GRIZELLE

GRIZELLE
45



Kubuka mataku perlahan kukerjap pelan pelan mata ini, kulirik jam dinding yang menunjukan pukul 4 pagi pikiranku masih sama, tetap tentang zemira, ku usap mukaku pelan, andai aku tinggal Grizelle disini hubungan kami tak sesulit ini mommy juga gak akan dantang kemari.


dddrrttttt dddrrrttt


"ya hallo" ucapku malas, benar yang menelfonku adalah anak buahku sendiri


"hallo tuan maaf menggagu sepagi ini, hanya menginfokan keberadaan nona Zemira, dia berada di apartemenya sejak semalam, dan dia diantar oleh gerland tuan" Gerland? mantanya itu..


"ya terima kasih" kataku mengakhiri pangilan ini.


"gimana udah lega, udah ketemu kan" celetuk seorang setelah kuakhiri panggilan tadi, ya siapa lagi kalo bukan si biang masalah Grizelle,


"hemm" datarku


"Van hari ini aku ada panggilan wawancara, semalam pas kamu pergi aku iseng iseng masukin lamaran ke perusahan yang pernah aku ceritain ke kamu" oh jadi ceritanya dia lagi minta izin ke aku


"oh silahkan, malah bagus jadi kamu jauh dariku" ucapku ketus sambil beranjak dari tempat tidur, berniat mengambil air wudlu


"ya makasih izinya" katanya lagi, juga menyusulku ambil air wudlu


"mau sendiri sendiri atau kau jadi makmum ku" ucapku


"boleh, berjamaah saja" katanya


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Jam sudah menunjukan pukul enam, aku begitu semangat untuk menuju apartemen zemira, membuktikan segala kecemasanku padanya tak benar benar terjadi. Hari ini aku memakai kemeja warna maroon dan berjas celana bahan pensil, tak lupa kusemprotkan parfumku, setelah aku rapi aku duduk sebentar di sofa kamarku, dan oh ya Grizelle sedari tadi mandi gak selesai selesai.


"Zelle...." panggilku


"yaa... keluar saja pasti momny udah nungguin" kayanya


"yaa.. " jawabku singkat lalu pergi dari kamar


"sayang kok sendirian, mana grizelle? " kata mommy


"dia lagi siap siap mom, katanya mau ada jadwal wawancara hari ini" kataku


"loh Grizelle kerja?" tanyanya


" iya mom aku kerja, abis kalo disini terus Grizelle bosen nantinya, kebetulan Grizelle daftarnya jadi skretaris kok mom" ucap Grizelle sembari menuruni satu persatu anak tangga, kutatap dia hari ini, penampilan sangat perfek rok hitam span dibawah lutut, kemeja putih dan kucir kudanya, serta polesan make up yang jaub berbeda dari biasanya, pasti membuat pria manapu. melirik,


"ngga akan kubiarkan!" lirihku


"kamu bilang apa van?" kata mommy menyadarkanku


"eh ngga kok mom" duh ni otak udah mulai gila


"udah sini duduk mommy sekalian mau bicara sama kalian"kata mommy


"ya mom, silahkan"saut Grizelle


"sayang mommy ngga setuju kamu kerja yah, gimana kamu nanti kecapean, kamu itu cukup dirumah aja diem disini, dan menunggu kehadiran cucu mommy, kalo nanti kamu cape mikir keras gimana cucu mommy datengnya?"


"mom semua itu udah di atur sama yang di atas kok mom" katanya lagi


"atau kalian mau honey moon dulu?" ehh mommy kasih saranya gak banget deh


"gak perlu mom disini udah cukup," kataku


"okeh mommy tunggu terus, karna kalian ngga mau progran jadi mommy harus nunggu sampai berapa lama? tapi kalian juga usaha kan? jangan bilang kalian ngga ada usahanya" kata mommy, emang bener mana ada kita mau punya anak, saling cinta juga ngga


"udah lah mom, aku berangkat dulu, soalnya hari ini aku harus pergi sekalian antar Grizelle, bahas cucunya besok lagi yah" sambil ku gandeng tangan Grizelle keluar rumah.


satu dulu aja yah