aku mengatarkan Grizelle aku telat setengah jam. Saat aku datang dia sudah menunggu dengan penampilan yang cantik tapi tetap menggunakan make up yang mencolok dia menggunakan gaun merah cerah selutut rambut digerai model ikal, bagiku cukup cantik tapi aku rasa dia merias diri bukan untukku.
"sayang lama banget sih aku kan nunggunya sampe keringatan gini" rengeknya, dia memang seumuran denganku tapi sifat manjanya padaku jauh melebihi anak remaja yang sedang jatuh cinta
"maaf sayang yuk berangkat nanti kita terlambat"kataku tanpa menjelaskan apapun
tak sampai satu jam kami sampai di tempat pesta dansa, tunggu aku baru ingat orang yang mengadakan pesta ini bukanya Staven CEO perusahan yang mana tempat Grizelle kerja, lalu dia tadi sore menyiapkan keperluan bahkan sampai ke butik ternama hanya karna untuk acara ini. Grizelle rupanya kamu menginginkan dia setelah kita tidak bersama lagi
"ti...tidak kok, kita masuk saja"kataku lagi Zemira mengandengku masuk kedalam, dipintu utama sudah berderet banyak reporter yang mengantri memberi pertanyaan untuk kami,
"Halo tuan Rezvan selamat malam, bagaimana perkembangan hubungan kalian? sudah lama kami menunggu kabar baiknya loh" kata salah satu reporter yang ku artikan dengan bahasa kalian yah
"tunggu saja kabar baiknya" singkatku lalu kami langsung menuju ke depan sana disana sudah terlihat Staven yang mengenakan jas warna dongker namun ia sama sekali tak terlihat membawa pasangannya, aku pun menghampirinya ya hitung hitung untuk menyapanya.
"selamat atas jabatan barunya"kataku sinis
"trimakasih tuan Rezvan, ngomong ngomong datang dengan kekasih atau istri ini" candanya
"ahh ya dia kekasihku Zemira, Zem kenalkan dia Staven" kataku lagi
"ngomong ngomong Grizelle tidak bareng dengan kalian" tanyanya zudah kuduga dia pasti sedari tadi tak henti henti melirik kearah pintu masuk terus karna sedang mencari Grizelle.
"tidak dia bilang mau jalan sendiri sama supir rumah" jawabku
"apakah kalian serumah?" sautnya lagi dengan ekspresi tak percaya
"iya" singkatku lalu aku berlalu meninggalkanya lagi.
cukup lama aku disini kira kira setengah jam sendiri bahkan semua tamu sudah datang namun sedari tadi aku tak melihat Grizelle dan acaranya juga belum dimulai mulai, jangan tanya kenapa tidak ada percakapanku dengan Zem karna memang kami tak berbicara apapun sedari tadi rasanya aku dan Zem memang baru kemaren bertengkar tapi biasanya hubungan kami langsung membaik, ini tidak tahu kenapa rasanya aku sama sekali tak nyaman denganya malam ini, jika mengingat bagaimana egoisnya dia dimalam itu, kadang juga aku merasa dia menyembunyikan sesuatu dariku tidak seperti dulu sikap manjanya dan selalu minta diperhatikan olehku, sekarang selama setengah jam kami berdiri pun ada jarak diantara kita dan sedari tadi dia hanya menatap layar handphonenya, tak kutanyakan dia sedang bertukar pesan dengan siapa, aku hanya ingin hubungan kami mereda dulu biarkan kepercayaanku ku pupuk dari pada rasa curiga yang mendominasiku.
Tak lama kemuadian semua orang seolah ramai dan ramai seolah seorang bintang 5 datang di acara kami, karna semua orang heboh aku juga jadi penasaran siapa yang datang, aku langsung merapat kearah yang sama dan apa kalian tahu siapa yang datang dan dengan siapa dia berjalan.....
hemm siapa yah yang datang???