GRIZELLE

GRIZELLE
22



Aku menunggu Rezvan mandi karna aku sudah selesai dengan urusanku, cukup lama aku menunggunya mandi ini saja sudah setengah jam aku menunggu sambil terus membolak balik novel yang tengah kubaca. Hingga aku putuskan untuk...


dor.. dorrr.. dorrr..


"Rezvan kau ini mandi atau sedang tidur sih" ucapku sedikt teriak


"Tadi sudah ku bilang untuk kamu yang duluan, ya sudah nikmati saja"jawabnya dengan sangat santai


"cepatlah aku masih belum sholat Asar lagi pula akan mengubah tubuhmu dibagian mananya" jawabku dari luar


"terserahku dong"jawabnya


ceklek....


Rambutnya yang masih basah menetes di baju yang kini ia pakai, dengan handuk yang terus ia gerakan untuk mengeringkannya itu membuat dia sedikit berbeda dari yang barusan, what aku mikir apaan sih....


"cepat sana masuk, jangan lupa bawa pakaianmu, aku ini laki laki normal!" apa maksudnya, nyebelin banget sih aku tak menggubrisnya.


.............


setelah aku selesai aku mengecek penampilanku lagi didepan cermin, kali ini aku memakai rok rimpel kecil bewarna dongker yang panjangnya dibawah lutut, lalu kaos biasa warna putih sedikit ketat yang kumasukan, lalu rambutku kucir kuda dan belum ada goresan make up diwajahku. saat aku keluar aku mendengar sesorang sedang bicara lewat via telfon


"ya sayang tunggu lah sebentar saja"


..........


"iya nanti tak lama lagi aku akan kembali ke sana, tapi kau jangan kaget yah sayang, kuharap kamu terima ini" katanya dengan sangat lembut


...........


"kalau begitu sudah dulu, kupastikan besok aku akan menjelaskan semuanya"


.........


"eghemm" dehemanku agar dia sadar aku sudah selesai, ya seseorang tadi siapa lagi kalau bukan Rezvan, tapi dia sedang berbica sama siapa lembut banget, sama aku aja kasarnya minta ampun.


"oh kamu udah selesai" katanya, aku tak menggubrisnya aku langsung mengambil mukenaku dan melangsungkan solat, seperti biasa aku mengaji sampai waktu magrib tiba, aku sama sekali tak menghiraukan Rezvan sedari tadi sampai aku selesai mengaji karena sudah terdengar adzan magrib berkumandang.


"biar ku imami ya"ucapnya tiba tiba dari belakangku


"kau sudah wudu?" tanyaku konyol karna Rezvan sekarang sudah memkai baju koko warna hitam dan sarung kotak kotak warna marun tak lupa juga kopyah yang menyibakan poni pendeknya itu, tentu harusnya dia sudah wudu kan.


"Assalamialaikum warahmatulloh"


"Assalamialaikum warahmatulloh"


lalu tiba tiba badanya menghadapku dan tanganya ia julurkan ke hadapanku, tak perlu penolakan kusambut tanganya lalu kucium punggung tanganya, kami melakukan dzikir sampai selesai, sungguh ruangan ini sangat lah tenang untuk keadaan seperti ini biasanya selalu ada adu mulut dari kami dan kini hanya ada dzikir dan doa doa yang sedang ia lafadz kan.


tok tok tok


belum selesai kami berdoa suara pintu terdengar di telingaku, jadi aku harus membukannya


"nyonya, tuan dan nyonya besar sudah menunggu di meja makan" kata seorang wanita yang masih cukup muda


"iya saya dan Rezvan akan turun" jawabku


"siapa zell?" tanya Rezvan


"kayanya embok, ya udah yuk turun nannti mommy nyariin aku" kataku sedikit sombong


"dih cuma menantu sombong banget"jawabnya kesal


"biarin wlee" ucapku sambil melangkah meninggalkan Rezvan dikamar.


samapinya si meja makan mommy langsung menyuruhku duduk, tak lama Rezvan pun turun dan duduk di sampingku.


"Grizelle maaf tadi daddy tidak bisa menyambut kalian pulang, daddy ada meeting tadi sore"kata daddy membuka pembicaraan.


"daddy tidak masalah,lagi pula mommy menyambut kami dengan meriah iya kan Rezvan" kataku sambil menyongol tangan Rezvan


"iya dad tak masalah lagi pula istriku ini dia pengertian ternyata orangnya"jawab Rezvan membuat bulu kudukku berdiri bayangkan dia berkata bagai sedang berpuisi saking lembutnya jadi bikin gak nafsu makan.


"ya sudah makan lah"ucap mommy lalu kami semua makan namun di tengah kami mau selesai makan tiba tiba Rezvan mengatakan sesuatu yang mengejutkan


"dad, mom Rezvan akan membawa Grizelle ke Prancis minggu depan"katanya membuatku tersedak


"uhuk uhuk uhuk"


. ..............


segini dulu maaf kalau typo ya, dan jangan lupa tinggalin komen komenya sebab itu sungguh berarti untuku