
Liburan musim panas telah selesai, setelah sebelumnya Russel pergi ke festival kembang api bersama Ayaka. Kini mereka kembali menjalani hari dengan bersekolah seperti biasa. Hari demi hari berlalu, dan tak terasa waktu berjalan dengan cepat, dan bulan November telah tiba. Pertanda bahwa festival budaya akan segera diadakan. Kali ini Russel dan teman-temannya di kelas 1-2 akan merencanakan akan membuat proyek apa di festival budaya yang satu minggu lagi akan segera dimulai.
.
"Jadi kita bakalan buat apa nih di festival budaya minggu depan?" Ucap Ketua kelas
"Siapa aja yang punya ide bisa langsung ngomong aja kok." Ucap Wakil ketua kelas
"Hmm.. ngomong-ngomong ada pilihan apa aja? Dan juga kelas lain apa ada yang udah nentuin proyeknya?" Ucap Salah satu siswa
"Untuk saat ini yang baru nentuin proyeknya baru kelas 3-2 yaitu stand takoyaki." Ucap Ketua kelas
"Hmm takoyaki ya.." Ucap Salah satu siswa
"Mungkin maid cafe?" Ucap Mikael
"Emangnya kamu mau jadi maidnya, Mik?" Ucap Russel
"Ya gak gitu." Ucap Mikael
"Ide bagus juga itu maid cafe." Ucap Ketua kelas
"Apa kalian semua setuju buat maid cafe?" Ucap Wakil ketua kelas
"Ya, boleh aja sih. Soalnya bakalan cukup menaruk perhatian pengunjung juga nanti." Ucap Salah satu siswa
"Nanti yang bakalan jadi maidnya siapa?" Ucap Salah satu siswa
"Mungkin Ayaka?" Ucap Salah satu siswa lainnya
"Hmm.. Ayaka apa kamu gak keberatan kalo jadi maid nanti?" Ucap Ketua kelas
"Hmm.. kalo aku boleh aja sih." Ucap Ayaka
"Ya baguslah.. kalo gitu mungkin nanti teman-teman perempuan yang lain bisa bantuin Ayaka jadi maid juga." Ucap Wakil ketua kelas
"Yup, kalo gitu aku bakalan bareng sama Ayaka jadi maid." Ucap Rira
"Aku juga mau." Ucap Yura
"Sip, untuk maid udah teratasi, sekarang lanjut ke yang lainnya." Ucap Wakil ketua kelas
"Nah terus, teman-teman yang laki-laki nanti bisa bantu buat dekorasi dan properti, terus pelayan juga ya." Ucap Ketua kelas
"Siap, tenang aja." Ucap Mikael
"Oke, kalo gitu karena kelas kita bakalan buat proyek maid cafe. Sehabis rapat ini, karena kegiatan kita juga dibebaskan, jadi kita bakalan belanja buat keperluan proyek kita minggu depan ya." Ucap Ketua kelas
"Nah, maka dari itu. Kita harus buat daftar belanjaannya dulu nih. Sama bagian kelompok masing-masing nya." Ucap Wakil ketua kelas
"Kalo untuk proyek ini, bakalan ada berapa bagian kira-kira?" Ucap Salah satu siswa
"Kita bagi jadi empat bagian. Yaitu, bagian properti, bagian dekorasi, bagian fashion, dan bagian konsumsi." Ucap Ketua kelas
"Kalo konsumsi seharusnya kita beli pas sehari sebelum festival budaya, supaya bahan makanannya fresh." Ucap Russel
"Yup, bener banget." Ucap Ketua kelas
"Jadi nanti sehabis rapat ini, kita bakalan bagi menjadi 3 kelompok belanja. Yaitu kelompok properti, kelompok dekorasi, dan kelompok fashion." Ucap Wakil ketua kelas
"Oke, kalo gitu sekarang kita tinggal tentuin siapa aja anggota masing-masing kelompok nya." Ucap Ketua kelas
"Kalo gitu aku bakalan masuk ke bagian dekorasi aja deh." Ucap Russel
"Aku juga bagian dekorasi." Ucap Mikael
"Oke, kalo gitu Russel sama Mikael masuk ke bagian dekorasi." Ucap Ketua kelas
"A-aku boleh ikut bagian dekorasi juga gak?" Ucap Ayaka
"Hmm.. karena kamu bakalan jadi maidnya, kamu ikut bagian fashion aja ya, Ayaka..." Ucap Wakil ketua kelas
"Yahh.. yaudah deh gak apa.." Ucap Ayaka
"Semangat Ayaka, jangan murung.." Ucap Russel
"Ah- eh- i-iyaa.." Ucap Ayaka
"Tenang aja Ayaka, kita satu bagian kok." Ucap Yura
"Iya, kita kan nanti bakalan jadi maid.." Ucap Rira
"Betul itu." Ucap Loyi
"Iya, tenang aja Ayaka." Ucap Mira
"Aku juga, jangan lupain aku dong.." Ucap Yume
"Iya iya.." Ucap Rira
"Emm.. iya, makasih ya teman-teman." Ucap Ayaka
"Oke, kalo begitu untuk urusan maid. K8ta udah dapat 6 kandidatnya. Yaitu Ayaka, Rira, Yura, Yume, Loyi, dan Mira. Untuk bagian sisanya nanti ada tiga chef, enam orang assistant chef, sembilan orang waiters cowok untuk bantu maid melayani pengunjung, dan juga enam orang penjaga pintu depan cafe." Ucap Wakil ketua kelas
"Nah jadi untuk totalnya udah pas 30 siswa. Dan nanti bakalan di bagi jadi 3 shift yang bakalan bekerja selama 3 jam/shift nya. Jadi setiap shift bakalan diisi oleh 1 orang chef, 2 orang assistant chef, 2 orang maid, 3 orang waiters cowok, dan 2 orang penjaga pintu." Ucap Ketua kelas
"Oke, cukup mudah dipahami." Ucap Mikael
"Aku setuju sama konsepnya." Ucap Russel
"Yosh, kalo gitu semangat semuanya, habis ini kita bakalan belanja.." Ucap Ketua kelas
"YOOO!!" Ucap Seluruh anggota kelas
.
Setelah rapat selesai, dan juga karena hari ini kegiatan mereka dibebaskan. Maka, ketua kelas langsung mengajak semua anggota kelas untuk membeli peralatan yang dibutuhkan untuk membuat maid cafe.
"Yosh, kalo gitu ayo kita pergi sekarang." Ucap Ketua kelas
"Ayoo.." Ucap Seluruh anggota kelas
.
"Hmm jadi kita bakalan berpencar ya? Sesuai bagian belanja masing-masing." Ucap Russel
"Iya, jadi kita bisa berpencar sesuai daftar yang udah kita bikin tadi. Dan kebetulan ternyata kita barengan." Ucap Ketua kelas
"Kalo gitu kita kebagian daftar kebutuhan dekorasi ya. Kira-kira mau belanja dimana?" Ucap Mikael
"Oke kelo gitu ayo kita ke sana." Ucap Mikael
"Ayoo.." Ucap Ketua kelas
.
Mereka pun sampai di toko serba ada.
"Ngomong-ngomong kita bakalan beli apa aja?" Ucap Russel
"Hmm.. karena dekorasi kita bakalan beli pita-pita, mungkin balon, dan juga beberapa kain." Ucap Ketua kelas
"Oke.." Ucap Mikael
"Yaudah, kalo gitu mungkin kita mulai dari pita dulu." Ucap Russel
"Berarti kita ke arah sana." Ucap Ketua kelas
"Oke, ayo kita ke sana." Ucap Mikael
.
Sementara itu Ayaka dan bagian fashion tengah berkumpul di toko busana.
"Hmm.. mungkin kamu cocok pakai kostum maid yang ini Ayaka." Ucap Rira
"Ehh.. nanti kamu jadi maid juga kan?" Ucap Ayaka
"Iya, kita barengan. Nanti Yura, Yume, Loyi dan Miru juga jadi maid." Ucap Rira
"Ohh.. oke deh. Tapi, ngomong-ngomong di mana Yura dan yang lainnya?" Ucap Ayaka
"Aku di sini.." Ucap Yume
"Ohh kamu di sini ternyata." Ucap Ayaka
"Gimana? Udah ketemu belum kostumnya." Ucap Yume
"Kami masih milih yang bagus sih." Ucap Rira
"Ohh.. yaudah ayo aku bantu." Ucap Yume
"Eh, Yura, Loyi, sama Miru di mana?" Ucap Rira
"Kayaknya mereka lagi nyari kostum maid di sebelah sana." Ucap Yume
"Ohh.. yaudah, ayo kita lanjut pilih-pilih." Ucap Ayaka
"Iya, ayo.." Ucap Rira
"Ayoo.." Ucap Yume
.
Kembali lagi ke bagian dekorasi.
"Yosh, pita nya udah dapat. Kalo gitu sekarang kita cari balon dan juga kainnya." Ucap Ketua kelas
"Kalo gitu aku cari balon sendiri di sana ya." Ucap Mikael
"Yaudah, jangan lupa beli balonnya beberapa warna ya, Mik." Ucap Russel
"Iya, tenang aja." Ucap Mikael
"Hmm.. kalo gitu sekarang kita cari kain di mana ya?" Ucap Ketua kelas
"Mungkin di sebelah sana. Coba kita tanya ke staff yang berjaga." Ucap Russel
"Oh, boleh-boleh." Ucap Ketua kelas
.
Sementara itu, bagian properti juga sedang mencari alat dan bahan yang diperlukan.
"Hmm jadi, kita beli beberapa papan kayu, dan juga cat ya." Ucap Salah satu anggota
"Iya betul, sama jangan lupa buat beli kuasnya juga." Ucap Wakil ketua kelas
"Siap." Ucap Salah satu anggota
"Oke kalo gitu kita berpencar ya.." Ucap Wakil ketua kelas
"Yoshh.. semangat semuanya!!" Ucap Salah satu anggota
"YOOO!!" Ucap Seluruh bagian properti
.
Pada akhirnya, seluruh bagian persiapan festival budaya telah berhasil menjalankan tugas mereka untuk membeli perlengkapan yang akan mereka gunakan pada saat festival nanti.
Setelah semua bahan dan peralatan telah dibeli, mereka segera kembali ke sekolah dan menyimpan seluruh perlengkapan di dalam kelas mereka. Agar, esok hari selama sisa waktu yang tersisa. Mereka dapat mempersiapkan segala properti dan dekorasi kelas mereka untuk diubah menjadi maid cafe.
Keesokan harinya, rutinitas mereka adalah membuat properti dan mendekor ruangan kelas yang akan diubah menjadi maid cafe. Hari demi hari berlalu, mereka terus memantapkan progress proyek kelas. Higga tak terasa waktu berlalu, dan besok festival budaya akan segera dimulai.
"Fiuhh.. persiapan kita akhirnya selesai." Ucap Ketua kelas
"Yah.. capek sih. Aku harap besok cafe kita bakalan ramai pengunjung." Ucap Mikael
"Hah.. besok festival budaya dimulai. Akhirnya..." Ucap Russel
.
Liburan musim panas telah berakhir. Dan festival budaya akan segera diadakan. Maka dari itu kelas 1-2 mengadakan raoat untuk menentukan proyek apa yang akan mereka buat saat festival budaya nanti.
Pada awalnya mereka kebingungan ingin membuat proyek apa, hingga tiba-tiba Mikael menyarankan untuk mengadakan maid cafe. Kemudian, dengan beberapa pertimbangan. Akhirnya ide Mikael disetujui, dan kelas 1-2 akan membuat maid cafe.
Karena mereka masih memiliki waktu satu minggu untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk proyek mereka. Maka, sepulang sekolah Ketua kelas mengajak seluruh anggota kelas untuk membeli properti dekorasi, seperti beberapa papan dan plat untuk menghiasi kelas, cat, pita, dan balon, serta peralatan lainnya.
Kemudian, di hari-hari berikutnya. Mereka mempersiapkan properti dan dekorasi yang telah mereka beli untuk menghiasi kelas sesuai tema proyek mereka, yaitu maid cafe.
Hingga di hari terakhir, sebelum besok festival budaya dimulai, dan mereka akan membuka maid cafe. Maka, sepulang sekolah Ketua kelas mengajak seluruh anggota kelas untuk membeli kostum dan peralatan konsumsi yang dibutuhkan untuk mengisi menu yang akan disajikan di maid cafe. Dimulai dari kostum maid, kostum pelayan pria, bahan baku makanan pembuka, bahan baku makanan utama, bahan baku makanan penutup, bahan baku minuman.
Setelah semua persiapan telah matang, dan besok festival budaya akan dilaksanakan. Untuk itu, Russel dan teman-temannya tidur cepat malam ini.
.
Selanjutnya di Another Place - 他の場所 (Hoka No Basho) Chapter 54: Festival Budaya