Another Place

Another Place
Chapter 52: Festival Kembang Api (END)



Sebelumnya, karena Ayaka ingin membeli takoyaki, alhasil mereka mencari kios yang menjual takoyaki tersebut. Tetapi, karena keadaan di festival sangat ramai  menjelang acara kembang api utama. Akhirnya, Russel menyuruh Ayaka untuk menunggu terlebih dahulu, sementara ia pergi membelikan takoyaki untuk Ayaka.


Namun, ketika Ayaka sedang menunggu Russel yang sedang membeli takoyaki. Tiba-tiba, tiga orang remaja muncul dari kerumunan orang-orang banyak.


"Sendirian aja nih?" Ucap Salah satu dari mereka


"E-ehh..." Ucap Ayaka


"Ayo ikut kita aja, keliling festival." Ucap Salah satu dari mereka


"Ah maaf, aku lagi nunggu seseorang." Ucap Ayaka


"Siapa sih? Udah mendingan ikut kami aja." Ucap Salah satu dari mereka


"E-eh.. g-gak usah.." Ucap Ayaka


"Udah sini ikut?!" Ucap Salah satu dari mereka sambil menarik lengan Ayaka.


"Eh-?!" Ucap Ayaka


.


Tiba-tiba dari arah kerumunan...


*BRUAKKKKK


"AKHH..!!" Ucap Salah satu remaja yang diterjang Russel.


"Ru-Russel?!" Ucap Ayaka yang terkejut


"Kita harus cepat pergi dari sini, kalo gak nanti mereka bisa ngejar kita." Ucap Russel


"Em- i-iya.." Ucap Ayaka


Russel menerjang para remaja itu. Kemudian ia menarik lengan Ayaka, dan membawanya pergi ke tempat yang lebih aman, menjauhi kerumunan di tempat tadi.


.


Sesampainya mereka di tempat yang lebih aman.


"Kamu tadi gak apa-apa?" Ucap Russel


"Gak apa kok, makasih ya tadi kamu datang buat nyelamatin aku." Ucap Ayaka


"Yah.. untung aja aku dateng di waktu yang pas." Ucap Russel


"I-iya.." Ucap Ayaka


"Hmm.. kalo gitu, gimana kalo kita ke atas bukit sana?" Ucap Russel


"Ehh.. boleh sih.." Ucap Ayaka


"Kalo lihat kembang api nya dari atas sana, bakalan lebih bagus, yaudah ayo kita ke sana." Ucap Russel


"Ayoo.." Ucap Ayaka


.


.


.


Baru saja beberapa langkah mereka berjalan menuju ke atas bukit, tiba-tiba...


"Ah-! Geta (Sandal kayu) ku putus.." Ucap Ayaka


"Eh?! Kalo gitu kamu gak bisa maksain jalan. Nanti kaki kamu bisa cidera." Ucap Russel


"Gak apa-apa kok." Ucap Ayaka


Seketika Russel langsung berjongkok membelakangi Ayaka.


"Eh-?" Ucap Ayaka


"Naik aja, biar aku gendong kamu." Ucap Russel


"Ehh.. tapi.." Ucap Ayaka


"Gak apa, acara kembang api utamanya udah mau dimulai. Kita harus cepat-cepat ke atas sana." Ucap Russel


"E-emm.. o-oke deh.." Ucap Ayaka


.


Setelah Ayaka naik ke punggung Russel, mereka pun mulai naik ke atas bukit untuk segera menonton acara kembang api yang sudah dimulai.


"Ma-maaf gara-gara aku jadi kayak gini.." Ucap Ayaka


"Gak apa-apa kok, lagian kamu udah ngajak aku ke festival ini kemarin. Jadi kita harus bersenang-senang sekarang." Ucap Russel


"Emm.." Ucap Ayaka pelan


.


Setelah beberapa lama mendaki anak tangga yang terbuat darib bebatuan, akhirnya mereka telah sampai di atas bukit. Nampak kembang api yang sudah mulai diluncurkan menghiasi langit malam yang gelap.


"Akhirnya sampe juga.." Ucap Russel


"I-iya.." Ucap Ayaka


"Hmm.. di situ ada kursi ternyata. Kalo gitu kita duduk di sana aja ya?" Ucap Russel


"Bo-boleh.." Ucap Ayaka


.


Akhirnya mereka berdua duduk di kursi tersebut, sambil mengamati jalannya acara kembang api yang sedang berlangsung.


"Hahh.. jadi nostalgia masa kecil." Ucap Russel


"Indah banget ya.." Ucap Ayaka


"Iya.. dulu waktu aku masih kecil, aku pasti ikut festival kembang api. Terus, pas acara peluncuran kembang api kayak gini, biasanya aku cari tempat-tempat yang lebih tinggi supaya bisa mengamati langit lebih luas." Ucap Russel


"Hmm.. dari atas sini juga pemandangannya bagus banget." Ucap Ayaka


"Eh? Apa?" Ucap Ayaka


"Ini, takoyaki tadi.. untung masih bisa selamat isinya, walaupun kotaknya udah hancur gini." Ucap Russel


"Wahh.. ma-makasih.." Ucap Ayaka


"Bukan masalah.." Ucap Russel


"Ka-kalo kamu mau, kamu boleh ambil kok.." Ucap Ayaka


"Eh? O-oke deh.. makasih ya.." Ucap Russel


"I-iya.." Ucap Ayaka


.


"Hmm.." Russel nampak sangat menikmati acara kembang api nya.


"Syukurlah.." Ucap Ayaka


"Eh? Kenapa?" Ucap Russel


"Iya, syukurlah kamu bisa menikmati festivalnya." Ucap Ayaka


"Hmm.. iya juga, makasih ya kamu ngajak aku ke festival ini." Ucap Russel


"E-enggak kok." Ucap Ayaka


.


Setelah itu mereka berdua menonton acara kembang api hingga selesai.


"Hahh.. selesai acaranya." Ucap Russel


"Hmm.. udah mulai larut juga. Kayaknya kita harus cepat pulang." Ucap Ayaka


"Iya.. kalo gitu biar aku anterin kamu pulangnya." Ucap Russel


"E-eh? Gak usah kok.." Ucap Ayaka


"Gak apa, ayo naik lagi. Nanti orang tua mu khawatir." Ucap Russel


"E- o-oke deh.." Ucap Ayaka


.


Pada akhirnya Russel menggendong Ayaka untuk pulang ke rumahnya.


"Hmm.. seru banget hari ini." Ucap Russel


"Tapi gak kerasa, liburan musim panas udah selesai." Ucap Ayaka


"Iya ya, aku harap tahun depan kita bisa ke festival kembang api lagi." Ucap Russel


"I-iya.." Ucap Ayaka


.


Setelah berjalan beberapa lama sambil mengobrol, akhirnya Russel telah sampai di rumah Ayaka.


"Nah, udah sampai." Ucap Russel


.


"Ayaka? Eh-? Tidur?" Ucap Russel


.


Karena Ayaka tertidur, Jadi Russel mengetuk pintu rumah Ayaka dan ayahnya membukakan pintu dan menggendong Ayaka ke kamar tidurnya. Setelah itu ayah Ayaka berterimakasih kepada Russel karena telah menemani putrinya selama festival kembang api hari ini.


Kemudian, pada akhirnya di malam yang suudah larut, Russel berjalan sendirian untuk pulang menuju ke rumahnya...


.


.


.


"Hahh.. selesai juga liburan musim panas tahun ini... yahh.. sampai jumpa lagi tahun depan, liburan musim panas..." Ucap Russel


.


.


.


Selesai sudah Festival Kembang Api di liburan musim panas kali ini...


Festival kembang api tadi juga menutup liburan musim panas Russel dan teman-temannya tahun ini...


.


Hal mengejutkan terjadi ketika sebelumnya Russel sedang membeli takoyaki, dan Ayaka sedang menunggu sendirian. Tiba-tiba tiga orang remaja mendatanginya, dan mengajaknya pergi bersama untuk berkeliling festival.


Namun Ayaka menolaknya karena tak mengenal mereka. Tanpa diduga salah satu dari mereka malah menarik lengan Ayaka secara paksa. Seketika Ayaka langsung ketakutan, dan dari balik kerumunan tiba-tiba Russel muncul dan menerjang para remaja itu hingga terjatuh.


Kemudian Russel mengajak Ayaka pergi dari tempat itu, namun ditengah perjalanan geta (sandal kayu) milik Ayaka mendadak terputus. Dan hal itu menyebabkan Russel menggendong Ayaka ke atas bukit yang tidak terlalu tinggi, karena pemandangan dari atas sana sangat indah untuk menonton kembang api yang sudah dimulai sedari tadi.


Setelah beberapa saat, akhirnya peluncuran kembang api telah selesai. Pada akhirnya, Russel menggendong Ayaka kembali dan mengantarkannya pulang ke rumahnya.


Kemudian Russel kembali pulang ke rumahnya ketika waktu sudah cukup malam, dan karena hari yang melelahkan ini, ia langsung tertidur pulas.


.


.


.


Festival Kembang Api, serta Liburan Musim Panas telah selesai...


Esok hari merupakan hari pertama Russel dan teman-temannya bersekolah kembali setelah liburan yang panjang, dan juga mereka harus mempersiapkan untuk festival budaya yang akan segera dimulai.


Selanjutnya di Another Place - 他の場所 (Hoka No Basho) Chapter 53: Persiapan Festival Budaya