
Singkatnya, kemurnian jiwa dan sihir Yin Zhen lebih tinggi daripada Sun Hao, itulah sebabnya Bubga Transformasi tidak menolak Yin Zhen ketika mencoba menyentuhnya.
Melihat Sun Hao yang kebingungan, akhirnya Yin Zhen memindahkan semua Bunga Transformasi ke dalam truk menggunakan kekuatan sihirnya. Dalam sekejap bagian belakang truk sudah dipenuhi dengan Bunga Transformasi.
Tidak lupa dia juga melapisi seluruh Bunga Transformasi menggunakan sihir nya, akan berbahaya jika binatang mutan di dalam hutan merasakan Mana yang dikeluarkan oleh Bunga Transformasi, mereka pasti akan menggila.
"Pergi ke perkemahan militer."
"Baik, tuan!"
Sun Hao menjalankan mobil truk pergi ke perkemahan militer.
Ketika mereka berdua hendak kembali ke perkemahan militer, tanah ada di bawah kaki mereka bergetar cukup kuat bersamaan dengan suara nyaring yang berasal dari hutan. Yin Zhen merasakan firasat buruk, apalagi ketika dia melihat debu yang berterbangan serta semilir angin kencang dari dalam hutan.
"Tidak... Ini buruk! Sun Hao, cepat pergi!"
Yin Zhen langsung melompat keluar dari dalam mobil, Sun Hao di sisi lain menancap gasnya dan melaju secepat mungkin. Tapi apa yang dia lihat kemudian membuatnya gemetar ketakutan.
"Ini... Apa yang terjadi?" Monolognya sambil menatap pemandangan mengerikan di depannya.
Ratusan atau bahkan ribuan binatang mutan berlarian keluar dari hutan. Ini adalah pertama kalinya dia melihat pemandangan semengerikan ini, bagaimana mungkin ada begitu banyak binatang mutan menyerbu sekaligus? Ini tidak masuk akal!
"Apa yang kau lakukan?! Cepat pergi!" teriakan Yin Zhen menyadarkan Sun Hao. Dia kembali menancap gasnya, berusaha menjauh dari para binatang mutan yang berlari ke arah mereka berdua.
Yin Zhen di sisi lain menatap tajam ke depan. Dia melambaikan tangannya, dan seketika ratusan bola api mengambang di udara, menyerbu langsung ke arah ribuan binatang mutan yang menggila itu. Dalam hitungan detik, langit cerah ditutupi oleh kobaran api merah menyala yang membakar daging binatang mutan.
Yin Zhen juga membangkitkan Pasukan Jiwanya sekaligus dalam jumlah besar.
[Host membangkitkan 3.500 Pasukan Jiwa.]
[-32.620 MP]
Dia sendiri tidak khawatir kekurangan Mana, dia tinggal menenggak Air Suci untuk mendapatkan puluhan ribu Qi Point. Lagipula tubuhnya sudah lebih kebal daripada sebelumnya.
"Sepertinya aku meremehkan jumlah binatang mutan yang ada di Chengdu ini. Ternyata mereka lebih banyak dari yang aku bayangkan, aku pikir aku sudah menghabisi hampir semuanya demi menciptakan pasukan ku sendiri..." gumam Yin Zhen pelan. Dia kembali melakukan gerakan membuat bola api untuk menghanguskan lebih banyak binatang mutan.
Dengan cepat jumlah binatang mutan semakin banyak walau sudah banyak juga yang dia bunuh. Seperti gerombolan semut yang keluar dari sarangnya. Kini seluruh hutan dipenuhi dengan binatang mutan dari level 3 sampai level 20, tentu saja hanya ada segelintir binatang mutan di atas level 20.
"Bisa gila aku kalau terus seperti ini. Aku harus pergi memastikan keadaan semua orang..." Dia teringat bayangan gadis kecilnya serta semua orang yang dia sayangi. Kemungkinan besar serangan binatang mutan terjadi hampir di seluruh wilayah hutan Chengdu.
Dia melompat di antara pepohonan memastikan kondisi Sun Hao baik-baik saja. Ketika dia hendak membangkitkan lebih banyak Pasukan Jiwa, dia menyadari pasokan Mana nya tidak mencukupi. Tanpa ragu Yin Zhen langsung menenggak sekucur Air Suci dari cincinya. Membuat tubuhnya memanas seketika.
[Host tidak bisa lagi menambahkan Qi Point, atau akan ada serangan Catatan Konstelasi karena telah melebihi kekuatan wajar.]
Dia langsung mengubah semua Qi Point miliknya ke Mana Point, dia harus membangkitkan lebih banyak Pasukan Jiwa untuk melindungi perkemahan serta semua orang yang ada di dalamnya. Terlebih dia memiliki dua perkemahan yang berbeda.
"Bangkitlah, pasukanku!"
Di bawah tatapannya, ribuan bayangan perak muncul baik dari permukaan maupun dari langit. Dalam waktu kurang dari semenit, hampir 10.000 Pasukan Jiwa miliknya dibangkitkan, sebagian besar dari mereka merupakan jiwa binatang mutan tipe udara.
"Ini masih kurang, aku butuh lebih banyak Pasukan Jiwa..."
Ketika dia berpikir keras bagaimana cara bisa mendapatkan tambahan Pasukan Jiwa, dia melirik puluhan ribu atau bahkan ratusan ribu binatang mutan yang berlarian menyerbu ke arah mereka. "Astaga, mereka semua adalah calon Pasukan Jiwaku!"
Dia kembali menenggak Air Suci, statistik MP yang sudah hampir nol, langsung melonjak ke angka ratusan ribu dalam sekejap. Dia telah menghabiskan begitu banyak MP dengan membangkitkan hampir sepuluh ribu Pasukan Jiwa, kini waktunya dia mengisi ulang.
Sun Hao yang menyetir truk dengan kecepatan tinggi mau tidak mau melihat pemandangan mengerikan lainnya lewat spion truk. Dia melihat puluhan ribu binatang mutan berwarna perak gelap bermunculan entah darimana. Dia tahu bahwa semua binatang mutan berwarna perak itu adalah pasukan Yin Zhen.
Di perkemahan militer, Jiang Yalan, Hu Lian dan Bian Lu serta semua Evolusioner Jiwa di atas level 5 berusaha mencegah gerombolan binatang mutan yang menyerbu secara tiba-tiba ke arah perkemahan.
"Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa ada banyak sekali binatang mutan yang menyerang?" tanya Jiang Yalan keheranan. Dia terus melambaikan kedua tangannya, satu persatu binatang mutan level rendah langsung membeku di bawah kekuatan sihirnya.
"Kau bertanya padaku, pada siapa aku bertanya? Ini juga membuatku gila! Mereka tidak ada habisnya!" Bian Lu melesat dengan dua pisaunya yang memotong tubuh binatang mutan menjadi dua bagian dalam sekejap.
"Jumlah mereka terlalu banyak, aku tidak menahannya lebih lama..." Hu Lian membangun perisai sihir dari skill nya. Skill perisainya cukup kuat, tapi sayangnya jumlah binatang mutan yang harus dia hadapi terlalu banyak.
Hao Ran yang ada di sisi lain perkemahan, terus menggerakkan kedua tangannya secepat kilat. Dia melompat dan berlari melangkahi gerombolan binatang mutan dengan mudah, setiap kakinya melangkah, satu binatang mutan terbunuh. Gerakannya yang lincah dan cepat membuatnya mudah menghindari serangan binatang mutan, meski begitu dengan jumlah binatang mutan yang terlalu banyak, dia tentu saja kewalahan.
Sama seperti di perkemahan militer, di perkemahan Yin Zhen sendiri kondisinya tidak cukup baik. Gu Yan, Mei Qi dan Long Hu bergerak di garis depan. Tugas Long Hu adalah melindungi Mei Qi dan Gu Yan, keduanya adalah pengguna sihir berskala luas, cocok untuk membunuh segerombolan binatang mutan dalam waktu singkat.
"Kau masih belum mendengar kabar tentang Yin Zhen?" tanya Mei Qi kepada Long Hu. Long Hu baru saja kembali dari perkemahan militer, seharusnya dia tahu sesuatu mengenai Yin Zhen.
"Aku tidak mendengar kabar apapun tentangnya. Yang aku dengar hanyalah bahwa dia pergi sendirian keluar dari perkemahan sendirian..." jawab Long Hu, ada nada kekhawatiran di dalam suaranya. Dia akui Yin Zhen adalah panutannya sekaligus orang terkuat yang pernah dia lihat, tapi tetap saja dihadapkan dengan begitu banyak binatang mutan bukanlah hal baik. Ada kemungkinan Yin Zhen mengalami bahaya.
"Jumlah mereka terlalu banyak, Mana Point ku juga semakin menipis, aku khawatir semenit lagi aku tidak bisa mengeluarkan sihir lagi dan perkemahan kita hancur..." ujar Gu Yan lemas. Dia pikir semuanya akan baik-baik saja setelah seminggu ini, tapi nyatanya tidak. Dia terlalu naif untuk berpikir semuanya aman di tengah Bumi yang baru berevolusi ini.
Mei Qi juga mengkhawatirkan hal yang sama. Kekuatan sihir serta skill nya memungkinkannya untuk membasmi binatang mutan dalam skala besar, tapi konsumsi MP nya lebih besar. Paling banyak dia hanya bisa meluncurkan dua serangan lagi.
Jauh di dalam hutan, tepat nya di sebuah gua dalam gunung aktif, sesosok raksasa bertubuh warna merah menyala dengan dua tanduk di kepalanya tengah duduk santai di kursi sambil memegang pedang besar di tangan kanannya. Beberapa raksasa yang ciri-cirinya hampir serupa dengannya sedang berlutut dengan satu kaki di bawah tatapannya. Hanya sepintas semua orang yang melihat adegan itu tahu bahwa para raksasa yang berlutut satu kaki itu adalah bawahan dari raksasa yang duduk di 'tahta'nya.
"Yang Mulia Iblis, sesuai perintah mu, semua binatang mutan yang ada di wilayah ini telah kami sihir untuk menaklukan wilayah ini serta wilayah lain. Seharusnya dalam waktu kurang dari seminggu, tidak ada lagi manusia yang tersisa di Bumi ini."