
Beberapa sosok bertubuh besar serta memiliki dua tanduk di kepalanya berkumpul di dalam gua gelap. Salah satu dari mereka berkata pada pemimpin mereka, "Yang Mulia, gelombang binatang mutan yang kami ciptakan gagal menghancurkan wilayah manusia. Dari yang saya terima laporannya, ada seorang Evolusioner Jiwa kuat yang menghentikan gelombang binatang mutan itu sendirian."
Sosok yang dipanggil 'Yang Mulia' menatap bawahannya tidak percaya, "apa?! Gelombang binatang mutan berjumlah 40 juta binatang mutan itu dihentikan oleh hanya satu orang? Bagaimana mungkin?! Bahkan aku yang merupakan Evolusioner Jiwa tingkat ketiga tidak bisa melakukannya dengan mudah."
"Apa sebaiknya kita mengerahkan pasukan kita sendiri?" tanya bawahannya.
Dia menggelengkan kepalanya, "jangan, untuk sekarang lebih baik melihat situasinya terlebih dahulu. Kekuatan Evolusioner Jiwa yang berhasil menghentikan puluhan juta binatang mutan jelas bukan orang biasa. Kita harus berhati-hati kalau berhadapan dengannya..."
"Tapi, Yang Mulia, hanya ada waktu tiga bulan sampai portal kosmos kembali terbuka. Jika kita melewatkan kesempatan itu, kemungkinan kembali ke Dunia Darah akan semakin menipis. Mungkin kita harus menunggu selama ratusan atau bahkan ribuan tahun lamanya."
Semua sosok raksasa yang ada di dalam gua bukanlah manusia pada umumnya. Mereka berasa dari dunia lain yang jauh dari Bumi, namun karena ambisi mereka, mereka memutuskan untuk mengelilingi semesta dengan memanfaatkan pecahan ruang atau portal kosmos yang biasa muncul 500 tahun sekali di Dunia Darah.
Setelah mereka menunggu lama, akhirnya tiba saatnya mereka bisa menguasai wilayah Bumi dengan cepat, itu anggapan mereka sebelum Yin Zhen melancarkan aksi membantai puluhan juta binatang mutan sendirian.
Arzak mendengus kasar, "kau pikir aku tidak tahu itu? Sudah hampir 500 tahun lamanya kita ditekan oleh Aturan Langit, dan sekarang ketika kesempatan datang, ada manusia sialan yang menghentikan aksi ku. Kalian semua tenang saja, kita akan kembali bergerak dalam waktu satu bulan. Selama itu pula, awasi pergerakan di wilayah manusia."
"Baik, Yang Mulia!"
***
Yin Zhen dengan mudah menghabisi binatang mutan yang tersisa. Setelah dia melihat tidak ada lagi binatang mutan di sekitaran pangkalan rumahnya, dia pergi ke wilayah lain untuk memberantas binatang mutan yang masih tersisa.
Hanya dalam sekejap, jumlah Pasukan Jiwa miliknya hampir berada di angka 40 juta. Itu adalah angka yang luar biasa mengingat pertempuran dalam skala besar tidak akan terjadi terlalu sering, dia harus memanfaatkan situasi sekarang.
Beberapa kali dia menenggak Air Suci, Qi Point nya membludak dalam jumlah yang besar. Dia tidak pernah ragu untuk mengubah Qi Point nya menjadi Mana, atau dia tidak akan memiliki cukup Mana untuk membangkitkan jiwa-jiwa binatang mutan yang telah dia bantai.
"Meski aku mendapatkan banyak manfaat dari serangan binatang mutan ini, ada banyak korban jiwa yang berjatuhan juga. Setidaknya 30 Evolusioner Jiwa level rendah mati di dalam pertempuran dan 49 warga biasa meninggal. Tapi bisa aku katakan dengan adanya peperangan ini, semua orang akan semakin termotivasi untuk menjadi lebih kuat. Aku harap begitu, karena bagaimanapun hanya diri mereka sendiri yang bisa melindungi diri," gumam Yin Zhen pelan.
Dia melihat Catatan Konstelasi miliknya.
[Nama: Yin Zhen]
[Level : 75 (0/250.000)]
[Gelar: - ]
[Pekerjaan: Pemimpin Dunia ]
[Statistik: (AGI:120.278) (STR:156.230) (ATK: 126.829) (MP:120.278.100{+200}) (HP:134.250)]
[Skill: Sinar Suci Penguasa Langit (Dewa) {Kemahiran: 12%}, Dunia Es (Langka) {Kemahiran:100%}, Dewa Delapan Tangan (Unik) {Kemahiran:100%}, Aura Matahari (Unik) {Kemahiran: 100%}, Elemen Penghancur (Langka) {Kemahiran: 100%}]
[Skill Point: 270.450]
[Qi Point: 12.000]
[Segel Rendah: tingkat tiga(0/500.000 Qi)]
[Item: Gelang Mana (Langka)]
[Catatan: Stat Host akan kembali seperti semula setelah semua begitu statistik poin habis]
__________
[Fragmen Skill: Dewa (12.683), Legenda (138.672), Unik (362.629), Epik (1.272.334), Langka (5.628.300), Tinggi (20.346.782), Menengah (206.363), Rendah (12. 937)]
[Skill: (Pemimpin Dunia)]
[Pasukan Jiwa: 39.400.300]
[Pengikut Setia: - ]
[Formasi Pasukan: Aktif ]
[Pasukan Raksasa: Aktif (500)]
Yin Zhen mengeluarkan banyak serangan sebelumnya yang memaksanya harus menggunakan berbagai macam skill sekaligus. Namun karena dia telah mempejari dan memahaminya skil-skil itu sebelumnya, persentase kemahirannya langsung seratus persen. Berbeda dengan skill Sinar Suci Penguasa Langit, yang meskipun dia telah memahaminya, batasan kekuatannya membuatnya hanya bisa mengeluarkan 12 persen saja.
Itu bisa dimengerti mengingat Sinar Suci Penguasa Langit adalah skill tingkat Dewa, jauh di atas tingkat Unik apalagii Langka.
Adapun mengenai statistiknya, semua stat nya meningkat drastis setelah dia menggunakan Qi Point miliknya, tapi tetap saja begitu dia menghabiskan statnya, statistiknya akan pulih seperti keadaan semula. Meski begitu, bisa dikatakan bahwa kekuatannya sekarang tidak terkalahkan, tidak ada efek samping dari penggunaan Qi Point sekaligus dia bisa meminum Air Suci tanpa batas sekarang.
Singkatnya, dia terlalu kuat untuk Evolusioner Jiwa tingkat pertama. Bahkan Yin Zhen sendiri tidak yakin apakah Evolusioner Jiwa tingkat tinggi seperti Amber akan mampu menyainginya.
Dia tentu saja mendapatkan banyak item berharga yang dijatuhkan oleh binatang mutan level tinggi. Setidaknya ada beberapa ribu dari mereka, dan itu adalah keuntungan besar mengingat langkah pertama membangun kerajaannya sendiri adalah dengan memperkuat pondasinya.
Yin Hua dan Yin Mei yang ada di dalam brangkas bawah tanah bersama yang lainnya, melihat kondisi Mei Qi, Gu Yan, Long Hu dan beberapa Evolusioner Jiwa level rendah terluka akibat serangan binatang mutan.
"Huhu... Mei'er tidak suka melihat mama terluka..." Yin Mei menangis keras begitu dia melihat mama-nya memiliki banyak bekas luka di sekujur tubuhnya. Mei'er ingin sekali memeluk Mei Qi, tapi seolah dia tahu kalau memeluknya hanya akan membuat mama-nya kesakitan, jadi dia hanya bisa duduk di samping Mei Qi sambil terus menangis.
Mei Qi merasakan kehangatan di hatinya saat melihat Yin Mei menangis karenanya,tapi di saat yang sama hatinya meringis kesakitan. Dia tidak suka melihat gadis kecilnya menangis karenanya.
"Mama tidak apa-apa, jadi Mei'er tidak perlu menangis..." ujar Mei Qi sambil menyusut air mata Yin Mei.
"Biar ibu merawat lukamu..." Hua Xin datang dengan seperangkat alat kesehatan. Mei Qi sama sekali tidak menolaknya, levelnya saat ini terlalu rendah untuk pulih dari luka-luka ini. Meski bisa sembuh dengan sendirinya, mungkin memerlukan waktu satu hingga dua minggu hingga pulih sepenuhnya.
Mei Zhang dan yang lainnya membantu merawat luka Evolusioner Jiwa lainnya.
Yin Hua di sisi lain ingin bertanya perihal Yin Zhen kepada Mei Qi, tapi melihat keberadaan Hua Xin, dia mengurungkan niatnya. Hubungannya dengan keluarga Mei Qi masih sedikit canggung. Pada akhirnya Yin Hua bertanya pada Long Hu.
"Paman Long, apa kau yakin kakak baik-baik saja melawan binatang-binatang mutan itu? Aku khawatir sesuatu yang buruk terjadi kepadanya..." Sebagai adiknya, sudah sewajarnya dia mengkhawatirkan kakaknya.
Long Hu menganggukkan kepalanya, "nona Yin tidak perlu khawatir. Aku dan semua Evolusioner Jiwa di sini melihat betapa perkasanya tuan Yin. Dia pasti sudah memberantas semua binatang mutan di pangkalan ini."
"Lalu mengapa dia belum kembali?"
"Mungkin dia pergi ke area lain. Bagaimanapun yang diserang oleh binatang mutan bukan hanya area sini saja."
Mendengar itu, Yin Hua hanya bisa menghela napas pelan. Dia terlalu lemah sehingga tidak bisa membantu kakaknya, kalau saja dia sekuat Mei Qi, dia tidak akan sekhawatir ini dan akan menemani kakaknya bertarung.
Dalam waktu satu jam, seluruh hutan Chengdu kembali tenang. Bekas pertempuran bisa dilihat di manapun, puluhan kawah serta pepohonan yang terbakar tersebar di mana-mana.
Di tengah kekacauan itu, Yin Zhen duduk di atas batu dengan santai. "Akhirnya, semuanya sudah selesai. Aku tidak mengira akan mendapatkan 40 juta lebih Pasukan Jiwa setelah sebulan mendapatkan pekerjaanku sebagai Pemimpin Dunia."
Semua statistiknya masih tersisa di angka dua puluh ribuan, kecuali HP-nya yang masih di angka seratus dua puluh ribuan. Dia memang menerima serangan dari binatang mutan, tapi karena kecepatan serta kekuatan serangannya tinggi, dia hanya menerima sedikit luka. Itulah alasan kenapa Health Point-nya masih tersisa banyak.
"Sekarang saatnya mengumpulkan harta..."
[Skill Manipulasi Sihir diaktifkan]
[Kemahiran: 100%]
Skill yang baru saja dia aktifkan sebenarnya adalah keterampilan spiritual, namun entah mengapa begitu dia mengaktifkannya, namanya berubah menjadi Manipulasi Sihir.
"Mungkinkah karena aku menjadi bagian dari Dunia Sihir sekarang?" Hanya itu satu-satunya alasan yang bisa dia pikirkan saat ini.
Dia langsung mengaktifkan skill Manipulasi Sihir dan menghabiskan banyak Mana sekaligus untuk menarik semua item dan Batu Jiwa yang dia dapatkan dalam radius 100 kilometer. Dia tidak ingin membuang-buang waktu dengan mengumpulkan mereka satu persatu.
Ribuan item berharga dan Batu Jiwa melayang di atas langit dengan kecepatan kilat. Semua benda itu langsung berkumpul di satu titik, menumpuk membentuk bukit kecil.