GRIZELLE

GRIZELLE
39



ting tong ting tong


"Sayang biar aku yang buka pintunya" kata Zemi, dia terlihat puas atas penjelasan dari Grizelle tadi tapi aku kenapa malah kesal sama tingkahnya yangvkaya anak kecil, pake acara mogok makan lagi


diluar


"Siapa kamu? kenapa ada wanita macam kamu disini penampilan seksi, make up tebal cocoknya kamu jadi tante tante!" ucap perempuan paruh baya langsung pada Zemira


"i am sorry who are you"katanya dengam wajah sinis.


"siapa saya bukanlah urusanmu minggir aku mau masuk" katanya lagi


"maaf sepertinya anda salah masuk rumah, ini rumah pacar saya jadi tolong anada pergi saja!" jawabn sarkas membuat perempuan ini makin geram


"hanya seorang pacar saja sudah berkuasa, saya mommynya yang punya rumah ini" jawaban yang memberi bungkam mulut Zemi dan mommy Rezvan pun langsung masuk dengan mendorong sedikit bahu Zemira yang terekspos kemana mana pagi ini dia menggunakan dres dongker tanpa lengan dan panjangnya pun hanya sebatas 15 cm di atas lutut.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=--------------\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Apasih ribut ribut Zemi ini yah kalo ada tamu langsung suruh masuk aja kenapa sih pake ribut ribut segala."kataku sambil kearah ruang tamu


"dan dimana anak mommy kamu taruh dia dimana? dan jangan berpikir mommy tahu dari Grizelle mommy tahu dari Joshep apa kau lupa mommy sengaja membawa mereka bersamamu karna momny tak yakin atas kepergianmu yang begitu cepat, dan nyatanya terbukti" ya benar aku melupakan pak Joshep yang memang sengaja dikirim oleh mommy sehari sebelum aku berangkat kemari jadi tujuannya hanya ini..


"mom kenapa tega banget gak percaya sama anak sendiri, aku udah dewasa sudah bisa ngatuh hidupku sendiri soal cinta aku sendiri yang menentukan cukup mommy yang mengatur pernikahan gila ini, dan lagi aku tidak memcintai Grizelle mom jadi tolong mengertilah anakmu ini!" jawabku lagi


"sampai kapanpun kamu tetaplah anak mommy, dan masih butuh pengawasan dari mommya Van, sudah sudah mommy masuk dulu"kata mommy yang langsung masuk kedalam


Aku tak menjawab sepatah katapun.


Rezvan pov end


Saat aku baru saja masuk kamar kudengar bel yang berbunyi dan tak butuh selang lama kudengan suara riuh yang salah satu dari suara itu tak asing dipendengaranku, lalu cukup menunggu 10 menitan suara itu kembali masuk dan kupastikan itu mommy.


Tunggu mommy? mommy datang kemari dan kamarku dan Rezvan berbada bahkan jika aku keluar sekarang akan susah membuat alasan, untuk pindahpun juga sulit karna kamar kami atas bawah. Mendengar dari apa yang mommy katakan sudah kupastikan beliau marah besar, dan tunggu mommy kemari jika dia tinggal disini dan menuntut aku dan Rezvan untuk segera memiliki momongan bagaimana, Ya Tuhan kenapa harus susah begini lagi sih.....


.nah segini dulu ya, semoga suka, dan trimakasih komen komen kalian aku gak pernah absen untuk mengelike atau komentar juga dikomentar kalian karna apa saya sukaaaa komentar kalian baik itu gak enak dibaca sampe yang bikin aku melayang