Beloved Daddy In Apocalypse

Beloved Daddy In Apocalypse
57. Ilusi Spiritual Takdir



Kardan hanyalah salah satu bawahan kuat Arzak, dia mungkin bukan yang terkuat, tapi lawannya seharusnya tidak meremehkannya. Semua Ras Iblis yang datang ke Bumi tahu tentang keahlian Kardan, dia memiliki skill aneh yang mampu membuat lawannya ketakutan.


Skill utamanya memfokuskan dirinya dalam permainan spiritual bersama lawannya, jika lawannya tidak memiliki kekuatan spiritual yang setara dengannya, lupakan untuk menjadi pemenang.


Kekuatan spiritual sendiri seperti sihir namun lebih murni dan halus, satu tingkat di atas sihir. Kekuatan spiritual berasal dari dalam jiwa, sehingga Catatan Konstelasi tidak bisa meningkatkan kapasitas kekuatan Jiwa seseorang.


Jika dia bertemu dengan orang lain, Kardan mungkin saja bisa menjadi pemenang, tapi sayangnya dia harus bertemu dengan Yin Zhen, sosok yang pernah hidup abadi sebagai Penguasa Langit di Dunia Kultivasi, raja di antara raja lainnya.


Kardan kesal karena manusia di depannya tidak takut dengan ancamannya dan bahkan secara terang-terangan mengancamnya. Siapa di dunia ini yang mampu mengancamnya selain Arzak?


"Setelah mendengar perkataanmu, aku semakin tidak ingin pergi dari sini. Apa yang akan kau lakukan kepada—" ucapannya terhenti tepat di tenggorokannya saat manusia berambut hitam legam itu kini ada di sampingnya sambil menatap matanya dingin namun menusuk.


Yin Zhen berkata dengan nada rendah, "yang aku lakukan? Tentu saja membunuhmu..."


Kardan bisa merasa ucapan manusia itu sama sekali bukan omong kosong. Dia melompat mundur, berusaha menjauh dari jangkauan Yin Zhen dan langsung mengeksekusi skill andalannya, Ilusi Spiritual Takdir.


Sesuai dengan namanya, skill Ilusi Spiritual Takdir akan memperlihatkan ilusi mengenai takdir lawannya yang dapat Kardan buat sesuka hatinya. Seolah-olah ilusinya itu adalah surat dari Pencipta kepada ciptaannya dan memberitahunya bahwa dia diciptakan untuk menderita.


"Tidak semudah itu, manusia..." ujung mulut Kardan terangkat, membentuk senyuman sinis sambil menatap kedua mata dalam Yin Zhen.


Asap hitam keluar dari belakang Kardan, asap itu dengan cepat melahap Yin Zhen dalam sekejap. Kardan yang melihat tidak ada pergerakan Yin Zhen setelah dia mengeksekusi skill andalannya, dia merasa puas. Seperti yang diharapkan, skill Ilusi Spiritual Takdir memang pantas dijuluki sebagai skill spiritual paling menakutkan.


"Hahaha! Aku akan membuatmu menderita, manusia..."


Asap hitam semakin mengepul tebal mengelilingi Yin Zhen, namun tidak seperti yang Kardan harapkan, Yin Zhen terlalu tenang di tengah kepulan asap hitam itu. Kedua matanya tetap tenang dan jernih seperti biasanya, dia menyunggingkan sudut bibirnya, berekspresi mencemooh terhadap skill terkuat Kardan.


Yin Zhen melambaikan kedua tangannya, energi sihir berwarna putih mengalir mengusir kepulan asap hitam Kardan dengan mudah.


"Uhuk! Uhuk! Astaga, aku tidak mengira kau akan menggunakan skill yang dapat merusak paru-paruku, iblis," ujar Yin Zhen begitu kepulan asap Kardan menghilang ke ketiadaan. Kardan yang melihat penampilan Yin Zhen jauh dari buruk, tercengang.


Sebelumnya tidak ada yang pernah lolos dari skill Ilusi Spiritual Takdir miliknya. Hanya para Evolusioner Jiwa tingkat ketiga yang bisa lolos dari skill spiritualnya itu. Tapi manusia di depannya hanyalah Evolusioner Jiwa tingkat pertama, mustahil baginya untuk lolos dari skill terkuatnya.


"Bagaimana mungkin?" gumamnya tercengang. Dia tak bisa berkata-kata untuk sesaat, mencoba mencerna apa yang baru saja dia lihat.


"Manusia sialan! Berani sekali kau merendahkan ku! Aku akan membiarkanmu merasakan penderitaan neraka yang sesungguhnya!" teriak Kardan di tengah keheningan hutan.


Asap hitam sekali lagi keluar dari tubuh Kardan, namun kali ini asap itu tidak mengepul sembarangan, melainkan membentuk siluet seekor gagak besar. Asap berbentuk gagak itu memiliki dua mata merah menyala menatap Yin Zhen penuh permusuhan, seolah Yin Zhen adalah musuh bebuyutannya.


"Cukup mengejutkan dia memiliki kekuatan Spiritual yang begitu tebal..." gumam Yin Zhen, dia kagum dengan kekuatan spiritual yang dimiliki oleh Kardan. Bagaimanapun Ras Iblis yang ada di Bumi termasuk dalam jajaran Dunia Sihir, penggunaan kekuatan Spiritual terlalu terbatas di Dunia Sihir, berbeda dengan di Dunia Kultivasi. Sehingga meningkatkan kekuatan Spiritual tidak terlalu menjadi prioritas di Dunia Sihir.


Kardan melambaikan kedua tangannya, Gagak besar itu melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Yin Zhen. Yin Zhen sendiri tidak tinggal diam, meskipun statistiknya masih diangka puluhan ribu, menerima serangan secara cuma-cuma akan terasa menyakitkan walau tidak terluka sedikitpun.


"Naga Hitam, bangkit!" Teriak Yin Zhen.


Seekor Naga Hitam muncul di depannya, itu adalah Pasukan Raksasanya yang terbuat dari sepuluh ribu gabungan Pasukan Jiwanya. Ukuran Naga Hitam itu sendiri lebih besar dari pada Gagak besar, setidaknya dua kali lebih besar daripada yang terakhir.


Kardan mendengus kesal. Dia akui kalau dia bukanlah tandingan manusia di depannya, meski dia enggan mengakuinya. Mungkin hanya Arzak yang bisa melawannya, tapi menerima kekalahan begitu saja bukan gaya bertarungnya. Harga dirinya terlalu tinggi, terutama ketika dia dihadapkan dengan makhluk rendahan seperti manusia di depannya ini.


"Ilusi Guntur, aktifkan!" Teriak Kardan tiba-tiba.


Lusinan baut petir tiba-tiba muncul di tubuh Gagak besar itu, menambah kapasitas serangan destruktif yang semakin besar.


'Boom!'


Gagak besar dan Naga Hitam saling bertabrakan, debu pasir berterbangan hasil dari ledakan itu. Kardan mundur beberapa langkah sambil menutup mulutnya terbatuk pelan, darah berwarna ungu membasahi telapak tangannya, yang artinya dia menerima luka dalam yang cukup serius kali ini.


"Uhuk! Aku tidak mengira manusia itu sangat kuat... Aku khawatir dia akan menjadi batu—tidak, dia akan menjadi dinding raksasa yang menghalangi rencana Yang Mulia..." Arzak memiliki tujuan 'mulia' dengan menjadikan Bumi sebagai salah satu planet tempat tinggal Ras Iblis.


Kardan sebagai salah satu pengikutnya tentu saja mendukung apa yang Arzak lakukan. Dia akan dengan senang hati melakukan perintah yang Arzak perintahkan padanya.


Yin Zhen di sisi lain hanya berdiri menatap Kardan yang terluka dengan datar. Tatapan matanya masih setajam sebelumnya, tidak ada tanda luka ataupun kelelahan yang terlihat di wajahnya.


"Sudah saatnya kau menyerah, Iblis..." Dia melesat berlari menyerang ke arah Kardan dengan kekuatan fisiknya.


Fisik Evolusioner Jiwa yang memiliki statistik puluhan ribu sama sekali tidak bisa di remehkan, sekalipun angka statistik yang Yin Zhen miliki sekarang hanya bersifat sementara, itu tetaplah statistik yang mempengaruhi kekuatan Evolusioner Jiwa secara keseluruhan.


Yin Zhen mengerahkan seperseratus dari kekuatan statistiknya ke pukulannya, yang seharusnya bisa melenyapkan Kardan dalam sekejap. Karena jika dia menggunakan kekuatan penuhnya, lupakan tentang Kardan, dia khawatir seluruh wilayah Chengdu atau bahkan Beijing, akan hancur karena pukulannya.


Kardan bisa merasakan hawa kematian menjalar dengan cepat ke seluruh tubuhnya, sebelum dia merasakan rasa sakit yang teramat memukul tubuhnya. Dalam sekejap, seluruh tubuh Kardan meledak menjadi kabur darah, bukti dari seberapa menakutkannya statistik yang dimiliki Yin Zhen sekarang.


[Host telah membunuh Kardan (Iblis) level 156. Host mendapatkan +5.269 EXP/+792 STR/+830 ATK/+923 AGI/+952 MP]


Karena dia masih berada di tingkat pertama, semua statistik yang dia dapatkan untuk sementara akan disimpan terlebih dahulu. Berbeda dengan statistik hasil Air Suci yang hanya bersifat sementara, statistik yang didapatkan secara manual dengan membunuh makhluk evolusi lainnya bersifat permanen, sehingga Catatan Konstelasi tidak bisa menerapkannya ke statistiknya sekarang.


Namun sebagai imbalan, begitu dia menjadi Evolusioner Jiwa tingkat dua, statistik permanennya akan jauh lebih besar daripada kebanyakan Evolusioner Jiwa. Terutama karena dia telah membunuh begitu banyak makhluk evolusi, tidak menutup kemungkinan begitu dia berhasil menyelesaikan misi untuk naik ke tingkat kedua, dia akan langsung naik ke tingkat ketiga.


Bagaimanapun jumlah binatang mutan yang dia bantai sebelumnya terlalu luar biasa.