ASHTON & LIONA

ASHTON & LIONA
Bab 44




...Selamat Membaca 🤗...


...• • • • •...


Ashton berdiri didepan pintu kamar mereka berdua saat ini sambil kepala nya menengadah ke atas, “maaf sayang jika aku membiarkan mu kali ini, ada yang harus aku selesaikan agar kau tidak terus salah paham.” Batin Ashton lalu ia masuk kedalam ruang kerja nya yang dimana sudah ada ketiga sahabatnya yang menunggu disana.


“Jadi informasi apa yang sudah kalian kumpulkan?” Seru Ashton sesudah mendaratkan tubuhnya di atas sofa yang ada didalam ruang kerjanya.


"Seperti nya kau sangat tidak sabar Ash." Seru Austin.


"Iya aku memang sudah sangat tidak sabar, jadi jangan berlama-lama lagi." Desak Ashton dengan sangat serius.


"Baiklah-baiklah, jangan marah-marah bos nanti cepat tua." Kata Austin lagi.


Melihat jika Ashton sedang tidak ingin bercanda langsung saja Andrew memberikan informasi yang sudah mereka temukan sejak siang tadi.


“Dugaan ku memang benar, dia adalah orang suruhan dari perusahaan Jerman yang disuruh untuk membocorkan data-data perusahaan mu Ash. Tapi untung nya sebelum dia jauh bertindak kita sudah berhasil melumpuhkan nya.” Jelas Andrew.


Seketika seringai jahat nampak di raut wajah Ashton saat mendengar informasi tersebut.


“Mereka ternyata masih mau bermain-main dengan ku, setelah mengacaukan bulan madu ku kemarin sekarang mereka malah mengirim wanita liar untuk membocorkan data-data perusahaan dan merusak hubungan ku dengan Liona.” Ujar Ashton.


“Kau menyalah kan wanita itu sekarang, padahal tadi siang kau meladeninya dengan sangat baik.” Kata Austin.


Ashton langsung menatap sahabat nya tersebut dengan pandangan tidak suka, padahal dirinya saat itu sangat jengah melihat kelakuan Jeny. Tapi karena gelagat wanita yang sempat menjadi sekretaris nya tersebut sangat aneh, dia pun membiarkan nya untuk melihat sejauh mana wanita itu akan bereaksi, dan alhasil malah membuat istrinya cemburu.


“Segera kalian urus permasalahan ini, dan aku mau malam ini perusahaan Jerman harus rata dengan tanah tanpa menyisakan noda sedikitpun.” Imbuh Ashton.


"Dan wanita itu, aku tidak ingin melihat nya di dunia ini lagi." Lanjut Ashton. Ketiga sahabat nya pun dengan enteng mengiyakan perintah Ashton tersebut.


“Kau tunggu saja kabar nya besok.” Ujar Christian dengan seringai tipisnya.


“Liona dimana Ash? Apa dia masih marah dengan mu?” Tanya Austin sengaja ingin menggoda Ashton, padahal dia sudah tau jawabannya ketika melihat Ashton memasuki ruangan itu tadi.


“Kenapa kau penasaran dengan istri ku.” Jawab Ashton ketus.


Austin malah tertawa dan alhasil membuat Ashton melempari nya dengan bantal sofa yang ada didekat nya.


“Sebaiknya kau segera menikah Austin, supaya pikiran bejat mu itu tidak berkembang biak kemana-mana.” Sindir Ashton.


“Kekasih saja aku tidak punya, bagaimana mau menikah!” Seru Austin.


“Makanya di cari, bagaimana ada wanita yang mau dengan mu jika kau saja tidak berusaha.” Ujar Ashton.


“Kalau begitu aku akan meminta tolong dengan Liona agar dia mau membantu ku menjalin asmara dengan salah satu sahabat nya itu.” Austin tengah tersenyum malu memikirkan saat-saat dia akan berkencan dengan wanita idaman nya tersebut.


“Mimpi saja kau.” Hardik Ashton.


“Ash tolong lah biarkan Liona membantu ku.” Ujar Austin sedikit memelas.


“Aku juga.” Tiba-tiba Christian ikutan memohon kepada Ashton setelah dari tadi dia hanya mendengarkan saja.


“Kau?” Ashton menyodorkan mulut ke arah Andrew yang hanya diam saja. “Kau tidak mau juga meminta tolong kepada istri ku untuk mendekatkan mu dengan salah satu sahabat nya?” Lanjut Ashton.


“Aku masih bisa berusaha sendiri.” Balas Andrew dengan gaya cool nya.


“Gaya mu, sok cool sekali.” Kata Austin.


“Memang selama ini Andrew adalah sosok laki-laki yang dingin, pendiam, dan juga cool dan dia juga lumayan tampan. Tapi kenapa dia tidak memiliki kekasih.” Ashton, Austin, Christian bergumam dalam hatinya masing-masing.


Andrew menatap sekilas wajah ketiga sahabat nya tersebut dan langsung mengetahui jika mereka bertiga sedang membicarakan dirinya didalam hati mereka masing-masing. Kemampuan yang sangat luar biasa bukan? Tapi itu hanya ada didalam novel.


...• • • • •...


Disana didalam kamar dengan pencahayaan yang sedikit redup wanita itu masih bersedih sepeninggalan suami nya tadi. Kelamaan menangis membuat tubuhnya dehidrasi dan mengharuskan dia untuk turun kebawah guna mengambil segelas air.


Suasana rumah yang sepi membuat nya semakin sedih dan mengira jika suaminya tadi pergi keluar rumah untuk bersenang-senang.


Sementara Ashton yang sudah kembali dari ruang kerja nya panik saat tidak melihat istri tercinta nya sudah tidak ada di atas kasur mereka, pikiran nya pun melantur kemana-mana.


Di periksa nya ke kamar mandi, ke balkon, di walk-in closet juga tidak ada. Ashton semakin salah tingkah dan segera meninggalkan kamar mencari keberadaan istrinya.


Saat dirinya tiba di tepi tangga ia melihat sosok yang ia cari sedari tadi menaiki anak tangga dengan wajah sendu dan tatapan kosong. Ashton lalu menghampiri Liona yang yang masih berada dibawah sana.


Sekelibat perasaan bersalah muncul dibenak nya karena sudah membiarkan wanita nya bersedih dari siang hari tadi.


Liona terkejut saat melihat Ashton datang menghampiri dirinya, namun tidak membuat nya membuka mulut untuk melemparkan pertanyaan.


Malah ketika sesaat terdiam tadi dia kembali melanjutkan langkah nya lagi meninggalkan Ashton yang masih mematung memperhatikan dirinya.


Tak pikir panjang Ashton segera membawa langkah nya mengejar Liona dan meraup tubuh tersebut kedalam gendongan nya hingga akhirnya Liona berhasil dia taklukkan didalam gendongan nya setelah sempat meronta-ronta meminta untuk diturunkan.


Tak jauh dari sana ada sepasang mata yang tak lain adalah adik kedua dari Ashton yaitu Jackson yang sedari tadi ingin keluar dari kamar nya namun terhenti karena tidak mau menganggu keromantisan kakak nya tersebut hingga memilih menunggu dan melihat apa yang dilakukan oleh Ashton tadi.


Hal pertama yang keluar dari pikiran nya adalah tidak menyangka jika kakak nya akan sebucin itu kepada Liona, padahal selama ini yang dia Lihat Ashton adalah sosok yang sangat-sangat sibuk dengan pekerjaan nya dan tidak pernah menyempatkan diri untuk berkencan apalagi mempunyai kawan lawan jenis.


Jadi darimana kiranya kakak nya tersebut belajar tentang memperlakukan seorang wanita dengan sangat baik seperti yang barusan dia lihat? Oh mungkin dari YouTube pikirnya.


...• • • • •...


Didalam kamar Ashton pun menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan siapa sosok Jeny yang sebenarnya.


“Tapi meskipun kau sudah tau dia bukan wanita baik-baik, kau malah tetap saja meladeninya tadi.” Ujar Liona dengan wajah hampir menangis lagi.


“Maafkan aku sayang, aku tidak bermaksud mengabaikan mu. Tapi kau juga malah membiarkan nya melakukan tugas yang seharusnya kau sendiri lakukan.” Balas Ashton sambil mengusap wajah Liona.


“Aku membiarkan nya karena aku berpikir dia melakukan itu atas dasar terimakasih saja, tidak lebih. Tapi aku malah merasa tidak terima akhirnya ketika dia melakukan itu semua.” Jelas Liona.


“Mulai dari sekarang aku tidak ingin dirimu membiarkan siapa pun untuk menggantikan tugas mu melayani ku entah itu dimana pun, apalagi sampai menggantikan di atas kasur.” Ujar Ashton menggombal.


“Aku berjanji tidak akan membiarkan wanita mana pun untuk melayani suami ku mulai dari malam ini.” Ujar Liona.


“Kau harus percaya kepada ku jika hanya kau satu-satu nya wanita yang ada disini.” Ashton membawa tangan Liona menyentuh dada nya.


“Dan hanya kau satu-satu nya wanita yang akan selalu mampu memuaskan ku diatas tempat tidur.” Ashton kemudian membawa Liona kedalam pelukannya, hawa didalam kamar tersebut seketika berubah menjadi panas akibat dari kata-kata Ashton barusan.


Hingga akhirnya terjadi lagi pergumulan panas diantara mereka berdua.



...Jangan Lupa Berikan Rate 🌟 5 nya, Tekan...


...Like nya, Ketikkan komentar nya, dan...


...Favoritkan ASHTON & LIONA di Cerita mu...


...Agar tidak ketinggalan update terbaru....


...Terima Kasih...


...♥️...