Beloved Daddy In Apocalypse

Beloved Daddy In Apocalypse
35. Pekerjaan Utama



Setelah beberapa menit melawan koloni semut, tim yang berjumlah sepuluh orang itu menuai kemenangan mereka dengan raut wajah senang.


Mereka berhasil membunuh total 327 semut dan meningkatkan kekuatan mereka cukup banyak. Bian Lu dan Long Hu adalah orang yang paling banyak menerima EXP, keduanya berhasil naik 2 level begitu perburuan tim selesai dilakukan.


Mengingat jumlah EXP akan terus bertambah seiring menariknya level Evolusioner Jiwa, jumlah binatang mutan atau musuh yang harus mereka bunuh tentu saja harus lebih banyak. Namun itu hanya kasus yang terjadi kepada mereka yang memburu binatang mutan dengan level rendah, kasusnya akan berbeda begitu mereka memburu binatang mutan level tinggi atau beberapa level di atas level mereka.


Mayat koloni semut yang berserakan di mana-mana membuat semua orang mengerutkan kening mereka jijik, ditambah dengan tanah yang berwarna hijau dari darah koloni semut itu. Hanya Yin Zhen yang tak memperdulikan semua itu, dia memotong setiap kepala semut dengan pisau dapur yang dia bawa.


Jiang Yalan dan yang lainnya memperhatikan pergerakan Yin Zhen dengan heran, apa yang pria itu lakukan?


Tanpa mereka ketahui, setelah Yin Zhen memotong kepala semut untuk yang kesepuluh kalinya, dia menemukan bola kristal kecil seukuran kepalan tangan bayi di kepala semut itu.


"Seharusnya ini bisa dianggap sebagai Inti Jiwa di Dunia Kultivasi..."


[Host mendapatkan Batu Jiwa level 2.]


[Host dapat meningkatkan level skill Host yang persyaratannya memerlukan Batu Jiwa.]


Artinya, Batu Jiwa bisa menjadi item yang dapat meningkatkan level skill setiap orang. Tentu saja semua orang masih memerlukan Skill Point untuk meningkatkan level skill, tapi mendapatkan Skill Point masih terlalu sulit bahkan untuk dirinya.


"Aku hanya mendapatkan 10 Skill Point, itupun yang aku dapatkan dari hadiah yang sistem berikan kepadaku. Seharusnya mendapatkan Skill Point ini bisa dianggap sebagai mata uang di Dunia Sihir. Tapi sayangnya aku maisu tidak tahu bagaimana cara mendapatkannya..." gumamnya pelan.


Skill Point bisa diberikan kepada orang lain dengan cara berjabatan tangan. Hanya sebatas itu yang dia ketahui tentang Skill Point, tidak lebih. Itu adalah mata uang yang digunakan di Dunia Sihir, semakin besar Skill Point yang dimiliki, semakin kaya juga orang itu.


Dia kembali berdiri, dia menatap Bian Lu dan yang lainnya, "kalian semua potong kepala setiap semut itu dan temukan Batu Jiwa seperti ini lalu kumpulkan. Seharusnya item ini bisa digunakan untuk meningkatkan level skill, ini sangat berguna."


Bian Lu mendekat dan melihat Batu Jiwa berwarna hijau itu dengan cermat. Begitu dia memegangnya, dia mengerti kenapa Yin Zhen meminta mereka untuk mengumpulkan Batu Jiwa ini.


***


Di dalam kamar, Yin Mei memeluk papanya erat. Dia berkata, "papa, Mei'er tak suka di sini. Mei'er ingin dunia seperti dulu, kita bisa bermain dan berbelanja sesuka hati kita."


Yin Zhen mengusap kepala gadis kecilnya dengan penuh kasih sayang, "sayang... Mau tidak mau Mei'er harus beradaptasi dengan dunia yang sekarang. Lagipula, papa akan menciptakan surga untuk Mei'er nanti. Jadi Mei'er bisa tenang dan menunggu semuanya menjadi lebih baik."


Yin Mei hanya menganggukkan kepalanya sambil memeluk papanya semakin erat di pangkuannya. Di luar ruangan, Mei Qi yang melihat bayinya kini sangat bergantung kepada ayahnya membuatnya sedih sekaligus senang. Dia merasa sedih karena Yin Mei tak bisa sepenuhnya bergantung kepadanya mulai sekarang, tapi dia juga senang karena Yin Zhen memperlakukan bayinya dengan sangat berharga.


Yin Zhen menepuk pelan punggung kecil Yin Mei yang ada di pangkuannya, mungkin karena semalam gadis kecil itu tidak tertidur dengan nyenyak, deruan napas halus tidak lama terdengar menandakan gadis itu sedang tertidur.


Menyadari anak semata wayangnya tertidur, perlahan dia menempatkan Yin Mei ke atas kasur dengan hati-hati lalu menyelimuti nya. Yin Zhen melirik Mei Qi dan berkata pelan, "sebaiknya kau juga mandi dan beristirahat. Kau sudah banyak berkontribusi untuk semua orang yang ada di sini, sudah waktunya kau meluangkan waktu untuk dirimu sendiri. Tidur juga bisa dijadikan istirahat paling efektif untuk mengembalikan stamina ke puncaknya."


Mei Qi tidak membantah, "baiklah, aku akan tidur menemani Mei'er setelah aku membersihkan badanku."


Yin Zhen menganggukkan kepalanya.


Begitu siang hari tiba, hampir semua orang beristirahat di tempat yang sudah mereka buat sendiri. Beberapa orang mencari tempat yang teduh atau membuat perkemahan sendiri dengan alat seadanya.


Hanya beberapa orang saja yang masih terbangun, salah satunya adalah Yin Zhen.


Dia berdiri di atas pohon yang cukup tinggi di belakang rumahnya, pemandangan damai dimana semua orang beristirahat entah kenapa membuatnya lega. "Untungnya tidak ada korban jiwa yang berjatuhan. Meskipun banyak dari mereka semua tidak berguna, itu karena mereka masih belum terbiasa dengan Bumi yang seperti ini."


Semua orang itu tidak sama sepertinya yang langsung beradaptasi dengan Bumi yang sekarang. Mereka membutuhkan waktu untuk membiasakan diri dengan keadaan Bumi yang sekarang ini, dimana mereka akan berhadapan dengan banyak keanehan yang bisa membahayakan nyawa mereka.


Dia juga duduk bersantai di atas dahan pohon dengan kedua kaki selonjoran. Angin sejuk yang berasal dari hutan membuatnya nyaman, di waktu yang sama suara sistem terdengar.


[Catatan Konstelasi telah menemukan beberapa pekerjaan yang cocok untuk Host.]


[Pendekar Pedang]


[Penyihir Ternama]


[Sayap Bayangan]


[Pemimpin Dunia]


[Host dapat memilih salah satu diantara kelima itu sebagai pekerjaan pertama Host]


Yin Zhen melihat layar sistem di depannya penuh dilema. Beberapa pekerjaan atau profesi yang di tawarkan oleh Catatan Konstelasi sudah tidak asing dengan dengannya, seperti Pendekar Pedang yang hampir 70% di Dunia Kultivasi memilih profesi itu sebagai profesi utama mereka.


"Pendekar Pedang, itu pasti karena aku memiliki keahlian dalam bermain pedang dan kekuatan serangan ku yang tinggi. Sedangkan untuk Penyihir Ternama, aku yakin itu karena Catatan Konstelasi memperhatikan kalau stat MP-ku yang paling tinggi diantara semua stat yang ada. Dan untuk Sayap Bayangan, itu harusnya pekerjaan yang berfokus pada kecepatan mengingat stat AGI-ku juga tinggi, dan karena stat STR juga tinggi, Catatan Konstelasi memberikanku opsi pekerjaan pertama sebagai tanker, Pelindung Suci. Tapi dari semua itu, hanya opsi kelima yang tidak ada hubungannya dengan semua stat yang aku miliki, Pemimpin Dunia."


Dia mengelus dagunya tampak tengah berpikir keras. Dia kemudian meng-klik [Pemimpin Dunia] untuk tahu lebih detail tentang pekerjaan itu, tapi sayangnya Catatan Konstelasi tidak memaparkan atau menjelaskan lebih lanjut untuk setiap pekerjaan yang ada.


"Kalau begini, aku jadi ragu untuk memilih opsi kelima ini. Dari namanya, mungkin pekerjaan ini lebih memfokuskan seseorang untuk menjadi seorang pemimpin, seharusnya seperti itu sih... Tapi aku tidak yakin juga."


Setelah ragu beberapa saat, akhirnya dia memilih opsi kelima sebagai pekerjaan utamanya.


[Host telah memilih pekerjaan Pemimpin Dunia sebagai pekerjaan pertama Host.]


[Pemimpin Dunia (utama): Host akan mendapatkan keuntungan dari seberapa banyak orang yang ada di bawah naungan Host. Setiap 100 orang yang Host miliki, kekuatan Host akan meningkat sebanyak 1%.]


[Host mendapatkan dua skill dari pekerjaan utama Host, Pengikut Setia dan Pasukan Jiwa]


[Pengikut Setia: Host dapat memilih tiga orang untuk dijadikan pengikut setia Host. Masing-masing dari mereka akan memiliki jumlah 10% dari seluruh kekuatan Host. (0/3)]


[Pasukan Jiwa: Host dapat memanggil jiwa yang sudah terbunuh dengan menggunakan skill ini dan menjadikannya sebagai pasukan Host. Semakin tinggi level Pasukan Jiwa yang dapat dipanggil, semakin besar juga konsumsi MP. Jumlah Pasukan Jiwa yang dipanggil tidak terbatas]


"Ini luar biasa. Ternyata aku tidak salah memilih, dengan begini jalanku menciptakan dunia yang aman untuk Mei'er akan semakin mudah. Aku juga bisa memilih tiga orang untuk dijadikan bawahan setiaku, mereka akan memiliki 10% kekuatan yang aku miliki, itu artinya kekuatan mereka akan meningkat banyak. Tapi ini masih terlalu awal untuk memilih beberapa orang sebagai bawahan ku, mungkin akan lebih jika aku menggunakannya setelah semua orang mulai beradaptasi dengan Bumi yang sekarang."


Ada beberapa orang yang dia percayai dari sekian banyak orang itu, tapi belum tentu mereka mempercayainya. Dia perlu memperhatikan semua orang dan membuat mereka semua percaya kepadanya di masa depan, itu satu-satunya pilihan untuknya menggunakan skill ini.


"Dan untuk Pasukan Jiwa, ini yang paling menguntungkan ku. Dengan ini, aku bisa membuat pasukan ku sendiri nantinya, dan jumlahnya juga tak terbatas, tapi tentu saja semakin besar Pasukan Jiwa yang aku miliki, semakin tinggi juga konsumi MP ku nantinya, tapi aku tidak perlu khawatir, dengan Qi Point dan semua Air Suci yang aku miliki, semuanya teratasi."


Dia memiliki kolam Air Suci yang luas serta kedalamannya setara dengan danau besar di Tiongkok, dengan jumlah Air Suci sebanyak itu, dia tentu saja tidak akan pernah khawatir kekurangan Qi Point.


Satu tetes Air Suci saja bisa memberikannya sebanyak 2.400 Qi Point, yang artinya dia bisa memberikan peningkatan poin untuk seluruh stat sebanyak 2.400 poin hanya dengan satu tetes Air Suci.


"Tidak sia-sia aku membawa Air Suci sebagai satu-satunya harta yang bisa aku bawa."


Dia kemudian ingin melihat apakah dia bisa meningkatkan levelnya lebih lanjut, karena bagaimanapun ada beberapa hal yang terbatas dengan levelnya yang masih rendah. Namun sayangnya beberapa hal tidak sesuai dengan keinginannya.


[Persyaratan naik level ke Evolusioner Jiwa tingkat kedua]


[Host memiliki 3 Pengikut Setia di atas level 30 (0/3)]


[Host memiliki 10.000 Pasukan Jiwa (0/10.000)]


[Host berhasil membangun kerajaan dengan jumlah penduduk 1juta (94/1.000.000)]


[Host mendapatkan 10 Batu Jiwa tingkat kedua (0/10)]


[Host berhasil membunuh 100.000 musuh menggunakan Pengikut Setia atau Pasukan Jiwa (0/100.000)]


____


Jangan lupa beri lika, komen, dan vote ya gaesss... See you next time\=D