Beloved Daddy In Apocalypse

Beloved Daddy In Apocalypse
37. Reruntuhan Gedung



Setengah dari populasi binatang mutan maupun tanaman mutan di seluruh Distrik Chengdu telah Yin Zhen bantai sendirian, terkecuali untuk yang ada di wilayahnya. Dia sengaja tidak menargetkan binatang mutan yanga ada di sana untuk mengasah kemampuan para Evolusioner Jiwa yang sudah dia miliki nantinya.


Kini Yin Zhen berada di atas rooftop salah satu gedung yang sudah terbengkalai, dia melihat pemandangan tragis yang ada di depannya sambil meringis pelan. Semua bangunan tinggi yang dibangun bertahun-tahun oleh para pekerja untuk melakukan aktivitas harian, kini hancur dan yang tersisa hanyalah puing-puingnya saja.


Dia melihat sistem yang ada di depannya dalam diam.


[Pasukan Jiwa: 43.628]


Dia perlu menghabiskan 4 jam penuh untuk menghabiskan binatang mutan yang begitu banyaknya. Dari sekian banyak binatang mutan yang dia bunuh, itu didominasi dengan koloni semut meskipun bukan dari jenis Semut Perak. Mungkin karena populasi semut lebih besar daripada semua serangga atau binatang yang ada, tapi tentu saja beberapa binatang mutan berukuran besar juga tidak luput dari pembantaian nya dan dia jadikan sebagai Pasukan Jiwa-nya.


Terkadang dia merasa kelelahan karena jumlah MP untuk membangkitkan semua Pasukan Jiwa sebanyak itu memerlukan banyak sekali poin mana, dia juga dua kali menelan tiga tetes Air Suci untuk meningkatkan jumlah Qi Point yang dimilikinya, meskipun konsekuensinya dia harus menahan rasa sakit untuk beberapa saat.


Tapi berkat itulah dia berhasil membunuh banyak makhluk mutan. Tidak ada satupun dari makhluk mutan yang dia bunuh berada di level 6 atau ke atasnya, itu karena Bumi baru saja berevolusi dan munculnya makhluk mutan masih sangatlah baru. Rata-rata Pasukan Jiwa yang dia bangkitkan ada di level 1 atau level 2, kedua jenis Pasukan Jiwa yang ada di level itu didominasi dengan serangga, sedangkan untuk yang ada di level 3 sampai level 5, kebanyakan Pasukan Jiwa yang dulunya adalah binatang normal.


Tatapannya tertuju pada beberapa pusat perbelanjaan yang runtuh. Dia turun dari ketinggian 60 meter begitu saja dan melompat dari rumah ke rumah untuk sampai di pusat perbelanjaan yang sudah runtuh itu.


Sesampainya di sana, dia melihat bangkai mayat orang-orang yang tertimpa reruntuhan, dia juga melihat beberapa binatang mutan di dalamnya.


Dia melihat gedung di depannya dengan teliti, "ternyata bagian barat masih berdiri kokoh. Mungkin itu karena getaran diterima sana tidak sebesar yang diterima oleh wilayah lainnya. Semoga saja ada beberapa hal yang bisa aku bawa dari sana."


Semenjak Bumi menjadi Dunia Sihir dan penuh dengan binatang mutan dan zombie, kemewahan seperti pakaian bagus maupun perlengkapan alat rumah tangga sangatlah langka.


Meskipun dia baru saja menampung orang-orang yang jumlahnya hampir 100 orang, karena keterbatasan alat, mereka semua tidak mendapatkan perlakuan yang sama.


Dia melompat langsung ke lantai atas, sesekali dia melihat semut mutan maupun serangga mutan lainnya, dan dia dengan mudah membunuh mereka semua hanya dengan satu lambaian tangan. Begitu dia memasuki gedung lebih dalam, dia melihat beberapa peralatan rumah tangga yang masih bagus.


"Piring, kompor, dan masih ada banyak peralatan lainnya, bahkan ada kasur juga, meskipun hanya kasur busa biasa yang harganya mungkin hanya beberapa ratus yuan saja. Tapi ini lebih baik daripada tidak sama sekali. Aku harus menjelajahi nya lebih dalam."


Atas kehendaknya sendiri, semua peralatan itu terbang di belakangnya. Kontrolnya atas Mana yang luar biasa dan jumlah MP yang tinggi, membuatnya mudah mengendalikan beberapa barang sekaligus.


Dia berjalan lebih jauh ke dalam gedung, karena dia merasa risih dengan semua barang-barang yang melayang itu, jadi dia memutuskan untuk mengumpulkannya di satu tempat dan akan mengambilnya nanti setelah melihat seluruh isi gedung.


Tapi sayangnya ada banyak hal yang tidak sesuai dengan keinginannya di dunia ini, salah satunya ketika dia berpikir hanya dia sendirian di dalam gedung, sebuah belati mengarah kepadanya dengan kecepatan yang luar biasa.


Yin Zhen langsung saja menghindari belati itu, dia bergeser sedikit untuk menciptakan jarak antara jangkauan tusukan belati dan dirinya.


"Wah... Wah... Wah... Ternyata kau orang yang cukup serakah ya?"


Seorang pria bertubuh tinggi dengan perawakannya yang tegap serta pembawaan yang tegas muncul dari lantai lain gedung. Dia mengenakan seragam militer, yang artinya dia kemungkinan besar adalah seorang tentara sebelum Bumi menjadi seperti sekarang.


Tak lama kemudian 12 orang datang dari berbagai arah sambil memegang senjata mereka masing-masing. Hanya saja mereka semua berdiri di lantai atas, dan hanya dirinya sendiri yang ada di lantai bawah atau tepatnya di lantai tengah itu. Bagian barat gedung yang hancur memiliki total 5 lantai, dan dia berada di lantai tiga, sedangkan sekelompok orang baru saja menampakkan dirinya berdiri di lantai empat dan lantai lima.


"Benar, ini adalah wilayah kekuasaan bos! Kau tidak bisa mengambil semua barang ini!" Teriak salah satu bawahannya tak kalah arogan nya.


Yin Zhen menyunggingkan senyumnya, dia balas berkata, "kalau begitu, kenapa kalian tidak turun ke sini dan membawa semua barang ini? Hah... Aku iri sekali dengan keberuntungan kalian yang bisa tinggal di gedung penuh dengan alat-alat ini..."


Gang Wen menggertak kan giginya kesal saat mendengar perkataan Yin Zhen.


'Sial! Andai saja dibawah sana tidak ada binatang mutan, aku pasti sudah membawa itu semua,' gumamnya geram.


Gang Wen balas menjawab, "itu urusanku apakah aku membawanya sekarang atau nanti, tapi yang pasti, kau tidak boleh membawa semua barang ini. Aku juga tidak yakin apakah kau bisa membawa barang sebanyak itu melihat kau hanya sendirian di sini."


Yin Zhen tiba-tiba tertawa pelan, lalu dia berkata, "kau takut dengan binatang mutan yang ada di lantai bawah, ya? Memalukan, mereka semua memanggilmu 'bos' tapi kau sama sekali tidak memiliki keberanian untuk menghadapi binatang mutan sekalipun."


Mendengar itu, Gang Wen semakin kesal. "Kau! Aku tidak peduli dengan semua omong kosong mu itu, yang perlu kau tahu, kau akan mati di sini!"


Gang Wen tiba-tiba mengeluarkan pistol dari balik pakaiannya dan menembaknya ke arah Yin Zhen. Yin Zhen yang melihat itu sedikit melebarkan kedua matanya, dia mungkin kuat dan memiliki poin STR yang tinggi, tapi dia tetap saja akan terluka begitu tembakan peluru yang tiba-tiba.


Dia langsung mengaktifkan membangkitkan Pasukan Jkwa Serigala Bulan untuk menghalau tembakan itu. Dia sendiri tidak perlu khawatir Pasukan Jiwanya akan lenyap, karena selama dia memiliki cukup mana, dia hanya perlu membangkitkan nya lagi.


Saat Gang Wen dan yang semua anak buahnya melihat sosok Serigala Bulan berukuran mobil biasa yang terbuat dari gumpalan cahaya, mereka semua terkejut dengan apa yang mereka saksikan.


Kedua tangan Gang Wen yang memegang pistolnya sedikit gemetaran karena ketakutan. "Bagaimana bisa kau memiliki binatang mutan sebagai pelindungmu? Ini curang!"


Nyatanya, dia tak terima melihat Yin Zhen yang memiliki 'binatang mutan' untuk melindunginya. Itu karena kemampuannya sama sekali tidak berguna, dia harus berdekatan dengan makhluk mutan untuk membunuhnya, artinya dia harus berada tepat di hadapan makhluk yang bisa saja membunuhnya dengan mudah.


Yin Zhen berkata, "salahkan sendiri karena kau lemah. Kau bahkan tak mampu melawan binatang mutan level rendah, tapi kau berani menyebutmu sebagai bos. Dasar pengecut. Karena kau telah membuatku marah, maka jangan salahkan aku kemudian kalau hari ini akan menjadi hari kematianmu."


Dia langsung memerintahkan Serigala Bulan-nya untuk menyerang dan menerkam Gang Wen. Serigala Bulan yang terbuat dari sekumpulan cahaya itu langsung bergerak secepat kilat ke arah Gang Wen dan mencabik-cabiknya tanpa belas kasihan.


Semua bawahan Gang Wen yang melihat itu langsung berlarian, mereka masih menyayangi nyawa mereka sendiri dan tak ingin berurusan dengan pria menyeramkan itu.


Sedangkan Yin Zhen di sisi lain hanya menyaksikan semuanya dengan tenang.


Dia tentu saja amat sangat menghargai nyawa seseorang, tapi jika orang itu tidak berniat menghargai nyawanya dan berniat membunuhnya atau mencelakai orang-orang di sekitarnya, dia akan langsung membunuhnya di tempat tanpa banyak kata.


Dia dulu adalah Penguasa Langit karena banyak alasan, dan salah satu alasan terbesar di antara semua alasan itu, karena dia orang yang kejam kepada semua musuhnya.


_____


Jangan lupa berikan like, komen, vote dan tambahkan sebagai favorit ya biar gak ketinggalan updatenya. See you next time\=D