
Menerima Perjodohan 2
Selamat Membaca 🤗
...
Mobil keluarga Freed memasuki gerbang utama kediaman Chris, dan itu sontak membuat mulut Cammeron terbuka lebar menyaksikan kemegahan rumah dari calon istri kakak nya itu.
“Waaahhhh rumah Paman Chris benar-benar megah dan besar sekali yah, aku sampai berpikir apakah keluarga kita cocok menjadi bagian dari keluarga ini." Ucap Cammeron terperangah dengan keindahan yang bangunan itu.
Kemudian di jawab oleh Jackson "keluarga kita sama-sama berasal dari keluarga yang berada namun sikap dan cara kita lah yang berbeda dalam menggunakan kekayaan itu." Ucap nya bijak.
Sontak Mommy dan Daddy nya hanya bisa menatap wajah anak keduanya itu dengan penuh tanya kenapa bisa dia berpikiran dewasa seperti itu. Tapi tidak di tanggapi lebih lanjut oleh orang-orang yang berada didalam mobil itu.
Setibanya dihalaman rumah Chris, ternyata sudah ada Chris beserta istri yang sedang menyambut kedatangan mereka dan disusul oleh ketiga anak dan dua menantunya.
Tentu saja Freed dan Lucy sudah mengenal siapa saja orang-orang yang sedang menyambut mereka saat ini, namun tidak dengan ketiga anak laki-lakinya. Mereka nampak menampilkan wajah datar nya karena tidak mengenal siapa pun dari calon istri kakak nya itu termasuk Liona. Namun mereka tetap memberi salam sebagai bentuk hormat kepada calon dari pihak perempuan.
Liona pun di buat bertanya-tanya yang mana calon suaminya, karena yang datang ternyata satu keluarga dan membawa tiga laki-laki yang sudah sama-sama dewasa. Dia pun hanya diam sambil mengamati yang mana calon suaminya.
"Mari kita lanjutkan obrolan nya didalam." Ucap Chris setelah mereka semua selesai berjabat tangan dan cipika cipiki sesama perempuan.
Pembahasan pun langsung pada intinya mengingat mereka sudah tau maksud dan tujuan dari masing-masing keluarga saat ini.
“Ashton, apa kau tau yang mana calon istri mu?" Tanya Freed kepada putra nya itu yang saat ini duduk di antara kedua saudaranya.
Namum Ashton hanya diam dan tidak berkutik sedikit pun dan tetap menampilkan ekspresi datar seperti kedua saudaranya itu, sehingga Liona yang duduk tidak jauh dari mereka di buat penasaran yang mana sebenarnya calon suaminya itu.
Kemudian Chris pun melontarkan pertanyaan yang sama dengan pertanyaan yang Freed ajukan kepada putra nya tadi kepada putri bungsu nya yang saat ini duduk diantara Charllote dan istri dari Maverick yaitu Hannah.
Namun ketiga perempuan itu juga bersikap sama seperti ketiga laki-laki di depan nya itu. Hal itu sukses membuat mereka yang ada di ruangan itu tertawa, karena mereka berpikir baik Ashton ataupun Liona sama-sama tidak ingin menunjukkan diri mereka masing-masing.
Berbeda dengan Ashton yang langsung bisa menangkap kejanggalan pada body language Liona. Dan dia sangat Yakin perempuan yang sedang dia tatap saat ini adalah calon istrinya.
Tiba-tiba Freed berdehem, kemudian dia menyuruh Ashton berdiri dan memilih satu dari ketiga perempuan itu yang mana calon istrinya.
Setelah terdiam beberapa saat, akhirnya Ashton memantapkan diri untuk berdiri dan disitulah Liona langsung mengetahui calon suaminya yang mana.
Kemudian Ashton membawa langkahnya kepada ketiga wanita yang saat ini sedang duduk di atas sofa tersebut, dia berjalan semakin dekat dan lebih dekat lagi dan dia sengaja berjalan memutari sofa dimana ketiga perempuan itu duduk.
Dan dia berhenti didepan istri dari Maverick, dan beberapa detik kemudian dia menggeser langkah nya tepat di depan Liona duduk saat ini kemudian dia berlutut dan berkata “Aku merasakan sesuatu ketika aku baru melihat mu beberapa menit yang lalu, dan aku sangat yakin bahwa kau adalah calon istri ku dan ibu dari anak-anak ku kelak." Ucap Ashton terdengar romantis ditelinga yang mendengar nya.
Semua mereka yang ada diruangan itu bertepuk tangan karena akhirnya Ashton memilih wanita yang benar, bahkan mereka tidak percaya jika Ashton masih ingat dengan Liona. Karena hampir 25 Tahun mereka tidak pernah bertemu lagi setelah kepergian Ashton ke Las Vegas.
Namun tidak dengan Liona yang hanya menampilkan ekspresi datar, karena terkejut dengan perkataan Ashton barusan mengenai anak. Ini yang dia takutkan jika menikah, lalu mempunyai anak maka harapannya hanya sekedar harapan belaka.
Ingin rasanya dia berteriak dan mengatakan aku tidak ingin menikah dengan mu. Tapi dia juga tidak ingin mengecewakan orang-orang yang sudah hadir saat ini. Akhirnya dia hanya memilih menampilkan senyum terpaksa nya didepan semua orang yang ada diruangan itu.
Liona hanya diam ketika ditanyakan kapan waktu yang tepat untuk melaksanakan pernikahan mereka. Karena dia masih belum siap dengan ini semua, dengan segala kerumitan dalam berumahtangga.
“Kalau kamu tidak bisa menentukan waktu nya, biar Mamah dengan tante Lucy yang menentukannya bagaimana?" Tanya Emily kepada putri bungsu nya itu.
Seketika Liona berpikir jika Mamah nya dengan tante Lucy yang menentukan kapan pernikahan ini, pasti besok pun akan terjadi.
"Tidak, tidak, aku tidak ingin menikah secepat ini. Aku harus mengulur waktu." Guman Liona dalam hatinya.
“Mmmm, Mah gimana kalau 2 tahun lagi baru aku dan Ashton menikah karena aku ingin menyelesaikan S2 ku dulu." Jelas Liona percaya diri.
Lucy dengan lembut kemudian berkata “sayang kamu masih bisa melanjutkan S2 mu nanti setelah menikah, tante tidak akan menyuruh Ashton untuk melarang mu menggapai cita-cita mu.” Bujuk Lucy dengan penuh perhatian.
Namun tiba-tiba Ashton menimpali perkataan Mommy nya itu, “Mom biarkan saja jika itu keinginan Liona, jangan memaksakan dia.” Jelas Ashton.
Kemudian Chris yang tadi diam saja pun akhirnya angkat bicara, "pernikahan kalian akan kita laksanakan 6 bulan lagi dari sekarang." Seru Chris tidak ingin ada penolakan.
Dan itu sukses membuat Liona tidak bisa berkata apa-apa. Karena dia tahu Papahnya pasti sudah tahu jika dia akan menunda pernikahan nya dengan Ashton.
Semua nya yang ada disitu setuju dengan ide Chris tanpa ada penolakan lagi, terlihat kesedihan dari raut wajah Liona yang disadari oleh Ashton.
"Untuk urusan cincin pernikahan kami serahkan kepada kalian berdua ya." Jelas Lucy menatap Ashton dan Liona silih berganti.
Kemudian Charlotte dan Hannah menawarkan diri untuk mengurus gaun pengantin yang akan di kenakan oleh adik bungsu nya itu, dan di setujui oleh kedua wanita paruh bayah itu.
"Selain itu biarkan aku yang mencarikan W.O untuk acara pernikahan nya nanti." Jelas Maverick.
"Jika sudah tidak ada yang ingin dibahas lagi lebih baik kita makan dulu karena makanan nya sudah disiapkan." Seru Chris.
Dan mereka semua menuju keruang makan dan menikmati makan malam dengan penuh kebahagian karena sebentar lagi mereka akan menjadi satu keluarga.
Namun kebahagian itu tidak dirasakan oleh Liona, yang hanya diam sejak tadi.
Kemudian disela-sela makan malam mereka yang tidak terlalu formal Ashton mendekati Liona yang duduk di sofa ruang tamu karena dia sedang tidak berselera untuk makan.
”Aku tau kau kecewa saat ini, tapi yakinlah aku tidak akan mengekang mu jika kita sudah menikah nanti. Aku harap kau percaya kepada ku.” Jelas Ashton yang mencoba untuk meyakinkan calon istrinya itu.
Liona hanya diam tidak memberikan
komentar dari perkataan Ashton.
Kini keluarga Ashton pamit undur diri. Keluarga Liona nampak mengantarkan keluarga Ashton sampai di depan mobil. Dan akhir mobil itu berlalu dan semakin menjauh kemudian keluar dari gerbang rumah Liona saat ini.
Jangan Lupa Berikan Rate 🌟 5 nya, Tekan Like nya, Ketikkan komentar nya, dan Favoritkan ASHTON & LIONA di Cerita mu agar tidak ketinggalan update terbaru.
Terima Kasih
♥️