
Setelah kembali ke kamar hotel untuk mengenakan mantel, Yin Zhen dan Yin Mei pergi ke dealer mobil terdekat dari Heaven Garden Hotel. Untungnya mereka hanya menghabiskan 8 menit perjalanan menggunakan taksi untuk sampai di tempat tujuan.
Yin Zhen dan Yin Mei turun dari taksi setelah membayar ongkos taksi. Yin Mei yang ada di gendongan papanya itu menatap ke depan, lebih tepatnya ke arah di mana bangunan besar dengan kaca transparan memperlihatkan berbagai macam mobil baru yang masih mengkilap.
"Papa, ada banyak sekali mobil di sana. Apa kita akan membeli mobil-mobil itu?" tanya Yin Mei penasaran.
"Jika Mei'er suka semuanya, papa akan langsung membeli semuanya..." jawab Yin Zhen tanpa ragu. Semua yang bersangkutan dengan gadis kecilnya akan selalu menjadi prioritasnya, apapun itu. Bahkan jika Yin Mei meminta membelikan sebuah pulau untuk bermain.
Mata besar Yin Mei sedikit terbuka ketika mendengar jawaban papanya, "benarkah? Apa papa akan membeli semua mobil itu untukku?"
"Benar! Sejak kapan papa berbohong kepadamu?"
Sambil menggendong gadis kecilnya, Yin Zhen menginjakkan kakinya memasuki gedung. Suhu ruangan yang cukup hangat membuat Yin Mei menghembuskan napasnya pelan, sebelumnya dia agak kedinginan, tapi sekarang jauh lebih baik.
Seorang wanita berumur 20 tahunan datang menghampiri mereka, "halo tuan, apakah ada yang bisa saya bantu?"
"Aku ingin membeli mobil di sini..."
"Baiklah, kami memiliki mobil keluaran terbaru kami, Honda City Hatcback. Fitur keamanan yang lengkap dan desainnya yang luas sehingga cocok dijadikan mobil keluarga membuat sebagian besar keluarga memilih mobil ini. Untuk harganya sendiri hanya 233.990 yuan. Jika anda memilih mobil dengan kualitas yang sama namun lebih terjangkau, saya rekomendasikan Suzuki XL7, untuk harganya 170.990 yuan. Lebih murah hampir 50% daripada Honda City Hatchback."
Karyawan wanita itu dengan santai menjelaskan setiap mobil kepada Yin Zhen. Sedangkan di sisi lain, dua wanita yang berdiri dekat meja transaksi menatap 'temannya' dengan sedikit kelicikan terlihat di kedua matanya.
Tiba-tiba saja salah satu diantara mereka berjalan menghampiri Yin Zhen, dia berkata dengan sopan, "halo tuan, biarkan saya yang membantu anda memilih beberapa mobil keluaran terbaru kami." Wanita itu menghentikan sejenak perkataannya dan menoleh ke arah karyawan yang sebelumnya menerima kedatangan Yin Zhen, "Hao Yuyan, manajer memanggilmu. Aku yang akan meng-handle pelanggan ini..."
Wanita yang disebut sebagai Hao Yuyan itu sedikit mengerutkan keningnya, "tapi..."
Tanpa mendengarkan perkataan Hao Yuyan terlebih dahulu, Yi Lan memotong perkataannya, "cepat, manajer sudah memanggilmu dari tadi."
Hao Yuyan yang mendengar itu hanya menundukkan kepalanya, "baiklah..."
Dia tahu kalau Yi Lan berbohong kepadanya demi mendapatkan komisi lebih dari merebut konsumennya. Hal itu sering terjadi beberapa kali, dan karena suatu alasan, Hao Yuyan tidak bisa membalas Yi Lan yang terus bersikap kurang ajar kepadanya.
Yin Zhen yang melihat itu dari samping mengerutkan keningnya, sekilas dia bisa melihat niat wanita bernama Hao Yuyan ini. Dia kemudian melihat Yi Lan yang dengan patuh meski terpaksa menuruti perintahnya, ketika Yi Lan hendak berbalik pergi, Yin Zhen berkata, "aku hanya ingin dilayani olehnya."
Maksud dari perkataannya cukup jelas, bahwa dia hanya ingin Yi Lan yang melayani nya.
Dia bukan orang suci, tapi dia juga tidak suka melihat ketidakadilan yang terjadi di depannya. Merebut keuntungan orang lain adalah tindakan yang tercela, apapun itu tujuannya.
Hao Yuyan terkejut dan melihat pria di depannya dengan tatapan tercengang, apakah dia baru saja ditolak? Meski penolakannya tidka secara langsung, tapi dia tahu kalau pria di depannya tidak ingin dia sendiri yang melayaninya. Melainkan ingin Yi Lan yang melakukannya.
Yi Lan yang hendak pergi juga menghentikan langkahnya, dia berbalik dan langsung menghampiri Yin Zhen. Tidak ada alasan baginya untuk menolak permintaan pelanggan, ditambah dia sedikit senang Hao Yuyan kali ini tidak bisa melakukan apapun untuk mengambil keuntungan nya.
"Baiklah, tuan. Saya sendiri yang akan melayani anda..." Yi Lan sedikit melirik Hao Yuyan, wajah cemberut wanita itu balik menatap Yi Lan, Yin Lan kemudian berkata, "maaf senior, tapi aku tidak bisa menolak permintaan pelanggan. Aku yakin manajer juga akan mengerti..."
Hao Yuyan diam-diam mengepalkan tangannya, "o-oke, tidak masalah. Aku akan memberitahunya..."
Dia kemudian berbalik meninggalkan Yi Lan dan sepasang ayah dan anak itu.
Selepas kepergiannya, Yin Zhen melanjutkan kegiatannya untuk melihat beberapa mobil lainnya. Sementara Suzuki XL7 memang mobil yang lebih murah dibandingkan dengan Honda City Hatcback, opsi yang terakhir tidak diragukan lagi lebih banyak memiliki keunggulan.
Mobil yang akhirnya dia beli adalah Honda City Hatcback.
Kedua mata Yi Lan berbinar ketika mendengar perkataan Yin Zhen. Dia dengan cepat mengambil brosur yang ada di meja kerjanya dan langsung menyerahkannya kepada Yin Zhen, "ada tiga pilihan warna yang tersedia di tempat kami, anda bisa melihat sendiri di sini..."
Yin Zhen menerima lembaran kertas itu dan memperlihatkannya kepada Yin Mei, "yang mana warna yang Mei'er sukai?"
Sepasang mata bulat berwarna coklat semi hitam itu dengan hati-hati melihat setiap varian warna yang terlampir di kertas yang papanya pegang. Dia lalu mengarahkan salah satu tangannya ke permukaan kertas, "Mei'er suka warna yang ini."
Yin Zhen melihat jari gadis kecil itu mengarah kemana, dan warna yang dipilih Yin Mei adalah warna biru tua.
"Aku memilih warna biru tua ini."
"Baiklah, tuan. Kami juga memiliki jasa modifikasi, jika anda ingin memodifikasi mobil baru anda, akan lebih baik dilakukan sekarang."
"Modifikasi? Kalau begitu aku ingin kecepatannya ditingkatkan sampai batas maksimal dan juga untuk bagian belakang interiornya, ganti dengan suasana kartun yang cocok untuk anak-anak, tentu saja dengan kualitas terbaik."
"Baiklah, tuan. Untuk mengganti interiornya tidak terlalu masalah, tapi jika itu untuk mengganti mesin kecepatannya, saya khawatir akan memakan waktu setidaknya dua hari paling lambat. Kami tidak menyediakan mesin kecepatan seperti itu untuk saat ini, tapi jika anda ingin melanjutkan, saya akan langsung memesannya."
"Aku tidak masalah," jawab Yin Zhen dengan santai. Dia tidak masalah menunggu dua hari untuk mendapatkan mobilnya. Tapi sayangnya gadis kecil yang ada di pangkuannya sedikit mengerucutkan bibirnya cemberut.
"Lalu, bukankah kita harus menunggu dua hari untuk mengendarai mobil baru?"
"Eh? Ada apa dengan wajah cemberutmu itu?"
"Tidak... Aku tidak apa-apa."
Yin Zhen menyipitkan kedua matanya, lalu mencubit pelan pipi gadis kecil itu, "gadis kecil ini tampaknya ingin mengendarai mobil baru secepat mungkin. Kalau begitu, bagaimana kalau kita membeli mobil lagi? Anggap saja yang tadi papa beli adalah mobil untuk Mei'er, dan sekarang papa akan beli untuk papa sendiri. Tentu saja Mei'er bisa menaikinya, karena Mei'er putri kecil papa."
"Benarkah? Apa tidak masalah membeli dua mobil sekaligus?"
"Tentu saja tidak masalah, Mei'er lupa siapa papamu ini?"
"Papa paling hebat sedunia! Aku sayang papa!" teriaknya sambil mendaratkan beberapa ciuman di pipi Yin Zhen.
Yi Lan yang melihat interaksi pasangan ayah dan anak itu hanya tersenyum. Dia tiba-tiba merindukan masa-masa dimana dia juga akan berperilaku manja seperti itu kepada ayahnya. Kasih sayang orang tua adalah yang terbaik yang bisa dia terima sepanjang hidupnya, tidak ada di dunia ini yang bisa membandingkan kasih sayang mereka.
"Aku akan membeli yang ini satu ini, sedangkan untuk yang mobil sebelumnya, tetap dimodifikasi sesuai keinginanku."
Yi Lan langsung merinci harga dan menyerahkannya kepada Yin Zhen, "karena Honda City Hatcback yang sebelumnya anda pilih dimodifikasi, terlebih dengan alat dan bahan kualitas tinggi, harganya naik hampir dua kali lipat menjadi 367.000 yuan. Ditambah dengan harga Suzuki XL7, maka totalnya 537.990 yuan. Anda bisa memilih metode pembayaran kredit dengan angsuran selama 24 bulan atau bayar langsung."
"Aku akan membayarnya langsung," Yin Zhen dengan santai mengeluarkan dompetnya dan menyerahkan kartu rekeningnya kepada Yi Lan.
Yi Lan yang melihat itu berbinar. 500.000 yuan lebih dalam sekali pembelian itu artinya dia mendapatkan bonus hampir 5.000 yuan, dan itu adalah jumlah yang luar biasa baginya yang tidak pernah menerima bonus sebesar itu.
Setelah melakukan proses pembayaran, Yin Zhen meminta Yi Lan untuk mengeluarkan Suzuki XL7 dari dalam gedung untuk mereka pakai.