GRIZELLE

GRIZELLE
28



"Rezvan kok cepet banget kerumah papahnya Grizelle si?" kata mommy pada Rezvan


"ya mom papah ngga dirumah jadi kita pulang" potongku pada mommy


"terus gimana minta izinya zelle?"


"Grizelle mau langsung berangkat aja mom, dan gak perlu nunggu sampe lusa, kalo bisa besok, Grizelle juga udah bilang ke Rezvan mom" kataku lagi


"lebih lama disini lagi yah sayang masa kalian baru menikah langsung pergi sih"pinta mommy pada kami


"mom ayolah biasanya juga mommy sering bolak balik ke Prancis juga, katanya mau cepet dapet cucu" maksudnya apa coba bilang kaya gitu, kalo beneran ditagih mau jawab apa aku nantinya,


"tapi mommy mau sama Grizelle dulu padahal"rajuk mommy lagi


"terserah mommy saja intinya aku dan Grizelle berangkat besok, Gizelle ayo naik aku tau kamu pasti capek"ucapnya mengakhiri pembicaraan ini sambil menggandeng tanganku, didepan momny sih aku ngga nolak tapi....


"lepas apa apaan sih ini aku ngga suka yah, boleh kamu bicara kaya tadi, tapi cukup dengan kata kata tidak dengan tindakan" ucapku sambil melepas gengamanya


"ya itu kan cuma pendukung biar mommy yakin gitu"alibinya padaku


"cepat prepare untuk kita berangkat, kita berangkat besok pagi, dan tadi sudah kuminta sekretarisku yang di Prancis untuk meralikan rumah"katanya lagi tanpa ku jawab, dan aku lbih memilih untuk merapikan barang


......... hari selanjutnya............


Aku sudah bersiap dengan memakai baju yang tebal dan syal make up tipis seperti biasa agar menapilkan natural dari mukaku dan Rezvan menggunakan jas biasa dia bilang mau langsung pergi ke kantor nantinya dan aku akan diantar ke rumahnya terserah lah


"udah siap?" tanyanya


"ya sudah yuk turun daddy mommy dan kakek juga pasti sudah dibawah kita sekalian pamit" ucapnya


"ya" singkatku lalu aku langsung menuju kebawah untuk pamit, ya mungkin ini sedikit aneh baru dua hari menikah tapi langsung pergi, anehnya Rezvan tak menanyakan apapun soal ini padaku, benar benar yah ni orang cuek banget seengganya anggep aku partner kek segitunya banget.


"morning dadd mom, kek kami pagi ini brangkat yah, nanti jam 7 lepas landas pesawat kami" ucapnya


"loh ini juga sebentar lagi mau jam 7" kata kakek


"ya kek kita udah mau langsung berangkat aja"katanya lagi


"sarapanya mau dibawa aja atau gimana?"imbuh kakek lagi


"ngga usah lagi pula nanti dipesawat juga ada kok, kalo gitu kita berangkat ya kek, Assalamualaikum" ucapnya mengakhiri dan berjalan untuk mencium tanganya, aku yang sedari tadi hanya diam dan mengikuti langkahnya saja, bukan berarti diamku ini tak mau bicara tapi hatiku masih pilu dan rasanya enggan untuk bicara sebab hari ini aku benar benar pergi dari sini dimana aku membangun rumah tangga yang awalnya begitu indah namun berakhir menyakitkan,bahkan aku tidak bernah berfikir untuk menikah dengan siapapun, seumur hidupku hanya Samuel Taksa lah yang ada dalam kehidupan ku, namun segalanya sudah berakhir sekarang keluarga kecilku dengan seorang anak seolah hanya lah mimpi di siang bolong. Aku terus bergelut dengan pikiran dan hatiku sampai aku tak sadar, aku dan Rezvan sampai di luar rumah.


"Grizelle kalian hati hati disana dan jangan ribut ribut, saling pengertian juga ya, Rezvan jangan sekali kali kamu nyakitin putri mommy, kalo sampai iya kamu momny coret dari Kartu Keluarga!" nasihat mommy yang menyadarkan dari lamunanku.


"ya mom Grizelle sama Rezvan bakal baik baik aja kok, doanya aja ya mom"kataku singkat


"ya kalian juga jangan lupa cepet kasih kami cucu yang lucu" ucap mommy sambil melihat kami bergantian dan hanya itu saja percakapan kami dipagi ini, aku dan Rezvan langsung naik mobil untuk langsung menuju ke bandara


Maaf para readers yang kusayangi mohon maaaf apa bila nanti didepan atau dimingu minggu selanjutnya akan ada slow up dan ngga serutin minggu minggu lalu saya mohon maaf sebesar besarnya.


Hehe sebesar apa sih yah, ya sebesar yang bisa dibayangin aja lah ya...


oh ya maaf juga kalo typoooooooo