GRIZELLE

GRIZELLE
50



Rezvan pov


"sudah selesai makanya?" tanyaku padanya


"sudah, yuk pulang cape nih" jawabnya datar, ingin ku singgung masalah tadi tapi ya sudah lah. Aku langsung berdiri tanpa babibu Grizelle lebih dulu jalan didepanku mungkin kali ini dia kesal sama aku.


di dalam mobil


"Zelle aku mau tanya kau kenal dengan stave?" tanyaku ragu


"ya kenal" singkatnya kurasa watak aslinya yang dulu sudah kembali


"kenapa" ucapnya lagi


"bukanya di CEO perusahan yang sekarang menjadi tempat kerjamu" jawabku lagi


"benarkah? ya ampun kenapa dari tadi pagi aku gak ketemu malah sama bapak bapak gitu lagi" antusiasnya, jadi gini rasanya istri sendiri kegirangan karna laki laki lain.


"ingat kamu ini sudah bersuami!" kataku sinis


" kenapa masalah untukmu? jelas jelas ini hanya pernikahan diatas kertas, kau sendiri jelas jelas milik Zemira"


benar aku hampir lupa Zem sampai saat ini tak ada kabar, aku pun hanya mendapat kabar dari bawahanku, entah Grizelle begitu menarik perhatin ku.


"aku hanya gak suka dengan perilakunya ke kamu" kataku


"sudahlah cepat jangan bahas ini, mommy pasti sudah menunggu di rumah" katanya


Aku makin penasaran dengan latar belakang perempuan satu ini, aku terus saja kepikiran kalau kalau aku ternyata memiliki anak tiri yang masih bayi karna dia saking frustasinya lalu dengan mudahnyan menerima pernikahan tanpa cinta seperti ini. Dan lagi dia sama sekali tak terlihat perempuan macam macam mana mungkin dia melahirkan bayi karna kecelakaan tapi kalau tidak dimana suaminya, mana mungkin keluarga terpandang seperti ayahnya membiarkan putrinya di tinggal pergi tanpa perceraian dan kemudian dinikahkan denganku.


Aku tak boleh terus terusan begini kalau begini malah jadinya berpikiran buruk sama dia.


"hallo, bisa minta bantuanmu" ku telefon temanku yang selalu bisa kuandalkan sejak masih duduk dibangku SMA dulu meski kuliah kami berbeda tapi kami tetap masih berhubungan baik


"ya tentu"jawabnya dari seberang sana


"tolong beri aku informasi tentang perempuan yang ingin aku ketahui, cari tahu semuanya sampai keakar akarnya, kukirim fotonya ke kamu yah"kataku,Grizelle yang mendengar sontak menoleh padaku


"akan kuusahakan" sahutnya, setelah ku akhiri telefonku kurasakan lirikan tajamnya yang mengarah padaku


karna memang dia tidak tahu kalau aku sudah menemukan Zemira


"tentu dia kekasihku" ucapku sinis, lalu dia tak lagi membalas ucapanku.


Tak lama kemudian kami pun sampai dirumah tepat pukul 8 malam kami sampai, aku sedikit berfikir siapa yang bertamu malam malam karna disana ada mobil hitam yang terparkir di depan rumahku, tapi rasanya aku tak asing dengan mobil yang satu ini.


"cepat turun" perintahku


"tak kau suruhpun aku akan turun van" katanya


kami pun bergegas masuk kedalam dan yaa tamu yang sangat kukenal ini kenapa datang ya ampun bakanlan ada desakan bertubi kaya gini.


"papaahh" suara girang Grizelle menyambut om Harry


"sayangg dari mana saja papah nunggu kamusedari tadi" kata om harry lagi sambil berpelukan dengan putri cantiknya itu


"emm Grizelle habis makan malam tadi pah selesai Rezvan jemput aku" ucapnya sangat lembut dan santun, entah apa yang membuatku tiba tiba melebarkan bibirku ke kanan dan kiri saat Grizelle mengatakan itu.


"kalian romantis sekali, jadi kapan papah dikasih cucu baru, Chelsea juga sudah ham..." kata om Harry tertunda, kenapa harusnya membawa kabar baik kan juga bakal diterima juga sama Grizelle tapi kok ini malah ragu


"ya sudah lah yang penting papah sangat bahagia melihat hubungan kalian saat ini" lanjut om harry


"Om sudah lama disini, dan kemana mommy kenapa gak nemenin om malah suruh nunggu sendri" kataku yang memang sedari tadi tak menyambutnya, dan sekalian mengalihkan pembicaraan soal keturunan


"Loh kok panggilannya om, papah juga dong، papah juga sama papahnya Rezvan sekarang" sahutnya


"maaf pah, belum terbiasa" kataku lagi


"emang gitu Har anaku maaf ya, tapi tenang aja akan kupastikan kita akan segera mendapat cucu kok" kata mommy yang tiba tiba datang dari arah dapur sembari membawa nampan berisikan minuman


"mom, pah jangan terburu buru kita juga masih beradaptasi lagi pula kami menikah melalui perjodohan" kata Grizelle menengahi


"oh ya pah, kenapa papah sanpe dateng ke Prancis, ada keperluan apa?" kata Grizelle lagi


"papah ada urusan bisnis disini mungkin papah disini sampai satu minggu kedepan, ya sekalian papah memastikan kalau putri papah benar benar dirawat sama Rezvan" kata papah harry pada Grizelle yang kini duduk disamping kirinya


dan kami semua menghabiskan waktu untuk mengobrol banyak sekali pembicaraan, tapi aku merasa setiap kali membahas Chelsea dan Sam suaminya raut wajah Grizelle berubah terlihat sesekali dia tersenyum sumbang bahkan terkadang dia hanya tertawa hambar, makin jadi rasa penasaranku padanya apa yang sebenarnya terjadi antara mereka, satu lagi jika mommy membahas kehamilan juga wajah Grizelle terlihat takut dan enggan mengalami hal seperti itu, Zelle kau terlihat kuat bahkan seperti tanpa beban tapi malam ini aku bisa merasakan sisi mu yang terlihat rapuh bahkan mungkin hancur.