ASHTON & LIONA

ASHTON & LIONA
Bab 39




...Selamat Membaca 🤗...


...• • • • •...


“Ashton hentikan.” Suara bariton yang sangat familiar itu seketika menghentikan perlakuan Ashton yang dianggap sedikit kasar dimata laki-laki paruh baya yang baru saja memasuki halaman rumah kediaman sahabat nya tersebut.


“Papah,.?!” Seru Liona ketika mengetahui siapa yang tengah berbicara kepada mereka saat itu, kemudian ia sedikit berlari menghampiri laki-laki paruh baya yang berdiri kurang lebih lima belas meter dari posisi nya saat ini, ia menangis tersedu-sedu memeluk erat dan menyandar haru di bahu Papah nya tersebut.


Lucy yang melihat kedatangan Chris secara tiba-tiba tentu saja terkejut karena tidak biasanya sahabat dari suami nya itu berkunjung tanpa memberitahu terlebih dahulu.


Ashton mematung di posisi berdiri nya memperhatikan mertuanya yang berdiri tidak jauh dari dirinya saat ini sambil mengusap kepala Liona dengan penuh kasih.


Chris menatap lekat kedua manik mata Ashton yang memperhatikan nya saat ini ada sedikit rasa kecewa laki-laki itu kepada pria yang baru beberapa hari itu menjadi menantu nya. Namun ia tidak ingin menarik kesimpulan sendiri sebelum mengetahui kebenaran nya.


Tak lama mobil yang tadi nya ditumpangi oleh Chris memasuki halaman rumah yang luas itu dimana Emily juga berada didalam nya. Ya Chris dan Emily memutuskan untuk berkunjung ke kediaman Freed ketika mengetahui jika anak dan menantu nya itu pulang lebih cepat dari acara bulan madu mereka.


Namun Chris memutuskan untuk turun terlebih dahulu karena istrinya itu hendak mengambil pesanan nya yang tidak jauh dari kediaman Freed. Saking rindu nya dengan putri bungsu nya itu Chris memutuskan untuk masuk sendirian. Tapi saat ia berjalan dengan perlahan ia melihat pemandangan yang sedikit membuat nya kecewa.


Saat Emily keluar dari dalam mobil ia sedikit bingung dengan suasana yang ada dihadapan nya saat ini. “Sayang kamu kenapa?” Tanya Emily ketika melihat putri tersayang nya itu memasang wajah sedihnya.


Lucy tidak tinggal diam dan segera menghampiri besan nya tersebut “Ayo kita bicara didalam.” Ujar Lucy kepada sahabat nya tersebut.


Lalu mereka berjalan melewati Ashton yang masih mematung pada posisinya, laki-laki itu bukan saja kaget melihat mertua nya yang datang tiba-tiba tapi dia juga bingung bagaimana harus menjelaskan kejadian itu kepada mertua nya itu nanti.


Ashton mengusap wajah nya kasar menyesali perbuatan nya yang sudah menyakiti istrinya itu dan ia mengekor mereka dari belakang untuk masuk juga kedalam rumah.


...• • • • •...


Diruang tamu dua keluarga itu sudah duduk menunggu penjelasan dari laki-laki dewasa yang baru beberapa hari menikah itu.


“Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa kau sampai menyakiti istri mu sendiri?” Seru Freed dengan suara tegas nya.


Ashton menghembuskan nafasnya kasar seraya memijat kening nya bingung harus menjelaskan nya dari mana.


“Kalau begitu biar Papah membawa Liona pulang malam ini.” Ujar Chris dengan pandangan kosong kesembarang arah. Ia sengaja melakukan hal itu ingin melihat bagaimana reaksi menantu nya tersebut.


“Pah.,!?” Sahut Ashton dan Liona bersamaan.


Ashton dan Liona sama-sama tidak ingin dipisahkan meskipun hanya semalam saja. Liona tau jika Ashton pasti punya alasan melakukan hal tersebut sementara Ashton menyesali perbuatan nya terlihat jelas dari kedua manik mata nya.


“Pah jangan bawa Liona.” Ujar Ashton yang kini bersimpuh dihadapan Chris mata nya sudah hampir berkaca-kaca memohon kepada ayah dari istrinya tersebut.


“Jangan begini, ayo berdiri.” Chris membujuk Ashton untuk segera berdiri dan kembali ketempat duduk nya.


“Tapi Papah harus berjanji tidak membawa Liona.” Ashton memasang wajah melas nya dihadapan mertua nya itu.


“Iya.” Jawab Chris karena ia tidak enak kepada sahabat nya yang melihat Ashton bersimpuh dihadapan nya, padahal ia hanya bercanda awal nya.


“Jadi jelaskan kenapa kau menyakiti istri mu tadi.” Ucap Chris lagi.


Kemudian Ashton mulai menjelaskan perasaan cemas yang ia rasakan sejak tadi pagi sampai saat ketika istrinya itu sulit sekali dihubungi, itulah alasan nya kenapa ia sampai melakukan itu tadi. Perasaan cemas nya terus menghantui nya.


Liona juga ikut menjelaskan jika dirinya tadi pergi membeli cake pesanan Daddy Freed dan tidak menyadari jika suaminya itu tengah menghubungi nya.


Ketika sudah mendapat kan titik terang dari permasalahan tersebut akhirnya Ashton meminta maaf kepada istrinya itu karena sudah menyakiti nya, Liona yang memang pada awalnya mengetahui jika suaminya itu sedikit aneh hari ini dengan mudah nya memaafkan perlakuan Ashton.


Kini Chris dan Emily memutuskan kembali ke kediaman mereka setelah tadi menikmati makan malam bersama dan bercengkerama melepas rindu kepada putri bungsu nya itu. Tak lupa juga Chris menasehati menantu dan juga putri nya itu untuk tidak gegabah dalam bertindak karena akan menyakiti orang lain.


...• • • • •...


Didalam kamar terlihat Liona baru saja keluar dari dalam kamar mandi dengan menggunakan handuk yang membalut tubuh bagian atasnya. Rambut nya yang masih sedikit basah membuat laki-laki yang sedari tadi menunggu nya diatas kasur itu terpikat akan keseksian istrinya itu.


“Mau apa?” Liona menghentikan aksi Ashton yang hendak melucuti handuk nya tersebut.


“Sayang.....” Ujar Ashton dengan manja nya.


“Iya kenapa, udah minggir dulu aku mau ganti ini.” Jawab Liona seolah tidak mengerti maksud dari suami nya itu.


“Jangan di ganti,


“Kenapa? Nanti jika aku masuk angin bagaimana?


“Tenang saja, kau tidak akan masuk angin karena aku akan selalu ada untuk menghangat kan tubuh mu ini.” Ashton mengusap punggung tangan nya pada pergelangan lengan istrinya itu yang masih terbuka dengan bebas disana.


“Sayang nya malam ini kau tidak akan mendapatkan nya.” Bisik Liona lalu segera meninggalkan Ashton sebelum laki-laki itu menjadi semakin buas.


“Begitu saja??? dia tidak membujuk lagi??? Dasar tidak peka.” Batin Liona kesal. Padahal ia juga menginginkan nya. Namun suaminya itu malah langsung menyerah begitu saja.


Ketika sudah selesai mengenakan pakaian nya Liona hendak berjalan keluar namun suara Ashton menghentikan langkah nya, “Sayang mau kemana?”


“Mau kebawah sebentar.” Jawab Liona lalu hendak membuka handle pintu tersebut.


“Tunggu, aku ikut.” Kejar Ashton.


Liona tidak menggubris perkataan Ashton dan mereka berdua berjalan bersama menuruni anak tangga, namun Ashton bingung karena istrinya itu malah membuka pintu utama rumah itu.


“Sayang kau mau kemana?" Tanya Ashton penasaran.


“Tunggu sebentar, cake pesanan Daddy ketinggalan di mobil.” Ashton akhirnya ikut menemani Liona mengambil cake yang tertinggal di dalam mobil nya itu tadi.


Kini mereka berdua duduk diruang keluarga sambil menikmati cake yang di beli Liona tadi, untung nya Liona membeli banyak hingga ia bisa menyisihkan untuk mertua nya itu dan juga untuk yang lain nya.


“Bagaimana pekerjaan mu?” Tanya Liona yang kini menyandarkan kepala nya di bahu suami nya itu. Belum Ashton menjawab Liona kembali melayang kan pertanyaan nya, “Kau tidak memecat karyawan mu kan.” Liona terkekeh kala mengingat suaminya yang mengancam akan memecat karyawan nya itu tadi pagi.


Ashton tersenyum mengingat perkataan nya itu tadi pagi, tangan nya mengusap kepala Liona dan memberikan ciuman di puncak kepala istrinya itu. Ia hendak memberitahukan kepada istrinya itu tentang keberadaan sekretaris baru nya namun terurungkan karena mengingat jika itu hanya sementara waktu saja.


“Besok aku akan ke butik, sudah terlalu lama aku libur.” Ujar Liona lagi.


“Tidak bisa kah kau bekerja dari rumah saja?” Seru Ashton.


Liona membawa pandangan nya kepada suaminya yang sedang fokus menatap layar televisi di depan mereka saat ini, “Sayang kita sudah bicarakan hal ini jauh sebelum kita menikah, jadi aku rasa kita tidak perlu lagi mempermasalahkan hal seperti ini.” Jawab Liona.


“Baiklah, tapi kau harus selalu memberi kabar kepada ku dan ingat aku juga membutuhkan mu jadi jangan terlalu asyik dengan pekerjaan nanti nya.” Ashton akhir nya mengalah terhadap istrinya itu.


“Iya aku tau dan aku akan mencoba membagi waktu sebaik-baik nya nanti.” Ujar Liona lalu ia mencium bibir Ashton secara tiba-tiba.


Tak ada lagi perbincangan diantara mereka berdua dan Ashton fokus memperhatikan siaran ditelevisi yang mengangkat topik tentang pasar saham yang kian melonjak.


Sadar jika wanita yang ada disamping nya itu telah tertidur pulas Ashton memutuskan untuk menyudahi tontonan nya dan mengangkat Liona menuju kamar mereka.


...• • • • •...


Keesokkan pagi nya mereka tengah bersiap-siap menjalankan aktivitas nya, Liona menjalankan tugas nya sebagai istri hingga mereka menikmati sarapan bersama di ruang makan bersama dengan adik dan juga kedua mertua nya.


Dalam perjalanan menuju ke butik Ashton tak henti-henti nya mengingatkan kepada istrinya itu untuk selalu memberi kabar kepada nya nanti, Liona sampai bosan mendengar ocehan suaminya itu.


Saat tiba di depan butik Ashton turun terlebih dahulu dan membukakan pintu mobil untuk istrinya tak lupa mereka saling berbagi ciuman sebelum berpisah disana.


“Selamat pagi Nona.” Sapa sekretaris Leah.


“Selamat pagi.” Liona membalas sapaan sekretarisnya tersebut dengan wajah tersenyum namun tidak dengan laki-laki yang masih berdiri dengan gagah nya disampingnya itu.


“Segera hubungi aku jika ada apa-apa.” Ashton memberikan mandat kepada sekretaris istrinya itu.


“Sayang kau sudah berbicara seperti itu dari tadi, memang nya kau tidak bosan? Aku saja yang mendengarkan nya bosan.” Sahut Liona.


“Aku tidak pernah bosan jika menyangkut dirimu.” Tegas Ashton dan membuat sekretaris Leah yang mendengar nya menjadi malu sendiri. Kenapa dia harus mendengar kata-kata romantis sepagi ini dari suami atasan nya itu.


“Nanti aku akan menjemput mu.” Ujar Ashton kemudian ia berlalu meninggalkan istrinya di butik tersebut.


...• • • • •...


Kini Ashton telah tiba di perusahaan nya dengan suasana hati yang lebih baik dari kemaren, sehingga sapaan demi sapaan dari karyawan nya dia balas dengan hati senang.


“Apa yang kau lakukan di ruangan ku?” Ashton berhasil menangkap basah seseorang yang terlihat seperti sedang mengorek informasi dari berkas yang ada didalam ruangan nya tersebut.



Jangan Lupa Berikan Rate 🌟 5 nya, Tekan


Like nya, Ketikkan komentar nya, dan


Favoritkan ASHTON & LIONA di Cerita mu


Agar tidak ketinggalan update terbaru.


Terima Kasih


♥️