
Selamat Membaca 🤗
...
Pagi ini di kota London dirumah yang sangat megah bak istana adalah hari paling bersejarah bagi gadis itu. Ya, namanya Liona Claressta Hemsworth. Gadis cantik, penyayang, dan juga berhati lembut, selembut kain sutra. Diusia nya yang sekarang sudah menginjak 24 tahun katakanlah sudah siap untuk menikah, lagi-lagi dia di ingatkan tentang sebuah perjodohan dimasa lalu.
"Papah ku yang tersayang," tutur gadis itu lembut lalu melanjutkan perkataannya "Liona sudah dewasa dan tidak perlu lagi di jodoh-jodohkan Pah. Apa Papah pikir anak gadis mu ini tidak bisa mencari pasangan, sehingga harus di jodoh-jodohkan?" Ucap Liona sopan sambil tersenyum manis kearah Papah nya, mencoba untuk mencegah perjodohan itu.
"Liona, kedua kakak mu Maverick dan Charllote sudah menikah, dan sekarang anak kami satu-satu nya yang belum menikah hanyalah dirimu. Papah tidak ingin melewatkan pernikahan mu diusia papah yang sudah senja ini. Papah ingin melihat mu bahagia nak." Sahut Chris sambil menatap kedua manik mata putri tersayang nya itu.
"Tapi Liona masih ingin melanjutkan pendidikan Pah, Kak Maverick dan Kak Charlotte bahkan menyelesaikan kuliah S3 nya sebelum menikah dan papah tidak mendesak mereka untuk segera menikah waktu itu. Kenapa Papah sekarang mendesak dan menjodoh-jodohkan Liona? Lio tidak ingin pernikahan itu nanti akan menghambat perjalanan karier Lio kedepannya Pah." Kata Liona setenang mungkin dihadapan Papah nya.
"Lio," ucap sang Mamah lembut kemudian berkata "keadaan waktu dimana kedua kakak mu bisa menyelesaikan kuliah sampai ke jenjang S3 sebelum menikah itu berbeda dengan keadaanmu sekarang nak. Mamah dan Papah sudah tua bahkan Papah mu sekarang sering pemeriksaan rutin kerumah sakit, kamu pun tau hal itu kan nak, kami berdua hanya ingin melihat semua anak-anak kami bahagia“. Ucap Emily sambil tersenyum kearah putri bungsu tersayang nya itu.
Liona pun tertegun mendengarkan penuturan Mamah nya, dia menjadi diam seketika. Mengingat Papah nya yang sering melakukan pemeriksaan kerumah sakit karena penyakit Hipertensi dan Arthritis (radang sendi) yang dideritanya.
Seperkian detik Liona terdiam memikirkan apa yang harus dia putuskan. Disatu sisi dia tidak ingin pernikahan nya nanti akan menghambat karier nya tapi disisi lain dia juga tidak ingin mengecewakan kedua orang tua nya yang telah membesarkan nya dengan penuh kasih sayang.
Setelah diam beberapa saat Liona akhirnya mendekati kedua orang tua nya sambil memegang tangan Papah dan Mamahnya kemudian berbicara “Mah, Pah, berikan Liona waktu tiga hari untuk memutuskan ini semua. Jujur Liona belum bisa memberikan keputusan sekarang, tapi Liona berjanji akan memberikan keputusan yang terbaik untuk Mamah dan Papah nantinya”. Ucap Liona meyakinkan kedua orangtuanya.
Chris dan juga Emily menganggukkan kepalanya sembari tersenyum memandang anak bungsu nya itu yang sedang duduk bersila dilantai menghadap ke arah mereka berdua. Sungguh mereka sangat menyayangi putri kecil mereka ini dan menginginkan yang terbaik untuk nya kelak.
...
Disebuah bangunan pencakar langit, terlihat seorang laki-laki yang tengah disibukkan dengan rutinitas harian nya sebagai seorang CEO perusahaan ACG (ASHTON CAPITAL GROUP) yang bergerak di industri minyak dan gas terbesar di London. Fokus geografis utama ACG untuk investasi, selain Eropa, adalah Amerika Utara, Timur Tengah, Asia, khususnya Hong Kong, Singapura, dan Australia.
Berkat kerja keras dan kedisiplinannya, bahkan diusia nya yang baru menginjak 29 tahun Ashton Rafevaldy Walter, ia sudah bisa membangun perusahaan nya sendiri.
Meskipun dia terlahir dari keluarga yang berada tapi dia tidak bergantung pada itu semua. Ashton lebih memilih untuk membangun perusahaannya sendiri.
Waktu sudah menunjukkan pukul 18.45, dan inilah saatnya untuk dia pulang ke rumahnya. Ketika sudah tiba di rumahnya Lucy yang sedang duduk diruang keluarga bersama suami dan kedua adik nya Ashton yaitu Jackson dan Cammeron, menyadari kepulangan anak sulung nya itu kemudian memanggil nya.
"Ash?," seketika langkahnya terhenti lalu pandangannya tertuju ke arah wanita yang sedang memanggilnya saat ini.
Tanpa berpikir panjang Ashton pun menjawab "Iya Mom?" dengan suara nya yang berat.
"Kemari sebentar." Seru Lucy.
Ashton pun melangkahkan kaki nya menuju ruang keluarga tempat Daddy, Mommy, dan kedua adik nya berada saat ini. Kemudian ia duduk di sofa yang berhadapan dengan kedua orang tua nya, sedangkan kedua adik nya sedang berselonjoran diatas sofa panjang yang ada diruangan tersebut“.
“Ash kau baru pulang? Sepertinya akhir-akhir ini Mommy perhatikan kau selalu pulang telat. Apa di perusahaan mu sedang ada masalah? Mommy khawatir dengan mu." Ujar Lucy yang melihat wajah anak nya sangat lelah saat ini.
"Mom, semua baik-baik saja." Ujar Ashton menenangkan Mommy nya. "Perusahaan ku sedang tidak ada masalah, aku memang sedang banyak pekerjaan akhir-akhir ini." Lanjut nya lagi.
Mendengar jawaban dari putra nya itu, Lucy pun menjadi tenang dan menyuruh nya untuk segera mandi agar bisa makan malam bersama-sama. Karena sudah beberapa hari belakangan ini mereka jarang makan malam bersama-sama dengan Ashton.
Sepeninggalan Ashton dari ruang keluarga, Lucy pun bertanya kepada suami nya “Freed kapan kau akan membahas tentang perjodohan itu kepada Ashton? Lihat lah dia sekarang sudah mulai gila terhadap pekerjaan, aku tidak ingin dia melupakan tentang pernikahan karena terlalu sibuk dengan dunia pekerjaan nya itu“. Seru Lucy yang gemas melihat Freed sangat tenang duduk disampingnya.
“Aku akan membahas nya seusai makan malam nanti, biarkan dia menenangkan pikirannya dulu. Kau lihat sendiri kan tadi wajah nya terlihat sangat lelah, jika aku langsung membahas tentang perjodohan itu, aku yakin dia akan menolaknya mentah-mentah." Ujar Freed kepada Lucy.
Makan malam pun tiba, Freed beserta istri dan ketiga anak nya mulai menikmati makan malam dengan suasana yang sedikit berbeda dari biasanya.
Namun hal tersebut tidak berlaku untuk kedua adik Ashton, karena mereka nampak biasa saja. Dalam hati mereka berdua sangat besyukur bahwa bukan mereka yang di jodohkan.
Ashton yang menyadari sikap Daddy dan Mommy nya tidak seperti biasanya, langsung bertanya “Daddy, Mommy, apa ada yang kalian ingin biacarakan?“ Tanya Ashton.
Freed yang dari tadi diam akhir nya membuka suara, "selesaikan dulu makan malam ini nanti setelah itu kita bicara." Ucap Freed. Ashton hanya mengikuti apa yang Daddy nya ucap kan.
Seusai makan malam kini hanya tinggal Freed, Lucy, dan Ashton di meja makan. Kedua adiknya sudah meninggalkan meja makan atas seizin Daddy mereka.
"Jadi apa yang ingin Daddy dan Mommy bicarakan?" Tanya Ashton tenang. Padahal dia sendiri juga sebenarnya sedikit penasaran dengan apa yang ingin disampaikan oleh kedua orangtuanya.
"Begini Ash, apa kau masih ingat dengan Liona? Gadis kecil yang dulu pernah kau sukai itu." Kata Freed mulai berbicara.
"Sebenarnya bukan tanpa alasan kau dan dia bertemu waktu itu, semua nya sudah di rencanakan. Daddy dan Paman Chris Papah nya Liona sudah mengatur ini sejak kalian masih kecil, bahkan sebelum kedua adikmu lahir. Karena persahabatan Daddy dengan paman Chris sangat dekat, kami berniat menjodohkan kalian berdua dan menunggu kalian dewasa untuk memberitahukan hal ini. Daddy yakin kau mengerti apa yang Daddy ucapkan saat ini." Ucap Freed lagi.
Ashton yang sudah mengerti maksud dari kata-kata Daddy nya itu, jika dia sudah di jodohkan dengan sahabat dari Daddy nya tidak ingin ambil pusing.
Ia juga sadar usia nya sudah pantas untuk menikah, dan kepikiran dengan kedua adiknya yang tidak bisa menikah jika dia belum menikah. Karena dalam aturan keluarganya tidak boleh melangkahi yang paling tua.
"Ash akan menerima perjodohan ini." Seru Ashton singkat padat dan jelas.
Freed dan Lucy nampak sangat bahagia karena tidak ada penolakan dari putra sulung mereka itu.
"Daddy akan menghubungi Paman Chris dan memberitahukan kepadanya jika kau setuju dengan perjodohan ini. Jadi mereka bisa bersiap-siap menunggu kedatangan kita." Ucap Freed senang dengan keputusan Ashton.
Cast visual “Ashton & Liona“
Silahkan berkhayal sesuai imajinasi kalian masing-masing.
Saya hanya mencoba menyesuaikan karakter pemeran nya aja. Please jangan membanding-banding karya saya dengan orang lain.
Jangan Lupa Berikan Rate 🌟 5 nya, Tekan Like nya, Ketikkan komentar nya, dan Favoritkan ASHTON & LIONA di Cerita mu agar tidak ketinggalan update terbaru.
Terima Kasih
♥️