Beloved Daddy In Apocalypse

Beloved Daddy In Apocalypse
40. Mei Qi VS Ular Sisik Naga



Sudah seminggu sejak Bumi mengalami evolusi.


Selama itu juga para Evolusioner Jiwa berusaha untuk meningkatkan level mereka dengan membunuh lebih banyak binatang mutan serta zombie, ada beberapa orang juga yang tidak ingin diam lebih lama dan memilih untuk menjadi Evolusioner Jiwa juga.


Kelompok pertama Evolusioner Jiwa yang terdiri dari 10 orang hampir semuanya menyentuh level 15. Keahlian mereka diasah selama seminggu penuh tanpa henti dan beberapa kali mereka mengalami pertarungan hidup dan mati dengan banyak binatang mutan.


Tidak hanya para manusia yang levelnya meningkat, tapi juga para makhluk mutan lainnya pun ikut berkembang.


Sebelumnya hanya ada segelintir binatang mutan yang berada di level 5, tapi sekarang binatang mutan yang mendominasi seluruh distrik hampir semuanya berada di level 5 dan masih banyak lagi binatang mutan yang levelnya jauh lebih tinggi.


Seperti yang Yin Zhen dan Mei Qi hadapi sekarang, keduanya berhadapan dengan sosok ular raksasa yang panjangnya lebih dari 100 meter dan lebar 6 meter. Yin Zhen bisa melihat kalau ular itu sebelumnya adalah ular piton dilihat dari ukuran kepala dan perutnya yang berbeda jauh.


"Mei Qi, fokuskan seranganmu ke arah kepalanya. Hanya itu satu-satunya kelemahannya yang terbuka, sedangkan tubuhnya dilapisi sisik baja, akan sulit untuk menembusnya," Yin Zhen menginstruksikan Mei Qi demikian, Mei Qi yang mendengar itu dengan tegas menganggukkan kepalanya.


Mei Qi mengangkat kedua tangannya, puluhan tanaman merambat dengan dahan yang kuat berwarna coklat tua dengan cepat melilit seluruh tubuh ular itu. Kecepatan ular yang mungkin sekitar 50 kilometer per jam sedikit membuat Mei Qi kesulitan, ditambah dengan karakteristik sosoknya yang licin, mudah bagi ular tersebut untuk lari dari cengkraman nya.


Tapi tentu saja wanita itu tak akan membiarkan ular itu kabur begitu saja. Dia menambahkan elemen berduri di tanaman merambat nya yang membuat ular itu mau tak mau harus diam jika tak ingin tubuhnya terluka. Meskipun tubuhnya dilapisi oleh sisik baja, duri-duri kecil itu bisa menyentuh setiap celah kecil diantara sisiknya.


"Musim Gugur, bernyanyilah!"


Tiba-tiba saja sebuah cahaya berwarna kuning melesat ke langit, sebuah lingkaran terbentuk dan tepat ribuan daun mapel berwarna kuning kecoklatan melesat ke arah kepala ular dengan kecepatan yang luar biasa. Gerakan daun-daun itu teratur, layaknya segerombolan lebah yang menyerang koloni lain.


Ular Sisik Naga yang dihadapkan dengan ribuan daun itu panik, tak begitu lama kedua matanya menjadi buta, saat itu dia tahu kalau manusia yang menyerangnya telah membutakan kedua matanya dengan daun-daun mapel itu.


Yin Zhen yang melihat itu semua kagum dengan keberanian Mei Qi. Dia tahu kalau daun-daun mapel yang berterbangan itu bukanlah daun biasa. Meski terlihat layaknya daun yang berguguran yang bisa saja rapuh meski diinjak oleh sembarang orang, nyatanya daun-daun itu setajam belati yang diasah dengan hati-hati.


"Kemampuannya semakin lihai setiap harinya. Seharusnya setelah dia membunuh ular ini, dia bisa naik ke level selanjutnya..." gumam Yin Zhen pelan.


Mei Qi mengendurkan kewaspadaan nya begitu Ular Sisik Naga berhasil dia bunuh. Mengaktifkan skill Musim Gugur membuat poin mana-nya terkuras lebih dari setengahnya dan itu membuat keadaan mental Mei Qi sedikit tidak stabil.


[Host telah membunuh Ular Sisik Naga level 27. Host mendapatkan...]


[Host berhasil naik level (15—>16)]


"Bagaimana penampilanku tadi? Seharusnya aku merekamnya, tapi sayangnya ponsel sudah tidak bisa digunakan lagi karena keterbatasan listrik. Itu pasti luar biasa jika aku berhasil merekamnya dan mengupload-nya di sosial media ku."


"Itu tadi penampilan yang lumayan. Kau hanya ada di level 15 dan kau berhasil membunuh binatang mutan yang levelnya lebih tinggi darimu. Lihatlah, apa yang kau dapatkan darinya?"


Yin Zhen mengarahkan pandangannya ke arah sebuah bola kristal berwarna kuning dan kotak berwarna keemasan yang letaknya tak jauh dari mayat Ular Sisik Naga.


"Aku akan melihatnya."


Mei Qi membawa kedua barang yang di dapatkannya itu ke hadapan Yin Zhen.


"Ini seharusnya skill tingkat menengah. Aku akan melihatnya apakah cocok dengan skill yang aku miliki atau tidak."


[Skill tingkat menengah: Tubuh Baja (pasif). Begitu Host mengaktifkan skill ini, Host akan memiliki tubuh sekuat baja secara alami. Setiap hari kekerasan fisik Host akan meningkat, dan puncaknya setara dengan lapisan baja utuh. STR +20]


Mei Qi sedikit mengerutkan keningnya, "Yin Zhen, aku tak tahu apakah skill ini cocok denganku atau tidak. Coba kau lihat." Dia menyerahkannya kepada Yin Zhen, membiarkan Yin Zhen melihat apa yang dia dapatkan.


Yin Zhen terdiam sesaat terlihat tengah berpikir.


"Ini sebenarnya skill yang cukup bagus, tapi mengingat kau adalah mage yang berspesialisasi dalam penggunaan sihir, skill ini kurang cocok untukmu. Dan untuk pertahanan, akak lebih baik kau mendapatkan skill mage yang berfokus pada pertahanan di masa depan, seperti ilusi atau jebakan sihir. Itu akan lebih berguna..." sarannya.


Mei Qi hanya mendengarkan dan menganggukkan kepalanya setuju tidak keberatan dengan saran yang diberikan oleh Yin Zhen. "Masuk akal. Kalau begitu kita simpan saja skill ini untuk saat ini, mungkin orang lain akan tertarik terutama mereka yang menjadi fighter atau tanker. Skill ini seharusnya berguna untuk mereka yang bertarung dari jarak dekat."


Yin Zhen kemudian menyimpannya ke dalam kantong kain yang dia bawa.


Mei Qi di sisi lain membuka kotak hadiah yang dia dapatkan setelah membunuh Ular Sisik Naga.


Begitu saja membukanya, sebuah kalung sederhana berwarna perunggu dengan batu sihir di tengahnya terlihat.


[Kalung Sihir (Langka): Host dapat meregenerasi mana sebanyak 10 MP setiap 30 detik. MP (+100)]


Kedua mata Mei Qi langsung berbinar setelah melihat kegunaan benda yang baru saja dia dapatkan.


"Ini item Langka! Aku tidak berharap akan mendapatkannya di sini."


Tanpa banyak kata, Mei Qi langsung mengenakan kalung yang tampak sederhana itu di perpotongan lehernya yang cantik.


Yin Zhen juga tak berharap Ular Sisik Naga itu akan menjatuhkan item Langka begitu dia terbunuh. Semua orang tahu kalau item Langka sangat sulit di dapatkan, kebanyakan Evolusioner Jiwa hanya mendapatkan item rendah atau menengah, jarang bagi mereka untuk mendapatkan item tingkat tinggi atau bahkan langka.


Karena untuk mendapatkannya mengharuskan mereka untuk berhadapan dengan musuh yang benar-benar sulit dihadapi. Sebagain contoh, Mei Qi tak akan mendapatkan item Langka jika dia membunuh Serigala Bulan di bawah levelnya atau binatang mutan lainnya yang levelnya setara dengannya. Sebanyak apapun dia dia membunuh mereka, Mei Qi tak akan mendapatkannya. Namun lain halnya jika dia berhadapan dengan binatang mutan yang levelnya jauh di atasnya, seperti berhadapan dengan Ular Sisik Naga yang levelnya 27 sedangkan saat itu Mei Qi hanya berada di level 15. Secara tidak langsung Mei Qi mempertaruhkan nyawanya untuk berhadapan dengan binatang mutan mengerikan itu.


Semakin kuat musuh yang dihadapinya, kemungkinan mendapatkan item langka semakin tinggi.


"Sejauh ini hanya Bian Lu, Long Hu dan Hu Lian yang mendapatkan item Langka. Dan dengan kau menjadi orang ke empat yang mendapatkannya, kekuatan kelompok kita semakin meningkat," ucapnya kepada Mei Qi.


Long Hu dan Hu Lian adalah fighter alami, kekuatan serangan mereka yang tinggi sangat merugikan binatang mutan yang menjadi musuh mereka. Sedangkan Bian Lu yang awalnya adalah seorang fighter, beralih menjadi seorang assassin. Kecepatan dan kekuatan serangannya yang luar biasa membuatnya menjadi seorang pembunuh handal yang bergerak dalam kegelapan.


"Tunggu sebentar, aku akan mengangkut tubuh ular ini ke perkemahan kita. Dengan tubuhnya yang besar dan sisiknya yang sekeras baja, seharusnya kita tidak perlu khawatir tentang makanan. Adapun tentang sisiknya, itu akan berguna untuk membuat peralatan pertahanan yang bertarung di garis depan," ujar Yin Zhen kepada Mei Qi. Mei Qi hanya menganggukkan kepalanya ringan, dia juga setuju dengan perkataan Yin Zhen.


Yin Zhen menjentikkan tangannya, ribuan Semut Perak langsung muncul di hadapan keduanya. Koloni Semut Perak itu berbondong-bondong mengangkut mayat Ular Sisik Naga untuk dibawa ke perkemahan Yin Zhen.


Sekarang semua orang tahu kalau Yin Zhen memiliki kemampuan aneh yang dapat memanggil pasukan mutan dalam jumlah yang tidak masuk akal. Jadi Mei Qi tak lagi terkejut begitu melihat ribuan Semut Perak itu muncul di depannya tiba-tiba.


Skill Pasukan Jiwa milik Yin Zhen juga ditingkatkan menjadi skill tingkat tinggi setelah seminggu ini dia dia menggunakan nya dengan aktif. Berbeda dengan sebelumnya, semua Pasukan Jiwanya sekarang mengambil bentuk yang lebih jelas dan tidak lagi terlihat terlalu bersinar seolah-olah tercipta dari gumpalan cahaya, tapi itu berwarna perak mengkilap dengan kedua mata setiap pasukannya berwarna biru kristal. Kekuatan serangan serta ketahanan tubuh mereka juga meningkat.


Koloni Semut Perak yang baru saja dia panggil juga setidaknya setara dengan binatang mutan level 10. Meski tidak terlalu tinggi, tapi mengingat dia memiliki ratusan ribu Pasukan Jiwa dan Semut Perak adalah yang terlemah di antara semua Pasukan Jiwa yang dimilikinya. Pada dasarnya dia memegang kekuasaan dan kekuatan mutlak ditangannya sendiri.