Another Place

Another Place
Chapter 51: Festival Kembang Api



Sebelumnya, di hari terakhir camping. Russel, Ayaka, Michael, Mikael, Miko, Rafael, dan Wisang mengalami malam yang kurang menyenangkan. Karena mereka harus bertahan ditengah hujan badai yang sangat deras berserta petir di dalam tenda. Beruntungnya, ketika pagi harinya hujan badai tersebut telah berhenti, dan mereka langsung berkemas dan segera pulang ke rumah masing-masing.


Sekitar satu minggu telah berlalu sejak terakhir kali mereka camping bersama, Russel bahkan sudah lupa tentang rencana mereka untuk pergi ke festival kembang api.


Hari ini di malam hari, saat Russel sedang berbaring di tempat tidurnya, tiba-tiba ia mendapatkan chat dari Ayaka di handphonenya.


'Hm? Ada apa Ayaka chat malem-malem gini?' Pikir Russel dalam hati.


Ayaka [21.40]: Russel.. kamu besok sibuk gak?


Russel [21.41]: Enggak kok, emangnya kenapa?


Ayaka [21.42]: Ehh.. itu.. besok kan ada festival kembang api, kamu mau pergi bareng kah?


Russel [21.43]: Oh iya! Festival kembang api. Aku hampir lupa soal itu.


Ayaka [21.44]: Jadinya gimana?


Russel [21.45]: Hmm boleh deh, daripada besok aku gak ada kerjaan juga di rumah.


Ayaka [21.46]: Oke.. kalo gitu besok kita ketemuan di festivalnya.


Russel [21.47]: Oke..


'Hmm, kenapa Ayaka gak bilang langsung aja di grup? Mungkin dia udah chat kita semua satu-satu.. yaudah deh, aku harus siap-siap buat festival kembang api besok.' Pikir Russel dalam hati.


Setelah itu Russel pun bersiap tidur karena esok hari ia akan pergi ke festival kembang api di sore hingga malam harinya.


Malam pun berlalu dan Russel bangun cukup awal, karena ia akan memilih yukata untuk dikenakan saat festival nanti sore.


'Hmm, kalo dipikir-pikir. Aku udah lama banget gak ikut festival kembang api, yahh.. terkahir kali waktu pas aku masih sekolah dasar sih, soalnya dulu aku gak punya teman, jadi buat ke festival kembang api pun agak aneh rasanya.. Tapi tahun ini aku harus pergi, Yosh.. jadi mari kita lihat yukata yang cocok.' Pikir Russel dalam hati.


Setelah beberapa saat melihat dan memilih yukata untuk ia kenakan. Russel menyadari sesuatu..


"Apa-apaan ini.. yukata ku udah kekecilan semua. Hahh.. ini pasti gara-gara udah lama banget aku gak ikut festival kembang api. Mungkin aku harus coba tanya orang tua ku." Ucap Russel


Alhasil, Russel menanyakan apakah orang tuanya masih memiliki yukata dengan ukuran yang lebih besar. Beruntung, ternyata Papanya masih mempunyai sebuah yukata dengan ukuran yang cukup sesuai dengan Russel. Akhirnya Russel memutuskan untuk mengenakan yukata itu untuk festival kembang api sore nanti.


Tak terasa waktu berlalu dengan cepat, sore hari pun telah tiba. Sesuai rencana kemarin malam, yaitu Russel dan Ayaka akan bertemu di lokasi festival kembang api di desa mereka. Russel sengaja datang ke sana lebih awal, karena ia ingin melihat-lihat festival kembang api tersebut.


"Wahh.. baru jam segini padahal, tapi udah rame banget.. yah, aku kangen suasana kayak gini.. terakhir kali kapan ya?" Ucap Russel


"Dor.." Ucap Ayaka, dari belakang Russel.


"Eh-?" Ucap Russel


"Kamu ternyata datang awal banget?" Ucap Ayaka


"Ah- aku mau liat-liat festivalnya dulu soalnya. Terakhir kali aku ikut festival kembang api ini udah lama banget.." Ucap Russel


"Hmm.. begitu.." Ucap Ayaka


"Eh- a- ngomong-ngomong, yukata kamu cocok banget.." Ucap Russel


"Ah- ma-makasih.. ka-kamu juga kok.." Ucap Ayaka


"Ehh... gimana kalo kita coba liat-liat festivalnya?" Ucap Russel


"Bo-boleh." Ucap Ayaka


Russel dan Ayaka mulai berkeliling di festival kembang api. Di sana, nampak banyak sekali kios-kios yang menjajakan makanan maupun permainan. Setelah beberapa saat berkeliling, mereka mulai tertarik dengan kios permen kapas.


"Wah, ada permen kapas.." Ucap Ayaka


"Kamu mau beli?" Ucap Russel


"Boleh.. udah lama aku gak makan permen kapas.." Ucap Ayaka


"Oke kalo gitu kita pesan 2." Ucap Russel


Alhasil, mereka pun memesan 2 buah permen kapas.


"Wah.. jadi nostalgia rasanya, terakhir kali aku makan ini waktu masih kecil.." Ucap Ayaka


"Iya.. rasanya manis.." Ucap Russel


"Hmm.. ayo kita lanjut jalan-jalan ke sana.." Ucap Ayaka


"Oke.." Ucap Russel


Tak lama kemudian, Russel melihat ada kios kakigori (es serut), dan ia ingin pergi ke sana.


"Wah.. ada kakigori juga.." Ucap Russel


"Kelihatannya enak.." Ucap Ayaka


"Kamu mau beli? Yah, walaupun harusnya kakigori dimakan pas siang hari." Ucap Russel


"Gak apa-apa kok, ayo kita beli.." Ucap Ayaka


"Oh, oke ayo.." Ucap Russel


"Selamat datang, mau beli rasa apa?" Ucap Penjual kakigori


"Hmm.. rasa matcha 1, kamu mau rasa apa?" Ucap Ayaka


"Rasa matcha 1 lagi." Ucap Russel


"Oke, rasa matcha nya 2 ya.." Ucap Penjual kakigori


"Eh- g-gak apa-apa kah?" Ucap Ayaka


"Gak apa, aku juga mau coba rasa matcha.." Ucap Russel


"O-oh.." Ucap Ayaka


"Oke, ini dia 2 kakigori rasa matcha.." Ucap Penjual kakigori


"Terimakasih.." Ucap Russel


"Yah.. udah lama juga aku gak makan kakigori.. Hmm, ternyata rasa matcha enak juga." Ucap Russel


"I-iyaa.." Ucap Ayaka


"Kalo gitu sambil jalan, ayo kita jalan ke sana yuk.." Ucap Russel


"Ayoo.." Ucap Ayaka


Setelah mereka berjalan beberapa saat sambil menghabiskan kakigori, Ayaka melihat kios permainan menembak kaleng, dan ia ingin mencobanya.


"Wah, ada permainan menembak.." Ucap Ayaka


"Hmm.. kamu mau coba kah?" Ucap Russel


"Boleh.." Ucap Ayaka


"Oke, ayo kita ke sana." Ucap Russel


"Ayoo.." Ucap Ayaka


Sesampainya mereka di kios permainan menembak kaleng. Tiba-tiba..


"Oke aku mau coba." Ucap seseorang yang berada di sebelah Russel


"Eh?" Ucap Russel


"Eh..?" Ucap orang itu


"Lah?! Mikael!" Ucap Russel


"Kok kamu bisa ada di sini?!" Ucap Mikael


"Ya ini kan festival terbuka." Ucap Russel


"Bukan itu maksudku." Ucap Mikael


"Terus apa?" Ucap Russel


"Udah lupain." Ucap Mikael


"Hmm.. ngomong-ngomong kamu ke festival sama siapa?" Ucap Russel


"Hai Miko!!" Ucap Ayaka


"H-hai.." Ucap Miko


"Ohh.. sama Miko ternyata." Ucap Russel


"Hmm.." Ucap Mikael


"Yaudah, kalo gitu aku juga mau coba main." Ucap Russel


"Oke, kalo gitu kita tanding aja." Ucap Mikael


"Oke siapa takut." Ucap Russel


"Oke, ini dia rifle nya dan 3 peluru. Peraturannya mudah, kalian hanya perlu menjatuhkan 6 kaleng itu untuk mendapatkan hadiah utama. Tetapi jangan khawatir, jika kalian hanya bisa menjatuhkan minimal 3 kaleng saja, maka kalian akan mendapatkan hadiah tingkat kedua." Ucap Penjaga kios


"Yosh, terimakasih pak." Ucap Mikael


"Terimakasih." Ucap Russel


"Haha.. semoga beruntung.." Ucap Penjaga Kios


Pada akhirnya Russel dan Mikael malah bertanding untuk bermain permainan menembak dan berlomba untuk mendapatkan boneka sebagai hadiah.


"Hmm jadi kita diberi 3 peluru buat menjatuhkan pyramid yang tersusun dari 6 kaleng itu ya.." Ucap Mikael


"Ya, kalau kita bisa jatuhin semua kaleng, kita bisa dapet hadiah utama." Ucap Russel


"Yosh, ayo kita mulai.." Ucap Mikael


"Kira-kira mereka bisa dapet hadiah utama gak ya, Miko?" Ucap Ayaka


"Se-semoga bisa.." Ucap Miko


*CTAKKK


Tembakan pertama dilepaskan


Mikael: Jatuh 3 kaleng.


Russel: Jatuh 2 kaleng.


"Woahh.. Mikael jatuh 3 kaleng." Ucap Ayaka


"Haha.." Ucap Mikael


"Cihh.." Ucap Russel


*CTAKKK


Tembakan kedua dilepaskan


Mikael: Jatuh 3 kaleng. (Menang)


Russel: Jatuh 2 kaleng.


"YOSH!! Aku menang! Gampang banget.." Ucap Mikael


"Masih belum.." Ucap Russel


*CTAKKK


Tembakan terakhir sebagai penentu dilepaskan oleh Russel.


Namun sayangnya meleset.


"Haha.. meleset!!" Ucap Mikael


"Hahh... aku emang gak ahli dipermainan ini." Ucap Russel


Akhirnya Mikael mendapatkan hadiah utama, yaitu boneka teddy bear dengan ukuran yang cukup besar. Sementar itu, Russel juga mendapatkan hadiah tingkat 2, ia memilih boneka rubah kecil.


"Hehe.." Ucap Mikael, sambil membawa boneka teddy bearnya.


"Wah, hebat." Ucap Ayaka


"Se-selamat ya.." Ucap Miko


"Hmm.." Ucap Russel yang terlihat kesal.


"Wah boneka rubah!! Lucunya!!" Ucap Ayaka


"Eh? Kamu mau boneka nya?" Ucap Russel


"Eh- g-gak usah kok.." Ucap Ayaka


"Gak apa, kalo kamu mau. Ini boneka rubahnya buat kamu." Ucap Russel


"O-oh.. makasih ya.." Ucap Ayaka


"Hmm.. kalo gitu, ini boneka teddy bearnya buat kamu Miko." Ucap Mikael


"E-ehh?!" Ucap Miko yang terkejut.


"Oke deh, kalo gitu kami mau lanjut ke kios yang lain ya.." Ucap Russel


"Oke.." Ucap Mikael


"Dadah Miko.." Ucap Ayaka


"I-iyaa.." Ucap Miko


Mereka berpisah, dan berlanjut ke kios lainnya.


"Hmm.. main apalagi ya.." Ucap Ayaka


"Kamu mau main tangkap ikan itu?" Ucap Russel


"Boleh.. ayo kita coba.." Ucap Ayaka


"Oke ayoo.." Ucap Russel


"Hmm.. ayo lah kita coba main ini." Ucap Rafael


"Boleh." Ucap Wisang


"Dulu aku sering main ini nih waktu festival." Ucap Michael


"Loh ada kalian juga ternyata?" Ucap Russel


"Oh, Russel sama Ayaka.. ayo sini main bareng kita." Ucap Michael


"Aku kira kalian gak dateng." Ucap Wisang


"Hmm.." Ucap Rafael


"Yaudah, ayo kita main pancing ikan berlima." Ucap Russel


"Ayoo.." Ucap Michael


"Ngomong-ngomong ini caranya gimana?" Ucap Wisang


"Jadi kita dapat jaring ini yang bentuknya kayak saringan. Nah tapi jaringnya ini dari kertas, jadi kita harus hati-hati pas ngambil ikannya, jangan sampe kertasnya robek." Ucap Michael


"Ohh begitu." Ucap Wisang


"Yaudah ayo kita langsung coba aja.." Ucap Russel


5 menit kemudian.


"Yosh, aku dapat 5 ikan.." Ucap Michael


"Jago banget, aku cuma dapat 2 ikan." Ucap Russel


"Haha, udah agak berkurang sih aku di permainan ini. Dulu aku bisa dapat sampe 10 ikan.." Ucap Michael


"Wah.. aku cuma dapat 1 ikan." Ucap Wisang


"Hahh.. aku ga bisa main kayak gini." Ucap Rafael


"Loh gak dapet sama sekali kamu, Raf?" Ucap Russel


"Iya, gak ahli aku main tangkep ikan gini." Ucap Rafael


"Kalo Ayaka dapet berapa?" Ucap Russel


"Masih main kah?" Ucap Michael


"Aku dapat 8 ikan.." Ucap Ayaka


"EHH?! De-delapan.. hmm.. sainganku dipermainan ini nambah lagi.." Ucap Michael


"Wah.. banyak banget.." Ucap Russel


"Boleh juga." Ucap Wisang


"Yaudah deh, kalo gitu kami ke kios yang lain dulu ya. Sebentar lagi kembang api mau dimulai nih." Ucap Michael


"Dahh.." Ucap Wisang


"Oh, oke.. sampai jumpa nanti lagi.." Ucap Russel


"Sampai jumpa lagi.." Ucap Ayaka


"Hmm.. kembang apinya udah mau dimulai ya? Mau beli makanan lain dulu kah?" Ucap Russel


"Hmm.. ada takoyaki gak ya?" Ucap Ayaka


"Seharusnya ada sih, kalo gitu ayo kita cari.." Ucap Russel


"Okee.." Ucap Ayaka


Setelah beberapa waktu berjalan, akhirnya mereka menemukan kios yang menjual takoyaki. Namun, karena kondisi jalanan yang cukup ramai membuat Ayaka kesulitan untuk berjalan.


"Waduh rame banget.. kalo gitu kamu nunggu di sini aja, biar aku beliin takoyakinya." Ucap Russel


"O-oh.. makasih ya.." Ucap Ayaka


"Bukan masalah." Ucap Russel


Sementara Russel sedang mengantri untuk membeli takoyaki, tiba-tiba...


Festival Kembang Api akhirnya dimulai.


Kali ini Ayaka mengajak Russel untuk datang ke festival di desa mereka. Sehingga, Russel berusaha untuk mencari yukata yang ia miliki, yang ternyata semuanya sudah kekecilan. Beruntung, ia dapat meminjam yukata milik papa nya yang berukuran cukup besar.


Festival dimulai, Russel bertemu Ayaka di sana. Kemudian, mereka langsung berkeliling dan tertarik dengan permen kapas. Setelah itu mereka membeli kakigori matcha dan menghabiskannya.


Setelah cukup puas dengan makanan manis, mereka ingin mencoba permainan yang ada di festival. Di permainan menembak kaleng, secara tidak sengaja mereka bertemu dengan Mikael dan Miko yang sedang bermain juga. Seketika pertarungan dipermainan menembak pun terjadi dan Mikael memenangkan pertarungan tersebut.


Berlanjut, ke permainan menangkap ikan. Dan lagi-lagi tanpa sengaja, mereka bertemu dengan Michael, Rafael, dan Wisang. Kemudian, mereka bermain menangkap ikan bersama, dan di luar dugaan. Ayaka sangat ahli dalam permainan tersebut dan berhasil menangkap 8 ekor ikan.


Setelah puas bermain, dan acara kembang api utama pun akan segera dimulai. Ayaka ingin mencari takoyaki, dan ketika sampai di kios takoyaki, keadaan di sekitarnya snagat ramai. Sehingga Russel pergi membelikan takoyaki untuk Ayaka.


Namun, saat Russel tengah membeli takoyaki, hal tak terduga terjadi...


Selanjutnya di Another Place - 他の場所 (Hoka No Basho) Chapter 52: Festival Kembang Api (END)