
Pangkalan Yin Zhen mendapatkan banyak sekali mayat binatang mutan yang memiliki pertahanan kuat. Yin Zhen meminta beberapa orang untuk memisahkan kulit binatang-binatang itu dari dagingnya, dia berencana untuk menjadikan lapisan luar binatang-binatang mutan itu sebagai armor yang akan berguna di masa depan.
Kemampuan Su Weiran dalam menempa senjata atau armor juga semakin meningkat, hampir ada enam puluh set armor yang berhasil dia buat selama ini. Perlahan kemampuannya menjadi lebih baik daripada sebelumnya.
Yin Zhen sendiri sekarang berada di ruang pertemuan bersama para Evolusioner Jiwa kuat. Dia berniat untuk mengumpulkan opini semua orang agar rencana ke depannya lebih matang dan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh semua orang.
"Meskipun peperangan telah berakhir, tidak menutup kemungkinan hal yang serupa akan terjadi lagi. Baik itu dalam waktu dekat atau pun nanti di masa depan. Secara keseluruhan, pondasi pangkalan kita cukup kuat, tapi demi mengantisipasi serangan yang lebih besar, akan lebih baik jika kita meningkatkan pelatihan. Jika kalian semua khawatir soal sumber daya, kalian bisa tenang. Aku memiliki banyak sumber daya..." ujar Yin Zhen kepada semua orang yang ada di dalam ruangan.
Sebagai informasi, Yin Zhen belum membagikan Bunga Transformasi yang dia dapatkan tiga hari yang lalu. Itu masih tersimpan di brangkas pribadinya. Dari segi manapun, Bunga Transformasi seribu kali lebih berharga daripada artifak yang dia dapatkan.
Peningkatan poin statistik sebanyak 100 tidak bisa dianggap sepele. Sebagai perbandingan, jika orang biasa mengonsumsi Bunga Transformasi, dia akan langsung menjadi sekuat tokoh pahlawan yang biasa tayang di televisi siaran anak-anak.
Tidak ada satupun di ruangan ini yang memiliki angka statistik di atas 100 poin, dia bisa memperkirakannya dari bagaimana mereka bergerak dan bertarung ketika pertempuran terjadi. Ada terlalu banyak batasan yang tidak bisa mereka lewati jika mereka terlalu lemah. Itulah faktanya.
Hu Lian mengangkat suaranya, "tuan Yin, bagaimana kalau kita fokus untuk mencari pangkalan lain di Chengdu? Sebagai wilayah aman zombie, seharusnya akan ada lebih banyak manusia di pusat kota. Kita bisa membiarkan mereka bergabung dengan kita."
Mendengar itu, Yin Zhen mengangkat sedikit alisnya, "bagaimana jika mereka tidak ingin bekerjasama?"
Hu Lian terdiam. Benar, bagaimana jika pihak lain tidak ingin bergabung dengan faksi mereka? Dia sama sekali tidak memikirkan hal itu mengingat semua orang di sini telah melihat seberapa kuatnya Yin Zhen.
"Mudah saja, kita rebut wilayah mereka."
Hao Ran tiba-tiba berkata demikian, semua orang langsung mengarahkan pandangan mereka ke arahnya. Memberinya jenis pandangan aneh.
"Hahaha! Ternyata kau memiliki pemikiran seperti itu. Sebenarnya itu sama sekali tidak salah, cepat atau lambat perebutan wilayah kekuasaan akan terjadi untuk memperluas wilayah kekuasaan setiap pangkalan. Hanya saja, bukankah melakukan itu sama saja dengan mengurangi jumlah Evolusioner Jiwa kuat nantinya?" Ujar Long Hu dengan bijaksana.
Bumi baru saja berevolusi sehingga umat manusia kekurangan Evolusioner Jiwa yang memadai. Mereka memerlukan lebih banyak Evolusioner Jiwa kuat, dan akan lebih baik lagi jika semua Evolusioner Jiwa di wilayah Chengdu ini bersatu demi melindungi yang lainnya.
Tapi semua orang yang ada di dalam ruangan tahu, mustahil untuk menciptakan persatuan seperti itu tanpa adanya pertumpahan darah. Seperti yang dikatakan Long Hu, cepat atau lambat perebutan wilayah kekuasaan akan terjadi dan peradaban Bumi akan kembali ke peradaban pertengahan.
Saat itu tidak ada namanya keadilan, yang ada hanyalah yang kuat yang bisa menjadi penguasa.
"Ini cukup sulit memang, tapi perkataan Hao Ran maupun Long Hu tidak salah. Aku akan mencari pangkalan lain di pusat kota dan mencoba untuk meminta bekerjasama dengan mereka, tapi jika mereka bersikeras menolaknya, mau tidak mau kita harus menyingkirkan mereka. Cukup disayangkan memang, tapi umat manusia tidak akan bertahan lama dibawah tekanan zombie dan binatang mutan yang tidak terhitung jumlahnya jika kita terus terpencar seperti ini..." jelas Yin Zhen.
Dia bukanlah orang suci yang tidak tega membunuh sesamanya. Bagaimanapun kondisi mentalnya saat ini berusia triliunan tahun, jutaan pertempuran dan miliyaran manusia terbunuh telah dia saksikan. Kedua tangannya dipenuhi dengan darah orang-orang yang berhasil dia bunuh sebelumnya.
Yin Zhen tidak memerlukan orang-orang yang tidak setia padanya. Yang dia perlukan hanyalah keberanian untuk melakukan semuanya tanpa gentar. Menjadi seorang pemimpin berdarah dingin sama sekali tidak mudah, dan dia adalah pemimpin semacam itu.
Ambisinya untuk menjadi lebih kuat sama seperti di kehidupan sebelumnya. Dia ingin menjadi lebih kuat ditemani orang-orang yang di sayangnya.
Begitu Yin Zhen berkata demikian, suasana di dalam ruangan langsung hening. Raut wajah mereka dengan mudah dibaca oleh Yin Zhen, melihat itu, Yin Zhen hanya menghela napas pelan.
"Aku tidak akan memaksa kalian untuk melakukan aksi pembunuhan. Biarkan aku sendiri yang akan mengurus hal ini, kalian berfokuslah pada hal-hal yang ada di dalam pangkalan..."
Dia tidak bisa memaksa semua orang untuk menjadi kejam dan tanpa perasaan. Bagaimanapun semua orang yang ada di dalam ruangan itu hanyalah masyarakat biasa sebelum Bumi berevolusi. Mereka terbiasa dengan kehidupan damai sehingga melakukan aksi pembunuhan apalagi dalam skala besar sangat sulit bagi mereka lakukan.
Jiang Yalan, Long Hu, Hu Lian, Mei Qi dan semua orang yang ada di dalam ruangan menatap pintu ruangan yang perlahan kembali tertutup setelah Yin Zhen melenggang pergi keluar ruangan.
"Pemikiran Yin Zhen benar, hanya saja aku tidak bisa melakukan hal itu untuk sekarang. Jika yang aku hadapi hanyalah segerombolan binatang mutan, tidak peduli berapa jumlahnya, aku pasti akan membantainya. Tapi jika manusia..." ucapan Jiang Yalan terhenti begitu dia membayangkan puluhan atau bahkan ratusan manusia mati dibawah tangannya.
Astaga, membayangkannya membuatnya mual.
Tidak hanya dia yang merasakan hal itu, semua orang di dalam ruangan merasakannya juga. Hanya Mei Qi dan Yin Hua yang tampak kebingungan di waktu bersamaan.
"Bagaimana kakak bisa begitu tenang ketika dia berbicara mengenai rencana mengerikan itu?" celetuk Yin Hua bertanya. Dia adalah adiknya, orang yang paling mengenal sosok kakaknya, Yin Zhen.
Sebelumnya Yin Zhen hanyalah seorang pria lajang yang hidup sendirian di sebuah apartemen kumuh serta pengangguran, sehingga mengharuskannya untuk bekerja. Namun entah apa yang terjadi kepada kakaknya itu, suatu hari dia menjadi sangat berbeda. Seolah-olah Yin Zhen bukanlah orang yang sama dengan Yin Zhen yang sebelumnya.
Begitu dia melihat ekspresi tenang Yin Zhen ketika membicarakan invasi wilayah dengan cara kekerasan, dia semakin keheranan dan ada sedikit kejutan di hatinya. Berbagai macam pikiran melayang di kepalanya, tapi semua itu dia singkirkan karena bahkan dia sendiri tidak percaya dengan apa yang dia pikirkan.
"Entahlah, aku tahu dia bukanlah seorang pengecut, tapi dia jelas bukan orang kejam..." Jiang Yalan cukup mengenal sosok Yin Zhen mengingat dia berteman sedari keduanya masih kecil dulu.
***
Sepuluh kilometer dari pangkalan militer, dua sosok saling berhadapan. Keduanya mengeluarkan aura menakutkan, tapi aura yang dikeluarkan oleh salah satu dari mereka dengan mudah menekan aura lawannya.
"Siapa kau dan apa yang kau lakukan di sini?" tanya Yin Zhen menatap sosok manusia bertubuh besar dengan kedua tanduk di kepalanya.
Kardan melebarkan kedua matanya terkejut, dia tidak mengira persembunyiannya akan diketahui begitu cepat, dia juga bisa merasakan ancaman mematikan dari manusia di depannya. Namun dia tetap menjaga ekspresi tenangnya sebisa mungkin.
Dia awalnya ingin mengintai lebih dekat ke pangkalan manusia, namun sebelum dia mencapainya, manusia itu tiba-tiba muncul di depannya. Kedua matanya bahkan tidak melihat pergerakan apapun disekitarnya.
Perlu diingat bahwa stat Agility Yin Zhen masih diangka dua puluh ribuan, kecepatan yang setara dengan kecepatan cahaya. Sudah jelas bahwa sosok bertanduk di depannya ini tidak bisa melihat gerakannya.
"Kalian manusia rendahan, berani sekali menghalangiku..." ujar Kardan dengan suara bas-nya. Taring tajam dia perlihatkan, yang dia pikir akan berhasil menakuti manusia di depannya. Tapi nyatanya Yin Zhen tetap saja tidak bergeming, dia hanya menatap Kardan meremehkan.
"Ini wilayah kami, kau tidak bisa masuk ke wilayah sini. Terlebih, kau berasal dari Ras Iblis, keberadaanmu akan menjadi bencana bagi rakyatku..."
Mendengar manusia di depannya tahu mengenai ras-nya, Kardan semakin dibuat terkejut. Ini pertama kalinya Bumi berevolusi sehingga Ras Iblis tidak mungkin bisa muncul di dunia luar dan menampakkan dirinya di hadapan makhluk lain di Bumi ini. Namun sepertinya manusia ini memiliki beberapa pengetahuan tentang Ras Iblis.
Kardan tertawa pelan, "ternyata kau tahu Ras kami. Karena kau tahu aku adalah Ras Iblis, kau harusnya tahu bahwa Aura Darah yang aku miliki bisa membunuhmu dengan mudah."
Yin Zhen tentu saja tahu tentang Ras Iblis, dia telah mengunjungi banyak sekali alam semesta di luar angkasa sana. Tidak hanya dia Raja di antara Raja di Dunia Kultivasi, tapi juga para Penguasa dari Dunia Sihir juga takut padanya saat itu. Ribuan Ras makhluk hidup telah dia lihat, termasuk Ras Iblis.
Ras kehidupan terjahat di alam semesta. Mereka menggunakan Aura Darah mereka untuk menyerap kekuatan lawannya sehingga kecepatan kultivasi atau leveling mereka lebih cepat daripada makhluk hidup lainnya.
"Aku tidak peduli dengan Aura Darah yang kau ucapkan itu, yang aku inginkan adalah kau pergi dari wilayahku sekarang, atau kau akan menyesalinya..." ucap Yin Zhen kepada Kardan.