
Mei Qi menutup panggilan teleponnya dengan sedikit perasaan enggan. Hubungannya dengan Yin Zhen tidak diragukan lagi baik, keduanya juga tidak pernah berselisih sebelumnya.
Dan juga bukankah hubungan yang terjadi empat tahun yang lalu itu karena keduanya tertarik untuk menjalaninya? Sekalipun Mei Qi berada di bawah pengaruh obat-obatan, dia bisa saja menolak untuk berhubungan dengan Yin Zhen dan memilih jalan pintas lain untuk menghilangkan efek obat.
Sama halnya dengan Yin Zhen, dia hanya seorang pria normal saat itu yang jelas akan tertarik untuk berhubungan dengan wanita cantik. Wajah cantik dan tubuh molek yang dimiliki Mei Qi adalah idaman semua kaum adam, bukankah akan aneh jika Yin Zhen tidak tergoda di situasi seperti itu?
Meskipun Yin Mei dihasilkan dari kesalahan mereka, keduanya menyayangi Yin Mei layaknya sosok orang tua yang menyayangi anaknya. Tidak dipungkiri bahwa Mei Qi dan Yin Zhen memang pernah saling tertarik meski untuk sesaat.
Hanya saja karena kesalahan mereka, beberapa situasi menjadi lebih rumit daripada yang seharusnya. Mei Qi harus menelan amarah dari kedua orang tuanya dan terpaksa harus membesarkan Yin Mei seorang diri di tengah kondisinya yang tidak memungkinkan untuk dirinya melakukannya.
Mei Qi memejamkan kedua matanya untuk beberapa saat, dia kemudian kembali membuka kedua matanya dan menatap Bian Lu yang berdiri tak jauh darinya.
"Tuan Bian, sepertinya aku harus merepotkanmu lagi."
***
Yin Hua yang sedang mengurus keponakannya terus tertawa saat melihat Yin Mei melakukan hal-hal konyol. Rambutnya yang diikat seperti dua bola di kepalanya membuatnya terlihat seperti salah satu karakter kartun yang biasa tayang di televisi.
"Aku sekarang menjadi Minnie!"
"Kau lucu sekali... Keponakan siapa sih memangnya kau ini, hah? Sampai selucu ini..."
"Tentu saja aku keponakan bibi Yin dan aku juga anak papa. Bibi, sekarang aku ingin gaya rambut seperti Elsa yang ada di film Frozen, bisakah bibi melakukannya untukku?"
"Tentu saja bisa. Sini, biar bibi bantu Mei'er melepaskan ikatan rambutnya."
Keduanya terhanyut dalam kegiatan menyenangkan yang mereka ciptakan sendiri, hingga suara bel yang terdengar dari ruang tengah membuyarkan fokus mereka.
"Tunggu sebentar, bibi akan membuka pintu dulu."
"Aku juga ingin ikut."
Yin Hua menggandeng tangan Yin Mei membiarkan gadis kecil itu ikut dengannya walau hanya sekedar membuka pintu saja. Begitu dia membuka pintu hotel, seorang wanita berparas cantik dan menawan terlihat di depan matanya. Pakaiannya yang sederhana sama sekali tidak menutupi kecantikannya yang tanpa cacat, bahkan pakaiannya itu seolah ikut menjadi 'cantik' setelah dipakai olehnya.
Berbeda dengan Yin Hua yang terkejut karena kecantikan wanita di depannya ini, Yin Mei terkejut karena wanita cantik itu adalah orang yang sangat dia kenal dan sangat dia rindukan.
Dia langsung melepaskan genggaman tangannya dari tangan Yin Hua dan berlari memeluk kaki Mei Qi.
"Mama!"
Yin Hua yang masih terdiam semakin tercengang saat mendengar bagaimana Yin Mei memanggil wanita cantik itu dengan sebutan 'mama'.
Mei Qi juga tidak mengira kalau Mei'er akan di tinggalkan bersama wanita lain di dalam hotel. Berbagai macam spekulasi muncul di dalam benaknya.
Apakah wanita ini kekasih Yin Zhen?
Apakah dia babysitter Mei'er atau semacamnya?
Tapi, bukankah dia terlalu cantik untuk dianggap sebagai babysitter, bukan?
Namun setelah melihat Yin Mei memeluk kakinya, dia langsung menghilangkan semua pemikiran itu dan membawa Yin Mei ke dalam pelukannya.
Yin Mei memeluk leher Mei Qi dengan erat, "Mama, Mei'er merindukanmu."
"Mama juga merindukanmu sayang. Bagaimana kabarmu? Mei'er tidak nakal, 'kan?" jawabnya sambil mengelus kedua pipi gadis kecilnya dengan penuh sayang.
"Mei'er tidak nakal. Papa juga sangat baik pada Mei'er! Papa bahkan membelikan banyak makanan enak dan mainan untuk Mei'er mainkan."
Yin Hua di sisi lain yang baru saja mencerna apa yang terjadi mengangkat suaranya, "eum... Kurasa akan lebih baik jika kalian mengobrol nya didalam saja. Berbicara di sini rasanya sedikit tidak pantas. Mei'er, ajak mama mu untuk masuk, biar bibi buatkan teh hangat untuk mama mu."
"Mama, ayo masuk. Di sini ada televisi yang sangat besar, jauh lebih besar dari televisi yang ada di rumah kita dulu. Mama bisa menonton kartun dengan Mei'er dengan puas di sini."
Yin Hua membiarkan pasangan ibu dan anak itu untuk melanjutkan acara reuni mereka. Dia pergi ke dapur dan menyiapkan teh hangat untuk Mei Qi.
"Woah... Aku tidak mengira kalau dia bisa mendapatkan jackpot seperti itu. Setelah dilihat lebih teliti, Mei'er memang mewarisi kecantikan ibunya. Meskipun kakak memang tampan, tapi gen ibunya jauh lebih kuat."
Dia saja yang seorang perempuan bahkan terpesona untuk sesaat ketika melihat penampilan tanpa cacat Mei Qi. Dia tidak mengerti dengan keberuntungan kakaknya, dia memiliki seorang 'istri' yang sangat cantik dan bahkan mendapatkan sejumlah uang karena beberapa tindakan sederhananya.
Begitu dia selesai menyeduh tehnya, dia membawanya ke hadapan Mei Qi dan menyimpannya di atas meja di ruang tengah.
"Ah, aku lupa kalau aku belum memperkenalkan diriku. Aku Yin Hua, adik kandung Yin Zhen. Karena kakak agak sibuk sekarang, jadi dia menitipkan Mei'er untuk aku jaga."
Mei Qi sedikit mengangkat kedua alisnya karena salah mengira bahwa wanita di depannya ini adalah pacar Yin Zhen, tapi nyatanya adalah adik perempuannya.
"Aku Mei Qi, aku ibu Mei'er. Senang bertemu denganmu..."
"Senang bertemu denganmu juga."
Keduanya menghabiskan waktu untuk bertukar pikiran mengenai beberapa hal, di waktu yang sama, seorang pria duduk di atas timpukan kayu sambil melakukan serangkaian gerakan tangan yang cukup aneh.
Pria itu tak lain adalah Yin Zhen, dia tengah melakukan prosesi memasang susunan formasi untuk brangkas bawah tanahnya.
Setelah melakukan serangkaian gerakan tangan, sinar hijau meledak keluar dari lingkaran yang sebelumnya dia buat dengan manual. Sinar hijau itu menyebar dan membentuk lapisan pelindung di sekitar brangkas bawah tanahnya.
"Untungnya sekarang aku sudah membuka segel ketiga, dengan kekuatanku sekarang yang berada di tahap puncak Golden Core, memasang susunan formasi tingkat menengah teratas bukan hal yang sulit. Dengan susunan formasi sekuat itu, lupakan gerombolan zombi, bahkan jika seekor naga datang, dia tidak akan bisa menghancurkan brangkas bawah tanah ini. Tentu saja itu dalam konteks jika naga itu berada di bawah tahapan Soul Core."
Dengan keamanan brangkas bawah tanah yang terjamin, dia tidak lagi mengkhawatirkan pasokan pangan. Untungnya masih ada beberapa ruang yang masih bisa dia manfaatkan di dalam susunan formasi, dia berencana untuk membuat brangkas bawah tanah yang serupa.
Setelah memasang susunan formasi, dia kembali ke lokasi pembangunan rumahnya. Hu Lian tiba-tiba saja datang dengan tiga truk pengangkut barang mengikutinya dari belakang.
"Tuan? Kebetulan sekali, tadinya saya berniat untuk menelepon anda."
Hu Lian langsung turun dari mobilnya, dia melanjutkan, "semua yang tuan inginkan telah saya beli. Tuan bisa memeriksa semuanya dan memberitahu saya jika ada sesuatu yang salah."
Yin Zhen melirik ketiga truk pengangkut itu dan menganggukkan kepalanya puas. "Baiklah, dan juga kau bisa memanggilku bos daripada tuan. Itu lebih enak didengar daripada terus memanggilku dengan sebutan tuan."
"Baik tu—bos!"
Yin Zhen pergi memeriksa ketiga truk itu dengan indra spiritualnya, seperti yang diharapkan, semua barang yang dia perlukan sudah dibeli oleh Hu Lian.
Dia membeli banyak sekali benih sayuran dan buah-buahan, dia juga membeli perlengkapan mandi dalam jumlah yang besar dan cemilan manis seperti coklat dan permen, tidak lupa dengan berbagai jenis minuman seperti susu dan soda.
Begitu Mana membanjiri Bumi, tanah Bumi akan berkali-kali lipat lebih subur daripada sebelumnya. Jika sebelumnya memerlukan waktu tiga bulan untuk memanen buah-buahan, maka setelah tanah Bumi dibanjiri dengan Mana, hanya membutuhkan seminggu sampai benih-benih kecil itu menjadi sebatang pohon yang penuh dengan buah manis.
Tentu saja kualitas buah itu sendiri tidak sederhana, ada kemungkinan dengan memakannya kekuatannya akan meningkat walau hanya sedikit, tapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali.
Dengan persediaan sebanyak ini, dia tidak perlu lagi khawatir soal makanan. Sedangkan untuk yang lainnya, seperti alat mandi, itu akan bertahan paling lama beberapa bulan.
"Tadinya aku berniat membeli beberapa ekor sapi, tapi itu tak akan berguna setelah gerbang Mana terbuka. Akan lebih bagi Mei'er untuk mengonsumsi daging binatang mutan, itu jauh lebih bergizi dan bisa meningkatkan kekuatannya."
Dibalik kehancuran yang datang bersamaan dengan terbukanya gerbang Mana, ada banyak hal positif yang bisa didapatkan dengan Mana membanjiri Bumi. Salah satunya adalah udara menjadi lebih bersih dan tanah menjadi lebih subur, para hewan ternak juga yang meskipun akan menjadi binatang mutan, daging mereka sangat bergizi dan penuh dengan khasiat.
Berpikir tentang daging, Yin Zhen bergumam, "mungkin aku harus membuat ruang es raksasa untuk membekukan banyak daging nantinya."