
SEBELUMNYA SAYA SANGAT MINTA MAAF KEPADA PARA PEMBACA YANG BEGITU SAYA SAYANGI KARNA TIADANYA KALIAN NOVEL SAYA BUKANLAH APA APA YANG PERTAMA SAYA SANGAT MOHON PENGERTIANYA KARNA TULISAN SAYA TYPO, YANG KEDUA UNTUK KEDEPANYA SAYA AKAN UP SATU MINGGU SEKALI TAPI SAYA USAHAKAN ITU BANYAK, NGGA CUMA SATU EPS JADI MOHON KERJA SAMANYA DAN TOLONG BANYAKIN KOMEN KARNA JIKA:
1.KOMEN BANYAK SAYA AKAN USAHAKAN UP SATU MINGGU 3 KALI DEH
2.JUMLAH LIKE MENINGKAT DISETIAP EPS SAYA JUGA AKAN PERTIMBANGKAN LAGI UNTUK YANG NO SATU ITU
3.MAKIN BANYAK KOMEN MAKIN SEMANGATTTT DONG AKUNYAAA
SALING KERJA SAMA AJA DEHH YA YA YA
SELAMAT MEMBACAAAAAAA MAAAFFFFF NANTIIIIII BAKALLLL ADAAAA BOM TYPOOOOOOOO
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Selamat pagi kepada penumpang yang terhomat dengan tujuan Bandara Charles de gaulle........(bla bla bla blaaaa) "ucap pramugari pesawat kelas bisnis yang kami tumpangi, disini hanya ada aku dan Rezvan saja karna memang dipesankanya seperti ini, kupikir mau pakai jet pribadi tapi dianya ngga mau, jadi ya sidah lah lagi pula vasilitas juga cukup baik kok, tapi tunggu kenapa aku tadi mendengar tujuanya be bandara Charles yah bukanya itu Paris?
Kalian jangan tanya kenapa aku sendiri ngga tau mau dibawa ke Paris ku pikir ke lain kota bukan malah ke ibu kota Prancisnya, tapi ya sudah lah yang penting aku juga paham dan lihai dengan bahasa disana jadi ya masa bodo, kalian tahu sejak kemarin aku menyetujui datang ke Prancis aku sama sekali tak mengatakan apapun tentang kemana aku diboyong olehnya, rasanya hatiku masih berat meninggalkan negara dan kota ini masih banyak yang ingin ku gali dari sini tentu kalian tahu apa yang akan ku gali, tapi bukan tanah yah melainkan alasan mengapa Sam sampai hati meninggalkanku begitu saja dan sangat tidak mungkin karna alasan aku bukan anak dari tante finna kan, bukanya yang punya perusahaan kakek dan papah lagi pula mereka begitu menyayangiku juga sama halnya dengan Chelsea juga. Bahkan aku tak peduli lagi suamiku yng sekarang terang terangan akan berpacaran didepanku, ini didepanku sendiri aku juga tahu tujuanya mengapa ia kesini jauh jauh dari Indo ke Prancis yang hanya mengurus bisnisnya yang baru saja akan merabah ke beberapa tempat disana, ya Tuhan mengapa ini begitu rumit, disana siapa yang akan mendengar keluh kesahku, siapa yang akan menjadi sandaranku, ohh aku benar benar sendiri.
"hei kau ini kenapa melamun terus, dengarkan safety dari pramugarinya" tegur Rezvan yang menyadarkanku, orang ini kerjaanya ganggu aja.
"gak kok cuma laper"jawabku judes males lah sama orang kaya gini emang ganteng tapi nyebelin
"baik tuan" kata permpuan yang menggunakan baju warna biru agak ketat dan rok dibawah lutut dan rambut sanggul bersepatu fantovel dengan tinggi 5 cm siapa lagi kalau bukan pramugari ya kan.
"gak jadi laper" kataku lagi
"makan! disana dingin, dan kamu harus makan"jawabnya lagi
"gak aku gak jadi selera mau tidur aja, silahkan makan sendiri"
"ya sudah terserahmu" ucap Rezvan mengakhiri
Aku memilih memejamkan mata kupikir semua perseteruan hati dan logikaku akan berakhir jika aku tertidur.
Rezvan pov
Akhirnya aku kembali setelah 3 bulan lamanya, sayang tunggu aku akan pulang, dan maaf selama ini tak pernah ku balas setiap masage dan miscall darimu karna aku gal tah harus kasih alasan kaya gimana lagi buat kamu, dan maaf aku membawa sesuatu yang paling akan menguji hubungan kita tapi percayalah dia hanya akan bertahan satu tahun, kuharap kamu bisa mengerti nantinya
dengling dengling (via chat)
My Love❤
'honey when you come hire? i am missing you'
Rezvan
'whaiting me, today I am back'
My Love❤
'eh bien je vais demander à la femme de ménage de nettoyer le manoir' dalam bahasa Prancis karna bahasa pacarnya Rezvan campuran ya gengss
*baik aku akan meminta pelayan merapikan mansionmu
Rezvan
'okay se you my love 😘'