
Sebelumnya pesta akhir tahun yang berjalan tak sesuai dengan rencana karena secara mendadak hujan yang sangat deras mengguyur desa, mengakibatkan Russel dan teman-temannya terpaksa menginap di rumah Rafael semalaman karena tak dapat pulang ke rumah mereka.
.
Malam telah berlalu, dan tahun telah berganti, 1 Januari pukul 5 pagi, udara yang dingin membuat Wisang terbangun dari tidurnya, remang-remang cahaya muncul dari gorden tanda matahari akan terbit sebentar lagi. Melihat hal itu, Wisang segera membangunkan semua teman-temannya untuk menyaksikan sunrise ditahun yang baru ini.
.
"Sel, Mich bangun. Mau liat sunrise gak?" ucap Wisang.
"Hm? Sunrise? Sekarang jam berapa?" ucap Russel.
"Hmm? Ada apa nih?" ucap Michael.
"Jam 5 pagi, sekarang udah ganti tahun juga," ucap Wisang.
"Wah udah ganti tahun aja. Selamat tahun baru," ucap Michael.
"Oh? Selamat tahun baru kalo gitu. Yaudah, ayo kita bangunin yang lain," ucap Russel.
"Oke ayo," ucap Wisang.
"Oke," ucap Michael
.
Kemudian Russel, Michael, dan Wisang langsung keluar dari kamar tamu, mereka membangunkan yang lainnya untuk melihat sunrise bersama.
"Oi, Mik, Raf bangun!" ucap Wisang dari depan kamar mereka.
"Hmm? Sunrise? Ya, bentar," ucap Rafael keluar dari kamarnya.
"Ayaka, Miko bangun, kita mau liat sunrise bareng-bareng," ucap Russel.
"Hmm? Oke.. tunggu sebentar ya," ucap Ayaka dari dalam kamar.
.
Setelah menunggu beberapa saat, Russel, Michael, dan Wisang, sudah lebih dulu berada di luar rumah melihat sunrise. Tak lama kemudian Ayaka, Miko, Mikael, dan Rafael menyusul keluar rumah juga.
.
"Udah duluan aja di sini kalian," ucap Rafael.
"Akhirnya bangun juga kalian, ayo sini-sini," ucap Michael.
"Oh iya, ngomong-ngomong selamat tahun baru ya semuanya," ucap Russel.
"Iya, selamat tahun baru juga," ucap Ayaka.
"Hmm.. gak kerasa ya, sebentar lagi kita bakalan naik kelas," ucap Rafael.
"Iya, aku jadi gak sabar study tournya nanti," ucap Mikael.
"Sabar dulu Mik, masih sekitar 3 bulan lagi," ucap Wisang.
"Iya, belum juga ujiannya ya haha," ucap Michael.
"Udah-udah lagi liat sunrise kok malah jadi bahas ujian," ucap Mikael.
"Haha, kita nikmati suasana tahun baru nya dulu," ucap Michael.
"Nah gitu dong," ucap Mikael.
"Hmm.. bagus ya sunrisenya," Ucap Wisang
"Iya ya, udah lama aku gak ngeliat sunrise," ucap Russel
"Wah.. indah banget sunrisenya," ucap Ayaka.
"I-iya, tapi udaranya dingin ya," ucap Miko.
"Kamu bisa pake jaket kok Miko," ucap Mikael.
"Ah- gak apa-apa kok," ucap Miko.
"Hmm.. nanti jam 8 pagi kita mau hatsumode?" ucap Rafael.
"Ya bolehlah, sesuai rencana awal," ucap Russel.
"Oke kalo gitu, nanti kita siap-siap dulu," ucap Michael.
"Iya santai aja, masih 3 jam lagi kok," ucap Rafael.
"Hoam.. aku jadi ngantuk lagi," ucap Mikael sambil menguap.
"Hm.. kebiasaan kamu Mik," ucap Wisang.
"Ya gimana, namanya juga ngantuk," ucap Mikael.
"Yaudah, kalo ada yang masih ngantuk bisa tidur lagi kok, nanti jam 8 kita hatsumode nya," ucap Rafael.
"Iya aku tau," ucap Wisang.
"Yaudah, aku mau tidur lagi kalo gitu," ucap Mikael.
"Ya," ucap Wisang.
.
Setelah melihat sunrise, mereka memiliki waktu bebas selama 3 jam sebelum pergi hatsumode ke kuil di desa mereka. Mendengar hal itu Mikael langsung pergi tidur kembali, sementara yang lainnya mengobrol bersama di ruang tamu. Beberapa saat berlalu, akhirnya jam telah menunjukkan pukul 8 pagi, mereka semua sarapan dan bersiap-siap untuk mengunjungi kuil.
"Udah siap semua kan, kalo gitu kita bisa pergi sekarang," ucap Rafael.
"Oke ayo," ucap Mikael.
"Ayo," ucap Michael.
"Kuilnya di mana?" ucap Wisang.
"Deket dari sini kok, makanya ayo ikuti aku," ucap Rafael.
"Iya," ucap Rafael.
.
Mereka berjalan bersama mengikuti Rafael sampai pada akhirnya tiba di kuil, sesampainya di sana mereka hanya sekedar berkeliling dan melihat-lihat kuil saja karena berbeda kepercayaan yang mereka anut, di kuil juga nampak masih sangat sepi dan belum ada orang-orang yang mengunjunginya. Beberapa saat berlalu, mereka pun kembali ke rumah Rafael dan berkumpul di sana.
"Ya.. bagus ya kuilnya," ucap Rafael.
"Iya, arsitektur nya bagus," ucap Russel.
"Hmm.. sekarang kita ngapain?" ucap Mikael.
"Sebelum pulang, ayo kita makan mochi sama sup sama-sama," ucap Rafael.
"Wah, makasih Raf," ucap Michael.
"Makasih Raf," ucap Wisang.
"Boleh lah, makasih Raf," ucap Mikael.
"T-terimakasih Raf," ucap Miko
"Makasih Raf, kalo gitu selamat makan semuanya," ucap Russel.
"Iya, selamat makan semuanya," ucap Ayaka.
"Ya.. mari makan," ucap Rafael.
.
Sesudah itu mereka menikmati mochi dan sup bersama-sama sambil mengobrol tentang hari-hari yang akan datang, suasana yang tenang dan damai membuat kesan yang nyaman. Puas mengobrol dan bermain, akhirnya Russel, Ayaka, Miko, Mikael, Michael, dan Wisang pulang ke rumah mereka masing-masing, dan menutup pesta tahun baru mereka di rumah Rafael selama sehari semalam ini.
.
.
.
Tanggal 3 Januari.. kini Russel dan teman-temannya akan melakukan oshogashu di rumah mereka masing-masing. Pagi harinya, Russel bangun awal dan bersiap untuk membersihkan seisi rumahnya.
.
"Hoam.. jam 8 pagi? Hmm.. hari ini oshogatsu ya, yosh.. ayo semangat!" ucap Russel.
.
Ayaka [08.03]: Semangat oshogatsunya!!
Miko [08.03]: Iya, semangat semuanya.
Mikael [08.04]: Udah pasti dong.
Russel [08.04]: Wah, udah pada bangun ternyata.
Rafael [08.05]: Tumben bangun pagi kamu Mik.
Mikael [08.06]: Iya dong, harus.
Michael [08.06]: Hmm.. mencurigakan.
Wisang [08.07]: Rame juga di sini, aku lagi istirahat habis oshogatsu barusan.
Russel [08.08]: Nice Wis.
Mikael [08.08]: Mantap, ayo kita teruskan.
Rafael [08.09]: Yaudah, aku mau mulai oshogatsu nya dulu ya, semangat kalian semua.
Russel [08.10]: Yosh, semangat Raf.
Michael [08.10]: Aku juga mau mulai dulu.
Mikael [08.11]: Bubar-bubar, ayo mulai oshogatsunya.
Russel [08.12]: Iya iya.
.
Setelah itu Russel dan teman-temannya memulai oshogatsu mereka masing-masing. Membersihkan kamar sendiri merupakan salah satu bagian terpenting, kemudian dilanjutkan dengan membersihkan ruangan lainnya di rumah, hingga semua terlihat lebih rapi dan bersih sebagai tanda yang baik untuk mengawali tahun baru. Sekitar 3 jam telah berlalu, Russel sudah mulai kelelahan, namun kerja kerasnya terbayarkan dengan rumahnya yang terlihat sangat rapi dan bersih.
"Fiuh.. selesai juga, kalo gini aku siap buat mengawali tahun baru. Yosh, semoga tahun ini lebih menyenangkan dari pada tahun sebelumnya!!" ucap Russel.
.
-CHAPTER 63 END-
.
.
.
Pesta akhir tahun yang berakhir dengan hujan deras tak membuat Russel dan teman-temannya menyerah begitu saja untuk merayakannya. Mereka menginap di rumah Rafael, sambil menunggu esok pagi dan melakukan hatsumode di kuil dekat desa.
Dipagi harinya, Wisang terbangun sekitar pukul 5 pagi. Melihat kesempatan bagus karena matahari akan terbit sebentar lagi, Wisang langsung membangunkan Russel dan Michael, dan mereka bertiga langsung pergi ke kamar yang lain dan berusaha untuk membangunkan yang lainnya.
Setelah semua bangun, mereka langsung keluar rumah dan duduk bersama sambil mengamati sunrise yang sangat indah, sambil mengobrol tentang bagaimana keseharian mereka setelah tahun baru ini, dan juga mengenai kegiatan yang akan mereka lakukan selanjutnya.
Puas mengamati sunrise, nampaknya mereka masih memiliki sekitar 3 jam lagi untuk bersiap-siap sebelum mereka melakukan hatsumode, Mikael langsung memanfaatkannya untuk tidur kembali. Sementara yang lainnya mengobrol dan akhirnya membuat sarapan.
Sekitar jam 8 pagi, Mikael telah bangun dan mereka telah sarapan, akhirnya mereka segera berjalan menuju ke kuil di dekat rumah mereka dan melakukan hatsumode. Setelah hatsumode selesai, mereka kembali lagi ke rumah Rafael dan memakan mochi serta sup bersama kembali. Mereka bermain dan mengobrol selama beberapa saat, dan akhirnya pulang ke rumah masing-masing.
Dua hari berlalu, tepatnya pada tanggal 3 Januari, mereka melakukan kegiatan terakhir dari rangkaian tahun baru mereka, yaitu oshogatsu di rumah masing-masing, dimana mereka membersihkan rumah mereka di awal tahun selama beberapa hari yang merupakan bagian dari tradisi lama.
Begitulah rangkaian kegiatan akhir tahun Russel dan teman-temannya, sungguh seru dan menyenangkan.
Selanjutnya di Another Place - 他の場所 (Hoka No Basho) Chapter 64: Ujian Akhir Semester