
Mencoba Mendekatkan 2
Selamat Membaca 🤗
...
Lucy sudah menghubungi Emily bahwa dia ingin bertemu dengan nya untuk membahas bagaimana cara mendekatkan putra putri mereka.
Hari sudah beranjak siang, terlihat Cammeron sedang mengantarkan Lucy menuju sebuah restoran dimana Emily sedang menunggunya saat ini.
Setibanya didepan restoran “Mom Eron tunggu di mobil saja ya.” Ucap Cammeron.
“Baiklah tapi jangan kemana-mana jika kau meninggalkan Mommy kau tau kan akibat nya.” Kata Lucy.
“Iya-iya. Siapa juga yang mau meninggalkan Mommy.” Jawab Cammeron sinis.
“Yasudah Mommy masuk dulu.” Kata Lucy.
Kini Lucy sudah duduk berhadapan dengan Emily sambil membahas rencana mereka.
“Ya sudah kalau begitu, kamu hubungi Liona sekarang dan minta dia untuk datang kemari.” Ucap Lucy.
Tak perlu waktu lama Emily langsung menghubungi Liona untuk datang ke restoran tersebut. Rasanya mereka sudah tidak sabar untuk menjalankan misi Mendekatkan putra putri mereka.
Terlihat Liona sedang memarkirkan mobilnya di halaman restoran tempat Mamahnya menunggu saat ini, setelah itu dia masuk kedalam dan melihat Mamahnya sedang berbicara dengan seorang wanita paruh baya yang pastinya dia sudah mengenal siapa itu. Karena tidak susah untuk mengingat wanita itu dengan segala kemewahan yang ada pada dirinya bahkan dipertemuan pertama mereka waktu itu dia sudah sangat-sangat hafal dan mengingat wajah wanita paruh baya yang sedang mengobrol dengan mamahnya saat ini.
Liona mendekati kedua wanita tersebut kemudian berkata “Mamah?. Kemudian setelah menyapa sang mamah dia juga menyapa Lucy, Hallo tante?.” Sapa Liona sopan kemudian cipika cipiki dengan wanita itu.
“Sayang kamu sudah sampai? Sini duduk dulu.” Ucap Emily bertanya sekaligus menyuruh.
Setelah Liona bergabung dengan kedua wanita paruh bayah itu, Lucy dan Emily tidak langsung membahas tujuan utama mereka mengajak Liona bertemu disana. Mereka memesan makanan dan minuman untuk makan siang mereka.
Sangat-sangat diluar rencana Lucy dan Emily. Ketika sedang menunggu makanan mereka datang, tampak seorang laki-laki dengan tubuhnya yang tinggi, berkulit putih, dengan sedikit bulu-bulu halus menghiasi rahangnya yang tegas memasuki restoran tersebut bersama tiga laki-laki dibelakangnya.
Ya, dia adalah Ashton Rafevaldy Walter yang saat ini akan membicarakan seputar kerjaan dengan ketiga sahabatnya direstoran tersebut sekaligus makan siang karena sudah waktunya jam istirahat.
Liona yang menyadari jika Ashton masuk di restoran tersebut dan duduk tidak jauh dari mereka saat ini, nampak biasa saja. Bahkan dia tidak tertarik untuk menegurnya. Dia mengalihkan pandangannya kearah pelayan yang datang menghampiri mereka untuk membawakan makanan yang mereka pesan.
Tak lama setelah makanan itu tersaji diatas meja, mereka langsung menyantapnya sambil membicarakan hal-hal yang ringan.
Tiba-tiba Lucy bangkit berdiri dan izin untuk ke kamar kecil, dia belum menyadari jika ada Ashton di restoran tersebut karena langkahnya yang terburu-buru.
Liona nampak memperhatikan Ashton sambil terus menyantap hidangannya. Lalu kemudian kembali fokus ke makanannya.
Tak lama setelah itu terlihat Lucy kembali dari kamar kecil dan situlah dia menyadari jika Ashton ada di restoran tersebut.
Dia pun memperlihatkan senyum misteriusnya, “Tiada angin, tiada hujan, orang yang dibicarakan tadi sudah ada di depan mata. Waktunya menjalankan misi.” Ucap Lucy.
Dia menghampiri meja dimana Ashton duduk saat ini, lalu kemudian “Ash, kau juga makan siang disini?” Tanya Lucy berpura-pura kaget.
Ashton yang terkejut melihat Mommy nya berdiri disamping tempat duduknya saat ini tidak langsung menjawab, lalu kemudian dia berdiri dan malah balik bertanya kepada Lucy “Mom, kenapa bisa berada disini? Mommy bersama siapa?” Tanya Ashton sambil mengedarkan pandangannya untuk mencari-cari keberadaan orang yang mungkin dia kenal saat ini bersama Mommy nya.
Dan pandangannya tertuju kearah meja yang tidak jauh dari keberadaannya saat ini dan memperlihatkan seorang wanita paruh baya yang dia sudah kenali siapa itu dengan seorang gadis berambut pirang panjang, menggunakan dress putih yang duduk disampingnya.
“Mommy lagi sama bibi Emily dan Liona.” Jawab Lucy sambil membawa arah pandangannya kepada kedua wanita yang duduk tidak jauh dari mereka berdiri saat ini.
Ashton hanya diam tidak memberi tanggapan kepada Mommy nya dan terus memandangi gadis yang sebentar lagi akan menjadi istrinya itu.
Lucy yang memang sudah mengenal ketiga laki-laki yang sedang duduk bersama putra nya itu kemudian berkata “Andrew, Christian, Austin, Tante pinjam Ashton nya sebentar ya”. Ucap Lucy sambil menarik-narik lengan Ashton sedikit paksa.
“Ehhh iya tante, silahkan.” Ucap Christian mewakili.
Ashton yang sudah menyadari kemana dia akan dibawa oleh Mommy nya itu sedikit kebingungan apa yang harus dia ucapkan kepada gadis itu nanti.
Liona yang menyadari kedatangan Lucy dan Ashton yang kian mendekat sesegera mungkin memakai reben sekaligus topi fedora nya sambil memegang ponselnya, terlihat jika dia sedang bersiap-siap akan meninggalkan meja tersebut. Emily pun dibuat bingung kenapa anak gadisnya itu terlihat buru-buru seperti itu.
Emily pun langsung mengerti kenapa anak gadis nya itu terlihat terburu-buru tadi.
“Loh Lio mau kemana, makanan nya aja belum habis sayang.” Tanya Lucy.
“Ehhhh,,,,, itu tante.” Jawab Liona sedikit kelabakan karena bingung harus menjawab apa. Sejujurnya dia belum siap untuk bertemu dengan Ashton saat ini.
“Lio baru ingat jika dibutik ada berkas yang harus Lio tandatangani, soalnya penting banget tan.” Jawab Liona beralasan.
“Kamu bisa menyuruh sekretaris mu untuk mengantarkannya kesini.” Ucap Emily menimpali jawaban Liona, karena dia sudah tahu jika Liona hendak menghindar dari Ashton.
“Tapi Mah kata Liona.”
Namun tiba-tiba Emily menarik ponsel dari dalam tas nya kemudian berkata “apa harus Mamah yang menghubungi nya?”
Liona seketika diam dan tidak bisa lagi berkata apa-apa lalu kemudian dia duduk kembali ketempat nya.
“Kamu mau pesan apa Ash?” Tanya Lucy kepada anaknya itu.
“Mmmmm steak aja Mom.” Jawab Ashton.
Lucy memanggil pelayan dan menyebutkan pesanan Ashton dan setelah itu pelayan tersebut berlalu meninggalkan mereka.
Tiba-tiba ketiga sahabat Ashton menghampiri meja mereka saat ini lalu kemudian “Tante Lucy, Ash, kami duluan ya.” Ucap Christian mewakili kedua sahabat nya itu.
“Loh kenapa buru-buru? Emang nya kalian sudah pesan makanan? Aduh maaf yah, karena tante makan siang kalian berempat jadi terganggu.” Ucap Lucy menunjukan wajah bersalahnya.
Ketiga sahabat Ashton merasa tidak enak karena Mommy dari sahabat mereka berkata seperti itu.
“Tante sama sekali tidak mengganggu makan siang kami kok, hanya saja kami masih ada beberapa urusan jadi kami harus segera kembali ke kantor.” Ucap Austin menenangkan Lucy.
Lucy kemudian tersenyum mendengar jawaban dari ketiga sahabat anak nya itu lalu kemudian dia berkata “Oia tante mau kenalin sama kalian, ini Liona calon istri nya Ashton.”
Ketiga laki-laki itu terkejut mendengar perkataan dari Mommy sahabat mereka ini. Karena Ashton sendiri tidak pernah memberitahukan kepada mereka jika dirinya akan menikah.
Cukup lama mereka terdiam karena dibuat berpikir oleh Mommy nya Ashton akhirnya mereka pamit undur diri setelah bertukar obrolan dengan mereka yang masih makan di meja itu.
“Sebaiknya kita meninggalkan mereka berdua disini.” Lucy mengirim pesan kepada Emily, padahal orang nya persis duduk di depannya saat ini.
“Baiklah.” Jawab Emily,
“Ash, Mommy dan bibi Emi mau mampir ke salon dulu. Jadi tidak bisa berlama-lama disini.” Ucap Lucy.
“Iya, tidak apa-apa Mom. Setelah makan Ashton juga langsung kembali ke kantor.” Jawab Ashton.
“Biar Lio yang antar mamah sama tante Lucy ke salon ya.” Ucap Liona karena tidak ingin ditinggal berdua bersama Ashton.
Tidak perlu sayang, diluar ada Cammeron adiknya Ashton dia yang akan mengantarkan kami nanti.” Kata Lucy mencegahnya.
“Lio, kamu temani Ashton menghabiskan makanan nya dulu ya.” Ucap Emily kepada anak gadisnya itu.
“Iya mah, jawab Liona sopan dengan wajahnya yang sedikit ditekuk.”
Visual sahabatnya ASHTON dibawah ini
Jangan Lupa Berikan Rate 🌟 5 nya, Tekan Like nya, Ketikkan komentar nya, dan Favoritkan ASHTON & LIONA di Cerita mu agar tidak ketinggalan update terbaru.
Terima Kasih
♥️